Saat mobil Agatha sudah melaju dan akan berbelok ke arah rumahnya tiba-tiba Agata menghentikan kembali laju mobilnya, wanita itu dari tadi terbayang-bayang tentang anak Kiara yang meringkuk di pangkuan anak tirinya, bahkan Agatha bisa melihat wajah anak Kiara sangat pucat.
Mungkin Agatha tega pada Kiara, dia bahkan tidak akan memperdulikan anak tirinya lagi. Tapi di sisi lain Agatha Sadar, bahwa anak Kiara tidak melakukan kesalahan. Hingga pada akhirnya hati nurani Agatha yang menang, wanita itu membelokkan mobilnya kemudian kembali lagi untuk menyusul Kiara dan juga Heana.
***
"Mama...." Panggil Kiara dengan suara gemetar ketika melihat mobil Agatha kembali menghampirinya, bolehkah Kiara berharap ibu tirinya berbaik hati membiarkan dia pulang.
"Masuk!" Agatha berbicara dengan dingin, tidak ada keramahan sama sekali dalam nada suara wanita itu. Tapi sepertinya Kiara tidak memperdulikan respon Agatha, karena bagi Kiara Agata mau menampung mereka saja dia sudah sangat bersyukur.
Dengan cepat Kiara pun langsung menggendong tubuh putrinya kemudian dia berjalan dengan cepat karena sedang hujan, dan setelah itu dia langsung masuk ke dalam mobil Agatha.
***
"Sayang apa-apaan kau, kenapa kau membawa wanita itu!" Ken berusaha untuk tidak berteriak pada istrinya, tentu saja lelaki itu murka ketika istrinya membawa putrinya.
Beruntung Ane dan Felix sedang berada di luar negeri, jadi keduanya tidak mendengar perdebatan dia dan suaminya.
"Mereka tidak mempunyai tempat tinggal, setidaknya kasihani anak wanita itu." Sepertinya nama Kiara sudah tidak ingin disebut oleh keluarganya, hingga semua lebih memilih menyebut Kiara dengan nama sebutan wanita itu.
"Apa kau tidak memikirkan perasaan Ane dan juga Felix. Ane akan semakin terluka, jika wanita itu tinggal di sini."
"Mama, sepertinya kita tidak diterima di sini. Ayo kita pergi saja, lebih baik kita menunggu di stasiun bawah tanah. Tidak apa-apa sementara kita tinggal di sana," ucap Heana tiba-tiba.
Kiara dan Heana dari tadi menunggu di depan pintu, tentu saja mereka mendengar perdebatan Ken dan juga Agatha. Dan sepertinya Heana sudah trauma dengan perlakuan orang-orang di sekitarnya, itu sebabnya dia mengajak ibunya untuk pergi daripada mendengarkan hal yang menyakitkan.
Kiara mahela nafas kemudian menghembuskan, perdebatan kedua orang tuanya kembali membuat dia merasa pedih, dia benar-benar seperti sampah, bahkan kedua orang tuanya tidak mau menyebut namanya. Lalu apalagi yang Kiara harapkan.
"Hmm, Heana, maafkan mama, mungkin beberapa hari ini kita akan tinggal di stasiun bawah tanah."
"Mama jangan gendong aku, aku bisa berjalan," ucap Heana ketika Kiara akan menggendong, dia tahu ibunya kelelahan jadi dia memaksakan untuk berjalan walaupun tubuhnya juga sangat lemas.
"Emm, ayo." Kiara mengulurkan tangannya pada putrinya, dan pada akhirnya mereka pun memutuskan untuk meninggalkan rumah Ken.
"Mama kepalaku pusing." Setelah berjalan selama beberapa langkah, Heana mengeluhkan kepalanya pusing, hingga Kiara menoleh ke arah putrinya.
"Tidak apa-apa, Mama gendong saja, ayo." Baru saja Kiara akan menggendong putrinya, tiba-tiba tubuh Heana sudah terkulai lemas.
"Heana ... Heana!" Panggil Kiara dengan panik, dia menepuk-nepuk pipi heana.
"Tolong ... Tolong!" Kiara yang panik langsung berteriak.
"Tolong!" Teriak Kiara lagi, kali ini dia berteriak dengan kencang. Berharap ada yang mendengar teriakannya. Tapi sayang, setelah beberapa kali Kiara meminta tolong tidak ada yang menghampirinya.
Tinggalin komen yang banyak biar besok up lagi
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 30 Episodes
Comments
Nayla Arshaka
knp sih kalian sbgai org tua .itu bodoh bgt... knp ego kalian yg sllu Klian besar kan .
BKN nya Klian itu byk duit nya... kalian bisa menyelidiki apa yg terjadi dgn Kiara...
kan kmu Ken.. dmn jnji mu ... saat Kiara sekarat...
ingat jnjimu Ken... jgn mnjdi bodoh untuk kesekian kalinya .kerahkan ank buah mu ...selidiki ... jgn tau nya mnyalahkn... aganta kmu dlu kan pengacara... cari tau tentang Kiara ...
jgn hukum org yg tak bersalah... ini juga BKN kemauan Kiara ..aganta
2025-02-17
9
Kar Genjreng
tidak masalah kalian sebagai orang tua,,,tak mau menampung anak dan cucunya biarlah menurut pemikiran Ku si mending menjauh mencari nafkah apapun yang terpenting halal bukan mencuri ,,,kerja jadi tunggu cuci piring atau apa supaya perut bisa terisi,,, berdoalah semoga ada jalan menuju baik jangan. er
berharap lagi kepada Ken atau Agatha ,,,,biar lah pergi bawa anak mu,,,bekerja pembantu pun tak apa asal boleh membawa anak maka.kerja kepada orang yang tepat,,,
2025-02-18
1
Lina Wahyu Ratnasari
kenapa adiknya Ken itu ga ada, ya barangkali disisipin sdkt cerita gitu.. gpp deh ceritanya Luka Kiara ga sembuh², dan klo bisa jgn cpt memaafkan keluarga Ken, biar si Kiara sm tantenya ajah.. sapa ya nama adiknya Ken yg nikah sm polisi itu.. jd sedih lihatnya luntang lantunf bgtu.. pasti usahanya dijegal lagi sm Ken..
2025-02-18
1