2. Hubungan yang saling menguntungkan

Setelah pingsan selama 40 menit, akhirnya Kimberly terbangun, dia kini berada di dalam sebuah ruangan yang mana tak ada seorangpun yang menemaninya. 

Air mata meluncur deras di pipi Kimberly, perempuan itu merasakan seluruh tubuhnya gemetar saat dia kembali mengingat apa yang telah terjadi sebelum dia jatuh pingsan. 

Berusaha menenangkan diri, Kimberly meraih ponselnya yang terletak di dalam tas kecil di samping tempat tidur. 

Baru saja membuka ponselnya, ia melihat beragam notifikasi masuk ke ponselnya, itu pesan-pesan yang berasal dari teman-temannya, mereka semua kebingungan tentang undangan pernikahan yang ia berikan pada teman-temannya itu malah berubah menjadi undangan pernikahan untuk adiknya. 

Kimberly menghela nafas dengan panjang, perempuan itu pun berdiri dan keluar dari kamarnya, ia berjalan dengan linglung meninggalkan kamar. 

Dia tahu bahwa saat ini sudah terlambat untuk pergi lagi ke tempat acara itu, jika pergi, dia hanya akan mendapat sakit hati hingga Kimberly hanya terus berjalan dengan pikiran kosong sampai tiba-tiba saja ia menabrak sebuah dada. 

Bruk!

Kimberly yang tak menyangka akan menabrak sesuatu pun akhirnya berdiri kembali, lalu dia lanjut melangkah seperti tidak terjadi apa-apa. 

"Bukankah kau menikah hari ini?" Tiba-tiba suara dari belakang membuat Kimberly menghentikan langkahnya. 

Dia seperti pernah mendengar suara itu. 

Kimberly pun berbalik, dan terkejut mendapati seorang pria tinggi tampan yang berdiri di hadapannya. 

Tampak pria itu juga mengenakan sebuah jas pengantin dengan hiasan bunga kecil di sebelah kiri dadanya. 

"Tuan," Kimberly terkejut melihat atasannya di sana.

Karena pria itu merupakan CEO di World Coperation tempat Kimberly bekerja, maka Kimberly jelas beberapa kali telah bertemu dengannya. 

Dia bahkan mendapatkan hadiah pernikahan dari pria itu yang dibelikannya tepat tiga hari sebelum hari pernikahannya. 

"Apa kata pengantin pria mu kabur sehingga kau jadi seperti itu?" Tanya sang pria memandangi perempuan cantik di hadapannya yang mana bedaknya telah luntur, namun bedak yang luntur itu tak mampu menyembunyikan kecantikannya. 

Kimberly membuang muka, air mata kembali menggenang di pipinya sehingga dia dengan panik menyeka air matanya untuk menyembunyikan kerapuhannya di hadapan atasannya. 

"Anda sudah salah paham, tolong anggap kita tidak pernah bertemu," kata Kimberly sebelum berbalik untuk meninggalkan pria yang ada di hadapannya. 

Namun Baru beberapa langkah berjalan, tiba-tiba sebuah lengan terulur dari belakang dan langsung menarik tubuhnya ke belakang hingga punggung Kimberly langsung menabrak sebuah dada bidang dan aroma parfum yang maskulin merasuk hidungnya. 

"Kau ditinggalkan pengantin priamu dan aku ditinggalkan dengan mengganti wanitaku. Bagaimana kalau kita menikah saja?" Suara dari belakang membuat jantung Kimberly seketika berdegub kencang. 

Kimberly terdiam selama beberapa saat, dan ketika perempuan itu hendak mengatakan sesuatu, tiba-tiba pria dari belakangnya kembali lagi berkata, "aku akan memperlakukanmu dengan baik dan menjagamu seumur hidup, dan kau bisa memanfaatkanku untuk membalas dendam pada pria yang telah mempermalukanmu itu."

Sungguh tawaran yang luar biasa! 

Kimberly yang memiliki jiwa pebisnis pun bisa mengetahui bahwa tawaran tersebut tidak akan pernah ditolak oleh seorang perempuan yang baru saja patah Hati. 

Namun karena berpikir dengan logis, Kimberly akhirnya berkata, "aku akan memikirkannya--"

"Kau punya 5 menit untuk memikirkannya, temui aku di ruangan nomor 3017," ucap pria di belakang Kimberly sebelum lengan yang melingkar di dada atas Kimberly tertarik dan terdengar suara langkah kaki yang menjauh dari Kimberly. 

Kimberly terdiam, terpaku beberapa saat sebelum mengerjapkan matanya dan akhirnya kembali ke akal sehatnya. 

Perempuan itu mengeluarkan ponselnya, masih berusaha untuk berpikir dan mendapatkan ketenangannya demi mengambil keputusan yang tepat. 

Namun begitu membuka ponselnya, ia langsung melihat serangkaian foto-foto pernikahan Ramon dan Berlian yang langsung dikirim Berlian padanya. 

Tak hanya foto-foto pernikahan yang begitu mesra, di sana juga ada sebuah pesan teks yang berisi, "pernikahannya luar biasa, Terima kasih Kakakku sayang. Aku janji akan menjaga pernikahan yang sudah kau siapkan untukku ini seumur hidupku. Aku tidak akan mengecewakanmu!" 

Dada Kimberly seketika menjadi sesak membaca isi pesan tersebut. Benar, dialah yang telah menyiapkan pernikahan yang luar biasa itu untuk adiknya dengan pria yang seharusnya menjadi suaminya. 

Mata Kimberly memerah, menahan emosinya sebelum akhirnya dia berbalik dan melangkah ke kamar 3017. 

Brak!

Kimberly membuka pintu dengan keras, namun tak menduga ketika pintunya terbuka, di sana ada beberapa orang yang telah menunggu, dan ruangan berukuran 5 * 7m itu di desain dengan sangat sederhana untuk sebuah tempat pernikahan. 

Begitu pintu terbuka, seorang perempuan yang bertugas sebagai pembawa acara dengan cepat berkata, "kita sambut pengantin perempuan kita."

Prok prok prok...

Orang-orang bertepuk tangan, membuat Kimberly kebingungan, ini benar-benar di luar ekspektasinya tentang pernikahan milik pewaris World Cooperation. 

Apa yang terjadi?

Ketika Kimberly masih berada dalam rasa bingungnya, atasan Kimberly yang bernama Steven berjalan menghampiri Kimberly dan langsung berlutut di hadapan Kimberly sambil mengangkat buket Bunga mawar putih. 

Kimberly terdiam sesaat menatap buket bunga tersebut sebelum mengambilnya dan akhirnya melangkah bersama Steven ke altar pernikahan yang cukup kecil namun terlihat hangat. 

Begitu mereka tiba di altar, maka seorang pemuka agama langsung melanjutkan proses pernikahan tersebut dan 10 menit kemudian mereka berdua resmi menjadi sepasang suami istri. 

Prok prok prok...

Orang-orang bertepuk tangan setelah melihat sepasang suami istri yang baru itu telah bertukar cincin, dan kemudian ditutup dengan Steven yang mendaratkan sebuah ciuman di bibir Kimberly. 

Sepanjang acara itu, Kimberly terus terbengong, sampai ketika ciuman pertamanya dicuri oleh atas hanya sendiri, barulah Kimberly tersadar. 

Namun saat itu, Steven sudah memegang kedua bahunya dan membalikkan badannya menghadap semua orang. 

"Tersenyumlah," ucap Steven dengan suara yang hanya bisa didengar oleh mereka berdua membuat Kimberly akhirnya memaksakan sebuah senyuman di wajahnya yang langsung menampakan lesung pipinya. 

Prok prok prok...

Orang-orang bertepuk tangan bersamaan dengan cahaya kamera yang langsung terarah pada sepasang suami istri baru itu. 

"Selamat," seorang pria paruh baya yang duduk di kursi roda langsung didorong oleh asistennya menghampiri cucu dan cucu menantunya. 

Kimberly jelas mengetahui identitas pria tua itu, dia adalah kakek Steven yang tela pensiun beberapa tahun sejak jatuh sakit dan terus dirawat di rumah sakit. 

Bahkan di tempat itu juga ada beberapa orang yang menggunakan pakaian dokter, tampaknya disiapkan untuk pria tua itu. 

Kimberly berusaha bersikap selayaknya bagian dari keluarga tersebut dan menyapa seluruh anggota keluarga sebelum akhirnya mereka makan malam bersama. 

"Jadi sejak kapan kalian mulai bersama? Aku pikir pengantin perempuannya hari ini adalah,,, ah,, Aku seharusnya tidak mengatakannya di saat-saat seperti ini. Ayo semuanya lanjutkan makannya," seorang pria yang merupakan ayah Steven berbicara suara yang hangat. 

Tampaknya semua orang sedang bersukacita menyambut pernikahan tersebut. 

"Aku tidak menyangka ternyata perempuan yang dipilih oleh Steven untuk menjadi istrinya adalah salah satu wakil direktur Kita. Kimberly, bukankah kau terlalu jahat merahasiakan ini dari kami semua?" Seorang perempuan yang merupakan adik Steven berbicara dengan sedikit rasa kesalnya karena sebelumnya dia telah memiliki beberapa proyek yang dikerjakan bersama dengan Kimberly, namun tak mengetahui bahwa ternyata Kimberly memiliki hubungan khusus dengan kakaknya. 

Kimberly tersenyum canggung sambil melirik Steven, dia tidak tahu harus berkata apa, tetapi untungnya Steven yang penuh perhatian lalu berkata, "kami ingin memberikan kejutan untuk semua orang. Aku harap kita menjaga kesepakatan kita dari awal bahwa pernikahan ini akan dirahasiakan sampai kami sendiri yang memutuskannya untuk mengumumkannya."

"Tentu saja kami akan menjaganya!"

"Iya benar, kami akan menghormati keputusan kalian berdua."

"Kami sudah memaksa kalian untuk menikah sesegera mungkin, Jadi tidak mungkin kami memaksakan sesuatu yang lain lagi."

Orang-orang mulai berbicara sambil melirik ke arah pria tua yang duduk di kursi roda, tampak sedang memejamkan mata dan lelap dalam tidurnya. 

Kimberly pun ikut menatap pria tua itu, dan bisa menyadari apa yang terjadi di meja makan itu, sepertinya pernikahan yang begitu mendadak ini diadakan untuk menyenangkan hati pria tua itu. 

Kalau begitu, ini adalah hubungan yang saling menguntungkan.

Terpopuler

Comments

Jumiah

Jumiah

ya ak salut sma certanya ,
gk sempat patah hati menangis bombai..
langsuk dpt pengganti yg lebih baik..
lanjut..

2025-02-28

3

febby fadila

febby fadila

mantap kim buatlah hari2mu bahagia... lpakan orang2 toxic di keluargamu

2025-03-24

0

💕𝘛𝘢𝘯𝘵𝘪 𝘒𝘪𝘵𝘢𝘯𝘢💕

💕𝘛𝘢𝘯𝘵𝘪 𝘒𝘪𝘵𝘢𝘯𝘢💕

waktunya Kimberly balas dendam dngn bantuan Steven 😏😏

2025-03-25

0

lihat semua
Episodes
1 1. Pengkhianatan di hari pernikahan
2 2. Hubungan yang saling menguntungkan
3 3. Kembali untuk sebuah pembalasan dendam
4 4. Pertemuan yang tak terduga
5 5. Terancam
6 6. Trauma masa lalu
7 7. Trauma Kimberly
8 8. Masalah Saham
9 9. Hadiah dari Tuan besar Genandra
10 10. Saham telah berpindah tangan
11 11. Bertemu Ayah Di Cafe
12 12. Acara penyambutan Steven
13 13. Memadu kasih di sela kesibukan
14 14. Kimberly perempuan yang sudah menikah
15 15. Pertunjukan
16 16. Berhenti Bernyanyi
17 17. Bayaran 5x lipat
18 18. Pita suara rusak
19 19. Berita buruk yang tersebar
20 20. Terlalu merepotkan
21 21. Ingin menukar Saham
22 22. Alasan keguguran
23 23. Keraguan Ramon
24 24. Telah mempelajari sang suami
25 25. Percakapan ibu mertua
26 26. Berkas nomor 17, kirimkan ke Ramon
27 27. Tes DNA 3 tahun yang lalu
28 28. Sudah menjadi anak tunggal
29 29. Tidak bisa melarikan diri
30 30. Surat tes DNA dikonfirmasi asli
31 31. Pura-pura tidak kenal
32 32. Ingin berlari ke pelukan sang suami
33 33. Donasi dibatalkan
34 34. Penilaian Tuan besar dan keputusan untuk merubah surat wasiat.
35 35. Hari rapat pemegang saham Awesome entertainment
36 36. Ide jenaka Berlian
37 37. Investor yang berinvestasi 3 milliar
38 38. Investor menyebalkan
39 39. Rapat yang panas
40 40. Saham 40% milik Kimberly
41 41. Lemah pada sang istri
42 42. Kertas kosong untuk ditandatangani
43 43. Ramon berubah
44 44. Pilihan Tuan Besar jatuh pada cucu kandung
45 45. Naik ke ranjang pria asing
46 46. Artikel tentang masa lalu yang kelam
47 47. Jebakan dari Direktur Mario
48 48. Rahasia umum di perusahaan
49 49. Kehormatan untuk mengetahui istri Tuan CEO
50 50. Berkas nomor 16 untuk Ramon
51 51. Rencana Ananda gagal total
52 52. Video Berlian di hotel bersama seorang pria
53 53. Berita tentang Nyonya dan kakaknya
54 54. Sala mempercayai perempuan
55 55. Api amarah di mata Berlian
56 56. Insiden yang disebabkan oleh Ananda
57 57. Direktur Mario dan asistennya di pecat
58 58. Berlian di rumah sakit
59 59. Tidak punya hak untuk menceramahi
60 60. Akan menyeret semua orang ke neraka
61 61. Akan melakukan tes DNA
62 62. Bukan Kimberly yang selama ini dikenal
63 63. Ayah dari anak di kandungan Berlian
64 64. Mengalah untuk saat ini
65 65. Mengirim Video Berlian dan direktur Mario pada seseorang
66 66. Percakapan Ananda dan Berlian
67 67. Identitas suami Kimberly yang menakutkan
68 68. Bukti perselingkuhan sang menantu
69 69. Akan membantu Kimberly kembali ke posisi seharusnya
70 70. Sang kakek telah pergi
71 71. Dokumen di tangan Kimberly
72 72. Kenapa Steven ada di kediaman keluarga Genandra
73 73. Tidak bisa dibandingkan
74 74. Keuntungan dalam ketidaksenangan
75 75. Bukti perselingkuhan Berlian
76 76. Bukti yang begitu banyak
77 77. Syok
78 78. Serangan jantung
79 79. Kabur ke luar negeri
80 80. Dilecehkan
81 81. Akhir kehidupan Berlian
82 82. Kimberly dan Steven berpegangan tangan
83 83. Watu yang hanya bisa diisi dengan penyesalan
84 84. Roda kehidupan dan janji
85 85. Senyum pahit Karmila
86 86. Suami si pria impian
87 87. Liburan di bali
88 88. Akan mendapatkan yang seharusnya menjadi miliknya tiga tahun lalu
89 89. Apa Dia berasal dari keluarga yang sama denganku?
90 90. ingin lebih dekat dengan Kimberly
91 91. Mirip dengan putri kita
92 92. Tingkah Steven yang membingungkan
93 93. Steven mengabaikan Karmila
94 94. Sapu tangan sang suami dipegang perempuan lain
95 95. Tuduhan selingkuh
96 96. Ciuman di depan lift
97 97. Leora, teman lama Kimberly
98 98. Obatnya akan bereaksi dalam 15 menit
99 99. Tamparan tak terduga
100 100. Perlu obat penenang
101 101. Kemungkinan membawa perkara ke kepolisian
102 102. Penjelasan Abi tentang rencana pernikahan 3 tahun lalu
103 103. Cincin baru
104 104. Abi mengurus perceraian
105 105. Karmila di ruangan CEO
106 106. Syok Karmila
107 107. Tidak layak untuk diperhatikan
108 108. Dipecat
109 109. Memutuskan untuk bercerai
110 110. Gosip
111 111. Tontonan
112 112. Viral
113 113. Kecelakaan
114 114. Operasi
115 115. Keributan diluar ruang operasi
116 116. Karmila telah ditangkap
117 117. Karmila membuat Merinding
118 118. Kunjungan Leora dan ibunya
119 119. Tujuan Steven memanggil Leora
120 120. Aku mencintaimu
121 121. Hukuman pembuka untuk Karmila
122 122. Sakit di sekujur tubuh
123 123. Sahabat lama, Lewi
124 124. Akan menjadi seorang Ayah
125 125. Dokumen dari orang tua
126 126. Seorang pria asing
127 127. Firasat Buruk Kimberly
128 128. Menonton bioskop
129 129. Perempuan yang hamil menjadi sangat sensitif
130 130. Telepon dari Lewi
131 131. Kekasih yang masih hidup
132 132. Kebahagian
133 133. Ketidakpuasan Lewi
134 134. Suara sang kekasih
135 135. Dua sahabat
136 136. Pengakuan Wendy tentang masalah Lewi
137 137. Kepuasan Lewi
138 138. Perintah Lewi
139 139. Penjelasan sang suami
140 140. Memperhatikan dari kejauhan
141 141. Bertemu orang tua
142 142. Harus menambah masalah
143 143. Cangkang kosong
144 144. Akting belaka
145 145. Kejahatan terbongkar
146 146. Hal baik bagi perusahaan
147 147. Persiapan kelahiran
148 148. Kontraksi
149 149. Kelahiran buah hati sebagai pelengkap hidup (TAMAT)
Episodes

Updated 149 Episodes

1
1. Pengkhianatan di hari pernikahan
2
2. Hubungan yang saling menguntungkan
3
3. Kembali untuk sebuah pembalasan dendam
4
4. Pertemuan yang tak terduga
5
5. Terancam
6
6. Trauma masa lalu
7
7. Trauma Kimberly
8
8. Masalah Saham
9
9. Hadiah dari Tuan besar Genandra
10
10. Saham telah berpindah tangan
11
11. Bertemu Ayah Di Cafe
12
12. Acara penyambutan Steven
13
13. Memadu kasih di sela kesibukan
14
14. Kimberly perempuan yang sudah menikah
15
15. Pertunjukan
16
16. Berhenti Bernyanyi
17
17. Bayaran 5x lipat
18
18. Pita suara rusak
19
19. Berita buruk yang tersebar
20
20. Terlalu merepotkan
21
21. Ingin menukar Saham
22
22. Alasan keguguran
23
23. Keraguan Ramon
24
24. Telah mempelajari sang suami
25
25. Percakapan ibu mertua
26
26. Berkas nomor 17, kirimkan ke Ramon
27
27. Tes DNA 3 tahun yang lalu
28
28. Sudah menjadi anak tunggal
29
29. Tidak bisa melarikan diri
30
30. Surat tes DNA dikonfirmasi asli
31
31. Pura-pura tidak kenal
32
32. Ingin berlari ke pelukan sang suami
33
33. Donasi dibatalkan
34
34. Penilaian Tuan besar dan keputusan untuk merubah surat wasiat.
35
35. Hari rapat pemegang saham Awesome entertainment
36
36. Ide jenaka Berlian
37
37. Investor yang berinvestasi 3 milliar
38
38. Investor menyebalkan
39
39. Rapat yang panas
40
40. Saham 40% milik Kimberly
41
41. Lemah pada sang istri
42
42. Kertas kosong untuk ditandatangani
43
43. Ramon berubah
44
44. Pilihan Tuan Besar jatuh pada cucu kandung
45
45. Naik ke ranjang pria asing
46
46. Artikel tentang masa lalu yang kelam
47
47. Jebakan dari Direktur Mario
48
48. Rahasia umum di perusahaan
49
49. Kehormatan untuk mengetahui istri Tuan CEO
50
50. Berkas nomor 16 untuk Ramon
51
51. Rencana Ananda gagal total
52
52. Video Berlian di hotel bersama seorang pria
53
53. Berita tentang Nyonya dan kakaknya
54
54. Sala mempercayai perempuan
55
55. Api amarah di mata Berlian
56
56. Insiden yang disebabkan oleh Ananda
57
57. Direktur Mario dan asistennya di pecat
58
58. Berlian di rumah sakit
59
59. Tidak punya hak untuk menceramahi
60
60. Akan menyeret semua orang ke neraka
61
61. Akan melakukan tes DNA
62
62. Bukan Kimberly yang selama ini dikenal
63
63. Ayah dari anak di kandungan Berlian
64
64. Mengalah untuk saat ini
65
65. Mengirim Video Berlian dan direktur Mario pada seseorang
66
66. Percakapan Ananda dan Berlian
67
67. Identitas suami Kimberly yang menakutkan
68
68. Bukti perselingkuhan sang menantu
69
69. Akan membantu Kimberly kembali ke posisi seharusnya
70
70. Sang kakek telah pergi
71
71. Dokumen di tangan Kimberly
72
72. Kenapa Steven ada di kediaman keluarga Genandra
73
73. Tidak bisa dibandingkan
74
74. Keuntungan dalam ketidaksenangan
75
75. Bukti perselingkuhan Berlian
76
76. Bukti yang begitu banyak
77
77. Syok
78
78. Serangan jantung
79
79. Kabur ke luar negeri
80
80. Dilecehkan
81
81. Akhir kehidupan Berlian
82
82. Kimberly dan Steven berpegangan tangan
83
83. Watu yang hanya bisa diisi dengan penyesalan
84
84. Roda kehidupan dan janji
85
85. Senyum pahit Karmila
86
86. Suami si pria impian
87
87. Liburan di bali
88
88. Akan mendapatkan yang seharusnya menjadi miliknya tiga tahun lalu
89
89. Apa Dia berasal dari keluarga yang sama denganku?
90
90. ingin lebih dekat dengan Kimberly
91
91. Mirip dengan putri kita
92
92. Tingkah Steven yang membingungkan
93
93. Steven mengabaikan Karmila
94
94. Sapu tangan sang suami dipegang perempuan lain
95
95. Tuduhan selingkuh
96
96. Ciuman di depan lift
97
97. Leora, teman lama Kimberly
98
98. Obatnya akan bereaksi dalam 15 menit
99
99. Tamparan tak terduga
100
100. Perlu obat penenang
101
101. Kemungkinan membawa perkara ke kepolisian
102
102. Penjelasan Abi tentang rencana pernikahan 3 tahun lalu
103
103. Cincin baru
104
104. Abi mengurus perceraian
105
105. Karmila di ruangan CEO
106
106. Syok Karmila
107
107. Tidak layak untuk diperhatikan
108
108. Dipecat
109
109. Memutuskan untuk bercerai
110
110. Gosip
111
111. Tontonan
112
112. Viral
113
113. Kecelakaan
114
114. Operasi
115
115. Keributan diluar ruang operasi
116
116. Karmila telah ditangkap
117
117. Karmila membuat Merinding
118
118. Kunjungan Leora dan ibunya
119
119. Tujuan Steven memanggil Leora
120
120. Aku mencintaimu
121
121. Hukuman pembuka untuk Karmila
122
122. Sakit di sekujur tubuh
123
123. Sahabat lama, Lewi
124
124. Akan menjadi seorang Ayah
125
125. Dokumen dari orang tua
126
126. Seorang pria asing
127
127. Firasat Buruk Kimberly
128
128. Menonton bioskop
129
129. Perempuan yang hamil menjadi sangat sensitif
130
130. Telepon dari Lewi
131
131. Kekasih yang masih hidup
132
132. Kebahagian
133
133. Ketidakpuasan Lewi
134
134. Suara sang kekasih
135
135. Dua sahabat
136
136. Pengakuan Wendy tentang masalah Lewi
137
137. Kepuasan Lewi
138
138. Perintah Lewi
139
139. Penjelasan sang suami
140
140. Memperhatikan dari kejauhan
141
141. Bertemu orang tua
142
142. Harus menambah masalah
143
143. Cangkang kosong
144
144. Akting belaka
145
145. Kejahatan terbongkar
146
146. Hal baik bagi perusahaan
147
147. Persiapan kelahiran
148
148. Kontraksi
149
149. Kelahiran buah hati sebagai pelengkap hidup (TAMAT)

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!