Bab 18: Wajah yang Dikenal

Pagi itu, sinar matahari menyelinap masuk ke dalam pondok sederhana tempat Xiao Tian tidur. Udara masih terasa sejuk, dan suara gemericik air dari sungai kecil di dekat desa menenangkan suasana. Ketika Xiao Tian membuka matanya, ia mendapati dirinya sendirian di ruangan itu.

Di luar, ia melihat Bai Yu, bocah yang kemarin ia temui, tengah menggambar sesuatu di tanah dengan ranting kecil. Anak itu tampak serius, seperti tengah mengingat kembali peristiwa yang ia alami.

Tiba-tiba, salah satu tetua yang semalam ikut minum anggur muncul dari balik pintu.

"Kau sudah bangun?" katanya dengan suara berat.

Xiao Tian mengangguk pelan.

"Kau tidur nyenyak?"

"Ya," jawabnya singkat.

Tetua itu tersenyum kecil. "Bagus. Hari ini kau akan berkeliling desa dan melihat kehidupan di sini. Ikutlah dengan kami."

Tanpa banyak bicara, Xiao Tian mengikuti para tetua.

Desa Rahasia di Pulau Misterius

Saat mereka berjalan melewati jalanan berbatu desa, Xiao Tian menyadari bahwa tempat ini jauh lebih besar dari yang ia bayangkan. Berbagai suku tinggal di sini, masing-masing dengan ciri khas mereka sendiri.

Ada suku bertubuh tinggi dan gagah, dengan otot yang tampak kokoh seperti pejuang yang siap bertempur. Ada juga suku dengan tubuh lebih kecil, lincah, dan memiliki telinga panjang yang tajam seperti makhluk-makhluk bijak dalam legenda.

Namun, langkah mereka akhirnya berhenti di sebuah danau luas berwarna biru kristal.

Airnya begitu jernih, memantulkan sinar matahari dengan kilauan lembut. Angin yang bertiup membawa aroma segar, memberikan perasaan damai bagi siapa pun yang berdiri di tepinya.

Di sana, beberapa orang dengan kulit pucat kebiruan, rambut panjang berkilauan seperti air, dan mata dalam seperti samudra tengah bermain di tepi danau.

Salah satu tetua menunjuk ke arah mereka.

"Ini adalah Suku Duyung," katanya dengan nada penuh hormat.

Xiao Tian menatap mereka dengan rasa ingin tahu.

Namun, yang terjadi berikutnya membuatnya terkejut.

Salah satu duyung tiba-tiba menatapnya dengan intens.

Tatapan itu seolah membaca sesuatu dalam dirinya.

Kemudian, tubuh duyung itu mulai berubah.

Kulitnya menjadi lebih lembut, rambutnya yang semula berkilauan seperti air kini tampak seperti nyala api emas, dan wajahnya…

Itu adalah Ling’er.

Xiao Tian terdiam.

Suku duyung itu benar-benar berubah menjadi Ling’er.

Dari mata teduhnya, bibirnya yang lembut, hingga aura anggun yang selalu menyelimuti gadis itu—tak ada perbedaan sedikit pun.

"Xiao Tian…"

Suara yang keluar dari bibir duyung itu benar-benar sama dengan suara Ling’er yang ia kenal.

Dada Xiao Tian bergetar, pikirannya kacau.

Tidak… ini hanya ilusi.

Namun, sebelum ia bisa merespons, sesuatu yang lebih mengejutkan terjadi.

Para tetua yang mengawasinya tiba-tiba tampak kaget.

Mereka semua saling bertukar pandang, seolah-olah ada sesuatu yang mereka sadari lebih dulu daripada Xiao Tian sendiri.

Salah satu dari mereka bahkan melangkah maju, matanya menatap sosok duyung yang telah berubah menjadi Ling’er dengan tatapan tajam.

"Ini… bagaimana mungkin?" gumam seorang tetua tua dengan janggut panjang berwarna putih keperakan.

Yang lain mengangguk, wajah mereka dipenuhi keterkejutan dan kebingungan.

"Seorang asing seperti dia… bisa melihat wujud Huo Ling’er?" bisik tetua lain dengan suara penuh ketidakpercayaan.

Xiao Tian yang masih terpaku akhirnya menoleh ke mereka.

"Kalian tahu siapa Ling’er?" tanyanya, mencoba memahami apa yang sedang terjadi.

Tetua yang paling tua menarik napas dalam. "Bukan hanya tahu… beberapa dari kami pernah bertemu dengannya."

Xiao Tian terkejut.

"Jadi, dia benar-benar orang penting?"

Salah satu tetua yang lebih muda tertawa kecil. "Bukan sekadar orang penting. Dia adalah putri dari Kerajaan Api di Alam Atas. Seorang pewaris yang hanya sedikit orang di dunia ini yang dapat melihatnya secara langsung, apalagi memiliki hubungan dengan dirinya."

Mendengar itu, Xiao Tian terdiam.

Pikirannya kembali ke masa ketika ia pertama kali bertemu dengan Ling’er. Gadis itu memang memiliki aura yang luar biasa, tetapi ia tak pernah menyangka bahwa ia berasal dari Alam Atas.

Para tetua terus memandangnya, seolah-olah mereka tengah mencoba memahami mengapa seorang seperti Xiao Tian bisa memiliki hubungan dengan sosok yang begitu istimewa.

"Menarik," kata tetua yang memimpin mereka. "Sangat menarik…"

Namun, di balik senyumnya, tersirat sesuatu yang sulit ditebak.

Para tetua ini menyembunyikan sesuatu.

Dan Xiao Tian tahu, ini bukan hanya sekadar kebetulan.

Episodes
1 Bab 1: Pengkhianatan di Puncak Langit
2 Bab 2: Kembali ke Ibu
3 Bab 3: Harga yang Terlalu Mahal
4 Bab 4: Warisan Darah dan Delapan Iblis
5 Bab 5: Amukan Darah dan Pertemuan Takdir
6 Bab 6: Cahaya dalam Kegelapan
7 Bab 7: Latihan dan Perpisahan
8 Bab 8: Melangkah ke Benua Baru
9 Bab 9: Ujian Masuk Sekte
10 Bab 10: Jalan yang Berbeda
11 Bab 11: Pertempuran Murid Inti & Luka di Bawah Rembulan
12 Bab 12 : Hukuman di Bawah Hujan
13 Bab 13: Petunjuk Pulau Terlarang
14 Bab 14: Perpisahan dan Perjalanan ke Pulau Terlarang
15 Bab 15: Menghadapi Sosok Misterius di Pulau Terlarang
16 Bab 16: Pulau Terlarang dan Tujuh Tetua
17 Bab 17: Dibawa ke Desa Misterius
18 Bab 18: Wajah yang Dikenal
19 Bab 19: Tujuh Guru, Tujuh Warisan
20 Bab 20: Latihan di Pulau Terlarang & Kepergian dari Desa
21 Bab 21: Reruntuhan di Tengah Kegelapan
22 Bab 22: Warisan Kegelapan dan Pembukaan Segel Pertama
23 Bab 23: Kegelapan yang Datang & Kepergian dari Pulau Terlarang
24 Bab 24: Perjalanan Menuju Reruntuhan Dewa Kuno
25 Bab 25: Permainan Kematian di Reruntuhan Dewa Kuno
26 Bab 26: Permainan Kematian Memasuki Babak Baru
27 Bab 27: Pembantaian di Depan Gerbang
28 Bab 28: Pewaris Dewa dan Pertempuran Melawan Kegelapan
29 Bab 29: Bangkitnya Pewaris Dewa dan Segel Budak
30 Bab 30: Perjalanan ke Hutan Malapetaka
31 Bab 31: Kabut Kematian dan Pertarungan di Kejauhan
32 Bab 32: Malam di Hutan Beracun
33 Bab 33: Pertempuran di Tengah Malam
34 Bab 34: Cahaya Emas dan Gerbang Tertutup
35 Bab 35: Pertempuran Terjadi, Ular Raksasa dan Burung Phoenix
36 Bab 36: Gerbang yang Terbuka dan Langkah Selanjutnya
37 Bab 37: Harta yang Tersembunyi
38 Bab 38: Darah dan Kehancuran
39 Bab 39: Kekuatan yang Terlalu Besar
40 Bab 40: Malam di Kota
Episodes

Updated 40 Episodes

1
Bab 1: Pengkhianatan di Puncak Langit
2
Bab 2: Kembali ke Ibu
3
Bab 3: Harga yang Terlalu Mahal
4
Bab 4: Warisan Darah dan Delapan Iblis
5
Bab 5: Amukan Darah dan Pertemuan Takdir
6
Bab 6: Cahaya dalam Kegelapan
7
Bab 7: Latihan dan Perpisahan
8
Bab 8: Melangkah ke Benua Baru
9
Bab 9: Ujian Masuk Sekte
10
Bab 10: Jalan yang Berbeda
11
Bab 11: Pertempuran Murid Inti & Luka di Bawah Rembulan
12
Bab 12 : Hukuman di Bawah Hujan
13
Bab 13: Petunjuk Pulau Terlarang
14
Bab 14: Perpisahan dan Perjalanan ke Pulau Terlarang
15
Bab 15: Menghadapi Sosok Misterius di Pulau Terlarang
16
Bab 16: Pulau Terlarang dan Tujuh Tetua
17
Bab 17: Dibawa ke Desa Misterius
18
Bab 18: Wajah yang Dikenal
19
Bab 19: Tujuh Guru, Tujuh Warisan
20
Bab 20: Latihan di Pulau Terlarang & Kepergian dari Desa
21
Bab 21: Reruntuhan di Tengah Kegelapan
22
Bab 22: Warisan Kegelapan dan Pembukaan Segel Pertama
23
Bab 23: Kegelapan yang Datang & Kepergian dari Pulau Terlarang
24
Bab 24: Perjalanan Menuju Reruntuhan Dewa Kuno
25
Bab 25: Permainan Kematian di Reruntuhan Dewa Kuno
26
Bab 26: Permainan Kematian Memasuki Babak Baru
27
Bab 27: Pembantaian di Depan Gerbang
28
Bab 28: Pewaris Dewa dan Pertempuran Melawan Kegelapan
29
Bab 29: Bangkitnya Pewaris Dewa dan Segel Budak
30
Bab 30: Perjalanan ke Hutan Malapetaka
31
Bab 31: Kabut Kematian dan Pertarungan di Kejauhan
32
Bab 32: Malam di Hutan Beracun
33
Bab 33: Pertempuran di Tengah Malam
34
Bab 34: Cahaya Emas dan Gerbang Tertutup
35
Bab 35: Pertempuran Terjadi, Ular Raksasa dan Burung Phoenix
36
Bab 36: Gerbang yang Terbuka dan Langkah Selanjutnya
37
Bab 37: Harta yang Tersembunyi
38
Bab 38: Darah dan Kehancuran
39
Bab 39: Kekuatan yang Terlalu Besar
40
Bab 40: Malam di Kota

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!