Bab 5

Saat ini Daddy Daris masih dalam perjalanan, sepanjang jalan ia terus memikirkan Rani.

Daddy Daris khawatir dengan Rani, ia sudah terlanjur sayang pada Rani dan menganggap Rani adalah putrinya.

"juli tolong suruh orang orang kita cari tau siapa sebenarnya orang tua dari Maharani Qirani, atau lebih mudah siapa majikan terakhir dari bibi Rosmana , aku mau tau semuanya dalam waktu 2 hari" pinta Daddy Daris

"Baik tuan" jawab juli

"Lalu bagaimana dengan orang orang brengsek itu apa sudah diintrogasi siapa yang menyuruh mereka?" tanya Daddy Daris

"Mereka belum mau mengaku tuan tapi salah satu dari mereka sepertinya ingin memberikan informasi yang kita butuhkan " jawab juli

"Bagus, desak terus buat mereka mengaku" jawab Daddy Daris

"Baik tuan" jawab juli.

Setelah itu tidak ada lagi pembicaraan di antara mereka.

"Setelah menempuh perjalanan 5 jam akhirnya mereka pun sampai di rumah Daddy Daris.

Saat Samapi di rumahnya ternyata sudah pukul 4 pagi, Daddy Daris keluar dari mobil dan menekan bel rumahnya.

Dan dengan kebetulan yang membukakan pintu adalah mommy Danisa dan juga bibi yang bekerja disana

Mommy Danisa yang melihat kedatangan Daddy Daris sangat terkejut dan juga sangat senang.

"Mas... kamu kemana saja selama sebulan ini, kenapa kamu gak ada kabar?" tanya Mommy Danisa dengan sangat penasaran dan juga khawatir.

"Sayang... Akan aku jelaskan nanti, ayo kita masuk dulu karena banyak yang akan aku ceritakan padamu" jawab Daddy Daris

"Oh maafkan aku sayang, ayo masuk kamu pasti lelah" ujar Mommy Danisa merasa bersalah

Mereka pun masuk dan Mommy Danisa pun pergi kedapur untuk mengambilkan minum untuk Daddy Daris.

Sedangkan Daddy Daris msuk kekamar untuk mandi dan bersih bersih.

Setelah semua selesai Daddy dan Mommy Danisa pun berbincang di dalam kamar. Apa lagi ini sudah hampir pagi.

"Jadi mas sebenarnya selama ini mas kemana?" tanya mommy Danisa

"Mas akan cerita tapi tolong jangan di potong sampai selesai ya biar jelas" jawab Daddy Daris

"Iya mas baiklah "

"Waktu itu mas pergi menuju kota P untuk meninjau proyek kita, yang memang saat itu ada masalah dan mas ingin melihat langsung keadaan disana"

"Awalnya pergi semua berjalan lancar, tapi saat di sana mas menemukan kejanggalan keadaan Diana dan mas meminta orang orang kita untuk memeriksa semuanya"

"Sore harinya mas berniat berjalan pulang dan Juli mas suruh tetap disana untuk beberapa waktu sampai masalah disana selesai"

"Akhirnya mas pulang sendirian sembari menyetir mobil sendiri, entah bagaimana ternyata mobil mas di ikuti lima mobil dan akhirnya terjadi kejar-kejaran disana"

"Karena jalan yang kecil dan rusak , akhirnya mobil mas mengalami kecelakaan apa lagi rem mobil tiba tiba blong"

"Yang lebih parah ternyata tempat bahan bakar bocor dan akan meledak, dengan tubuh penuh luka mas mencoba keluar dari mobil sebisa mungkin"

"Karena kehendak Allah mas masih di beri umur mas bisa keluar dari sana dan berlari dengan sisa tenaga, apa lagi mas mendengar orang orang yang mengejar mas masih mencari mas disana"

"Karena lari tidak tentu arah sampai mas tidak sadar jika sudah masuk ke desa terpencil yang sangat asri dan juga sangat tenang"

"Karena mas sudah kehabisan tenaga, mas mengetuk pintu salah satu warga dan disana sudah sangat malam hingga pemilik rumah tidak berani buka jadi tidak ada yang membuka pintu dan akhirnya mas jatuh pingsan"

"Pagi pagi sekali tiba tiba pintu rumah itu terbuka hingga mas yang sedang bersandar pada pintu itu terjatuh kedalam dan membuat mas sadar"

"Saat mas melihat siapa yang membuka pintu ternyata seorang gadis kecil berusia 8 tahun dia sangat cantik dan berani, dia tanpa takut sedikitpun hanya terlihat terkejut saja melihat mas yang penuh luka ada di depan pintu rumahnya"

"Mas meminta tolong dan ia menjawab iya akan dia tolong tapi dia akan memanggil orang dulu karena dia tinggal sendirian. Saat dia akan pergi mas cegah karena mas takut orang orang itu akan datang jadi dia setuju dan memapah mas kekamar"

"Saat di kamar dia dengan cekatan membuka pakaian mas dan mengambil obat lalu membersihkan semua luka di tubuh mas dan memberi obat luka di setiap luka mas"

"Setelah selesai ia pun pamit pergi untuk membuat obat karena mas gak mau ke puskesmas, jadi katanya dia buat obat sendiri yang ia bisa lalu menyuapi mas makan dan

, setelah selesai mengurus mas dia pun meminta izin meninggalkan mas untuk berjualan karena semua orang sudah menunggunya"

"Awalnya mas kira orang tuanya sedang pergi dan ia menjaga rumah, tapi lambat laun dia mengurus mas sampai sebuh ternyata dia hidup sebatang kara"

"Kamu tau sayang selama mas disana mas melihat dia tidak pernah mengeluh atau menangis dengan keadaanya, dia dengan ceria melakukan semua pekerjaan"

"Dari pagi jam tiga dia sudah bangun memasak untuk di jual dari nasi kuning dan gorengan, jam enam dia akan menyuapi mas sarapan lalu mulai menjual semua dagangannya sampai jam sembilan pagi, setelah itu dia akan membereskan semuanya lalu memberi mas makan siang, setelah itu bersiap akan sekolah siang hingga sore"

"Sore harinya ia akan mulai membuat kue dan menyiapkan semua sampai jam 10 malam lalu ia tidur dan mulai jam tiga bangun lagi untuk menggoreng semua dagangannya"

"Itu dia Lakukan setiap hari tanpa rasa lelah dan mengeluh, setelah beberapa hari mas disana mas baru tau jika dia itu hanya hidup bersama neneknya dan satu tahun lalu neneknya meninggal, lalu ia hanya tinggal di rumah peninggalan neneknya"

"Karena dia sangat pintar sekolah mendapatkan beasiswa dan uang jualan hanya untuk kebutuhan rumah saja"

"Saat mas akan pulang mas sangat sedih meninggalkan dirinya sendirian, mas mencoba mengajak nya tapi dia tidak mau karena kasihan rumahnya, lalu mas memintanya untuk menjadi putri kita"

"Maaf sayang mas mengambil keputusan tanpa berbicara padamu tapi karena tidak ada waktu lagi, mas akan pulang"

"Mas memintanya jadi putri kita, mas menyayanginya dan sudah menganggap dia sebagai putri kita, akhirnya dia mau karena paksaan mas, saat mas memeluk dia menangis kencang"

"Kamu tau sayang karena apa dia menangis, dia menangis karena baru pertama kali mendapatkan pelukan seorang ayah walau bukan ayah kandung"

"Dia bercerita jika ternyata nenek yang dia sebut nenek itu bukan nenek kandungnya tapi pembantu kedua orang tuanya dulu"

"Orang tuanya tidak menginginkan dirinya karena dia terlahir menjadi perempuan dan kedua orang tuanya hanya ingin anak laki laki, jadi setelah di lahirkan dia di buang dan orang tuanya meminta pembantunya itu untuk membuang putrinya dimanapun"

"Tapi karena kebaikan hati pembantu itu ia mengambilnya tanpa di ketahui oleh sang majikan, jadi selama tujuh tahun ia hanya hidup di bawah asuhan orang yang ia anggap nenek"

"selama ini neneknya merahasiakan semuanya tapi karena neneknya sudah sakit parah dan akan meninggal ia menceritakan semuanya pada gadis kecil itu dari situlah ia memilih hidup sendirian "

Mommy Danisa yang mendengar cerita itu sudah menangis sesegukan,

Bersambung

Terpopuler

Comments

mecca

mecca

jangankan mommy aq jg nangis thor ceritamu sangat menyentuh hati thor huwaaaaaa😭😭😭😭😭 sedeh tenan thor....

2025-03-19

4

Ayu Septiani

Ayu Septiani

aku pun juga ikut termehek mehek thor.... sedih dengan kehidupan Rani

2025-03-22

0

kaylla salsabella

kaylla salsabella

kok mommy aku juga nangis Thor😭😭😭😭

2025-03-18

1

lihat semua

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!