Menjenguk

"Rafa serahkan semuanya ke teman Rafa, sekarang sedang dalam pembangunan, Pa," ucap Rafa.

"Kamu gak minta pendapat istri kamu?" tanya Papa Bagas.

"Untuk sekarang rencananya Rafa biarin bangun nya berdiri dulu, baru nanti konsep di dalam rumahnya gimana biar Kiara yang milih, selama cocok sama bangunannya sih Rafa gak masalah," ucap Rafa

Ya, Rafa memang tengah membangun sebuah rumah yang akan ia gunakan setelah menikah, namun pembangunan tersebut masih dalam pengerjaan dan akan memerlukan waktu yang lama sehingga untuk sementara waktu Rafa akan tetap tinggal di kediaman Papa Bagas dan Mama Natasha.

"Yaudah, Mama justru senang kalau kalian tinggal disini soalnya kan rumah jadi lebih ramai," ucap Mama Natasha.

Setelah obrolan-obrolan tersebut, Rafa pun berangkat kerja, begitupun dengan Rachel dan Papa Bagas yang juga bekerja lalu Mama Natasha yang tengah pergi ke rumah tetangga sebelah dimana tetangga tersebut adalah teman Mama Natasha dan mereka cukup dekat, sedangkan Kiara hanya berdiam diri di rumah. Karena tidak ada kerjaan, Rayna pergi ke halaman belakang dimana disana ada ruangan untuk Bu Pipit dan Jihan istirahat.

"Permisi," sapa Kiara.

"Eh Nona ada apa?" tanya Bu Pipit.

"Saya disini boleh? Di rumah sepi gak ada orang," ucap Kiara.

"Tapi, ini untuk kamar pembantu Non," ucap Bu Pipit.

"Gapapa, Bu. Saya dimana aja juga gak ada masalah," ucap Kiara.

"Mari Non, kalau begitu. Di dalam juga ada tukang kebun Pak Arman sama supir Pak Deni," ucap Bu Pipit dan diangguki Kiara.

Begitu masuk ke dalam bangunan yang layaknya rumah tersebut, Kiara mendapati Jihan, Pak Deni dan Pak Arman yang tengah asik mengobrol.

"Eh, Non. Ada Non?" tanya Pak Arman.

"Ah gapapa kok Pak, saya cuma bosen aja di rumah. Di rumah sepi gak ada orang," ucap Kiara.

"Ya sudah Non, ayo ngobrol disini. Tapi, ya ruangannya seadanya aja," ucap Pak Deni.

"Iya, Pak," ucap Kiara.

"Bu Pipit udah lama ya kerja disini?" tanya Kiara.

"Kama banget, sejak Tuan sama Nyonya baru nikah bahkan Tuan Rafa belum ada saya udah ada disini," ucap Bu Pipit.

"Wah lama ya," ucap Kiara.

"Bu Pipit ini memang yang paling lama Non," ucap Pak Arman.

"Kalau Pak Arman berapa lama kerja disini?" tanya Kiara.

"Saya sudah kerja disini saat Nona Rachel lahir, pokoknya hari pertama saya kerja Nona Rachel lahir," ucap Pak Arman.

"Wah, lama juga. Kalau kamu Jihan?" tanya Kiara.

"Kalau say baru, Non. Saya baru 2 tahun," ucap Jihan.

"Oh gitu, lumayan btu. Kalau Pak Deni?" tanya Kiara

"Saya sudah kerja disini kurang lebih sih 6 tahun, Non. Itupun karena Tuan Rafa," ucap Pak Deni.

"Kenapa memangnya?" tanya Kiara.

"Saya dulu hanya supir taxi, Non. Suatu hari saya dipecat dan akhirnya saya jadi pemulung terus Tuan Rafa tu saya karena Tuan Rafa beberapa kali naik taxi saya dan karena itu Tuan Rafa mengajak saya untuk kerja disini karena kebetulan saat itu keluarga Abyasa membutuhkan supir," ucap Pak Deni.

"Oh begitu ya, tapi rumah ini terkesan sepi ya padahal menurut saya rumahnya besar," ucap Kiara.

"Dulu itu banyak Non yng kerja disini, tapi ada suatu kejadian yang membuat semua para pekerjanya di pecat dan saat itu hanya disisakan, saya, Pak Arman sama Pak Deni," ucap Bu Pipit.

"Kejadian apa memangnya sampai harus di pecat" tanya Kiara

Belum sempat Bu Pipit menjawabnya tiba-tiba pintu ruangan tersebut di buka dan menampilkan Mama Natasha. "Mama dari tadi nyariin kamu," ucap Mama Natasha.

"Ada apa, Ma?" tanya Kiara.

"Mama mau ajak kamu keluar, ayo," ajak Mama Natasha.

"Saya duluan ya," pamit Kiara dan diangguki mereka.

"Oh iya, Den. Saya mau keluar ya sebentar lagi," ucap Mama Natasha dan pergi dari ruangan tersebut.

"Siap, Nyonya," jawab Pak Deni.

"Beruntung banget Tuan Rafa mendapatkan seorang perempuan seperti Nona Kiara," ucap Bu Pipit.

"Iya, Bu. Bahkan Jihan kalau lihat Non Kiara iri, tapi Jihan bahagia melihatnya," ucap Jihan.

"Saya yakin, Tuan Rafa pasti punya alasan kenapa dia memilih Nona Kiara, saya tau betul bagaimana Tuan Rafa. Dia tidak akan melakukan sesuatu jika dia tidak menginginkannya," ucap Pak Deni.

"Iya, say setuju. Melihat bagaimana selama ini Tuan Rafa, agak aneh jika Tuan Rafa mau begitu saja dijodohkan dengan Nona Kiara," ucap Bu Pipit dan disetujui oleh semuanya.

Disisi lain, Kiara mengikuti Mama Natasha masuk ke dalam rumah. "Ada memangnya, Ma?" tanya Kiara.

"Mama dapat kabar kalau ada saudara yang baru melahirkan, Mama mau ajak kamu jenguk dia," ucap Mama Natasha.

"Iya, Ma," jawab Kiara lalu Kiara pun mengganti bajunya dengan pakaian yang lebih baik karena ia yakin jika nanti ia akan bertemu dengan keluarga besar Rafa.

Beberapa saat kemudian, Mama Natasha dan Kiara pun dalam perjalanan menuju rumah keluarga yang dimaksud dimana mereka terlebih dahulu membeli beberapa haduh untuk menjenguknya dan setelah itu mereka kembali masuk ke dalam mobil dan menuju tempat tujuannya hingga tak lama mereka pun sampai.

Sesampainya di rumah yng terbilang cukup mewah itu, Mama Natasha dan Kiara masuk ke dalam dimana di dalam sudah banyak anggota keluarga yang lain.

"Saya kira kamu gak datang Sha," ucap Tante Billa.

"Datang dong, Mbak," ucap Mama Natasha.

Tante Billa merupakan Kakak dari Mama Natasha, dimana saat ini anaknya Okta Baru saja melahirkan.

Mama Natasha pun mengajak Kiara untuk melihat bayi yang saat ini berada di gendongan Okta, "Cantik ya Ta anaknya mirip kamu," ucap Mama Natasha.

"Makasih Tante, ini istrinya Kak Rafa ya Tante?" tanya Okta yang melihat kearah Kiara.

"Iya, Kiara ini Okta anaknya Tante Billa dan Billa ini Kiara istrinya Rafa," ucap Mama Natasha.

"Mbak," sapa Kiara.

"Jangan panggil Mbak, panggil Okta aja Mbak. Harusnya aku yang panggil Kakak," ucap Okta.

"Iya," jawab Kiara dengan menganggukkan kepalanya.

"Maaf ya aku gak bisa datang di nikahan Kakak," ucap Okta pada Kiara.

"Iya, gapapa," jawab Kiara.

"Sha, ayo makan dulu sama ajak menantumu juga," ucap Tante Billa.

"Iya, Mbak. Ayo makan dulu," ucap Mama Natasha.

"Tapi, tadi udah makan, Ma," ucap Kiara.

"Makan dikit aja, gak enak kalau gak makan," ucap Mama Natasha dan diangguki Kiara.

Mama Natasha dan Kiara pun makan sedikit karena tidak enak saja bertamu dan disuguhi makanan, namun tidak dimakan. Setelah itu mereka kembali berkumpul di ruang tamu dan mengobrol dengan keluarga lainnya, dimana ruang tamu semakin ramai dengan kerabat yang juga ingin melihat bayi cantik itu.

"Ini istrinya Rafa ya Sha?" tanya Bude Siti yang merupakan kerabat jauh Mama Natasha bahkan Mama Natasha tidak mengundangnya karena memang tidak terlalu kenal.

"Iya, Bude," ucap Mama Natasha.

"Padahal dulu kan Rafa punya cewek yng cantik ya kok gak sama yang dulu aja?" tanya Bude Siti.

.

.

.

Bersambung.....

Terpopuler

Comments

Naufal Affiq

Naufal Affiq

kenapa waktu sekolah,mulutnya gak di jaga,kalau seperti ini kan sudah menyakiti hati orang,jadi gemes aku lihat bude ini

2025-02-10

1

Sugiharti Rusli

Sugiharti Rusli

terkadang kalo kumpul keluarga tuh ada aja yah yang bertanya hal" sensitif yang sepatutnya ga dipertanyakan di depan orang lain gitu😔😔

2025-02-24

0

lihat semua
Episodes
1 Kiara
2 Dipecat
3 Bertamu
4 Rencana Rachel
5 Tidur Bersama
6 Dasar Bodoh!
7 200 Juta
8 Kekerasan?
9 Gak Tau Diri!
10 Pernikahan
11 Rafa Marah?
12 Kakak Ipar
13 Belanja
14 Yolanda
15 Maaf Untuk Apa?
16 Aku Kerja Apa?
17 Menjenguk
18 Siapa Yang Gak Setuju?
19 Mama Kenapa?
20 Kemarahan Rafa
21 Tidur
22 Tidak Tenang
23 Beli Baju?
24 Kalian Memang Jahat!
25 Kurang Ajar!
26 Bagaimana Keadaanmu?
27 Orangtua Terburuk
28 Tangisan Kiara
29 Mama Bahagia Banget
30 Istriku Sakit
31 Mual
32 Gak Penting
33 Bantuan Rafa
34 Siapa Yang Menyesal?
35 Dadah Om Ganteng
36 Mimpi!
37 Beruntung
38 Kamu Itu Ganteng
39 Tidak Sadarkan Diri
40 Siluman Ular?
41 Istri?
42 Balas
43 Duduknya Nyaman?
44 Kamu Bangunnya Lama
45 Bercerita
46 Wajar
47 Sup Kentang?
48 Kamu Mau Nikah?
49 Dasar Bocil
50 Anak Durhaka!
51 Saya Menantunya
52 Kabar Baik?
53 Kiara Hamil?
54 Ganteng Atau Jelek?
55 Kejutan?
56 Siapa Perempuan Ini?
57 Gak Penting?
58 Suka Sama Aku?
59 Siapa Dia?
60 Kurang Romantis!
61 Kevin Kaya
62 Kamu Gak Menyesal?
63 Sesuai Perintah
64 Jangan Pernah Kamu Memakainya
65 Cantikan Istri Saya
66 I Love You
67 Kenapa Senyum-senyum?
68 Hadiah Dari Papa
69 Aku Akan Mulai
70 Kamu Itu Cantik Sayang
71 Putus?
72 Sabrina
73 Besok Kita Lanjutin
74 Tanah Longsor!
75 Bercandanya Gak Lucu
76 Kepikiran
77 Aku Ini Nenekmu
78 Reuni
79 Setan?
80 Mau Gue Bantu?
81 Makasih Pujiannya
82 Bekal
83 Keluh Kesah Rachel
84 Mampus
85 Kamu Tenang Ya
86 Kesiangan
87 Assalamualaikum Gus Faiz
88 Harus Waspada
89 Caranya?
90 Hamil
91 Mas Rafa
92 Makasih Kiara
93 Cantik Banget Kiara
94 Menjalankan Aksinya
95 Mana Gue tau
96 Dalang Dibalik Semuanya
Episodes

Updated 96 Episodes

1
Kiara
2
Dipecat
3
Bertamu
4
Rencana Rachel
5
Tidur Bersama
6
Dasar Bodoh!
7
200 Juta
8
Kekerasan?
9
Gak Tau Diri!
10
Pernikahan
11
Rafa Marah?
12
Kakak Ipar
13
Belanja
14
Yolanda
15
Maaf Untuk Apa?
16
Aku Kerja Apa?
17
Menjenguk
18
Siapa Yang Gak Setuju?
19
Mama Kenapa?
20
Kemarahan Rafa
21
Tidur
22
Tidak Tenang
23
Beli Baju?
24
Kalian Memang Jahat!
25
Kurang Ajar!
26
Bagaimana Keadaanmu?
27
Orangtua Terburuk
28
Tangisan Kiara
29
Mama Bahagia Banget
30
Istriku Sakit
31
Mual
32
Gak Penting
33
Bantuan Rafa
34
Siapa Yang Menyesal?
35
Dadah Om Ganteng
36
Mimpi!
37
Beruntung
38
Kamu Itu Ganteng
39
Tidak Sadarkan Diri
40
Siluman Ular?
41
Istri?
42
Balas
43
Duduknya Nyaman?
44
Kamu Bangunnya Lama
45
Bercerita
46
Wajar
47
Sup Kentang?
48
Kamu Mau Nikah?
49
Dasar Bocil
50
Anak Durhaka!
51
Saya Menantunya
52
Kabar Baik?
53
Kiara Hamil?
54
Ganteng Atau Jelek?
55
Kejutan?
56
Siapa Perempuan Ini?
57
Gak Penting?
58
Suka Sama Aku?
59
Siapa Dia?
60
Kurang Romantis!
61
Kevin Kaya
62
Kamu Gak Menyesal?
63
Sesuai Perintah
64
Jangan Pernah Kamu Memakainya
65
Cantikan Istri Saya
66
I Love You
67
Kenapa Senyum-senyum?
68
Hadiah Dari Papa
69
Aku Akan Mulai
70
Kamu Itu Cantik Sayang
71
Putus?
72
Sabrina
73
Besok Kita Lanjutin
74
Tanah Longsor!
75
Bercandanya Gak Lucu
76
Kepikiran
77
Aku Ini Nenekmu
78
Reuni
79
Setan?
80
Mau Gue Bantu?
81
Makasih Pujiannya
82
Bekal
83
Keluh Kesah Rachel
84
Mampus
85
Kamu Tenang Ya
86
Kesiangan
87
Assalamualaikum Gus Faiz
88
Harus Waspada
89
Caranya?
90
Hamil
91
Mas Rafa
92
Makasih Kiara
93
Cantik Banget Kiara
94
Menjalankan Aksinya
95
Mana Gue tau
96
Dalang Dibalik Semuanya

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!