Episode 14²

...Sesampainya di hotel. Antonio segera membawa Silvia masuk dan langsung menuju kamar mandi, lalu merendamkan Silvia di dalam bathtub berisi air dingin.......

"Kamu disini dulu, aku akan segera menelfon Leon," ucap Antonio segera keluar dari dalam kamar mandi.

...Saat pintu kamar mandi ditutup, wajah Silvia yang awalnya menyedihkan, berubah menjadi dingin dan tersirat senyuman licik di bibir Silvia.......

"Hhmm ... Dia pikir Leon ada disini? Maaf Ayah mertua," gumam Silvia tersenyum menyeringai.

...Silvia mulai melepaskan semua kain yang menempel di tubuh nya satu persatu, dan hanya menyisakan dalaman berwarna hitam berenda. Lalu Silvia kembali mengeluarkan suara erotis sensual hingga terdengar oleh Antonio yang berada diluar kamar sedang sibuk menelfon Leon.......

"Dimana anak sialan itu," umpat Antonio mengusap wajah nya dengan kasar.

...Sudah beberapa kali Antonio mencoba menghubungi nomor Leon, namun nomor Leon tak bisa dihubungi, sekarang Antonio bingun harus berbuat apa untuk menolong menantunya sendiri.......

"Ayah mertua," panggil Silvia dari dalam kamar mandi.

"I~iya, aku segera datang," sahut Antonio kembali berjalan masuk ke dalam kamar hotel menuju kamar mandi.

Ceklekkkkk.

...Pintu kamar mandi dibuka, Antonio dibuat terkejut melihat dress yang dipakai oleh Silvia berserakan dimana-mana, sedangkan Silvia berendam didalam bathtub hanya memakai dalaman berwarna hitam berenda. Antonio segera memejamkan kedua matanya dengan cepat.......

"Ma~maaf, aku akan mengambil handuk untuk mu."

...Antonio melangkah masuk ke dalam kamar mandi dengan hati-hati sambil menutup rapat kedua matanya, lalu meraih mengulurkan tangannya meraih handuk dan mendekati Silvia.......

"Raih tanganku, dan cobalah untuk bangkit Nak, Ayah janji tidak akan melihat apapun," tita Antonio mengulurkan tangan berserta handuk ke arah Silvia.

...Diam-diam Silvia tersenyum gemas, lalu meraih uluran tangan Antonio kemudian bangkit, dan.......

Bruuuukkkk.

...Silvia pura-pura terpeleset dan jatuh ke arah Antonio, sehingga Antonio yang tidak siaga langsung jatuh kebelakan bersamaan dengan Silvia, hingga akhirnya Silvia jatuh dan menimpanya.......

"Ayah mertua ... Kamu sangat tampan," bisik Silvia di telinga Antonio, kemudian mencium dan mengigit leher Antonio.

"Akkkhhh! Apa yang kamu lakukan Silviana?"

...Antonio meringis kesakitan segera membuka mata dan mendorong Silvia turun dari atas tubuh nya.......

"Maaf Ayah mertua, tolong cari seseorang untuk menolongku, aku tidak kuat lagi," pinta Silvia duduk menjauh dan menunduk sedih sambil memeluk kedua lututnya.

"Apa yang harus aku lakukan," batin Antoni semaking frustasi.

...Di sisi lain ia pikir Silvia sedang dalam terpengaruh obat, lalu nomor Leon tidak bisa dihubungi, dan sekarang hasrat nya pun semakin memuncak akibat Silvia terus-terusan mengeluarkan suara sensual dan menunjukan kemolekan tubuhnya, sebagai pria jantan tidak mungkin dia tidak bereaksi.......

"Silviana," panggil Antonio perlahan mendekati Silvia.

"Iya ... Ayah mertua," sahut Silvia mengangkat kepala menatap sayu ke arah Antonio.

...Antoni memandan dalam-dalam kedua mata biru laut Silvia. Ada rasa bersalah didalam hati Antonio, namun sekarang dia harus berbuat apa untuk membantu gadis yatim piatu yang ia paksa untuk menikahi putranya itu. Di tambah saat ini tubuh mereka berdua sama-sama basah kuyup.......

"Kamu tau siapa aku?" tanya Antoni mendekatkan wajah ke arah Silvia dan dibalas dengan angukan kecil dari Silvia.

...Perlahan Antonio mengulurkan tangan nya menyentuh lembut pipi Silvia yang memerah merona, lalu mengusapnya dengan jari jempol dengan lembut, membuat Silvia memejamkan kedua matanya sejenak menikmati sentuhan Antonio, lalu Silvia kembali membuka mata menatap Antonio.......

"I~iya, aku tau ... Ayah mertua," jawab Silvia..

"Jika malam ini terjadi sesuatu diluar kendaliku, aku harap kamu akan memaafkan ku besok pagi, dan aku janji akan bertangung jawab sepenuhnya atas apa yang aku lakukan," ucap Antonio dengan wajah semaking dekat, lalu mencium bibir Silvia.

"Akhirnya." batin Silvia membalas ciuman Antonio.

...Di kehidupan sebelumnya, Silvia adalah seorang istri, tentu ia tau cara membalas suatu ciuman, dan cara tidur bersama, perbedaannya tubuh Silviana masih perawan dan tidak tersentuh sama sekali.......

...Antonio segera menarik Silvia naik keatas pangkuannya tanpa melepaskan tautan bibir, lalu melepaskan kain penutup gundukan milik Silvia.......

...Tangan kekar Antonio meremas salah satu gundukan milik Silvia membuat Silvia melepaskan tautan bibirnya, lalu mendongak dan mendesah nikmat.......

...Ciuman Antonio perlahan menurun ke bawa dan berhenti di leher Silvia. Tangan Antonio yang tak mau diam menarik turun dalaman Silvia, lalu membuangnya ke sembarang arah.......

"Ayah Mertua ... Pelang-pelang," bisik Silvia meremas rambut Antonio.

"Panggil namaku, Sayang," tita Antonio dengan suara berat dan melahap salah satu gundukan Silvia.

"Akkkhhh ... Ah ... Antonio...."

...Suara Silvia yang merdu membuat Antonio semakin hilang akal sehat. Antonio segera bangkit mengendong Silvia bak koala menempel di pohon, berjalan keluar dari dalam kamar mandi menuju kasur.......

Brukkkkk.

...Antonio menghempas Silvia diatas kasur, lalu menatap Silvia dengan nafas memburu kasar sambil melepaskan kancing baju nya satu persatu di hadapan Silvia.......

...Awal nya Silvia menatap santai ke arah Antonio karna ia sudah terbiasa melihat tubuh polos Carlos, namun setelah semua kain yang menempel di tubuh Antonio terlepas semua, Silvia dibuat tercengan tak percaya menatap benda milik Antonio.......

"Tidak. Itu terlalu besar, aku bisa mati," batin Silvia membulatkan mata.

...Silvia pikir ukurannya diatas rata-rata, namun ia salah besar, karena milik Antonio bagaikan anaconda alaska. Nyali Silvia seketika ciut, ia bergegas berbalik dan berusaha turun dari atas ranjang lalu kabur, namun sudah terlambat. Karna dari arah belakan, Antonio segera meraih pergelangan kaki Silvia, lalu menarik ke arah nya.......

"Mau kemana Sayang? Kita baru mulai, jangan kabur," bisik Antonio.

"Aaa ... Sepertinya aku sudah baik-baik saja, Ayah."

...Otak Silvia tiba-tiba berhenti berkerja akibat terkejut. Namun Antonio yang sudah diselimuti hasrat yang berapi-api tidak akan mendengarkan apa yang diucapkan oleh Silvia.......

"Aku akan melakukan nya dengan lembut," bujuk Antonio naik keatas ranjang, lalu menindih tubuh mungil Silvia.

...Tampa aba-aba Antonio memaksa memasuki milik Silvia, membuat Silvia terkejut........

"Aaarrgggg!" jerit Silvia mencakar punggung Antonio dengan kuku panjangnya hingga terluka.

"Astaga, dia masih perawan? Tapi mereka sudah menikah selama dua tahun," batin Antonio terus bergerak menghentak maju mundur tanpa memberi jeda.

...Malam ini menjadi malam pertama kedua kalinya bagi Silvia menjadi wanita seutuhnya di bawa kungkungan Antonio, walaupun ini adalah tubuh sang Kakak, tapi Silvia rela menyerahkan semuanya demi melancarkan balas dendam nya, hingga beberapa ronde Antonio lakukan penuh nikmat akhirnya tertidur pulas di samping Silvia.......

...🔥🔥🔥🔥🔥...

...Keesokan pagi nya. Silvia perlahan membuka mata dan menatap langit-langit hotel, muncul rasa bersalah di benaknya karna sudah menyerahkan hal paling penting milik sang Kakak kepada seseorang yang bukan suaminya.......

"Hiks ... Hiks ... Hiks, maafkan aku." Tangis Silvia menutup wajah dengan kedua tangan.

...Tak lama Antonio pun terbangun akibat terganggu dengan suara tangisan Silvia.......

"Silviana," panggil Antonio menarik pelang lengan Silvia.

"Lepaskan! Jangan sentuh aku!" bentak Silvia menghempaskan tangan Antonio.

...Membuat Antonio merasa bersalah, kemudian bergegas bangkit dari atas kasur, lalu meraih semua baju mereka yang berserakan diatas lantai.......

"Aku akan bertangung jawab, jangan khawatir," ucap Antonio.

"Tangung jawab? Apa kamu akan menceraikan istrimu dan menikahi ku?" tanya Silvia marah.

"Itu tidak mungkin Silviana, tapi aku akan memberikan apapun yang kamu inginkan," balas Antonio.

"Kalian semua sama saja! Mentang-mentang kalian orang kaya, harga diri seseorang tidak ada nilai nya dimata kalian, aku sangat kecewa dengan mu Tuan Antonio yang terhormat. Anggap saja apa yang terjadi semalam hanyalah mimpi buruk," tegas Silvia penuh kecewa.

...Silvia bergegas bangkit dari atas kasur, lalu masuk ke dalam kamar mandi. Antonio hanya bisa diam dan menatap kepergian Silvia.......

...Beberapa menit kemudian, Silvia pun selesai mandi lalu membuka pintu kamar mandi mengambil paper bag berisi baju baru yang disiapkan oleh Antonio dan diletakan di depan pintu kamar mandi, lalu kembali menutup pintu kamar mandi.......

...Di dalam, Silvia bergegas menganti baju lalu kembali keluar dari kamar mandi hendak berjalan menuju pintu kamar hotel, namun.......

"Ini cek kosong untuk mu, kamu bisa menulis angka berapapun yang kamu mau," ucap Antonio menghentikan langka kaki Silvia.

...Silvia mendengus marah, lalu meraih cek kosong tersebut dari tangan Antonio, kemudian merobek nya menjadi beberapa bagian, lalu melemparnya masuk kedalam tempat sampah.......

"Aku hargai niat baikmu Tuan. Namun aku bukan wanita bayaran mu, dan mulai sekarang aku akan mengundurkan diri dari perusahaan mu, permisi," tegas Silvia berjalan pergi meningalkan kamar hotel.

...Silvia berjalan menelusuri lorong hotel sambil tersenyum penuh kemenangan, langka pertama sudah selesai, tinggal menungu langka selanjutnya.......

(Bersambung)

Terpopuler

Comments

Iis Istiqomah

Iis Istiqomah

kata2 yg harusnya gk ada huruf g nya dikasih g , pelan jadi pelang , giliran yg harusnya mentang jadi mentan.. gimana sih thorr

2025-03-13

4

Siti Shiro

Siti Shiro

apa q doang yg gak bisa Nemu typo kalo gak baca komenan...

2025-04-03

0

Amalia Siswati

Amalia Siswati

sampai sini udahan bacanya..tidak berkelas balas dendamnya.

2025-04-03

0

lihat semua
Episodes
1 Episode 01²
2 Episode 02²
3 Episode 03²
4 Episode 04²
5 Episode 05²
6 Episode 06²
7 episode 07²
8 Episode 08²
9 Visual karakter.
10 Episode 10²
11 Episode 11²
12 Episode 12²
13 Episode 13²
14 Episode 14²
15 Episode 15²
16 Episode 16²
17 Episode 17²
18 Episode 18²
19 Episode 19²
20 Episode 20²
21 Episode 21²
22 Episode 22²
23 Episode 23²
24 Episode 24²
25 Episode 25²
26 Episode 26²
27 Episode 27²
28 Episode 28²
29 Episode 29²
30 Episode 30²
31 Episode 31²
32 Episode 32²
33 Episode 33²
34 Episode 34²
35 Episode 35²
36 Episode 36²
37 Episode 37²
38 Episode 38²
39 Episode 39²
40 Episode 40²
41 Episode 41²
42 Episode 42²
43 Episode 43²
44 Episode 44²
45 Episode 45²
46 Episode 46²
47 Episode 47²
48 Episode 48²
49 Episode 49²
50 Episode 50²
51 Episode 51²
52 Episode 52²
53 Episode 53²
54 Episode 54²
55 Episode 55²
56 Episode 56²
57 Episode 57²
58 Episode 58²
59 Episode 59²
60 Episode 60²
61 Episode 61²
62 Episode 62²
63 Episode 63²
64 Episode 64²
65 Episode 65²
66 Episode 66²
67 Episode 67²
68 Episode 68²
69 Episode 69²
70 Episode 70²
71 Episode 71²
72 Episode 72²
73 Episode 73²
74 Episode 74²
75 Episode 75²
76 Episode 76²
77 Episode 77²
78 Episode 78²
79 Episode 79²
80 Episode 80²
81 Episode 81²
82 Episode 82²
83 Episode 83²
84 Episode 84²
85 Episode 85²
Episodes

Updated 85 Episodes

1
Episode 01²
2
Episode 02²
3
Episode 03²
4
Episode 04²
5
Episode 05²
6
Episode 06²
7
episode 07²
8
Episode 08²
9
Visual karakter.
10
Episode 10²
11
Episode 11²
12
Episode 12²
13
Episode 13²
14
Episode 14²
15
Episode 15²
16
Episode 16²
17
Episode 17²
18
Episode 18²
19
Episode 19²
20
Episode 20²
21
Episode 21²
22
Episode 22²
23
Episode 23²
24
Episode 24²
25
Episode 25²
26
Episode 26²
27
Episode 27²
28
Episode 28²
29
Episode 29²
30
Episode 30²
31
Episode 31²
32
Episode 32²
33
Episode 33²
34
Episode 34²
35
Episode 35²
36
Episode 36²
37
Episode 37²
38
Episode 38²
39
Episode 39²
40
Episode 40²
41
Episode 41²
42
Episode 42²
43
Episode 43²
44
Episode 44²
45
Episode 45²
46
Episode 46²
47
Episode 47²
48
Episode 48²
49
Episode 49²
50
Episode 50²
51
Episode 51²
52
Episode 52²
53
Episode 53²
54
Episode 54²
55
Episode 55²
56
Episode 56²
57
Episode 57²
58
Episode 58²
59
Episode 59²
60
Episode 60²
61
Episode 61²
62
Episode 62²
63
Episode 63²
64
Episode 64²
65
Episode 65²
66
Episode 66²
67
Episode 67²
68
Episode 68²
69
Episode 69²
70
Episode 70²
71
Episode 71²
72
Episode 72²
73
Episode 73²
74
Episode 74²
75
Episode 75²
76
Episode 76²
77
Episode 77²
78
Episode 78²
79
Episode 79²
80
Episode 80²
81
Episode 81²
82
Episode 82²
83
Episode 83²
84
Episode 84²
85
Episode 85²

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!