vicky duduk berhadapan dengan sandra seolah masing masing punya pertanyaan yang sama namun di antara mereka berdua tidak ada yang berani melemparkan pertanyaan, mereka diam sejenak ..
" nona Sandra,apa kamu ingin jalan jalan sebentar di sekeliling apartemen ini, sepertinya banyak kuliner terbaru deh..
vicky ajak sandra dan berharap semoga tawaran nya di terima..
Dan akhirnya sandra pun mengiyakan ajakan Vicky.
Mereka mulai berjalan menyusuri halaman apartemen mereka dan benar saja di ujung sana terdapat sebuah cafe baru yang sangat cocok untuk remaja bernuansa klasik dan di iringi musik instrumen cina terkesan tenang dan damai.
" mas vicky... sepertinya itu ada cafe baru,kita coba saja ke sana..
sandra ajak vicky ke cafe baru itu..
Mereka lalu memesan sesuai apa yang mereka inginkan sesuai selera masing-masing.sandra terasa sangat kaku, karena jujur baru kali ini berduaan dengan cowok,
"nona sandra ada tugas di luar kota ya beberapa hari ini...
terpaksa vicky memulai obrolan ringan dan berharap tidak menyinggung tentang pekerjaan sandra ..
"aku dalam beberapa bulan ini tidak ke luar kota atau manapun mas vicky, emangnya kenapa ya ...
sandra menjawab dan langsung sambung dengan pertanyaan juga.
Dari tadi vicky menatap sandra dengan tenang dan nyaman, apa yang di lakukan sandra semua terlihat nyaman untuknya.sebenarnya vicky ingin bertanya tentang pekerjaannya namun takut jika sandra tau dia hanya seorang sopir pribadi bisa saja sandra tidak berteman dengannya lagi, namun jika dia tidak bertanya bagaimana caranya ingin dekat dengan pria yang di cintai ataupun sama saja mencintai.
Sedangkan sandra dari tadi ingin bertanya apa pernah melamar pekerjaan di tempatnya bekerja namun sandra takut jika pria yang di depan ini tersinggung, akhirnya dia pun hanya diam dan terus menatap vicky dengan rasa nyaman dan senang..
"mas vicky kemana aja selama ini, karena beberapa hari ini aku tak pernah lihat mas vicky di area sini"
sandra tidak sadar dengan pertanyaan yang barusan keluar dari bibirnya karena pertanyaan itu menandakan sandra sedang mencari pria itu diapun tiba tiba berubah menjadi datar seperti pertama kali vicky menabraknya..
Deg...
vicky merasa seperti sangat berharga di depan wanita itu,dia mulai berpikir adakah ini rindu untuknya ataukah hanya pikirannya saja, namun tiba tiba semua pikiran itu di tepis merasa tak percaya diri lalu diapun mulai diam kembali jika mengingat tentang semua itu..
"aku ke bandung dalam beberapa hari ini nona sandra,apa nona mencari ku..
jawaban dari vicky memuaskan setidaknya menurut sandra vicky tak berani macam macam di luar sana,
namun pertanyaan dari vicky membuat sandra melotot sekejap itu juga dia mulai menunjukkan wajah yang datar.
Karena dia tidak suka dengan pertanyaan vikcy namun dia tetap terlihat tenang meski tidak setenang sebelumnya.
"aku tidak mencarimu mas vicky,aku hanya bertanya hubungan kita tidak harus untuk mencari aku pamit duluan..
sandra menjawab vicky dengan datar lalu berlalu menuju kasir untuk membayar tagihan makanannya namun pas itu juga vicky muncul dan langsung membayar semuanya sedangkan sandra sudah cepat pergi meninggalkan vicky..
Vicky tidak mengejarnya karena takut akan semakin jauh gadis itu dari dia, karena saat ini saja vicky sudah bingung dengan sandra yang tiba tiba marah dan pamit dengan keadaan tak baik sebaik sebelumnya..
Namun vicky terus mengikuti sandra dari belakang tanpa sandra tau,vicky hanya ingin tau nomor berapakah sandra penghuninya karena memang mereka ada pada lantai yang sama yaitu di lantai 11..
vicky akhirnya berhenti karena sandra berdiri di depan kamar nomor 113 ,di pastikan setelah sandra masuk,dia pun kembali dengan pikiran yang berkecamuk..
.....
.
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 76 Episodes
Comments