Kini sudah genap tiga hari vicky di bandung, sebentar lagi mereka akan pulang ke jakarta.
vicky merasa seperti dia merindu pada sosok seorang sandra, entah alasan apa merindukan gadis itu namun saat ini dia sangat merindukan gadis itu,dia ingin segera pulang dan menetap di apartemennya beberapa hari karena setelah ini sang bos akan berangkat menyusul istrinya ke luar negeri jadi vicky akan bebas dalam beberapa hari ini.
Saat ini adalah akhir pekan, vicky dengan bosnya dalam perjalanan pulang ke jakarta sedangkan sandra menuju ke kediaman orang tuanya yang terbilang masih di area jakarta,dia menggunakan taxi online ke sana karena jalanan rame dan macet dia tidak berani dalam perjalanan rame..
Vicky sudah sampai jakarta dan langsung menuju apartemennya dia pikir ada sandra di sana dia menunggu di taman yang pernah berdua dengan sandra namun hingga larut pun gadis itu tidak muncul juga.
Akhirnya dia pun melangkah masuk ke kamarnya, berbaring sambil menatap langit langit plafon memikirkan gadis itu yang entah saat ini di manapun berada yang pasti vicky sedang merindukan gadis itu,dan dia berharap ada waktu untuk mereka bertemu kembali walau hanya berteman biasa itu akan sangat berharga buat vicky,
Sedangkan kini sandra sudah tiba di kediaman orang tuanya,sandra berpelukan dengan papa dan mamanya, mereka merasa hebat mempunyai seorang anak gadis yang cukup mandiri dan pintar.
Saat ini mereka tengah makan malam , setelah mereka makan malam bu dania pun mengutarakan maksud dan tujuannya sang putri kemari,..
"sandra,papa dan mama mengatakan sesuatu padamu,entah menurutmu bagaimana setidaknya responmu sangat berharga untuk mama dan papa"
Bu dania menjelaskan secara pelan pelan agar mudah di pahami oleh sang putri.
"papa dan mama akan segera pulang kampung habis bulan ini,di kampung tidak ada orang yang mengurus perkebunan dan sawahnya nenek dak kakek kamu setelah mereka meninggal jadi menurutmu bagaimana apakah kamu ingin ikut pulang atau tetap di sini "....
Setelah mengutarakan maksudnya kini tibala giliran mereka dua yang siap mendengar keputusan sang anak, karena apapun keputusannya mereka tetap menghargai keputusannya itu dan mereka berharap semoga keputusan sang anak keputusan yang tepat untuk mereka semua.
" kenapa secepat itu pa ...ma..sandra Belum menyiapkan semuanya untuk pulang kampung"
hanya itu saja jawaban kepada dua orang terhebatnya itu..
Semuanya terdiam masing-masing melebur dalam pikiran masing-masing,bu dania dan pak deri juga dapat merasakan perasaan yang belum siap namun cepat atau lambat ini harus terjadi..
" sandra tau..saat ini memang sandra tinggal sendiri bahkan sandra sendiri memenuhi kebutuhan hidup sandra namun bukan berarti sandra tidak mengharap apapun dari mama dan papa"
deraian air mata jatuh begitu saja mengingat pembahasan mereka saat ini..
Bu dania dan pak deri pun ikut merasakan kesedihan sang gadis mereka apalagi saat ini sandra sedang menangis karena anak mereka belum pernah sesuguhkan begini.
" sayang mama tidak bermaksud untuk berpisah denganmu nak... namun kita hanya perantau ada saatnya juga kita harus pulang ke kampung halaman nak..."
Sandra terdiam membenarkan apa yang di ucapkan sang mama,
"sandra permisi ke kamar dulu ya mam"
sandra pamit sambil berlalu ke kamarnya,dia ingin menenangkan dirinya dan semoga keputusan apa yang di ambilnya baik untuk mereka semua..
Sandra belum siap meninggalkan pekerjaannya meninggalkan sahabatnya apalagi di pikirannya saat ini tengah ada sosok lelaki yang entah berpijak di manapun dia masih menanti kabar darinya..
........
.......
.....
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 76 Episodes
Comments