Episode 13²

...(Di mansion)...

...Di dalam kamar. Silvia mondar-mandi layaknya setrika baju. la berusaha memikirkan cara menjebak Pedro dan ayah mertua sang Kakak di waktu yang sama, selagi Pedro masih ada di negara X, Silvia tak mau membuang kesempatan emas ini.......

"Ayo ... pikirkan sesuatu Silvia," gumam Silvia menepuk pelang kepala nya sendiri.

...Beberapa saat kemudian Silvia mengingat sesuatu. Dimana Pedro tidak bisa tidur nyenyak Sebelum menyantap steak bakar setenga matan dengan bumbu favoritnya. Silvia bergegas meraih laptop miliknya, lalu mencari restoran mewah yang mempunyai menu yang sesuai keinginan Pedro.......

"Dapat," ucap Silvia menatap binar restoran itu.

...Silvia bergegas mandi dan berdandan secantik mungkin memakai dress sexi berwarna putih selutut. Dan sepatu high heels sedana dengan dress miliknya. Lalu ia pergi meningalkan mansion menuju alamat restoran yang sudah ia dapat.......

...Setelah tibah di restoran tersebut. Silvia langsung tersenyum lebar saat hendak memarkir mobilnya, tak sengaja ia melihat mobil mewah yang sama di tumpangi oleh Pedro saat di perusahaan, terparkir di area parkiran restoran.......

"Malam ini ku pastikan kalian berdua akan masuk kedalam umpanku," gumam Silvia segera memarkirkan mobilnya, lalu turun.

...Silvia perjalan masuk ke dalam restoran, lalu menghampiri salah satu staff wanita yang tenga sibuk membersihkan meja makan yang baru selesai digunakan.......

"Permisi," tegur Silvia berdiri di bekalan staff wanita tersebut.

"Eh, Nyonya Amores," ucap staff restoran sedikit terkejut dan langsung membungkuk hormat di hadapan Silvia.

"Emmm ... Begini, aku pengemar berat tuan Pedro. Aku dengar beliau berada di restoran ini, bisakah kamu membantu memberitahuku dimana dia, entah mengapa, akhir akhir ini aku sangat ingin melihatnya," tita Silvia memasan wajah polos memelas sedih.

"Wah, sepertinya itu tanda hamil awal Nyonya. Baiklah, aku akan membantumu Nyonya, mari ikut saya."

...Staff wanita itu sangat senang menjadi orang pertama yang memenuhi ngidam awal istri keluarga Amores itu, namun yang ia tidak tau kalau Silvia hanya berbohong.......

...Mereka berdua berjalan beriringan masuk ke dalam lift menuju lantai paling atas, tempat dimana Pedro dan asisten nya sedang makan malam.......

"Nyonya. Itu tuan Pedro, anda bisa memesan meja di dekat nya," bisik staff wanita itu.

"Baik, terima kasih," ucap Silvia tersenyum manis.

...Silvia segera memperbaiki penampilan nya dan membiarkan rambut pirang keemasan nya terurai, lalu melangkah menuju meja yang sudah ia pesan. dari jauh langkah sepatu high heels Silvia menarik perhatian Pedro dan asisten nya yang sedang asik makan, membuat mereka berdua menoleh ke arah sumber suara sepatu secara bersamaan.......

"Tuan, bukan kah itu-"

"Iya, dia adalah menantu tuan Amores," potong Pedro melirik lekat gerak gerik Silvia.

...Diam-diam Silvia tersenyum penuh kemenangan, lalu menyelip anak rambut pirang keemasan nya di telinga untuk menarik perhatian Pedro. Dan itu berhasil, Pedro terlihat gelisah dan semaking penasaran kepadanya.......

"Aku akan pergi menyapa nya," putus Pedro segera bangkit dari duduknya.

...Lalu Pedro meraih segelas red wine miliknya dan melangkah mendekati meja makan milik Silvia.......

"Selamat malam, Nyonya Amores," sapa Pedro tersenyum manis.

"Eh, selamat malam juga Tuan Pedro, anda juga disini?"

...Silvia pura-pura terkejut, lalu melirik sekitar restoran dengan tatapan polos nya.......

"Iya. Saya dan Asisten ku sedang makan malam disini, bolehkah saya duduk? Sepertinya anda hanya datang seorang diri," tita Pedro sopan.

"Iya Tuan, silahkan," ujar Silvia tersenyum manis.

"Sangat cantik dan mirip Silvia ku," batin Pedro menarik kursi sambil menatap dan memuji kecantikan Silvia.

"Kena kau Sekarang," batin Silvia sama-samar menarik ujung bibir nya keatas.

...Pedro pun duduk dan memanggil salah satu staff hotel memesan satu botol red wine. Dan tak lama, pesanan Silvia Pedro pun datang. Pedro menemani Silvia makan sambil berbincang panjang lebar mengenai bisnis yang sedang mereka kerjakan sambil meneguk red wine bersama Silvia, tak terasa satu botol red wine yang di pesan oleh Pedro kandas di minum habis oleh Silvia.......

"Ugh ... sepertinya aku minum terlalu banyak...." lirih Silvia meremas rambutnya.

"Tidak apa-apa. Aku akan mengantar Anda pulang, Nyonya," tawar Pedro penuh semangat.

...Silvia menundukan kepala tersenyum licik, lalu diam-diam mengeluarkan ponsel nya dari dalam tas, dan melakukan panggilan ke nomor tuan Antonio, setelah itu, Silvia kembali memasukan ponsel nya ke dalam tas tangan seolah panggilan itu adalah, panggilan tak di sengaja.......

"Kalau begitu ... tolong antar saya pulang, Tuan," tita Silvia mengulurkan tangan nya ke arah Pedro dengan wajah memerah terang.

...Dengan senang hati Pedro segera bangkit dari duduknya, lalu meraih uluran tangan Silvia dan membantu Silvia bangkit dari kursi.......

"Ayo kita pulang," perintah Pedro kepada Asisten nya, lalu membawa Silvia berjalan pergi.

...Asisten nya pun menganguk paham dan segera berjalan mengekori mereka dari belakan masuk ke dalam lift.......

"Pesankan hotel paling mewah, cepat." perintah Pedro lagi.

"I~iya, Tuan."

"Ugh ... aku tidak mau ke hotel Tuan, aku mau pulang...." lirih Silvia pura-pura meronta.

"Ssstttss ... aku tidak tau dimana rumah mu Nyonya. jadi, malam ini aku akan membawa mu ke hotel, dan kamu bisa pulang besok pagi," bujuk Pedro memeluk Silvia dengan erat.

"Apa Antonio sudah datang atau belum?"

...Silvia terus bertanya-tanya di dalam hati dengan kesal. Kalau sampai Antonio tidak datang, maka dia akan pusing mencari cara pergi dari jeratan Pedro yang sudah birahi.......

Ting!

...Pintu lift terbuka Pedro dan asisten nya pun hendak melangkah keluar dari dalam lift sambil memapa tubuh Silvia yang sempoyongan. Namun langkah mereka bertiga terhenti saat melihat tuan Antonio sudah berdiri di depan pintu lift bersama mantan asisten nya, sambil menatap mereka berdua dengan tatapan marah.......

"Serahkan menantuku," sergah Antonio.

...Mendengar suara ayah mertua sang Kakak. Silvia pun menoleh ke arah Antonio dengan tatapan sayu dan wajah yang menyedihkan.......

"Ayah mertua, tolong..." pinta Silvia melancarkan aksinya sambil mengulurkan tangan ke arah Antonio.

"Tenang saja Nak, Ayah disini," ucap Antonio meraih uluran tangan Silvia, lalu menarik nya masuk ke dalam pelukan.

"Kita akan bicara besok," tekan Antonio menatap Pedro dengan tajam, lalu membawa Silvia berjalan pergi meningalkan mereka berdua.

...Setelah tibah di area parkiran mobil. Dengan hati-hati Antonio membantu Silvia masuk ke dalam mobil nya, lalu memerintah asisten nya mengemudi mobil milik Silvia.......

"Aku akan membawa mu pulang, Nak," ucap Antonio menyalahkan mobil dan pergi meningalkan area restoran.

...Saat dalam perjalanan. Tiba-tiba saja Silvia mendesah dan meliuk kesana-kemari bak cacing kepanasan, membuat dress yang ia pakai naik keatas dan di bagian dada sedikit melorot kebawa.......

"Ugh ... Ah ... Panas...."

"Apa yang dia berikan kepadamu, Silviana?" tanya Antonio cemas melihat kondisi Silvia.

"Tidak tau Ayah. Tapi tubuh ku tiba-tiba panas dan rasanya sangat aneh, tolong..." pinta Silvia meraih salah satu tangan Antonio, lalu meletakan nya di pipi nya yang memerah merona.

"Ugh ... dingin, aku suka," ucap Silvia dengan nada sensual bercampur sedikit desahan.

...Ekor mata Antonio tak sengaja melirik ke arah Silvia. Ia langsung menelan luda dengan kasar melihat tubuh sang menantu. Paha putih mulus dan gundukan kenyal berukurang sedang. Membuat jiwa jantan nya bangkit dan meronta di bawa sana.......

"Sadarlah, dia adalah menantu mu, Antonio," gumam Antonio mengertakan gigi dengan frustasi.

"Kau harus masuk ke dalam perangkapku malam ini, Antonio," batin Silvia diam-diam tersenyum licik.

...Ternyata Silvia sama sekali tidak apa-apa, ia hanya pura-pura agar Ayah mertua Kakaknya itu masuk kedalam perangkap nya.......

...Mobil yang mereka tumpangi berhenti di lampu merah. Seolah memberi waktu kepada Silvia untuk melancarkan aksinya.......

"Ah ... Aku tidak tahan lagi, ini sangat panas..." lirih Silvia melonggarkan lagi dress bagian atasnya, lalu meletakan tangan sang ayah mertua Kakak di leher putih mulus nya.

Deg!

...Jantung Antonio pemompa dengan kecepatan tinggi. Hasratnya pun semaking naik saat tangannya menyentuh kulit leher Silvia yang begitu lembut.......

"Sial!" umpat Antonio meraih ponsel dengan salah satu tangannya dan melakukan panggilan.

"Halo,Tuan," sahut sang mantan asisten dari seberang ponsel.

"Siapkan hotel, menantu ku tidak boleh pulang ke mansion dalam keadaan seperti ini," perintah Antonio.

"Baik,Tuan."

...Walaupun Asisten nya sedikit ragu bercampur bingun, namun dia tidak bisa melakukan apa-apa.......

Tut ... Tut ... Tut.

...Panggilan pun berakhir dan Antonio memutar arah jalan setelah lampu kembali hijau, menuju hotel yang akan di pesan oleh mantan Asistennya itu.......

(Bersambung)

...🔥🔥🔥🔥🔥...

"Halo para reader ku.thor ada sedikit pengumuman.thor akan up 1 kali sehari karna thor harus merevisi ulang karya thor(Rebirth istri antagonis tuan Mafia).tapi tenang saja sekali up thor akan menulis lebih banyak,agar kalian tidak kecewa"

"Terima kasih"🙏😇

Terpopuler

Comments

Hafizah Aressha R

Hafizah Aressha R

good

2025-04-04

0

🍁ˢ⍣⃟ₛ Angela❣️

🍁ˢ⍣⃟ₛ Angela❣️

rencana berjalan mulus 😄😄😄

2025-03-18

1

Ayu Dani

Ayu Dani

wkwkwkwk suka suka suka

2025-03-12

1

lihat semua
Episodes
1 Episode 01²
2 Episode 02²
3 Episode 03²
4 Episode 04²
5 Episode 05²
6 Episode 06²
7 episode 07²
8 Episode 08²
9 Visual karakter.
10 Episode 10²
11 Episode 11²
12 Episode 12²
13 Episode 13²
14 Episode 14²
15 Episode 15²
16 Episode 16²
17 Episode 17²
18 Episode 18²
19 Episode 19²
20 Episode 20²
21 Episode 21²
22 Episode 22²
23 Episode 23²
24 Episode 24²
25 Episode 25²
26 Episode 26²
27 Episode 27²
28 Episode 28²
29 Episode 29²
30 Episode 30²
31 Episode 31²
32 Episode 32²
33 Episode 33²
34 Episode 34²
35 Episode 35²
36 Episode 36²
37 Episode 37²
38 Episode 38²
39 Episode 39²
40 Episode 40²
41 Episode 41²
42 Episode 42²
43 Episode 43²
44 Episode 44²
45 Episode 45²
46 Episode 46²
47 Episode 47²
48 Episode 48²
49 Episode 49²
50 Episode 50²
51 Episode 51²
52 Episode 52²
53 Episode 53²
54 Episode 54²
55 Episode 55²
56 Episode 56²
57 Episode 57²
58 Episode 58²
59 Episode 59²
60 Episode 60²
61 Episode 61²
62 Episode 62²
63 Episode 63²
64 Episode 64²
65 Episode 65²
66 Episode 66²
67 Episode 67²
68 Episode 68²
69 Episode 69²
70 Episode 70²
71 Episode 71²
72 Episode 72²
73 Episode 73²
74 Episode 74²
75 Episode 75²
76 Episode 76²
77 Episode 77²
78 Episode 78²
79 Episode 79²
80 Episode 80²
81 Episode 81²
82 Episode 82²
83 Episode 83²
84 Episode 84²
85 Episode 85²
Episodes

Updated 85 Episodes

1
Episode 01²
2
Episode 02²
3
Episode 03²
4
Episode 04²
5
Episode 05²
6
Episode 06²
7
episode 07²
8
Episode 08²
9
Visual karakter.
10
Episode 10²
11
Episode 11²
12
Episode 12²
13
Episode 13²
14
Episode 14²
15
Episode 15²
16
Episode 16²
17
Episode 17²
18
Episode 18²
19
Episode 19²
20
Episode 20²
21
Episode 21²
22
Episode 22²
23
Episode 23²
24
Episode 24²
25
Episode 25²
26
Episode 26²
27
Episode 27²
28
Episode 28²
29
Episode 29²
30
Episode 30²
31
Episode 31²
32
Episode 32²
33
Episode 33²
34
Episode 34²
35
Episode 35²
36
Episode 36²
37
Episode 37²
38
Episode 38²
39
Episode 39²
40
Episode 40²
41
Episode 41²
42
Episode 42²
43
Episode 43²
44
Episode 44²
45
Episode 45²
46
Episode 46²
47
Episode 47²
48
Episode 48²
49
Episode 49²
50
Episode 50²
51
Episode 51²
52
Episode 52²
53
Episode 53²
54
Episode 54²
55
Episode 55²
56
Episode 56²
57
Episode 57²
58
Episode 58²
59
Episode 59²
60
Episode 60²
61
Episode 61²
62
Episode 62²
63
Episode 63²
64
Episode 64²
65
Episode 65²
66
Episode 66²
67
Episode 67²
68
Episode 68²
69
Episode 69²
70
Episode 70²
71
Episode 71²
72
Episode 72²
73
Episode 73²
74
Episode 74²
75
Episode 75²
76
Episode 76²
77
Episode 77²
78
Episode 78²
79
Episode 79²
80
Episode 80²
81
Episode 81²
82
Episode 82²
83
Episode 83²
84
Episode 84²
85
Episode 85²

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!