Jangan Tanyakan Mengapa Aku Berubah

Jangan Tanyakan Mengapa Aku Berubah

Prolog

Seorang laki-laki dewasa tengah menunggu dengan harap-harap cemas di depan pintu ruang gawat darurat.

Di dalam sana, sosok perempuan yang sudah dua tahun ini ia nikahi sedang berjuang antara hidup dan mati.

Sebuah penyesalan menyelimuti hatinya. Di mana dirinya yang selama ini mengabaikan keberadaan seorang gadis yang ia nikahi karena sebuah perjodohan.

Namun sekarang, jutsru sosok itu sedang berjuang di ruangan itu.

Aku tahu, kamu memang ngga pernah cinta sama aku mas. Tapi setidaknya sekali saja kamu percaya sama aku, mas. Mereka tak sebaik apa yang kamu lihat. Sungguh, aku tidak bermaksud untuk mengadu domba kalian. Tapi aku lelah mas...

Kalau memang kamu berniat untuk tidak melanjutkan pernikahan kita, setidaknya berikan aku kebebasan untuk pergi dari kehidupan mu. Aku tidak akan mengganggu mu ....

Ucapan sang istri terngiang-ngiang di telinga sosok lelaki bernama Fazal. Sekelebat bayangan hadir di pelupuk matanya.

Sebuah janji suci yang keluar dari bibirnya di hadapan penghulu juga semua anggota keluarganya bagaikan kilas balik kejadian dua tahun yang lalu.

Dan sejak hari itu juga, dirinya yang menyandang status sebagai seorang suami tak pernah sekalipun menjalankan perannya sebagai seorang suami.

"Sudah lah Zal, jangan terlalu menyalahkan dirimu sendiri seperti ini!", kata Eva ,ibu dari Fazal.

Sayangnya Fazal tetap bergeming dengan pikirannya yang kalut.

Eva mendengus sebal dan memilih menghampiri suaminya yang sama diamnya seperti sang putra.

Lalu datang seorang perempuan cantik yang usianya di bawah Fazal menghampiri lelaki itu.

"Mas....?!"

Usapan lembut di punggung tangannya, membuat Fazal tersadar. Dan seketika itu juga ia melepaskan tangan lembut itu dari punggung tangannya.

"Pergilah Naura, jangan ganggu aku!", ujar Fazal.

Naura mengernyitkan alisnya.

"Mas? Ayolah, ini semua kecelakaan. Istri kamu itu memang bodoh dan ceroboh. Jadi wa....!"

"Stop Naura! Berhenti menjelek-jelekan Aisha!", kata Fazal.

"Mas....??!", Naura menggelengkan kepalanya tak percaya jika Fazal akan membentaknya seperti itu.

Nafas Fazal naik turun menahan emosinya.

"Mulai sekarang kita tidak ada hubungan apa-apa lagi, Naura! Pergilah!"

Naura masih tak percaya mendengar ucapan sosok lelaki yang sudah membersamainya lebih dari empat tahun. Sayangnya, hubungan keduanya di tentang oleh keluarga Fazal. Terutama ayah dan kakeknya. Tapi Fazal dan Naura tetap melanjutkan hubungan mereka.

Dan Fazal mengancam akan menceraikan Aisha kalau ayahnya masih melarang dirinya berhubungan dengan Naura. Fazal merasa sudah mengorbankan masa depannya karena memenuhi permintaan ayah dan kakeknya.

Melihat kedatangan Naura ,ayah Fazal yang bernama Firman itu pun seolah tak mengindahkannya. Tapi mendengar Fazal yang membentak Naura dan mengusirnya, membuat Firman hampir tak percaya.

"Aku tidak mau kita berpisah mas! Aku ijinkan kamu menemani istri mu hanya kali ini. Dan aku harap, dia secepatnya ma**!", kata Naura meninggalkan Fazal yang sudah menatapnya penuh emosi.

Di tempat yang sama, namun situasi yang berbeda. Seorang gadis remaja berusia belasan tahun itu sedang berada di ruang ICU. Ruangan paling menyeramkan apalagi jika sudah mendengar suara alat bantu di sana.

Tempat dingin, tenang namun menegangkan sekalipun bagi petugasnya.

Tiga orang pemuda menatap tubuh kurus yang ada di brankar pesakitan.

"Asha...! Ngga seharusnya Lo kaya gini di sini!", ucap salah satunya.

Dua pemuda lainnya tak bersuara hanya mampu memandangi Asha di balik kaca pemisah.

Namun sebuah kehebohan tiba-tiba saja melanda ruangan itu. Tubuh Asha mengejang dengan tiba-tiba.

Tiga pemuda itu di buat panik hingga hanya bisa memanggil petugas. Beberapa petugas berhamburan menuju ke ruangan di mana Asha berada.

Dion, Nikala dan Visnu merapalkan doa semampu mereka. Mereka berharap jika sang sahabat segera pulih dan tentu saja selamat agar mereka bisa kembali berkumpul.

"Bertahan Asha!!", kata Nikala.

"Asha pasti kuat! Dia gadis yang tangguh!", Visnu menimpali. Sedang Dion hanya tertunduk dan memegang erat kedua tangannya.

Tuhan, aku tak meminta apa pun! Ku mohon, kembalikan Asha! Sehatkan Asha! Selamatkan Asha!

Ketegangan itu belum berakhir saat seorang petugas keluar dari ruangan Asha.

"Dokter, apa yang terjadi dengan Asha? Dia baik-baik saja kan?", Nikala memegang kedua bahu dokter muda itu.

Sang dokter menepuk bahu Nikala dengan pelan.

"Asha sudah tidak kesakitan lagi! Sahabat kalian sudah pergi!", kata dokter tersebut.

"Nggak dokter! Asha pasti ngga apa-apa dok! Dia pasti bangun! Dokter jangan bohong!", Visnu menyingkirkan dokter yang menghalangi jalannya memasuki ruangan Asha.

Nikala menangis pilu lalu mengikuti Visnu yang lebih dulu menghampiri Asha.

Dion memukul-mukulkan kepalanya ke dinding dengan mata terpejam. Dan tentu saja air mata yang tak mampu lagi ia tahan.

Ya, Asha adalah sahabat Dion, Nikala dan Visnu. Empat sahabat yang sudah bersama sejak di bangku SD.

Kehidupan Asha yang berat, membuat mereka bertiga ingin sekali selalu melindungi Asha. Tapi sekarang???

Mereka tidak mampu melindungi sahabatnya itu hingga berakhir Asha meregang nyawa.

"Maafin gue yang ngga bisa jagain Lo, Sha!", Dion terisak.

💜💜💜💜💜💜

Dokter yang ada di ruang gawat darurat itu sedang mencoba untuk memasang alat kejut jantung.

Jantung Aisha berhenti beberapa detik. Dan setelah berusaha semampu mereka, akhirnya dokter dan petugas lainnya menyerah.

Aisha tak bisa bertahan lagi.

Dokter pun harus menyampaikan berita buruk itu pada keluarga pasiennya. Bagi setiap dokter, hal semacam ini merupakan sebuah pukulan yang berat. Mereka sudah berusaha ,tapi tetaplah takdir Tuhan yang menentukannya.

Fazal menghampiri dokter yang keluar dari ruangan tindakan itu.

"Dokter, bagaimana istri saya?", tanya Fazal. Dokter itu membuka maskernya.

"Maafkan kami, kami sudah berusaha sebaik mungkin. Tapi...pasien tidak bisa diselamatkan."

Jantung Fazal seolah berhenti berdetak. Badannya limbung dan terhuyung hingga di tangkap oleh ayahnya.

Fazal pun menguatkan dirinya untuk melangkah masuk ke dalam ruangan itu. Ia ingin melihat Aisha di dalam sana.

Fazal membuka kain penutup wajah Aisha. Perempuan yang sudah menjadi istrinya selama dua tahun itu berwajah pucat.

Tangan Fazal terulur mengusap rambut hitam milik gadis itu. Ya, gadis! Selama dua tahun menikah dengan Fazal, Fazal sama sekali belum pernah menyentuhnya.

Fazal menunduk dan terisak di atas kening Aisha.

"Maafkan aku Aisha...maafkan aku!", isak Fazal penuh penyesalan.

Fazal menciumi wajah teduh yang terlihat begitu tenang. Di pandanginya wajah cantik alami dan masih muda tersebut.

Selama ini mataku sudah terbutakan perasaan cinta yang tak seharusnya ku miliki bersama Naura. Seharusnya kamu pemilik hati dan raga ku, Aisha!

Firman menatap iba pada putranya. Ia ingin sekali marah pada sang putra karena sikapnya selama ini. Sayangnya, itu hanya akan sia-sia.

Sedang Eva bersikap biasa saja. Dia masa bodoh meski menantunya sudah tidak bernyawa.

Bagus lah kalau gadis kampung itu ma**. Setidaknya Fazal bisa menikahi Naura! Batin Eva dengan senyuman samar yang hampir tak terlihat.

Fazal mengusap pipi tirus Aisha. Namun tiba-tiba sebuah lelehan hangat mengalir di ujung mata Aisha.

Fazal pun mengusapnya dan tiba-tiba saja Aisha terbatuk-batuk. Sontak hal itu mengejutkan Fazal juga yang lainnya.

Dokter meminta Fazal dan keluarganya untuk keluar lebih dulu agar mereka memeriksa Aisha.

Fazal harap-harap cemas. Dia sangat berharap jika Aisha hidup kembali. Dirinya ingin memperbaiki hubungannya dengan Aisha.

Dan ia sangat berharap kesempatan kedua itu ada untuknya.

💐💐💐💐💐💐💐💐💐

Assalamualaikum ,

Hai reader's mak othor daratang deui 🤭. Kalo genre nya 'agak2' lain dari yang biasanya Mak othor bikin mon di maapkeun 😩😩😩🙏🙏

Di tunggu kelanjutannya ya 😊

Haturnuhun 🙏🙏🙏🙏

Terpopuler

Comments

Yuliana Tunru

Yuliana Tunru

q hadir mak ..smoga ceritamu mantap kyk biasa ya ..

2024-12-27

2

we

we

pasti seru balas dendam dengan orang yg sama

2024-12-28

1

muthia

muthia

mampir lg diriku bucan 🙏

2024-12-28

1

lihat semua
Episodes
1 Prolog
2 Bab 1
3 Bab 2
4 Bab 3
5 Bab 4
6 Bab 5
7 Bab 6
8 Bab 7
9 Bab 8
10 Bab 9
11 Bab 10
12 Bab 11
13 Bab 12
14 Bab 13
15 Bab 14
16 Bab 15
17 Bab 16
18 Bab 17
19 Bab 18
20 Bab 19
21 Bab 20
22 Bab 21
23 Bab 22
24 Bab 23
25 Bab 24
26 Bab 25
27 Bab 26
28 Bab 27
29 Bab 28
30 Bab 29
31 Bab 30
32 Bab 31
33 Bab 32
34 Bab 33
35 Bab 34
36 Bab 35
37 Bab 36
38 Bab 37
39 Bab 38
40 Bab 39
41 Bab 40
42 Bab 41
43 Bab 42
44 Bab 43
45 Bab 44
46 Bab 45
47 Bab 46
48 Bab 47
49 Bab 48
50 Bab 49
51 Bab 50
52 Bab 51
53 Bab 52
54 Bab 53
55 Bab 54
56 Bab. 55
57 Bab 56
58 Bab 57
59 Bab 58
60 Bab. 59
61 Bab. 60
62 Bab. 61
63 Bab. 62
64 Bab. 63
65 Bab 64
66 Bab. 65
67 Bab. 66
68 Bab 67
69 Bab 68
70 Bab 69
71 Bab 70
72 Bab 71
73 Bab 72
74 Bab 73
75 Bab 74
76 Bab 75
77 Bab 76
78 Bab 77
79 Bab 78
80 Bab 79
81 Bab 80
82 Bab 81
83 Bab 82
84 Bab 83
85 Bab 84
86 Bab 85
87 Bab 86
88 Bab 87
89 Bab 88
90 Bab 89
91 Bab 90
92 Bab 91
93 Bab 92
94 Bab 93
95 Bab 94
96 Bab 95
97 Bab. 96
98 Bab 97
99 Bab 98
100 Bab 99
101 Bab 100
102 Bab 101
103 Bab102
104 Bab 104
105 Bab 105
106 Bab 106
107 Bab 107
Episodes

Updated 107 Episodes

1
Prolog
2
Bab 1
3
Bab 2
4
Bab 3
5
Bab 4
6
Bab 5
7
Bab 6
8
Bab 7
9
Bab 8
10
Bab 9
11
Bab 10
12
Bab 11
13
Bab 12
14
Bab 13
15
Bab 14
16
Bab 15
17
Bab 16
18
Bab 17
19
Bab 18
20
Bab 19
21
Bab 20
22
Bab 21
23
Bab 22
24
Bab 23
25
Bab 24
26
Bab 25
27
Bab 26
28
Bab 27
29
Bab 28
30
Bab 29
31
Bab 30
32
Bab 31
33
Bab 32
34
Bab 33
35
Bab 34
36
Bab 35
37
Bab 36
38
Bab 37
39
Bab 38
40
Bab 39
41
Bab 40
42
Bab 41
43
Bab 42
44
Bab 43
45
Bab 44
46
Bab 45
47
Bab 46
48
Bab 47
49
Bab 48
50
Bab 49
51
Bab 50
52
Bab 51
53
Bab 52
54
Bab 53
55
Bab 54
56
Bab. 55
57
Bab 56
58
Bab 57
59
Bab 58
60
Bab. 59
61
Bab. 60
62
Bab. 61
63
Bab. 62
64
Bab. 63
65
Bab 64
66
Bab. 65
67
Bab. 66
68
Bab 67
69
Bab 68
70
Bab 69
71
Bab 70
72
Bab 71
73
Bab 72
74
Bab 73
75
Bab 74
76
Bab 75
77
Bab 76
78
Bab 77
79
Bab 78
80
Bab 79
81
Bab 80
82
Bab 81
83
Bab 82
84
Bab 83
85
Bab 84
86
Bab 85
87
Bab 86
88
Bab 87
89
Bab 88
90
Bab 89
91
Bab 90
92
Bab 91
93
Bab 92
94
Bab 93
95
Bab 94
96
Bab 95
97
Bab. 96
98
Bab 97
99
Bab 98
100
Bab 99
101
Bab 100
102
Bab 101
103
Bab102
104
Bab 104
105
Bab 105
106
Bab 106
107
Bab 107

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!