Para santri tidak bisa istirahat lama, Mereka harus disiplin. Suara bel berbunyi membangunkan para santri yg baru 55 menit tertidur. Dengan kerasnya suara bel itu membuat semua santri terbangun termasuk Azmi, ia segera duduk menenangkan dirinya. teman-teman sekamar Azmi juga terduduk terlihat wajah mereka yg baru bangun tidur membersihkan kotoran mata mereka.
"Eh ,bentar banget lo aku tidur belum puas."ucap Ahkam.
Azmi menoleh..
"Sampean mas, udah dari tadi tidur lah aku sama Aban baru aja merem, ya kan Ban."Azmi.
"Iyaaa, masih ngantuk. "jawab Aban.
"Ya sudah ,itu bunyi bel berarti apa, kita disuruh cepet-cepet buat ngaji ayo semangattt!!."Mukhlis menyemangati teman-temannya.Begitu semangatnya Mukhlis menarik tangan Ahkam agar mau mengikutinya cuci muka dan wudhu.
"Mi, Ban, ayo cepet entar telat berdiri kalian baru tau."teriak Ahkam yang sudah meninggalkan kamar.
Azmi masih mengusap matanya rasanya hanya memejamkan mata dirinya dikejutkan dengan suara bel yang sangat keras.
"Ayo Mi, "Aban menghampiri Azmi.
Azmi memandang Aban dan memberikan tangannya.
"Tarik Ban ,biar aku bisa berdiri."Azmi dengan nada manja.
"Hmmmm, biasa."Aban,ia menarik tangan Azmi hingga Azmi berdiri.
Mereka berjalan dengan sangat lemas menuju tempat wudhu untuk mencuci muka dengan sabun muka yang Aban bawa.Sesampainya disana banyak santri yang sudah wudhu dan ada yg baru akan wudhu.
"Eh Mi, sabun mu mana?, gak cuci muka kamu."Aban.
"Iya, lupa Ban mintalah punya kamu yaa."Azmi
"Iyaa ,belum tua juga udah lupa."Aban.
"Hehehe.... Ban jangan gitu dong."Azmi kepada Aban yang sedang mencuci muka.
Azmi melihat Aban dan mulai mencuci muka.
Selesai wudhu Azmi dan Aban pergi menuju kamar dengan air wudhu yang mengalir di wajah mereka membuat wajah mereka semakin tampan. Diperjalanan Azmi dan Aban disapa oleh semua santri yg berpapasan dengan mereka. Azmi dan Aban membalas sapaan dari mereka dan memberi senyuman.
"Assalamualaikum, para santri dipersilakan untuk makan terlebih dahulu, setelah itu mengaji dengan kelas masing-masing."terdengar suara ustadz dengan bel dari atas. Sekilas semua santri mempercepat langkah mereka.
"Wa'alaikumsalam,eh salam itu harusnya dijawab Ban, mereka kok enggak."Azmi.
"Paling mereka jawab didalam hati Mi,"Aban.
"Kok kamu tau Ban, hebat ya bisa baca suara hati kalau suara hati ku bisa enggak."Azmi .
"Oh jelas, kalau suara hatimu itu pasti pengen makan ,ya kan."Aban.
Azmi memberikan tepukan tangan pada Aban.
"Wishhh hebat."Azmi sambil tertawa begitu juga dengan Aban.
Mereka segera pergi ke dapur santri untuk makan.Para santri bebas mengambil nasi tapi untuk lauk harus diambilkan ustadz supaya adil dan dapat semua. Azmi dan Aban mengantri mengambil nasi mereka duduk bersama sebelum makan Azmi dan Aban mencuci tangan mereka ,bedoa dan segera menyantap makanan mereka. Zakir, Sihin, dan Helmi yang baru mengambil nasi melihat Azmi dan Aban yang asyik menikmati makanannya segera duduk didekat Azmi dan Aban.
"Wihhh Mi, aku sama temen -temen ikut gabung ya,"Zakir.
Azmi yg asyik makan hanya mengangguk dan terus makan begitu pula dengan Aban.
Zakir mulai duduk disamping Azmi dan memakan makanannya,Diikuti juga dengan kedua soibnya .
"Asyik, baru sekarang kita makan bareng sama Azmi ya kan Hin, Hel"Zakir sambil mengunyah makanannya. Azmi yang menatap Zakir tajam segera minum.
"Kir, kalau makan jangan banyak ngomong tadi kamu juga gak berdoa.Mau dibarengin sama setan?."ucap Azmi.
"Iya Azmi ,terimakasih udah diingatkan."Zakir, ia merasa tidak senang diceramahi oleh Azmi menatap Azmi sinis dengan matanya yg tajam.
Tidak lama kemudian Azmi dan Aban sudah selesai makan mereka segera minum.
"Alhamdulillah ."ucap Azmi dan Aban bersamaan.
Azmi dan Aban langsung berdiri tidak menghiraukan Zakir dan teman-temannya
Azmi menoleh ke arah Zakir.
"Kir ,duluan ya, Assalamualaikum."ucap Azmi.
"Iya Mi, wa'alaikumsalam."ucap Zakir malas.
teman-teman Zakir menjawab dengan semangat.
"Songong banget tu Azmi sama Aban."Zakir kesal sembari mengunyah makanannya.
Helmi dan Sihin tidak mendengarkan mereka asyik makan membuat Zakir semakin panas.
Azmi dan Aban segera menuju kamar.
"Assalamualaikum."Azmi dan Aban.
"Wa'alaikumsalam."jawab Ahkam dan Mukhlis.
Azmi melihat jam dinding yang menunjukan pukul 2 siang ia mengambil buku dan pulpen bersiap mengaji Azmi duduk didekat Ahkam sambil membaca kitabnya. Ahkam tersenyum senang melihat Azmi. Aban mengikuti Azmi dan duduk disamping Mukhlis.
Bel pesantren berbunyi keras yang artinya para santri harus segera menuju kelas untuk memulai pelajaran.
"Ayo kita berangkat."ucap Azmi yang berdiri dihadapan teman-temannya.
Ahkam,Aban dan Mukhlis menatap Azmi.
"Lah.. Malah diem ,ayo semangat! nanti telat disuruh berdiri, yuk Ban."Azmi yang sangat semangat membawa Al-Qur'annya.
Aban segera mengambil Qur'annya begitu juga dengan Ahkam dan mukhlis.
"Dibales aku Kam, tadi aku yang bilang gitu"Mukhlis.
Ahkam tertawa...
Azmi dan Aban sekelas sedangkan,Ahkam dan Mukhlis kelasnya sudah lebih tinggi dari Azmi dan Aban karena mereka adalah senior.Setiap sore sebelum ashar semua santri akan tahsin untuk setoran mereka di hari jum'at dan sabtu, tahsin adalah pembenaran baca Al-Qur'an semua santri harus bisa membaca Al-Qur'an dengan tajwid dan makhraj yg benar hafalan mereka minimal 5 ayat. Azmi dan Aban masih pemula mereka belajar dengan rajin agar bisa menghafal dengan baik.
Allahu Akbar.. Allahu Akbar.....
ألله أكبر ألله أكبر
Adzan ashar terdengar dari Masjid pesantren.
Ustadz menghentikan pelajaran dan menyuruh santri untuk menjawab adzan hingga selesai.Para santri menjawab adzan dengan hikmat dan berdoa setelah adzan.Begitu juga dengan Azmi dan Aban Azmi berdoa setelah adzan sangat khusyuk.
"Baik semuanya, hari ini cukup,kalian sudah bagus membaca Al-Qur'annya.Belajar lagi lebih giat jangan pernah mengeluh oke,semangat!. "Ustadz.
semua santri menjawab..
"Baik Ustadz. "
"Silahkan kalian segera ke Masjid. Ustadz tutup, Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh. Barakallahhu fiiki."ustadz.
"Wa'alaikumsalam, syukron ustadz."semua santri.Semua santri sekelas Azmi menyalam tangan ustadz termasuk Azmi dan Aban.
Sholat ashar berjama'ah segera di mulai.
Azmi dan Aban sudah ada di Masjid Ahkam dan Mukhlis ada di shaf depan karena sudah selesai duluan.
"Eh Ban ,lihat bang Mulhlis sama mas Ahkam alim mereka ada didepan, alhamdulillah ."Azmi berbisik pada Aban.Aban tersenyum dan berbisik pada Azmi.
"Alhamdulillah, dapet hidayah Mi."
Azmi tertawa kecil
"Kita kapan Ban? "Azmi.
"Secepatnyaaa"jawab Aban. Mereka tertawa.
"Aamiin, haha udah jangan berisik."Azmi tertawa menepuk pundak Aban.
Jama'ah dimulai Azmi dan Aban melaksanakan sholat dengan khusyuk hingga selesai, berdoa dan berdzikir.
Langit sudah mau gelap tanda sudah hampir maghrib. Azmi, Aban, Ahkam,dan Mukhlis mengaji dikamar mereka dan menghafal kitab mereka. Azmi dan teman sekamarnya sudah mandi mereka terlihat segar dan wajah mereka berseri-seri apalagi Azmi yang memakai gatsby dirambutnya memakai pecinya dengan tidak benar melihatkan sedikit rambutnya yang rapi .
Setelah makan ,sholat maghrib dan isya' berjama'ah semua santri mengaji kitab di mushola oleh ustadz senior pengajian ini yang disukai oleh semua santri Karena ,ustadz mengaji menggunakan mikrofon terdengar sangat jelas apalagi pelajaran menceritakan tentang kehidupan nabi Muhammad Saw dan juga hadist. Walau banyak santri yang menguap beberapa kali mereka berusaha melek agar tidak tertidur kerena jika mereka tertidur mereka akan mendapat hukuman. Mata Azmi juga sudah mulai merah dan mengeluarkan air mata.
Azmi melebarkan matanya dan menegakkan tubuhnya mengusap wajahnya beberapa kali membuat Ahkam, dan Aban yang ada disampingnya terus menahan tawanya melihat ekspresi Azmi yang berusaha tidak tidur.
"Ban, lihat Azmi lucu sekali dia."Ahkam
Aban melihat Azmi dan tertawa kecil menutupi mulutnya dengan tangannya menunduk agar tidak dihukum. Wajah Azmi sangat lucu membuat Aban dan Ahkam tidak mengantuk memperhatikan Azmi yg membuka matanya lebar-lebar hingga mereka terus tertawa sedangkan, Azmi tidak menyadari bahwa Aban dan Ahkam menertawainya...
______________________________________________________________________
Assalamualaikum semua, terus baca novel Niken yaaa ,mohon dukungan like ,coment dan votenya jika berkenan, kasih love novel Niken biar gk ketinggalan.
Makasih udah mau baca
jangan bosen yaaaaa.....😘🤗🤗🤗
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 240 Episodes
Comments
Supartini
☝️☝️☝️☝️
2021-04-11
0
Puan Harahap
hadir
SALAM DAN MAMPIR YA KE
⚘⚘PRIA IDOLA DAN MENIKAHI PRIA
2021-02-25
1
ARSY ALFAZZA
like 😇
2021-02-25
0