diajeng

Setelah keluar dari rumah bu jihan Galih pak usman, pak toni, pak aceng, dan pak wadi kembali Ronda mereka berlima heran karena banyak warga yang mengadu melihat penampakan pocong hitam. walaupun tidak sampai kerasukan seperti nafis.

"Ko aneh yah man, baru kali ini warga mengadu ngelihat pocong hitam." ucap pak toni pada usman.

"Mungkin ada orang yang tidak suka dengan warga di desa kita, lalu mengirim pocong pocong itu tapi siapa." ucap usman

"Apa jangan jangan orang itu ada hubungannya dengan bu jihan, kan hanya nafis yang di rasuki. bahkan bu jihan aja sampai mau di bunuh." ucap aceng.

"Menurutmu gimana lih?" tanya pak wadi

"Menurut saya, mungkin seperti ucapan pak Usman." ucap galih

Setelah beberapa jam ronda jam dua lebih tiga puluh lima menit, mereka berlima pulang ke rumah masing masing.

Galih berjalan menuju kontrakanya.

***

Srek!! srek!!

Bunyi daun daun kering yang di injak oleh seseorang. orang tersebut berjalan menghampiri ke arah sebuah makam. Nampak tulisan di batu nisan makam tersebut beranama diajeng.

Orang tersebut membakar dupa lalu mulutnya komat kamit membaca sebuah mantra, sambil menyiram tanah makam tersebut dengan darah entah darah apa.

Beberapa detik kemudian muncul wanita dengan mulut sobek, pakaian hitam dan rambut yang tergerai sampai ke tanah wanita tersebut melayang ia adalah diajeng.

"Balaskan seluruh dendammu diajeng, aku memberimu jalan." ucap orang tersebut.

Diajeng melesat entah pergi kemana.

Sementara itu di rumah pak yanto dan bu asih. pak yanto, bu asih, dan bagas yang sedang tidur dalam satu kamar mendengar suara seperti atap yang di injak injak dengan cara melompat.

Dugh!! dugh!!

Pak yanto, dan bu asih terus berzikir suara suara tersebut perlahan lahan hilang.

Tiba tiba

Dugh!! dugh!!

Terdengar bunyi seperti kepala yang di benturkan ke pintu kamar.

"Astagfirullah!" ucap pak yanto dan bu asih.

Mereka kembali berzikir sebisa mereka, setelah beberapa detik suara tersebut hilang, tetapi pak yanto dan bu asih kembali terkejut,

Nampak banyak makhluk makhluk aneh melayang layang di udara mengelilingi pak yanto, dan bu asih. bahkan bentuk dari makhluk Makhluk tersebut sangat aneh ada yang seperti hewan ada yang seperti manusia mengenakan pakaiyan orang orang zaman dahulu tetapi kepala mereka bukan kepala manusia melainkan kepala hewan. bahkan ada yang menyerupai pak yanto, bu asih dan ada beberapa juga yang menyerupai keluarga pak yanto, dan bu asih termasuk bagas.

Pak yanto terus berzikir, sementara bu asih juga melakukan hal sama membuat setan setan itu tidak mampu menyentuh dan mendekati pak yanto, dan bu asih. mereka hanya memandangi pak yanto, dan bu asih dengan tatapan tidak suka dan bahkan ada yang melotot ke arah bu asih.

Pak yanto, dan bu asih berzikir cukup lama, tetapi mereka sama sekali tidak pergi mereka terus mengelilingi pak yanto, dan bu asih tanpa bisa menyentuhnya.

Tiba tiba

Whusss!! cahaya hitam menembus tembok, lalu mendarat tepat di depan pak yanto dan bu asih.

Dughh!! makhluk makhluk aneh tersebut langsung berlutut tanpa terkecuali.

Sementara pak yanto, dan bu asih gemetar ketakutan terutama bu asih. bagaimana tidak sosok yang di depanya adalah diajeng ibu dari anjas, dia teringat telah menghina anjas tadi pagi kedua orang tuanya yang ketakutan sementara bagas tidak terganggu sama sekali, ia seperti sibuk dengan mimpinya. bagas tidak bangun karena bagas telah di sirep oleh Salah satu pasukan diajeng.

Diajeng berpakaian hitam lusuh dengan rambut tergerai sampai tanah, muka berdarah dan pipi yang sobek.

Diajeng menyeringai ke arah bu asih, dengan seringai yang sangat menakutkan. Bu asih gemetar ketakutan ia memejamkan matanya.

"Di mana mulut besarmu tadi asih?" ucap diajeng.

Whusss!! diajeng melesat masuk ketubuh bu asih.

"Hihihihihihi." tawa bu asih sambil berdiri

Bu asih memandangi pak yanto.

"Keluar dari tubuh istri saya, kau sudah mati." ucap pak yanto.

"HIHIHIHIHI." tawa yang memekikan telinga kembali terdengar.

Bugh!!

"Aghhhh." rintih pak yanto karena di tendang oleh istrinya sendiri.

"Dengarkan yanto, tadi pagi istrimu sudah mengatai anaku, anak setan bukan cuman tadi pagi istrimu Juga sering menghina anaku, sekarang aku akan membalas semuanya malam ini juga." ucap diajeng dari tubuh Asih

"To..tolong maafkan istri saya. aku tidak akan memaafkanmu jika asih kenapa napa." ucap pak yanto terbata bata.

"Persetan denganmu, aku tidak perduli."

"Allahu laa ilaha illa huwa al-hayyu al-qayyum.La ta'khudhuhu sinatun wa la nawm.Lahu ma fi al-samawati wa ma fi al-ardh.Man dhaladhi yashfa'u 'indahu illa bi'idhnihi.Ya'lamu ma bayna aydihim wa ma khalfahum." Pak yanto membaca ayat kursi tetapi terhenti karena batuk.

"Wa la yuhitun bi-shay'in min 'ilmihi illa bi-ma sha'a.Wa si'a kursiyuhu al-samawati wa al-ardh.Wa la ya'uduhu hifdhuhuma.wa huwa al-'aliyyu al-'azim." Pak yanto kaget karena ayat kursi tersebut malah di lanjutkan oleh diajeng.

Kemudian diajeng mengambil bagas yang tertidur dan melesat keluar. pak yanto ingin mengejar tetapi jalanya di hadang oleh puluhan pasukan diajeng.Diajeng yang merasuki tubuh asih berlari keluar tiba tiba.

Bugh!! diajeng menabrak galih yang berjalan pulang.

"Bu asih mau kemana?" tanya galih

Tiba tiba bu asih melototi galih.

"Ambil bagas." terdengar suara serak di telinga galih, bagai di hipnotis galih mengambil bagas dari dekapan bu asih.

"Aku tidak perduli kau dekat dengan anjas, Kembalikan dia atau kau akan aku bunuh." ucap diajeng sambil menunjuk bagas.

"Di..dia diajeng." ucap galih dalam hati

"Maaf anak ini tidak tahu apa apa, aku tidak akan membiarkan ibu menyakiti bagas aku juga tidak perduli dengan dendam ibu." ucap galih. Diajeng dan galih beradu tatapan sesaat.

Diajeng memutar mutar tanganya di udara dan keluar aura kehitaman.

"Mundur!!" terdengar suara serak kembali di telinga galih. Galih langsung mundur ke belakang tiba tiba.

Duarghh!!

Aura hitam tersebut menghantam tanah dan meledak.

"A..apa itu!" ucap galih dalam hati

"Ajian pukulan bayangan." kembali terdengar suara serak.

"Si..siapa kau?"

"Lari sekarang juga." ucap suara serak tersebut.

Galih langsung mengikuti perintah tersebut lalu berlari sekuat tenaga membawa bagas di dekapanya. galih merasa aneh karena galih seperti bukan berlari melainkan melesat dengan kecepatan yang sangat tinggi.

Diajeng mengejar galih.

Whusss!! whusss!! whusss!! puluhan siluet tangan mengepal berwarna hitam

menghantam tanah dan meledak, mencoba mengenai galih.

Dari kejauhan nampak seseorang dengan jaket Putih, dan topeng harimau putih, mengawasi dari kejauhan aksi kejar kejaran galih dan diajeng sosok. tersebut terus mengikuti galih dan diajeng kemanapun mereka pergi.

Tiba tiba di ujung jalan desa.

galih berhenti, dan menaruh bagas di tanah. galih berbalik melesat ke arah diajeng dan.

Bang!!

galih mendaratkan pukulan. diajeng menyilangkan tanganya.

Dummm!!

diajeng terpental dan menghantam tanah. tanah yang terkena tubuh asih langsung membentuk kawah kecil pakaiayan yang di kenakan asih berdebu sanagt banyak.

Diajeng menatap galih yang matanya memutih seperti bukan galih, sedangkan sosok bertopeng harimau putih juga menatap galih dari balik semak semak.

Episodes
1 gagal!!,gagal!!,gagal!!.
2 pergi
3 tawa misterius
4 senyum seringai galih
5 teman mas anjas??
6 glontang!!
7 maaf
8 makhluk aneh
9 teror pocong hitam.
10 manusia berkepala harimau
11 diajeng
12 perawan tua
13 fauziah
14 wenggoro
15 kehadiran sosok misterius
16 maha kasih
17 mengukapkan perasaan
18 doni??
19 lingga vs nyai lestari
20 galih in action
21 apa lihat lihat
22 menyelamatkan neta
23 sekali telan
24 pusaka hidup
25 deduksi pak jono
26 kera
27 natalia dan reihan
28 pertarungan sengit di hutan sekitar desa pener
29 flashback on
30 mukthi utowo mati
31 harimau menangis
32 pilu
33 adik angkatku?
34 pembalasan
35 pertarungan yang seimbang
36 condromowo vs azazel
37 galih mode serius
38 Garam?
39 dilema
40 galih vs keluarga pratama
41 galih dan mantan
42 kedatangan galih dan fauziah di mansion keluarga pratama
43 ajian rogo sukmo
44 keris empu gandring
45 curhat bersama fauziah kw
46 arti cinta sejati
47 pernikahan
48 "ini baru permulaan."
49 pengantin baru
50 amarah galih
51 keturunan ken arok
52 amarah galih 2
53 karto, basuki, dan purnomo
54 keanehan mas galih
55 marta hilang
56 kumpul di balai desa
57 marta di temukan
58 galih ada hubunganya
59 Galih vs sosok bertopeng panji asmorobangun.
60 kujang suro waseso
61 bencana
62 keadaan desa
63 menghadang jalan
64 putri dan topeng panji asmorobangun
65 mencret
66 bukan ketiganya
67 jin penari
68 panik-panik
69 rahayu
70 terungkap
71 obat kuat
72 langkah awal balas dendam basuki
73 jin Qorin budiman
74 mati akibat ulahnya sendiri
75 sulitnya pemakaman basuki
76 nita
77 teror arwah basuki
78 teror arwah basuki 2
79 rencana meminta maaf
80 jupri yang malang
81 ajian merias wajah
82 kesedihan
Episodes

Updated 82 Episodes

1
gagal!!,gagal!!,gagal!!.
2
pergi
3
tawa misterius
4
senyum seringai galih
5
teman mas anjas??
6
glontang!!
7
maaf
8
makhluk aneh
9
teror pocong hitam.
10
manusia berkepala harimau
11
diajeng
12
perawan tua
13
fauziah
14
wenggoro
15
kehadiran sosok misterius
16
maha kasih
17
mengukapkan perasaan
18
doni??
19
lingga vs nyai lestari
20
galih in action
21
apa lihat lihat
22
menyelamatkan neta
23
sekali telan
24
pusaka hidup
25
deduksi pak jono
26
kera
27
natalia dan reihan
28
pertarungan sengit di hutan sekitar desa pener
29
flashback on
30
mukthi utowo mati
31
harimau menangis
32
pilu
33
adik angkatku?
34
pembalasan
35
pertarungan yang seimbang
36
condromowo vs azazel
37
galih mode serius
38
Garam?
39
dilema
40
galih vs keluarga pratama
41
galih dan mantan
42
kedatangan galih dan fauziah di mansion keluarga pratama
43
ajian rogo sukmo
44
keris empu gandring
45
curhat bersama fauziah kw
46
arti cinta sejati
47
pernikahan
48
"ini baru permulaan."
49
pengantin baru
50
amarah galih
51
keturunan ken arok
52
amarah galih 2
53
karto, basuki, dan purnomo
54
keanehan mas galih
55
marta hilang
56
kumpul di balai desa
57
marta di temukan
58
galih ada hubunganya
59
Galih vs sosok bertopeng panji asmorobangun.
60
kujang suro waseso
61
bencana
62
keadaan desa
63
menghadang jalan
64
putri dan topeng panji asmorobangun
65
mencret
66
bukan ketiganya
67
jin penari
68
panik-panik
69
rahayu
70
terungkap
71
obat kuat
72
langkah awal balas dendam basuki
73
jin Qorin budiman
74
mati akibat ulahnya sendiri
75
sulitnya pemakaman basuki
76
nita
77
teror arwah basuki
78
teror arwah basuki 2
79
rencana meminta maaf
80
jupri yang malang
81
ajian merias wajah
82
kesedihan

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!