di kantor sandra hanya memikirkan vicky mulai dari sikapnya yang semalam tiba tiba berkenalan dengan vicky, tentang ngobrol berdua dengan pria yang yang barusan di kenalnya.
Mengingat tentang awal yang menunjukkan wajah yang datar kepada vicky lalu tiba tiba berlalu pergi begitu saja, semua itu melintas di otaknya hingga membuat sandra tidak fokus akan pekerjaannya..
Sandra semakin penasaran dengan kedatangannya di kantor kemarin, apakah dia seseorang yang mewakili dari kliennya atau ingin melamar pekerjaan di kantor yang sama dengan nya..
Sandra berpikir keras tentang itu, bagaimana jadinya jika vicky melamar kerja di sini lalu di terima.itu artinya mereka akan bertemu setiap hari lalu di bagian manakah vicky akan di tempatkan karena saat ini tidak ada lowongan yang kosong..
"ahhh Kenapa tiba tiba saya memikirkan lelaki itu ya, biarkan saja jika memang ingin melamar di sini apa urusannya sama saya"
gumam Sandra dalam hati.
Lalu diapun mulai fokus dengan pekerjaannya, hingga akhirnya waktu istirahat pun tiba.
dewi datang mengajaknya makan di luar yaitu restoran terdekat kantor mereka,dewi memilih makan di luar karena bosan dengan makanan di kantin.
Setelah beres makan siang mereka, mereka pun langsung memutuskan untuk langsung pulang karena dewi ada pekerjaan tambahan atau bisa di bilang dia lembur hari ini.
Sampai di luar mereka langsung menuju ke area setapak karena memang kantor mereka di seberang jalan, namun ketika mereka melewati tempat party mobil mata sandra menangkap sosok vicky yang sedang membuka pintu mobil untuk seorang gadis cantik yang menurut sandra gadis itu lebih mudah dari dirinya dan gadis itu terlihat seperti layaknya orang yang kaya karena di lihat dari tampilannya memang begitu .
Sebenarnya siapa lelaki itu baginya sehingga dia sangat memikirkannya, bahkan seharian ini pikirannya di penuhi dengan lelaki itu sedangkan tadi barusan yang di lihat adalah dia sedang bersama seorang gadis cantik yang jelas kalah tanding di bawah sandra..
dewi yang heran dengan sikapnya sandra yang tiba tiba diam,dewi berpikir dalam hati apakah dari tadi mereka makan ada kata yang salah keluar dari mulut nya hingga sandra hanya diam.
"Sandra Lo kenapa tiba tiba diam begitu?
Apakah kamu masih lapar ?
Dewi menimbulkan banyak pertanyaan terhadap sahabat nya itu.
sedangkan yang mendengarnya hanya bingung dengan pertanyaan dewi.
"tidak wi,saya hanya sedang merindukan mama dan papa saya, sedang memikirkan untuk Minggu ini berkunjung"
Alasan yang di berikan sandra kepada dewi sangat masuk akal, apalagi dewi tau betul mandirinya seorang sandra.dia akui sandra adalah gadis hebat yang berjuang sendiri dan tanpa campur tangan dari orang tuanya..
Setelah dewi singgah menurunkan sandra di lobby apartemennya dewi pun bergegas pulang bentar karena satu jam lagi jam lembur mulai di hitung,dia harus cepat balik lagi ke kantor.
Setelah tiba di kamar sandra langsung baring sebentar di ruang tamu lalu mencoba untuk rileks menghadapi otaknya yang tidak masuk akal menurutnya.
Dia memikirkan siapa wanita yang sedang satu mobil dengan vicky, sempat terlihat seperti sepasang kekasih Karena dengan telaten vicky langsung buka pintu mobil untuk anak majikannya itu.ya gadis yang sedang vicky adalah anak tunggal dari bosnya.
Sandra pun akhirnya bangun dari baringnya langsung menuju kamar mandi setelah semua beres akhirnya diapun menuju memesan makanan online untuknya seorang...
#semangat membaca kawan-kawan ku
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 76 Episodes
Comments
PetrolBomb – Họ sẽ tiễn bạn dưới ngọn lửa.
Aduh, kelar baca cerita ini berasa kaya kelar perang. Keren banget! 👏🏼
2025-01-04
0