RUMAH ASUH

      Hati Renza emang sangat baik,dia selalu menolong orang yang sedang kesusahan,Renza selalu mengirim kebutuhan mereka lewat asistennya yang telah di utus mengurus kebutuhan mereka semua,dari pakaian makanan mainan dan uang saku mereka,mereka juga di beri gaji tuk di gunakan di masa depan nanti,mana tau mereka sudah tidak betah tinggal di rumah asuh lagi dan ingin mandiri maka itu di beri gaji.

           "Jadi mereka disana hidup tanpa bekerja di luar dong!!

         *Ya gitu deh,mereka hanya fokus merawat anak mereka dan anak telantar saja,hidup mereka aku jamin kok disana,ada dua anak yang paling dekat sama aku,setiap aku mau pergi mereka pasti nangis gak mau di tinggal,namanya Rasfika dan Radian,mereka berdua selalu mengelayut sama aku sampai aku mau pulang,saat mereka tidur aku baru bisa pergi dari sana,karna sibuk bangat sekarang ini aku jadi jarang melihat mereka?.

        Alhafis semakin sayang sama istrinya

        "Oke sayang,kita kesana sekarang yuk,mana tau mereka berdua bisa kita bawa kesini tuk menghibur kamu setiap hari.

        *Benaran sayang,Mikel pasti sering kesini melihat mereka,karna Mikel juga sayang sama mereka berdua,yang gak suka sama anak-anak yaitu hanya Jordan,dia selalu menjauh dari anak-anak,yang lucunya ya sayang,anak-anak mengejarnya pakai sapu dan sepatu,dia jahil bangat orangnya,tapi dia peduli sama mereka.

         Lalu mereka pun pergi ke Rumah Asuhan milik Renza,sesampainya di rumah asuh mereka di sambut antu siapa oleh anak-anak asuh Renza.

        "Mami datang mami datang!

        *Assalamualaikum anak-anak mami yang cantik dan ganteng,kangen gak sama mami?.

        Renza jongkok memeluk kedua anak itu,lalu mencium pipi mereka berdua

        "Mami kenapa gak kesini-sini sih,Fika kemaren naik kelas mi,Dian kemaren di bully temannya mi, mereka memukul Dian sampai terluka?.

        *Benaran sayang,apa mereka sudah dilaporkan".

         Renza sangat marah mendengar anaknya di perlakukan begitu disekolah,lalu Renza membawa kedua anak asuhnya yang di bully ke sekolah tempat anak-anak asuhnya sekolah.

          Renza masuk ke ruang guru membawa kedua anak asuhnya,sedangkan Alhafis lagi menelpon ketua yayasan sekolah tersebut,guru wali kelas Radian mendekati Renza lalu memarahi Renza.

         "Kenapa anda kesini membawa berandalan kecil ini,anda ibunya ya,tolong didik anak anda itu dengan baik,gara-gara dia anak orang kaya yang membantu yayasan terluka,kalau anda tidak bisa mengurusnya maka sini saya beri dia pelajaran.

       *Anda seorang guru kenapa bisa berkata seperti itu sama murid anda,sepertinya di sekolah ini siapa yang kaya itu yang di hargai dan dibela,kalian tidak pernah memandang orang kecil,kalau emang penjilat semua ya!.

         Lalu guru yang lain berkata

        "Eh buk,putra ibu itu tolong di jaga,dia itu mengalah aja gak usah melawan seharusnya kalau tidak mau berusan sama orang kaya,kalian orang miskin harus tau diri karna kalian tidak sepadan sama mereka.

    Pok pok pok

***\*Hebat cara kalian mendidik disini ya,baiklah saya gak akan banyak bicara lagi.***

***Lalu Renza mengambil ponselnya terus menelpon kepala sekolah SD tersebut***

***\*Pak Hasanudin saya di ruang guru sekarang,dalam 1 menit anda tidak datang anda akan tau akibatnya.***

***Sambungan telpon di putus tanpa di jawab dulu sama kepsek itu,dengan tertatih-tatih berlari pak Kepsek mendatangi Renza,para guru membentak Renza sampai memaki Renza.***

***"Dasar wanita miskin tak terpelajar,sopan kenapa sama Kepsek,kami aja sangat takut dan hormat kepada beliau,tapi anda seperti preman pasar saja menyuruh nya kesini?.***

***\*Hahahaha!kalian bicara begitu kepada saya apa nanti gak menyesal.***

***"Apa yang kami sesalkan berusan sama wanita sok arogan seperti anda ini,anda itu hanya ibu asuh anak ini kan,ibu anak ini sudah almarhum jadi anda cuma orang lain bagi anak ini.***

***"Iya betul tu,dia hanya ibu asuh saja,anak ini dari rumah asuh Nona muda Renza dari perusahaan D grup,oh bisa jadi anda hanya pengasuh yang di bayar nona muda Renza kali ya!?".***

***\*Kalian kenal sama Nona Renza kalian itu tidak,kalau tidak kenal maka diamlah.***

***"Eh wanita miskin,kamu yang diam,kalau saja nona muda Renza tau yayasannya ada Malasah seperti ini,kamu pasti di pecat sama dia.***

***Pak Kepsek pun datang***

***"Selamat siang nona muda,ada apa anda kesini,kenapa tidak panggil saya saja yang menemui nona muda?.***

***\*Jadi begini cara pengajar di sini ya,kenapa yang miskin dan yang kaya di beda-beda kan,apa masalah nya kalau mereka dari rumah asuh,emangnya mereka salah apa sampai harus mengalah sama yang lebih kaya,coba jelaskan sama saya.***

***"Emangnya ada masalah apa nona muda,kenapa anda begitu marah sama kami?***

***\*Tanya sama guru-guru anda sendiri,kalau mereka tidak minta maaf sama anak-anak saya dan memanggil anak dan orang tua murid yang telah membully anak saya maka kalian tidak usah mengajar disini lagi,saya akan tutup yayasan ini.***

***Pak Kepsek bertanya sama guru-guru pengajar di sekolah itu***

***"Apa yang terjadi Bu Dinda?***

***Guru tersebut meminta ampun dan minta maaf karna dia telah memakai pemilik yayasan***

***"Maafin saya nona muda,saya tidak mengenalin anda tadi,saya mohon jangan tutup yayasan ini,kalau yayasan ini di tutu dimana kami akan mengajar nona,saya minta maaf atas kelancangan saya tadi nona,saya tidak.***

***\*Sudahlah saya gak mau mendengar alasan kalian lagi.***

***Next***

Terpopuler

Comments

Heny

Heny

Yg menghina hrs dipecat jng beri ampun

2025-04-03

0

lihat semua

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!