BAB 6~ KASIHAN SEKALI NON CINTA

Perintah cafe tutup cepat membuat semua pegawai cafe menjadi keheranan. Barista, pelayan, kasir, pastry chef, asisten dapur dan petugas kebersihan diminta berkumpul kecuali manager. Sebab Sean sendirilah selaku pemilik cafe yang langsung turun mengawasi seluruh operasi cafe.

"Kira-kira kenapa ya, Cafe tiba-tiba tutup cepat dan kita semua disuruh berkumpul?" bisik Cinta pada Stev yang berdiri di sampingnya.

"Gak tahu, kita tunggu Pak Sean aja," jawab Stev.

"Perhatian semuanya!" Kedatangan Sean membuat suara bisik-bisik para pegawai mulai tenang. Semuanya pun memfokuskan pandangan pada bos mereka.

"Saya mengumpulkan kalian semua disini karena ingin menyampaikan sesuatu. Hari ini adalah hari ulang tahun pacar saya. Dan saya ingin merayakannya malam ini di Cafe dengan mengundang kalian semua. Yang punya anak boleh di ajak. Atau orang tua, suami, istri, saudara dan keponakan, semuanya boleh di ajak. Dan sekarang saya mohon kerjasamanya untuk membersihkan cafe, setelah itu kalian boleh pulang dan kembali nanti malam jam 7."

Apa yang disampaikan Sean membuat seluruh pegawainya bergembira. Kapan lagi mereka bisa pulang cepat dan diundang menghadiri ulang tahun pacar bos mereka dengan mengajak keluarga masing-masing.

Diam-diam Stev tersenyum. Tak menyangka bahwa Sean benar-benar melakukan hal ini untuk mempertemukannya dengan anaknya Cinta.

Sementara itu, Cinta hanya diam tanpa ekspresi. Tak seperti pegawai lainnya yang tampak senang.

"Cin," Stev menyenggol lengan Cinta yang tampak melamun. "Tuh dengerin, boleh bawa anak. Nanti malam aku jemput kalian berdua," ujarnya berbisik.

Cinta hanya menanggapinya dengan senyuman tipis.

.

.

.

"Apa, Pak? Malam ini saya harus jadi pacar pura-puranya Sean?" tanya Maura tampak terkejut, tapi dalam hati senang sekali.

Vano reflek menjauhkan ponselnya sebentar ketika suara nyaring Maura serasa menembus gendang telinganya. "Iya, dan kamu harus bersiap siap untuk itu," jawabnya. Sebenarnya Sean sudah punya pacar, tapi tidak mungkin melibatkannya. Ia sedikit tahu bagaimana karakternya. Ia khawatir rencananya akan gagal. Maka menjadikan Maura sebagai pacar pura-pura nya Sean adalah jalan satu-satunya yang lebih aman.

"Ingat, kamu harus berakting dengan baik. Jangan sampai Cinta curiga!" tekannya memperingati.

"Siap, Pak!" Maura begitu antusias. "Oh ya, kebetulan Bapak telepon. Ada yang mau saya sampaikan, tadinya aku mau langsung telepon tapi takutnya Bapak masih di Cafe. Ini tentang Bu Indri, Pak."

Vano yang semula bersandar di sofa dalam kamarnya itu seketika duduk tegap. Ekspresinya serius menunggu informasi yang akan disampaikan sekretarisnya tentang Indri.

"Cepat katakan! Informasi apa yang kamu dapatkan tentang Indri?"

"Dugaan Pak Vano benar, kalau Bu Indri itu hanya saudari tirinya Cinta. Informasi ini saya dapatkan langsung dari salah satu staf di perusahaan Bu Indri. Katanya, yang seharusnya memimpin perusahaan menggantikan Pak Haris adalah Cinta selaku anak kandung dan satu-satunya ahli waris. Tapi keputusan pak Haris tiba-tiba berubah setelah Cinta kembali dari luar kota yang kala itu ditugaskan oleh Pak Haris sendiri untuk mengelola cabang perusahaan. Dan Bu Indri lah yang ditunjuk Pak Haris untuk menggantikannya memimpin perusahaan. Mereka juga tidak tahu apa penyebab Pak Haris merubah keputusannya itu."

Vano terdiam dengan mata terpejam mendengar apa yang disampaikan Maura. Ia benar-benar tak habis pikir dengan keputusan yang dibuat oleh papanya Cinta. Bagaimana bisa menggantikan posisi anak kandungnya sendiri dengan seorang anak tiri yang sama sekali tidak mempunyai hak.

"Pak?" panggil Maura kala tak mendengar suara Vano.

Vano terkesiap. Ia menghela nafas panjang sambil menekan pangkal hidungnya. "Maura, terima kasih atas informasinya. Oh ya, jangan lupa datang ke Cafe nanti malam jam 7."

"Siap, Pak."

Sambungan telepon pun terputus setelahnya.

Vano meletakkan ponsel di sampingnya, kemudian kembali bersandar dengan tatapan tertuju pada langit-langit kamar. Informasi yang disampaikan sekretarisnya tadi cukup menganggu pikirannya.

Namun, bukan waktunya sekarang untuk mencari tahu lebih detail tentang masalah itu. Yang terpenting sekarang ia harus berpikir bagaimana agar rencananya nanti malam bisa berhasil. Ia harus segera mendapatkan hasil DNA antara dirinya dengan anaknya Cinta. Terlebih, ia harus memenuhi janji pada sang mama dalam waktu satu bulan mendatang.

Di sisi lain...

Cinta berusaha menenangkan putrinya yang sedang rewel. Kata mbok Darmi, Laura tiba-tiba saja terkena diare tak lama setelah ia pergi bekerja, dan sudah tak terhitung berapa kali buang air besar. Beruntung ia pulang cepat hari ini.

"Non, sebaiknya kita bawa ke rumah sakit saja. Takutnya kenapa-napa nanti," saran mbok Darmi yang turut merasakan khawatir. Laura tak hanya rewel, tapi juga sudah terlihat lemas dan tampak mengantuk. Menangis pun tanpa air mata. Takutnya terkena dehidrasi jika terlalu lama dibiarkan tanpa penanganan.

Cinta terdiam selama beberapa detik. Keadaan seperti inilah yang selalu menjadi kekhawatirannya. Ia tidak punya cukup uang untuk membawa putrinya berobat, sementara ia masih beberapa hari lagi baru gajian.

"Ya udah Mbok, tolong siapkan keperluan Laura. Kita bawa ke rumah sakit sekarang," ucapnya kemudian. Masalah biaya rumah sakit, akan ia pikirkan nanti. Yang terpenting sekarang putrinya mendapatkan penanganan lebih dulu. Mungkin ia bisa meminjam pada beberapa temannya atau pada Sean bos-nya.

"Iya, Non." Mbok Darmi pun gegas mengambil sebuah tas kecil yang ada di atas lemari. Kemudian memasukkan beberapa lembar pakaian Laura dan keperluan yang lainnya.

Cinta pun memesan taksi online, sebab tak mungkin membawa putrinya ke rumah sakit dengan mengendarai ojek. Miris sekali, padahal di garasi terdapat tiga buah mobil termasuk mobil yang dulu biasa ia gunakan, tapi sekarang ia sama sekali tidak boleh menggunakannya lagi. Tak berselang lama, taksi pesanannya itupun telah sampai dan sudah terparkir di luar gerbang. Ia pun segera mengambil tas yang telah disiapkan mbok Darmi, kemudian mengendong putrinya keluar dari kamar dengan begitu tergesa-gesa. Wajahnya benar-benar terlihat panik.

"Eh, Mbok. Itu si Cinta kenapa buru-buru gitu? Dia sama anaknya mau pergi kemana bawa tas?" tanya mama Ratih menghadang langkah mbok Darmi yang hendak menyusul Cinta keluar. Berharap sih, anak tirinya itu angkat kaki dari rumah.

"Mau ke rumah sakit, Nyonya. Laura kena diare," jawab mbok Darmi. Raut wajahnya pun turut terlihat cemas.

"Oh." Tanpa rasa iba sedikitpun, mama Ratih langsung melenggang pergi meninggalkan mbok Darmi.

Mbok Darmi segera keluar, tapi ia terlambat. Taksi yang ditumpangi Cinta dan Laura telah pergi. Ia pun kembali masuk ke rumah dengan perasaan sedih. Berjalan lunglai sambil berbicara sendiri.

"Kasihan sekali Non Cinta. Tadi kelihatannya kebingungan, pasti mikirin biaya berobatnya Laura." Ia sangat tahu bagaimana keuangan Cinta sejak semua fasilitasnya ditarik karena kehadiran Laura. Putri kaya yang dulu termanjakan dengan kemewahan, sekarang harus berhemat dengan mengandalkan gaji bulanan sebagai barista, yang nominalnya hampir tak jauh berbeda dengan gaji asisten rumah tangga. Belum lagi ada Laura yang harus dibiayai, popok, susu dan keperluan lainnya.

Papa Haris yang kebetulan lewat, tanpa sengaja mendengar apa yang dikatakan mbok Darmi. Mata dan bibirnya seketika tertutup rapat. Sebelah tangannya terkepal seiring tarikan nafasnya yang terdengar berat.

Terpopuler

Comments

Dwi Rustiana

Dwi Rustiana

nah bawa ke RS tempat Aidan kerja aja biar Vano bisa sekalian minta tolong ma dia tes DNA biar lebih cepet 🤭🤭🤭
ye g Mak Nur 🤭🤭🤭

2025-01-18

3

Nanik Arifin

Nanik Arifin

semoga hasil tes DNA positif. mungkin terjadi trauma hebat setelah kejadian sehingga Cinta kehilangan ingatannya. bisa Krn benturan kepala, kecelakaan atau suatu peristiwa yg membuat jiwanya tergoncang kuat.
jangan" Indri/ Ratih yg terlibat dlm kejadian itu & memasukkan Cinta ke kamar random aj, tanpa tahu siapa pemilik kamar

2025-01-18

0

Puji Ustariana

Puji Ustariana

tega banget seorang ayah seperti itu terhadap anaknya dan juga terhadap cucunya pasti sang cucu gak pernah di sentuhnya apa hatinya gak tergerak ya melihat cucunya lucu dan menggemaskan sepertinya mama tirinya ney yang memanasi suaminya agar membenci cinta dg alasan membawa aib semoga setelah mendengar kata" mbok darmi papanya laura tergerak hatinya

2025-01-31

1

lihat semua
Episodes
1 BAB 1~ CINTA ADALAH ORANG YANG AKU CARI
2 BAB 2~ BUKANNYA KAMU BELUM MENIKAH?
3 BAB 3~ KAMU ADALAH PENYEMANGAT MAMA
4 BAB 4~ MEMINTA WAKTU 1 BULAN
5 BAB 5~ DUPLIKAT CABE SETAN
6 BAB 6~ KASIHAN SEKALI NON CINTA
7 BAB 7~ AKAN KU BUAT KAU MENYESAL
8 BAB 8~ SEMOGA BENAR KAMU ADALAH ANAKKU
9 BAB 9~ APA PAPA AKAN MEMAAFKAN AKU?
10 BAB 10~ TAK SABAR INGIN MELIHAT HASIL DNA
11 BAB 11~ MEMENUHI UNDANGAN CALON BESAN
12 BAB 12~ AKAN MEMPERMALUKAN KAMU!
13 BAB 13~ SEPERTI ANAK TIRI
14 BAB 14~ PERMAINAN SEGERA DIMULAI
15 BAB 15~ TUNGGU PAPA, NAK
16 BAB 16~ SUDAH WAKTUNYA MELUPAKAN KEJADIAN KELAM ITU
17 BAB 17~ APA GAK SEBAIKNYA DIUNDUR SAJA?
18 BAB 18~ DEMI CALON PAPANYA LAURA
19 BAB 19~ CINTA?
20 BAB 20~ SAYA BERSEDIA
21 BAB 21~ LEPASKAN CALON ISTRI SAYA!
22 BAB 22~ INI SEMUA BELUM BERAKHIR!
23 BAB 23~ DIA AKAN KEMBALI AKU DAPATKAN!
24 BAB 24~ AKU AKAN MENUNGGU SAMPAI KAMU SIAP
25 BAB 25~ SEMOGA KAMU TIDAK KECEWA
26 BAB 26~ AKU YANG AKAN MENGGANTIKAN TUGASMU
27 BAB 27~ MAAFKAN PAPA YANG SUDAH MENGABAIKAN MU
28 BAB 28~ UNBOXING BARANG BELANJAAN
29 BAB 29~ RESEPSI PERNIKAHAN
30 BAB 30~ LAURA JATUH
31 BAB 31~ PERASAAN APA INI?
32 BAB 32~ KAMU MASIH...?
33 INFO
34 BAB 33~ SIAPA SEBENARNYA ORANG TUA LAURA?
35 BAB 34~ TENTANG LAURA
36 BAB 35~ BUKTI KEJAHATAN INDRI
37 BAB 36~ DIA MELARIKAN DIRI
38 BAB 37~ HANYA INI YANG BISA PAPA LAKUKAN
39 BAB 38~ CARI BUKTI
40 BAB 39~ KENAPA HARUS AKU?
41 BAB 40~ KAMU JATUH CINTA PADAKU?
42 BAB 41~ HARUS MEMPERTANGGUNG JAWABKAN PERBUATANNYA!
43 BAB 42~ SUDAH TERTANGKAP
44 BAB 43~ PENYEBAB HUBUNGANNYA BERAKHIR
45 BAB 44~ KE BANDARA
46 BAB 45~ PUAS KAMU SEKARANG?"
47 BAB 46~ MASIH DALAM PROSES
48 BAB 47~ TIBA-TIBA PEDULI
49 BAB 48~ KENYATAAN PAHIT
50 BAB 49~ TIDAK BISA MEMBIARKANNYA PERGI
51 BAB 50~ JANGAN SAKITI MEREKA!
52 BAB 51~ APA MAKSUD MAMA?
53 BAB 52~ KAMU SUDAH GILA!
54 BAB 53~ MENGELABUHI
55 BAB 54~ JAWAB, PA!
56 BAB 55~ FLASHBACK
57 BAB 56~ TERTEMBAK
58 BAB 57~ TERPUKUL
59 BAB 58~ MENCARI PENDONOR
60 BAB 59~ BUNNY?
61 BAB 60~ KARENA AKU MENCINTAIMU
62 BAB 61~ NGAMBEK!
63 BAB 62~ SEHARUSNYA BERTERIMA KASIH
64 BAB 63~ GARA-GARA KAMU
65 BAB 64~ DIABAIKAN
66 BAB 65~ MASIH ADA AKU SUAMIMU
67 BAB 66~ TANGANMU KENAPA?
68 BAB 67~ MARAH SAMA KAMU!
69 BAB 68~ TIDAK INGIN DIGANGGU
70 BAB 69~ KENAPA MALAH MENYUSUL?
71 BAB 70~ REWEL DI SAAT YANG TIDAK TEPAT
72 BAB 71~ MEMILIH GAUN
73 BAB 72~ SEPERTI NAMANYA
74 BAB 73~ MIE SEAFOOD
75 BAB 74~ HARUS ADIL
76 BAB 75~ TERLALU CANTIK
77 BAB 76~ MEMULAI PERTUNJUKAN
78 BAB 77~ KITA IMPAS
79 BAB 78~ ANDAI LAURA MASIH ADA
80 BAB 79~ KENAPA TIDAK KITA WUJUDKAN SAJA?
81 BAB 80~ BERUSAHA MENJALIN KEDEKATAN
82 BAB 81~ SEPERTINYA ANDA SANGAT PENASARAN
83 BAB 82. KENAPA TIDAK BERCERMIN PADA MASA LALU
84 BAB 83~ AKAN DICERAIKAN
85 BAB 84~ ZIARAH
86 BAB 85~ DUA KALI KEHILANGAN
87 BAB 86~ PULANG
88 BAB 87.
89 BAB 88.
Episodes

Updated 89 Episodes

1
BAB 1~ CINTA ADALAH ORANG YANG AKU CARI
2
BAB 2~ BUKANNYA KAMU BELUM MENIKAH?
3
BAB 3~ KAMU ADALAH PENYEMANGAT MAMA
4
BAB 4~ MEMINTA WAKTU 1 BULAN
5
BAB 5~ DUPLIKAT CABE SETAN
6
BAB 6~ KASIHAN SEKALI NON CINTA
7
BAB 7~ AKAN KU BUAT KAU MENYESAL
8
BAB 8~ SEMOGA BENAR KAMU ADALAH ANAKKU
9
BAB 9~ APA PAPA AKAN MEMAAFKAN AKU?
10
BAB 10~ TAK SABAR INGIN MELIHAT HASIL DNA
11
BAB 11~ MEMENUHI UNDANGAN CALON BESAN
12
BAB 12~ AKAN MEMPERMALUKAN KAMU!
13
BAB 13~ SEPERTI ANAK TIRI
14
BAB 14~ PERMAINAN SEGERA DIMULAI
15
BAB 15~ TUNGGU PAPA, NAK
16
BAB 16~ SUDAH WAKTUNYA MELUPAKAN KEJADIAN KELAM ITU
17
BAB 17~ APA GAK SEBAIKNYA DIUNDUR SAJA?
18
BAB 18~ DEMI CALON PAPANYA LAURA
19
BAB 19~ CINTA?
20
BAB 20~ SAYA BERSEDIA
21
BAB 21~ LEPASKAN CALON ISTRI SAYA!
22
BAB 22~ INI SEMUA BELUM BERAKHIR!
23
BAB 23~ DIA AKAN KEMBALI AKU DAPATKAN!
24
BAB 24~ AKU AKAN MENUNGGU SAMPAI KAMU SIAP
25
BAB 25~ SEMOGA KAMU TIDAK KECEWA
26
BAB 26~ AKU YANG AKAN MENGGANTIKAN TUGASMU
27
BAB 27~ MAAFKAN PAPA YANG SUDAH MENGABAIKAN MU
28
BAB 28~ UNBOXING BARANG BELANJAAN
29
BAB 29~ RESEPSI PERNIKAHAN
30
BAB 30~ LAURA JATUH
31
BAB 31~ PERASAAN APA INI?
32
BAB 32~ KAMU MASIH...?
33
INFO
34
BAB 33~ SIAPA SEBENARNYA ORANG TUA LAURA?
35
BAB 34~ TENTANG LAURA
36
BAB 35~ BUKTI KEJAHATAN INDRI
37
BAB 36~ DIA MELARIKAN DIRI
38
BAB 37~ HANYA INI YANG BISA PAPA LAKUKAN
39
BAB 38~ CARI BUKTI
40
BAB 39~ KENAPA HARUS AKU?
41
BAB 40~ KAMU JATUH CINTA PADAKU?
42
BAB 41~ HARUS MEMPERTANGGUNG JAWABKAN PERBUATANNYA!
43
BAB 42~ SUDAH TERTANGKAP
44
BAB 43~ PENYEBAB HUBUNGANNYA BERAKHIR
45
BAB 44~ KE BANDARA
46
BAB 45~ PUAS KAMU SEKARANG?"
47
BAB 46~ MASIH DALAM PROSES
48
BAB 47~ TIBA-TIBA PEDULI
49
BAB 48~ KENYATAAN PAHIT
50
BAB 49~ TIDAK BISA MEMBIARKANNYA PERGI
51
BAB 50~ JANGAN SAKITI MEREKA!
52
BAB 51~ APA MAKSUD MAMA?
53
BAB 52~ KAMU SUDAH GILA!
54
BAB 53~ MENGELABUHI
55
BAB 54~ JAWAB, PA!
56
BAB 55~ FLASHBACK
57
BAB 56~ TERTEMBAK
58
BAB 57~ TERPUKUL
59
BAB 58~ MENCARI PENDONOR
60
BAB 59~ BUNNY?
61
BAB 60~ KARENA AKU MENCINTAIMU
62
BAB 61~ NGAMBEK!
63
BAB 62~ SEHARUSNYA BERTERIMA KASIH
64
BAB 63~ GARA-GARA KAMU
65
BAB 64~ DIABAIKAN
66
BAB 65~ MASIH ADA AKU SUAMIMU
67
BAB 66~ TANGANMU KENAPA?
68
BAB 67~ MARAH SAMA KAMU!
69
BAB 68~ TIDAK INGIN DIGANGGU
70
BAB 69~ KENAPA MALAH MENYUSUL?
71
BAB 70~ REWEL DI SAAT YANG TIDAK TEPAT
72
BAB 71~ MEMILIH GAUN
73
BAB 72~ SEPERTI NAMANYA
74
BAB 73~ MIE SEAFOOD
75
BAB 74~ HARUS ADIL
76
BAB 75~ TERLALU CANTIK
77
BAB 76~ MEMULAI PERTUNJUKAN
78
BAB 77~ KITA IMPAS
79
BAB 78~ ANDAI LAURA MASIH ADA
80
BAB 79~ KENAPA TIDAK KITA WUJUDKAN SAJA?
81
BAB 80~ BERUSAHA MENJALIN KEDEKATAN
82
BAB 81~ SEPERTINYA ANDA SANGAT PENASARAN
83
BAB 82. KENAPA TIDAK BERCERMIN PADA MASA LALU
84
BAB 83~ AKAN DICERAIKAN
85
BAB 84~ ZIARAH
86
BAB 85~ DUA KALI KEHILANGAN
87
BAB 86~ PULANG
88
BAB 87.
89
BAB 88.

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!