Pembawa sial

Liza yang merasa terbebani dengan ucapan kakek dan warga desa yang terus menggunjing dirinya dan keluarganya.

Dia terus meratapi dan merenung diri, dia tidak keluar dari kamar nya seharian.

Bagus yang lapar mencoba mencari ibu sambungnya untuk meminta makan.

ketika membuka pintu kamar, dia mendapati ibunya telah pingsan di lantai.

Dia tidak tau sejak kapan Liza pingsan disana.

Dan yang dia tau sekarang iyalah mencoba mencari pertolongan.

Bagus segera berlari keluar menuju kerumah Dika pamannya.

"Tok... Tok..

"tok.... Tok...

" Nenek......... " teriak Bagus mencari neneknya.

Ceklek........ Pintu terbuka

"Kenapa Gus" Tanya Dika pamannya. Ternyata yang membuka pintu adalah pamannya.

"Mamah..." Bagus menunjuk ke arah rumahnya...

Dikarenakan masih berusia lima tahun, bagus belum lancar berbicara dengan baik dan benar. Bahkan dia sendiri masih bingung kenapa ibu sambungnya bisa tertidur di lantai tak sadarkan diri.

Dika yang menyadari ada sesuatu yang telah terjadi pada Liza, Dika segera berlari menghampiri Liza, begitu sampai dia mendapati Liza yang pingsan di lantai. Dika segera mengangkat tubuh Liza dan membaringkannya di atas kasur.

Tak lama kedua orang tua Dika dan istrinya juga menyusul kerumah Bagas untuk melihat kondisi Liza.

Dika meraih ponsel yang ada di dalam saku celananya, lalu menelpon Bagas abangnya.

" Halo mas,"

"Iya halo dik, kenapa ? " tanya Bagas

"Liza pingsan dirumah mas" jawab Dika

Tanpa menanyakan lebih, Bagas langsung menutup telponnya dan langsung berkemas hendak pulang kerumah.

Saat dalam perjalanan Bagas mengendarai mobilnya dalam kecepatan tinggi, dia sangat khawatir jika terjadi sesuatu hal buruk terjadi pada istrinya.

Mobilnya melaju kencang, tak seperti biasanya.

Kurang dari satu jam Bagas tiba dirumahnya.

Dia langsung keluar mobil berlari menuju rumahnya untuk menghampiri Liza.

"Assalamualaikum"..

"Walaikumsalam" sahut papa yang membuka pintu.

"Liza kenapa pa?" tanya Bagas panik.

"Tadi dia pingsan, kami langsung kemari.

Sekarang dia udah sadar kok" sahut papa

Bagas segera menghampiri Liza di kamarnya.

Liza yang lemah setelah sadar dari pingsan nya masih berbaring di atas tempat tidur.

begituu dia melihat Bagas tiba..

"Mas...... " Mengulurkan tangannya seakan minta pelukan dari Bagas.

"Kamu kenapa sayang? Bagas memeluk Liza

Merasa kondisi Liza telah baik-baik saja Dika dan keluarga memutuskan untuk pulang kerumah mereka, melihat hari juga sudah mulai petang. Mereka mengingat kata-kata sang kakek di tengah pasar tadi.

Bahwa warga dilarang keluar rumah selepas magrib. Setiap rumah harus dikunci rapat-rapat dan memperbanyak ibadah.

Selepas melaksanakan shalat berjamaah dirumah mereka berkumpul dimeja makan.

"Ayo Gus,, makan.... Mau ayam?" seru Liza

"iya mah.. Mau... " Bagus mengambil ayam goreng yang di piring.

Bagas yang sedari tadi memandangi wajah Liza..

" Tadi Dika bilang ada keributan di pasar"

"Mas mintak maaf karena tidak ada bersamamu".

 Tanya Bagas sambil menundukkan pandangannya.

"Kadang-kadang ketika kita merasa ketakutan kita sering berbicara asal-asalan." ucap Bagas lagi.

"kita " Liza memperjelas

" Maksud mas mereka " menjelaskan.

Liza hanya diam, dan meneruskan makannya.

Masih jelas di ingatannya tentang perkataan kakek tua tadi di pasar dan para warga yang telah mengatakannya pembawa sial.

Ingin rasanya dia berucap dan menjelaskan perasaannya saat ini tapi melihat suasana sedang tidak mendukung. Bagus juga tidak sepantasnya mendengar tentang percakapan yang tak seharusnya dia dengar.

Terpopuler

Comments

Ulfatul Munira

Ulfatul Munira

tambah seru

2025-03-03

0

lihat semua
Episodes
1 Intro
2 Bangkit dari Kubur
3 Menemukan Pengganti sukma
4 Pertemuan yang di inginkan
5 Pesta Perkawinan
6 Kembalinya Riyan
7 Kembalinya Sukma
8 Malam panas yang mematikan
9 Malam mematikan
10 Datang Teror
11 Penemuan mayat
12 Pembawa kutukan.
13 Wanita Pembawa kutukan par II
14 Pembawa sial
15 kerasukan
16 BAB 16. Kerasukan Part II
17 BAB 17. Bermimpi Aneh
18 BAB 18. Kepalsuan
19 Mencari kebenaran
20 Kebenaran terungkap
21 BAB 21. Berteman dengan Mahluk
22 BAB 22. Pengakuan
23 BAB 23. FLASBACK
24 BAB 24. Konflik
25 BAB 25. Pendekatan
26 Awal pendekatan
27 Kasmaran
28 Nongkrong di cafe
29 Nongkrong di cafe part II
30 Bertemu Duda tampan
31 Serangan Duda Keren
32 Ciuman pertama Sukma
33 Menyatakan cinta
34 Menikmati pemandangan yang indah
35 Cinta terbalaskan.
36 Pengaruh buruk
37 Awal Kehancuran
38 Perubahan Sukma
39 Mencurigakan
40 Kebenaran Yang Tak di Inginkan.
41 Sukma Hamil
42 Kebohongan Bagas
43 Ketakutan Sukma
44 Peersiapan pernikahan Tante Gress
45 Ketahuan Hamil
46 Dipaksa menikah
47 Pernikahan sukma
48 Canggung
49 Perhatian
50 Mempertanyakan kebaikan
51 Bagas Kembali
52 Kemarahan Gadis
53 Merindukan Sahabat dan Mantan
54 Kembali ke Indonesia
55 Menemui Bagas
56 Pertemuan Kembali
57 Melahirkan
58 FLASH BACK OFF
59 Mendapatkan Pertolongan.
60 Amukan Warga
61 Mulai Beraksi
62 Menjadi korban Balas dendam
63 Pengeroyokan
64 Kemenangan Sukma
65 Merebut anak kembali
66 Mendapat Panggilan Mamah.
67 Akhir dari Sukma
68 Kabar Buruk.
69 Pengertian Balas dendam
Episodes

Updated 69 Episodes

1
Intro
2
Bangkit dari Kubur
3
Menemukan Pengganti sukma
4
Pertemuan yang di inginkan
5
Pesta Perkawinan
6
Kembalinya Riyan
7
Kembalinya Sukma
8
Malam panas yang mematikan
9
Malam mematikan
10
Datang Teror
11
Penemuan mayat
12
Pembawa kutukan.
13
Wanita Pembawa kutukan par II
14
Pembawa sial
15
kerasukan
16
BAB 16. Kerasukan Part II
17
BAB 17. Bermimpi Aneh
18
BAB 18. Kepalsuan
19
Mencari kebenaran
20
Kebenaran terungkap
21
BAB 21. Berteman dengan Mahluk
22
BAB 22. Pengakuan
23
BAB 23. FLASBACK
24
BAB 24. Konflik
25
BAB 25. Pendekatan
26
Awal pendekatan
27
Kasmaran
28
Nongkrong di cafe
29
Nongkrong di cafe part II
30
Bertemu Duda tampan
31
Serangan Duda Keren
32
Ciuman pertama Sukma
33
Menyatakan cinta
34
Menikmati pemandangan yang indah
35
Cinta terbalaskan.
36
Pengaruh buruk
37
Awal Kehancuran
38
Perubahan Sukma
39
Mencurigakan
40
Kebenaran Yang Tak di Inginkan.
41
Sukma Hamil
42
Kebohongan Bagas
43
Ketakutan Sukma
44
Peersiapan pernikahan Tante Gress
45
Ketahuan Hamil
46
Dipaksa menikah
47
Pernikahan sukma
48
Canggung
49
Perhatian
50
Mempertanyakan kebaikan
51
Bagas Kembali
52
Kemarahan Gadis
53
Merindukan Sahabat dan Mantan
54
Kembali ke Indonesia
55
Menemui Bagas
56
Pertemuan Kembali
57
Melahirkan
58
FLASH BACK OFF
59
Mendapatkan Pertolongan.
60
Amukan Warga
61
Mulai Beraksi
62
Menjadi korban Balas dendam
63
Pengeroyokan
64
Kemenangan Sukma
65
Merebut anak kembali
66
Mendapat Panggilan Mamah.
67
Akhir dari Sukma
68
Kabar Buruk.
69
Pengertian Balas dendam

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!