Renza dan Alhafis kembali kerumah Renza,Renza duduk bersandar di badan Alhafis dengan kaki selunjuran Renza sangat manja sama suaminya sambil makan CIKI kesukaannya yaitu chitato kentang,Alhafis membahas dimana mereka akan menetap tuk selamanya.
"Sayang,bagaimana kalau kita tinggal dirumah yang ku beli kemaren aja?
*Kenapa emangnya,kamu gak betah tinggal disini ya!".
"Bukan gitu sayang,aku gak mau aja kita tinggal dirumah orang tua,kamu tau kan aku paling gak suka bercampur sama orang lain selain kamu?".
*Kamu lupa ya, kedua orang tua ku sudah tiada,aku tinggal sendirian disini,emangnya ada siapa lagi selain asisten rumah tangga.
"Iya,aku tau itu,tapi aku mau kita tinggal di rumah kita sendiri,hasil dari kerja keras suami kamu ini,aku akan memberikan yang terbaik untuk kamu,akan menjadikan kamu ratu yang terhormat di dunia ini.
*Kalau menurut kamu itu yang lebih baik ya udah aku ikut saja,tapi rumah ini bagaimana?".
"Rumah ini kita tempati sekali-kali kalau kamu kangen sama papi mami,aku akan menemani kamu kemana saja alaskan kamu bahagia.
Renza menyuapkan Alhafis Chitato kentang goreng di tangannya lalu berkata
*Oke,kapan kita pindah kesana,tapi kamu janji akan membiarkan aku mengelola perusahaan aku sendiri ya,jangan larang aku seperti yang di adegan film kita itu ya?.
"Iya kamu boleh bekerja tapi jaga kesehatan ya,setiap makan siang kamu makan sama aku.
Lalu Renza membalikan tubuhnya jadi telungkup,dia jadi berhadapan wajah sama Alhafis
*Oke bos,oh iya sayang tadi waktu di supermarket aku lihat kamu beli sesuatu apaan yang kamu beli tadi?.
Karna tubuh mereka menempel yang di bawah bergerak-gerak,Renza merasakan pergerakan nya,lalu Renza bertanya lagi
*Apa tu yang bergerak-gerak di bawah sih,kenapa seperti mau berdiri aja?".
"I itu,itu kamu menindih si Unyil,dia minta di sentuh.
*Unyil,emangnya ada boneka Unyil didalam celana kamu!.
"Ada mau lihat,kekamar yuk?.
*Kok kekamar sih,disini aja kenapa sih.
"Nanti orang lain melihatnya juga,itu kan boneka untuk kamu!.
Renza pun di gendong seperti Ade Rai membopong orang,Renza mengalungkan tangannya ke leher Suaminya nya,di dalam kamar Alhafis mengajak Renza sholat 2 rakaat dulu setelah itu dia membuka pakaiannya yang hanya tersisa CD dan kaos dalam,Renza bertanya.
*Kenapa kamu telanjang,kamu kepanasan ya!".
"Ya aku panas melihat kamu.
*Kok panas melihat aku,emangnya apa salah aku sih.
"Salahnya kamu bertanya si Unyil tadi,sekarang si Unyil pengen bermain sama kamu,apa kamu mau?
*Oke,siapa takut main doang kan ayo keluarin si unyilnya?".
Lalu Alhafis membuka dalamannya terlihatlah ular piton besar nongol,Renza ternganga lalu bertanya.
*I itu apa,kenapa besar amat?
"Jadi selama ini kamu belum pernah lihat ini,oh iya aku lupa waktu sama Bayu kamu gak pernah merasakannya ya,mau merasakannya gak!.
Alhafis mengambil tangan Renza lalu meletakan ya di kepala si unyilnya
"Peganglah sayang,mainkanlah sesuka kamu,ini milik kamu.
*Caranya bagaimana?.
"Jongkoklah.
Renza pun jongkok,Alhafis memasukan kepala unyilnya ke mulut Renza,Renza muntah-muntah karna belum tau dan merasa jijik menurut nya cara itu sangat jorok
*Huek huek,kenapa dimasukan ke mulut aku sih,jijik tau!!
"Ma maaf sayang,aku fikir kamu suka ternyata gak,maafin aku ya sayang!?.
Alhafis memakai kembali celana dalam dan pakaiannya,lalu dia masuk ke kamar mandi tuk berendam agar panas di tubuhnya karna berhasrat tadi lagi memuncak,dia juga merasa malu sama istrinya atas perbuatannya,Renza merasa tak enak hati lalu Renza menelpon Raina.
Driiiiiitt driiiiiitt
"Halo sobat,lagi ngapain habis keramasan ya?.
*Keramas apanya,orang aku udah mandi tadi sore.
"Dasar Oneng,kapan kamu memberikannya sama suami kamu itu sih,apa dia tidak memintanya atau dia sama saja dengan Bayu!?".
*Enak aja kamu bicara begitu tentang suami aku,aku mau bertanya sama kamu,bagaimana membuat suami semakin dengar sama kita,dan bagaimana cara melakukan hubungan suami istri yang sebenarnya.
*Ah,kamu bertanya soal itu sama aku,hahahaha!jadi kamu belum tau caranya ya,dasar cupu kamu tu,ni aku kirim aplikasi nya ya agar kamu bisa melakukannya sama suami kamu itu.
***Ckling ckling cikling***
***Raina mengirim 3 vidio panas ke ponsel Renza,dengan cepat Renza membuka lalu menontonnya dengan serius,Renza menonton semua adegan di film tersebut lalu hasrat mulai naik,Renza merasa panas dingin karna membayangkan kalau senjata suaminya menerobos bentengnya,lalu Alhafis keluar Renza terkejut lalu melihat suaminya hanya pakai piyama mandi.***
***Fikiran Renza jadi ngeres dia selalu mengusap-usap matanya dan menatap ke arah selengkang Alhafis,Renza membaringkan tubuhnya dalam selimut Alhafis hanya diam saja lalu keluar mengambil air minum,Renza membuka kain yang menutup wajahnya dia melihat suaminya tidak ada di kamar,Renza merasa bersalah bangat Atas perkataannya tadi.***
***Saat Alhafis membaringkan tubuhnya di samping Renza,Alhafis memeluk bantal guling,lalu Renza dengan manja berkata***
***\*Peluuuuk!sayang kamu kok diam aja,gak mau peluk aku ya,maaf deh dengan perkataan aku tadi,soalnya baru ini aku merasakan yang seperti itu,kamu marah ya sayang!?.***
***Panjang lebar Renza berbicara Alhafis hanya diam saja,tapi dia memeluk istrinya dengan erat tanpa melakukan apa pun,Renza tak sengaja menyentuh selengkangan suaminya lagi dan akhirnya berakhirlah dengan ciuman mesra dan perseteruan di atas ranjang pun di mulai Renza pasrah dengan apa yang di lakukan suaminya,hanya desahan dan erangan yang nyaring terdengar.***
***Alhafis meminta izin tuk membobol gawang pertahanan Renza,dengan iklas Renza mengiyakannya,Alhafis menghentakkan senjatanya, hentakan ketiga akhirnya bobol juga,suara pekikan tangisa Dan erang desahan memenuhi ruangan,Akhirnya Renza merasakannya jua, sekarang hilanglah keperawanan Renza, Alhafis terus-menerus mencium Renza tuk berterima kasih telah menjadi miliknya seutuhnya.***
***Renza sangat merasa bangga telah memberikannya sama orang yang sangat di cintainya itu.***
***Next***
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 35 Episodes
Comments