Episode 08²

...Silvia menangis seorang diri di dalam apartemen barunya hingga tertidur pulas terbawa ke alam mimpi.......

"Mommy ... Mommy! Ayo bagun!" pekik suara seorang boca kecil mengguncang tubuh Silvia.

...Perlahan Silvia membuka kedua mata menatap boca laki-laki itu. Manik mata biru laut. Bulu mata lentik. Hidung mancung, di tambah senyuman manisnya, membuat Silvia merasa gemas lalu mencubit pipi gembul boca itu.......

"Dimana kedua orang tua mu, Nak?" tanya Silvia tersenyum bahagia.

"Dia putra kita, Sayang," jawab suara bariton yang sangat familiar membuat sekujur tubuh Silvia mematun di tempat.

"Carlos..." lirih Silvia menoleh ke arah sumber suara.

"Iya, ini aku sayang," jawab Carlos membuka kedua lengan nya dengan lebar.

...Air mata Silvia langsung meleleh turun dengan deras. Ia segera bangkit dan berlari ke arah Carlos dan masuk ke dalam pelukan carlos.......

"Aku merindukan mu, Carlos ... Hiks ... Hiks ... Hiks." Tangis Silvia seketika pecah.

"Hahahaha ... jangan sedih sayang, kamu tau aku paling tidak bisa melihat mu sedih," ucap Carlos tertawa kecil memeluk erat tubuh Silvia.

"Tolong jangan pergi lagi, aku mohon Carlos," tita Silvia.

"Maafkan aku sayang, tapi kita sudah berada di dunia yang berbeda, jadi aku tidak bisa memenuhi permintaan mu. Tapi jangan khawatir, aku dan putramu akan selalu merindukan mu."

"Kau jahat Carlos."

...Silvia kembali menangis sambil memukul pelang dada bidang Carlos.......

"Nak," panggil suara lembut dari arah belakang.

...Silvia segera melepaskan pelukan, lalu menoleh ke arah sumber suara.......

"Mama, Papa ... Kenapa kalian bisa berada disini?" tanya Silvia terheran-heran menatap kedua orang tua angkatnya.

"Bukan cuman kami saja, ada yang lain juga disini," ucap Ibu angkat Silvia.

...Tak lama muncul pria dan wanita paru baya berdiri di hadapan Silvia sambil tersenyum hangat. Membuat Silvia semaking bingun menatap mereka semua.......

"Ma ... Kenapa paman ini mirip sekali denganku?" tanya Silvia kepada sang Ibu angkat.

"Karna mereka berdua adalah ibu dan ayah kandung mu," jawab sang Ibu angkat.

...Air mata Silvia mengalir dengan deras menatap kedua orang tua kandungnya sendiri, lalu mereka pun berpelukan dengan bahagia melepaskan kerinduan yang selama terpendam di dalam hati mereka masing-masing selama bertahun-tahun lamanya, namun tiba-tiba.......

"Silvia, aku ingin mengatakan sesuatu sebelum kamu pergi," celetuk Carlos menatap Silvia dengan rasa bersalah.

"Iya katakan."

"Sebenarnya selama ini, aku-"

"Sayang, ini sudah waktunya kamu pulang," sela Ibu angkat Silvia.

"Tidak. aku tidak mau, aku mau berada disini bersama dengan kalian semua," tolak Silvia menangis sesuguhkan sambil menggenggam erat tangan sang Ibu angkat.

"Silvia, tolong jangan membantah, aku mohon," tita sang Ayah angkat ikut membujuk.

...Akhirnya Silvia mengangguk pasrah dan membiarkan mereka semua pergi dan masuk ke dalam cahaya putih yang sangat terang.......

"Pa ... Ma ... Carlos, dan putraku, aku akan selalu merindukan kalian semua," gumam Silvia menatap ke arah cahaya putih dengan air mata yang terus mengalir deras, karna ia belum siap untuk ditinggalkan oleh seluruh keluarga yang ia miliki.

...Beberapa saat kemudian. Hingga akhirnya Silvia tersadar dan bangun dari tidurnya lalu duduk diatas kasur, ia kembali menangis sesuguhkan seorang diri di dalam apartemen baru nya dalam suasana ruangan gelap dan hening. Hati nya sangat hancur saat ini atas kehilangan semua keluarga besar nya. Kini tinggal dia seorang diri yang masih hidup.......

"Apa yang harus aku lakukan? Aku bingun tampa kalian semua..." lirih Silvia memeluk kedua lututnya menangis pilu.

...1 jam penuh Silvia duduk terdiam diatas kasur merenung dalam kegelapan kamar yang hening dan dingin, ia mencoba memutar otak dengan keras memikirkan cara bagaimana ia bisa membalas dendam kepada orang-orang yang sudah menghabisi keluarganya tersebut.......

"Aku tidak boleh kehilangan arah akibat sedih. Aku harus kuat, aku pasti bisa," ucap Silvia mengusap air mata dengan kasar.

...Silvia bergegas turun dari atas kasur, lalu meraih buku. laptop dan pena. Silvia mulai menulis dan mencari tau setiap berita dan sosial media tentang kegiatan Tamara. Kini tekad balas dendam Silvia semaking membara di dalam hati Silvia.......

...Setelah selesai mencatat semuanya lalu menempelnya di dinding kamar apartemen. Silvia pun tersenyum puas menatap hasil karyanya itu.......

"Aku akan memulainya dari kamu, Tamara," gumam Silvia tersenyum jahat.

...Semua rencananya sudah tersusun rapi, kini tinggal Silvia mencari cara agar bisa pergi ke negara A. Setelah ia berhasil membalas Tamara dan yang lain nya di negara X.......

...🔥🔥🔥🔥🔥...

...(Di mansion)...

...Hari semaking malam. Namun tidak ada tanda-tanda kemunculan Silvia, membuat Leon mendengus kesal menelfon Asisten nya.......

"Halo selamat malam, Tuan" sahut asisten milik Leon dari seberang ponsel.

"Cepat lacak keberadaan Silviana," perintah Leon.

"Baik,Tuan."

...Leon pun mematikan panggilan, lalu berdiri terdiam menatap kosong ke arah taman mansion melalui jendela kamarnya.......

"Apa yang sedang aku lakukan? Bukan kah aku sangat membenci Silviana," gumam Leon bingun terhadap dirinya sendiri.

...Satu malam penuh para orang-orang suruhan milik Leon bersama sang Asisten mencari keberadaan Silvia. Namun tidak membuahkan hasil, yang membuat mereka kesusahan adalah. Leon tidak memiliki nomor ponsel milik Silvia, akhirnya mereka semua terjebak di jalan buntu.......

...🔥🔥🔥🔥🔥...

...(Pagi harinya)...

...Tepat jam 07:00 pagi. Silvia pulang, lalu berjalan memasuki mansion,ia berpapasan dengan Leon yang sudah rapi dengan setelan kerja, tenga duduk di kursi meja makan fokus menyantap sarapannya.......

"Dari mana saja kamu?" tanya Leon menghentikan langka kaki Silvia.

"Bukan urusan mu," sentak Silvia kesal, dan lanjut berjalan pergi menaiki anak tangga menuju kamar.

...10 menit kemudian. Silvia kembali keluar dari dalam kamar dengan pakaian rapi, berjalan menuruni anak tangga.....

"Apa pun yang kamu lakukan diluar sana, aku tidak peduli. Asalkan jangan sekali-kali mencoreng nama baik keluargaku," celetuk Leon.

...Silvia menghentikan langkah kaki nya, lalu melirik tajam ke arah Leon penuh amarah.......

"Tenang saja Tuan Leon, aku tau diri, permisi."

...Silvia bergegas berjalan pergi penuh kekesalan, lalu masuk ke dalam mobil dan meningalkan mansion.......

...Hari ini Silvia berencana akan melamar perkerjaan, agar ia bisa melancarkan aksinya tanpa diketahui oleh Leon dan yang lain.......

(Bersambung)

Terpopuler

Comments

Jade Meamoure

Jade Meamoure

apa othor orang Sulawesi??
kalo iya maka gaya bahasa n typo kurang lebihnya huruf d setiap kata berakhiran N maupun NG itu bisa sy maklumi

2025-03-25

3

A'mei

A'mei

sepertinya autornya orang Sulsel yah, Makasar /Grin/

2025-04-04

0

🍁ˢ⍣⃟ₛ Angela❣️

🍁ˢ⍣⃟ₛ Angela❣️

semangat Silvia

2025-03-18

1

lihat semua
Episodes
1 Episode 01²
2 Episode 02²
3 Episode 03²
4 Episode 04²
5 Episode 05²
6 Episode 06²
7 episode 07²
8 Episode 08²
9 Visual karakter.
10 Episode 10²
11 Episode 11²
12 Episode 12²
13 Episode 13²
14 Episode 14²
15 Episode 15²
16 Episode 16²
17 Episode 17²
18 Episode 18²
19 Episode 19²
20 Episode 20²
21 Episode 21²
22 Episode 22²
23 Episode 23²
24 Episode 24²
25 Episode 25²
26 Episode 26²
27 Episode 27²
28 Episode 28²
29 Episode 29²
30 Episode 30²
31 Episode 31²
32 Episode 32²
33 Episode 33²
34 Episode 34²
35 Episode 35²
36 Episode 36²
37 Episode 37²
38 Episode 38²
39 Episode 39²
40 Episode 40²
41 Episode 41²
42 Episode 42²
43 Episode 43²
44 Episode 44²
45 Episode 45²
46 Episode 46²
47 Episode 47²
48 Episode 48²
49 Episode 49²
50 Episode 50²
51 Episode 51²
52 Episode 52²
53 Episode 53²
54 Episode 54²
55 Episode 55²
56 Episode 56²
57 Episode 57²
58 Episode 58²
59 Episode 59²
60 Episode 60²
61 Episode 61²
62 Episode 62²
63 Episode 63²
64 Episode 64²
65 Episode 65²
66 Episode 66²
67 Episode 67²
68 Episode 68²
69 Episode 69²
70 Episode 70²
71 Episode 71²
72 Episode 72²
73 Episode 73²
74 Episode 74²
75 Episode 75²
76 Episode 76²
77 Episode 77²
78 Episode 78²
79 Episode 79²
80 Episode 80²
81 Episode 81²
82 Episode 82²
83 Episode 83²
84 Episode 84²
85 Episode 85²
Episodes

Updated 85 Episodes

1
Episode 01²
2
Episode 02²
3
Episode 03²
4
Episode 04²
5
Episode 05²
6
Episode 06²
7
episode 07²
8
Episode 08²
9
Visual karakter.
10
Episode 10²
11
Episode 11²
12
Episode 12²
13
Episode 13²
14
Episode 14²
15
Episode 15²
16
Episode 16²
17
Episode 17²
18
Episode 18²
19
Episode 19²
20
Episode 20²
21
Episode 21²
22
Episode 22²
23
Episode 23²
24
Episode 24²
25
Episode 25²
26
Episode 26²
27
Episode 27²
28
Episode 28²
29
Episode 29²
30
Episode 30²
31
Episode 31²
32
Episode 32²
33
Episode 33²
34
Episode 34²
35
Episode 35²
36
Episode 36²
37
Episode 37²
38
Episode 38²
39
Episode 39²
40
Episode 40²
41
Episode 41²
42
Episode 42²
43
Episode 43²
44
Episode 44²
45
Episode 45²
46
Episode 46²
47
Episode 47²
48
Episode 48²
49
Episode 49²
50
Episode 50²
51
Episode 51²
52
Episode 52²
53
Episode 53²
54
Episode 54²
55
Episode 55²
56
Episode 56²
57
Episode 57²
58
Episode 58²
59
Episode 59²
60
Episode 60²
61
Episode 61²
62
Episode 62²
63
Episode 63²
64
Episode 64²
65
Episode 65²
66
Episode 66²
67
Episode 67²
68
Episode 68²
69
Episode 69²
70
Episode 70²
71
Episode 71²
72
Episode 72²
73
Episode 73²
74
Episode 74²
75
Episode 75²
76
Episode 76²
77
Episode 77²
78
Episode 78²
79
Episode 79²
80
Episode 80²
81
Episode 81²
82
Episode 82²
83
Episode 83²
84
Episode 84²
85
Episode 85²

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!