Sandra ingin menoleh untuk melihat siapa sebenarnya suara yang barusan bertanya padanya,Sandra ingin memastikan kalau barusan bukanlah lelaki yang ada di benaknya itu..
"Hay...sapa vicky kepada sandra sambil menarik kursi di sebelah sandra lalu mendudukinya.
sedangkan sandra hanya menatapnya mala karena dugaan salah, tenyata bertemu dengan lelaki yang tadi siang menabraknya bahkan sampai saat ini masih memikirkannya.
"Hay..saya vicky,"
vicky berinisiatif sendiri untuk menyebut namanya sendiri kepada wanita ini yang selalu datar padanya sejak tadi siang, sebenarnya dian ingin mengulurkan tangannya layaknya orang berkenalan namun dia tak ingin memalukan dirinya sendiri jadi cukup sebut namanya saja entah tersambut atau tidak setidaknya gadis di depannya ini sudah tau namanya ..
Sedangkan Sandra kaku dengan apa yang sedang terjadi namun saat ini wajahnya tidak sedatar sebelumnya.
"saya sandra" sandra menyebutkan namanya sambil mengulurkan tangannya sebagai tanda perkenalan.
vicky kaget atas tindakan sandra barusan tidak di sangka apa yang barusan terjadi sungguh di luar nalar,vicky kira gadis itu adalah gadis kutub ternyata bukan itu hanyalah yang muncul dalam pikirannya.
Vicky langsung menyambut tangan itu dengan hati yang ceria namun tetap menunjukkan muka yang biasa saja, karena dia belum kenal dekat dengan gadis ini yang menurutnya suka berubah-ubah.
"Apakah mba sandra tinggal di sini juga?..
Pertanyaan itu muncul dari vicky yang dari tadi sudah penasaran dengan sandra,karena menurutnya saat ini sandra biasa,dari pakaian yang di kenakan seperti pakaian biasa saja namun tetap berkelas, menurut vicky bisa saja sandra satu apartemen denganya.
Sedangkan sandra merutuki apa yang barusan terjadi, karena tiba-tiba saja dia langsung mengulurkan tangannya untuk berkenalan dengan vicky,dia tidak sadar dengan apa yang telah di lakukan tadi.
"panggil aku sandra jangan ada 'nya ya..saya tidak setua itu ya" jawaban sandra membuat vicky tertawa dalam hati karena jawabannya itu..
"ohhh iya kalau begitu,saya akan memanggil dengan sebutan nona sandra,saya rasa itu sudah panggilan yang pas untukmu nona Sandra"
jawaban vicky membuat sandra terdiam.ia ingin menjawab lagi seharusnya hilangkan nama nona,namun dia tidak ingin debat dengan pria yang barusan tau namanya ini.
"saya memang tinggal di apartemen ini,lalu bagaimana dengan mu"..
jawaban sandra langsung dengan sebuah pertanyaan yang sama untuk vicky.
"ini apartemen yang di berikan bos saya kepadaku",vicky menjawabnya dengan santai..
"ohhh Iya"..
jawaban yang hanya dua kata untuk vicky, karena menurut sandra baru pertama kali ngobrol dengan lelaki yang barusan kenal membuatnya merasa risih..
Sedangkan sebenarnya vicky memiliki tempat lain, dia tinggal di kos, khusus kos yang hanya berpenghuni pria,saat ini memang vicky sedang ada di apartemen ini karena memang bosnya bertemu klien yang kantornya dekat apartemennya ..
"klau begitu saya pamit duluan ya mas vicky, sudah larut mau bangun awal soalnya"pamit sandra kepada vicky..
sedangkan vicky pun hanya menjawab ia, sesungguhnya dia ingin banyak bercerita dengan gadis ini,entah mengapa dia senang bercerita dengan gadis ini namun apa daya..
"ohhh iya silakan nona sandra"
jawaban dari vicky yang di jawab pintas.
Sandra pun lalu berlalu menuju kasih untuk membayar tagihan makanannya,setelah itu dia pun langsung menuju lantai atas sesuai nomor yang di huninya.
Sampai di kamar dia langsung bersih-bersih lalu memakai baju tidur kesayangan Doraemon dan langsung pulas..
Tiba-tiba getaran telpon berbunyi dia kaget . siapa itu yang melakukan panggilan di jam segini.....
#terima kasih sudah membaca
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 76 Episodes
Comments