Bab 6 - Memainkan permainan

Siang harinya. Dean pergi ke kantor, sedang Jeff pergi ke lokasi syuting, hanya tinggal Luna sendirian menganggur di rumah itu, dia mulai merasa bosan jika tiap hari hanya duduk diam di kamar tanpa melakukan apa-apa. Dia pun memutuskan menelpon Tuan Adiyasa untuk menanyakan kondisi perusahaannya.

“Ya Luna?” sahut Tuan Adiyasa dari sebrang telpon.

“Tuan, bagaimana keadaan perusahaan sekarang?” tanya Luna tak ingin berbasa-basi.

“Sudah lebih baik, aku melakukan pembersihan pada karyawan-karyawan yang tidak jujur, aku juga menerapkan peraturan baru agar mereka lebih disiplin.” Jelasnya.

“Ya kedengarannya sangat bagus, apa aku sudah boleh datang ke perusahaan?” tanya Luna.

“Untuk sekarang lebih baik tidak. Terakhir kali kau mengambil alih perusahaan, perusahaan ini hampir bangkrut. Aku akan mencari orang untuk mengajarimu bisnis, tapi untuk sekarang lebih baik kau fokus saja pada tugasmu untuk memberikanku cucu, urusan perusahaan biar aku dan Dean yang menanganinya.” Ucapnya.

“Haish, ya sudah kalau begitu. Tapi aku benar-benar bosan sendirian di rumah,” keluh Luna.

“Aku sudah mentransfer sejumlah uang ke rekeningmu, belilah gaun yang cantik untuk pesta akhir pekan ini.”

“Pesta?”

“Ya, aku mengadakan pesta untuk pembukaan perusahaan cabang yang Dean kelola, jadi kau harus hadir,” jelasnya.

“Baiklah, aku akan datang.”

“Ya sudah, Ayah tutup telponnya. Ayah sedang banyak pekerjaan.”

“Oke.”

“Pergilah bersenang-senang.” Sambungan telpon pun terputus.

Luna menyeringai senang, bagaimana mungkin dia akan melewatkan kesempatan belanja barang-barang mewah seperti dulu, momen seperti ini amat jarang terjadi. Setelah mengganti pakaian dan merias wajah seadanya, Luna pun langsung meluncur pergi.

Wajah Luna sudah cantik alami meski tanpa polesan makeup sekalipun, makanya dia jarang dandan berlebihan seperti wanita-wanita lainnya, dia juga kurang percaya diri jika menggunakan riasan yang terlalu tebal.

Dia menyinggahi sebuah toko pakaian yang cukup terkenal. Disana dia memilih gaun berwarna hitam yang dia rasa cocok dengannya.

“Hoho lihat siapa ini, bukankah ini nona besar yang kini sudah jatuh miskin.” Dua orang wanita datang menyatroninya, dia adalah Martha dan Rose.

“Pria tua mana yang kau temani hingga kau punya uang untuk belanja barang-barang disini?” tanyanya dengan nada mengejek.

“Tentu saja pria tua yang jauh lebih kaya dari Ayahmu,” balas Luna santai, emosinya tak terpancing sama sekali, dia masih tetap memilih-milih pakaian dan benda-benda lainnya.

“Ck, jadi kau mengakuinya, heh menjadi simpanan pria tua itu menyenangkan ya?”

“Tentu, kau bisa mencobanya jika penasaran,” balas Luna masih dengan nada yang sama.

“Rose ....–,” samar-samar Luna mendengar bisikan dari mereka berdua, sepertinya mereka merencanakan sesuatu terhadapnya.

‘Heh, baiklah. Aku akan menemani kalian berdua bermain,’ seringai Luna.

Luna pura-pura meninggalkan tasnya di atas meja yang ada di area itu, sedang dia sendiri lanjut mencari sepatu yang cocok dengan pakaiannya.

‘Aku beri kalian kesempatan, lakukanlah yang terbaik,’ Luna tersenyum samar.

Setelah beberapa saat kemudian Luna mengakhiri belanjanya dia hendak keluar selepas membayar belanjaannya, namun belum sempat dia melewati pintu alarm keamanan pun berbunyi.

“Ada pencuri ada pencuri!” teriak penjaga toko. Dua penjaga keamanan pun datang dan langsung menahan Luna.

“Nona maaf, kau dilarang pergi.” ujarnya.

“Baiklah, silahkan periksa,” tanggap Luna santai.

“Ck, aku kira dia punya uang datang kesini, ternyata dia datang untuk mencuri,” ujar Martha.

“Kau berharap apa dari orang yang sudah jatuh miskin,” Ledek Rose.

Mereka berdua tertawa puas.

“Heh, tertawalah selagi kalian biasa, sebelum tertawa itu dilarang. Kau tahu ada pepatah mengatakan, kesenangan terjadi sebelum badai,” ucap Luna santai sambil menyilangkan tangan di dada, dia tak merasa panik atau apa pun saat petugas keamanan menggeledah barang bawaannya.

“Cih, aku tidak pernah mendengar pepatah semacam itu.”

“Tentu saja, karena aku orang pertama yang mengatakannya.” seringainya.

“Ini dia. Nona ini mencuri baju ini yang dia selipkan di kotak baju yang lain.” Ucap si penjaga.

“Nona anda terbukti bersalah anda harus mempertanggung jawabkan perbuatan anda, ayo bawa dia ke kantor polisi.”

Terpopuler

Comments

Cahaya Sidrap

Cahaya Sidrap

😁😁😁😁

2025-03-18

1

lihat semua
Episodes
1 Bab 1 : Tawaran Pernikahan
2 Bab 2- Surat Nikah
3 Bab 3 - Tinggal serumah
4 Bab 4 - Hidup bersama
5 Bab 5 – Suara malam
6 Bab 6 - Memainkan permainan
7 Bab 7 - Senyum kemenangan
8 Bab 8 - Skandal
9 Bab 9 - Pengumuman tak terduga
10 Bab 10 - Hanya sebuah ciuman
11 Bab 11 - Sebuah kesempatan
12 Bab 12 - Hanya dia dan aku
13 Bab 13 - Ayo lakukan!
14 Bab 14 - Inseminasi
15 Bab 15 - Terlena
16 Bab 16 - Waktunya Bekerja
17 Bab 17 - Beraktinglah Jeff!
18 Bab 18 - Bersama Jeff
19 Bab 19 - Bersatunya Pelakor dan Istri Sah
20 Bab 20 - Skandal baru
21 Bab 21 - Kencan percobaan
22 Bab 22 - Sikap Aneh Jeff
23 Bab 23- Rencana diam-diam
24 Bab 24 - Hanya Teman?
25 Bab 25- Gagal
26 Bab 26 - Selalu bertengkar, tapi bukan musuh
27 Bab 27 - Dean Shock
28 Bab 28 - Jeff atau Luna?
29 Bab 29 - Rumah Jeff
30 Bab 30 - Jadilah Kakak Iparku
31 Bab 31 - Kembali pulang
32 Bab 32 - Kehidupan Estetik
33 Bab 33 - Kekhawatiran Dean
34 Bab 34 - Marah?
35 Bab 35- Perasaan Jeff
36 Bab 36 - Pengakuan Jeff
37 Bab 37- Kepergian Luna
38 Bab 38- Kita hanya teman
39 Bab 39- Teman menyebalkan
40 Bab 40 - Tamu tak di undang
41 Bab 41 - Apa aku normal?
42 Bab 42 - Hasrat Pria Normal
43 Bab 43- Pengalaman pertama
44 Bab 44- Pisang super
45 Bab 45- Gelisah?
46 Bab 46- Fokuslah Dean
47 Bab 47- Tinggal serumah lagi
48 Bab 48- Kesempatan ke-2
49 Bab 49- Teman Ranjang
50 Bab 50 - Si Mesum
51 Bab 51- Alat kontrasepsi
52 Bab 52- Kekecewaan Luna
53 Bab 53- Perubahan sikap Dean
54 Bab 54 - Ungkapan perasaan Dean
55 Bab 55- Penyesalan Dean
56 Bab 56 - Kontrak seumur hidup
57 Bab 57 - Kesempatan
58 Bab 58 - Kaulah pilihanku
59 Bab 59- fakta tentang Abian
60 Bab 60- Bukan gay lagi
61 Pengumuman!
62 Bab 61
63 Bab 62 - Hamil!
64 Bab 63 - Keanehan Luna
65 Pengumuman! Novel Jeff
66 Bab 65 - Rasa sakit yang luar biasa
67 Bab 66
68 Bab 67 - Welcome Baby Darrel!
69 Bab 68
70 Bab 69 - Bertemu mantan
71 Bab 70- Si Nakal tersayang
72 Bab 71 - Si Pintar
73 Bab 72 - Dael Anak baik
74 Bab 73- End
75 Bonus Chapter 1
76 Bonus Chapter 2
77 Bonus Chapter akhir!
78 Promosi Novel Baru!
Episodes

Updated 78 Episodes

1
Bab 1 : Tawaran Pernikahan
2
Bab 2- Surat Nikah
3
Bab 3 - Tinggal serumah
4
Bab 4 - Hidup bersama
5
Bab 5 – Suara malam
6
Bab 6 - Memainkan permainan
7
Bab 7 - Senyum kemenangan
8
Bab 8 - Skandal
9
Bab 9 - Pengumuman tak terduga
10
Bab 10 - Hanya sebuah ciuman
11
Bab 11 - Sebuah kesempatan
12
Bab 12 - Hanya dia dan aku
13
Bab 13 - Ayo lakukan!
14
Bab 14 - Inseminasi
15
Bab 15 - Terlena
16
Bab 16 - Waktunya Bekerja
17
Bab 17 - Beraktinglah Jeff!
18
Bab 18 - Bersama Jeff
19
Bab 19 - Bersatunya Pelakor dan Istri Sah
20
Bab 20 - Skandal baru
21
Bab 21 - Kencan percobaan
22
Bab 22 - Sikap Aneh Jeff
23
Bab 23- Rencana diam-diam
24
Bab 24 - Hanya Teman?
25
Bab 25- Gagal
26
Bab 26 - Selalu bertengkar, tapi bukan musuh
27
Bab 27 - Dean Shock
28
Bab 28 - Jeff atau Luna?
29
Bab 29 - Rumah Jeff
30
Bab 30 - Jadilah Kakak Iparku
31
Bab 31 - Kembali pulang
32
Bab 32 - Kehidupan Estetik
33
Bab 33 - Kekhawatiran Dean
34
Bab 34 - Marah?
35
Bab 35- Perasaan Jeff
36
Bab 36 - Pengakuan Jeff
37
Bab 37- Kepergian Luna
38
Bab 38- Kita hanya teman
39
Bab 39- Teman menyebalkan
40
Bab 40 - Tamu tak di undang
41
Bab 41 - Apa aku normal?
42
Bab 42 - Hasrat Pria Normal
43
Bab 43- Pengalaman pertama
44
Bab 44- Pisang super
45
Bab 45- Gelisah?
46
Bab 46- Fokuslah Dean
47
Bab 47- Tinggal serumah lagi
48
Bab 48- Kesempatan ke-2
49
Bab 49- Teman Ranjang
50
Bab 50 - Si Mesum
51
Bab 51- Alat kontrasepsi
52
Bab 52- Kekecewaan Luna
53
Bab 53- Perubahan sikap Dean
54
Bab 54 - Ungkapan perasaan Dean
55
Bab 55- Penyesalan Dean
56
Bab 56 - Kontrak seumur hidup
57
Bab 57 - Kesempatan
58
Bab 58 - Kaulah pilihanku
59
Bab 59- fakta tentang Abian
60
Bab 60- Bukan gay lagi
61
Pengumuman!
62
Bab 61
63
Bab 62 - Hamil!
64
Bab 63 - Keanehan Luna
65
Pengumuman! Novel Jeff
66
Bab 65 - Rasa sakit yang luar biasa
67
Bab 66
68
Bab 67 - Welcome Baby Darrel!
69
Bab 68
70
Bab 69 - Bertemu mantan
71
Bab 70- Si Nakal tersayang
72
Bab 71 - Si Pintar
73
Bab 72 - Dael Anak baik
74
Bab 73- End
75
Bonus Chapter 1
76
Bonus Chapter 2
77
Bonus Chapter akhir!
78
Promosi Novel Baru!

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!