「Pʀóтι Exéтᴀsι (Pᴀʀт 5)」

SWUSH! KRAK! BYUUR!

“Bukankah sebuah kesulitan jika menghadapiku? Ini pertandingan yang seru, tuan Blue.”

Blue terlihat ngos-ngosan, setelah naga airnya berubah menjadi patung es naga yang indah. Walau sudah dibekukan, karena jumlah air yang besar, masih ada yang mengguyur Rendy walau tak ada dampak serangan padanya.

“Belum … hah ... lagi!” Belum sempat Blue hendak meluncurkan serangan, Rendy sudah melepaskan teknik pedangnya.

“Ancient Sword : Mountain Splitter!” Daripada menyerang, Blue lebih memilih melindungi dirinya.

DUAKH! KREK!

Krak, kratak, kratak

Blue terpental, menyebabkan dinding kaca di dekatnya retak lumayan parah. Di seluruh dinding yang terkena juga terjadi retakan walau tak sehebat yang terbentur ke Blue.

Sudah dipastikan Blue mengalami patah tulang. Ia terkulai lemas, wajahnya pucat dan seperti memaksakan kesadarannya. Ia masih berusaha menggerakkan jarinya, berambisi setidaknya menyerang sekali lagi.

Belum selesai bergerak, Rendy membekukan tangan Blue. “Simpan tenagamu,” ujar Rendy mendekat.

Rendy memberi isyarat untuk tim medis yang masih melongo di tempat. Segeralah tim medis masuk dan menggotong Blue ke tandu.

“Aku …” celetuk Blue lemah.

“Kenapa masih bersikeras menyerang, bodoh?”

“Aku harus … Aku terpaksa … Ini semua kare—”

Belum selesai, Blue tak sadarkan diri. Tim medis membawanya segera setelah mengatur posisi aman.

“Hm …” Rendy terdiam memandangi Blue yang cepat-cepat digotong.

“Ren—” Lucy, Lily, dan Jack yang memanggil terhenti dan berakhir menatap dengan mata lebar.

“Ukh! Ohok!” Rendy batuk dan mengeluarkan darah, sebelum pandangannya berputar dan jatuh pingsan.

“RENDY!” Suara yang ia dengar terakhir sebelum semuanya gelap dan sunyi.

...***...

“… doh! Bodoh! Rendy bodoh!”

“Hey, kenapa bangun-bangun aku sudah diledek?” ucap Rendy. Kedua gadis tersebut langsung tersentak.

Hug!

“Eh? Kenapa ini? Aduduh! Jangan situ! Rasanya mau remuk! Kenapa malah kalian yang nangis?! Aku kan yang sakit!”

“Aku cemas, bodoh!” omel Lucy.

“Kau kira cuma kamu?! Aku juga!” Keduanya melepas pelukan mereka dan berargumen.

“Yo— kyaa! Rendy hare—UWAA!”

Seketika Jack terpental keluar jendela, akibat gerakan gesit Lily menarik dan melemparnya. Rendy menelan ludah, salah langkah bisa-bisa dia juga akan dibegitukan oleh para gadis barbar itu.

“Eng, Irine mana? Apakah dia bel—”

“Yang sakit kamu, kenapa yang dikhawatirkan aku?” Irine datang dan bersender pada ambang pintu.

“Ukh!” Rendy hendak menggerakkan tangannya, namun rasa sakit langsung menjalar. Tangannya serasa remuk ditimpa sesuatu yang sangat berat.

“Itulah mengapa Anda jangan menggunakannya lagi … tuan Rendy.” Datang seorang pria tua dengan rambut dan janggut yang sudah memutih karena dimakan usia.

“A-anda siapa?” tanya Rendy meringis kesakitan.

“Perkenalkan, saya Fradly Frost. Saya pimpinan dari para pelatih di sini,”

“Frost?” gumam Rendy juga teman-teman lainnya.

“Hohoho, Moi-Moi belum cerita ya?”

“Jangan bilang …” Rendy mengeryitkan keningnya.

“Ya, saya adalah putra Poseidon. Kakak dari ayahmu, ponakan.”

“Wah-wah-wah, pasti Rendy akan dijadikan anak … hmp, emas nih!”

Tiba-tiba ada suara dari jendela. Rupanya Jack berusaha memanjat jendela namun baru berhasil bergelantung di jendela.

Dakh! UAAKH! Gusrak!

“Tenang sebelahkan Indoor Forest, antara jatuh ke semak-semak atau pohon lah …” ucap Lily enteng selepas menutup jendela kasar. Membuat Jack jatuh karena jarinya terjepit.

“Tidak akan kok, saya adalah kepala yang adil. Kalian semua tenang saja,” sahut Frad.

“Lanjutkan topikmu yang belum selesai tadi.”

“Hahaha, baik-baik tuan Rendy. Begini, saya menyarankan Anda untuk tidak menggunakan teknik pembelah gunung itu. Karena beresiko untuk anda juga sekitar, jenis Avra yang diperlukan cukup buruk efek sampingnya. Karena bisa saja terjadi penolakan hebat terhadap tubuh anda, dan mengakibatkan kerusakan organ vital.”

“Aku tahu itu,” sambung Rendy.

“Tapi kenapa tetap kau pakai juga?!” tanya Lily dan Lucy serempak.

“Hanya saja, lebih efektif membasmi lawan,” jawab Rendy membuang muka.

“Khukuku, baiklah jika begitu, tuan Rendy. Keputusan di tangan anda,” tutup Frad lalu pergi.

“Kakek itu lagaknya aneh,” bisik Irine mendekat ke kasur Rendy.

“Aku setuju,” timpal Lily.

“Aku hanya heran, dia terasa berbeda…” timbrung Lucy turut masuk dalam pembicaraan.

“Em … kalian?” panggil Rendy.

“Hm?” dehem ketiganya.

“Panggilkan salah satu lelaki, boleh?” pinta Rendy berkeringat.

“Kenapa? Kan ada kami,” jawab Lily menautkan alis.

“Aku … Ingin buang air …” jawab Rendy lirih dengan muka merah malu.

“HAH!?”

...***...

“Bilang baik-baik …”

“Ck! Jack … tolong aku,” ulang Rendy malas.

“Baiklah, karena kasihan. Akan kubantu berdiri, untung aku bisa memaafkan kamu yang tidak menolongku tadi …”

Akhirnya Jack membantu Rendy.

...***...

Berkat keahlian obat-obatan Pelatih Raven dan kemampuan regenerasi milik Rendy yang cepat. Rendy dalam waktu 4 hari sudah pulih keseluruhannya.

Ia sempat diomeli habis-habisan oleh Pelatih Raven karena tindakan sembrononya menggunakan teknik yang berbahaya.

Kembali ke asrama, hubungannya dengan Blue semakin renggang. Setiap kali berpapasan, Blue tidak menyapa bahkan menoleh saja tidak.

Ada yang bilang bahwa ia marah karena suatu kewajiban yang gagal dilaksanakannya. Namun hanya sepatah informasi saja belum cukup untuk mengetahuinya.

Rendy juga tidak mau membuat keributan dengan bertanya. Ia berpikir nanti juga bakal kembali normal.

Setelah dua hari selepas Rendy pulih, upacara pelantikan dilaksanakan. Mereka diberi atribut berupa jubah dan lencana emas berlambangkan persatuan antara Mount Olympus dan bumi, yang berarti bahwa mereka adalah keduanya, yaitu manusia dan dewa.

Rendy sebagai ketua diberi perbedaan, lambang yang terletak di jubahnya ditambah emas , sehingga akan terlihat gemerlapan kuning emas. Sedangkan yang lain perak.

Pelantikan tersebut tidak diberitahukan secara publik, karena bahkan pelatihan mereka saja dilakukan secara diam-diam dan rahasia. Karena takut akan terjadi sebuah percekcokan. Itulah keputusan para petinggi.

Para Demi-God juga setuju, karena juga meminimalisir masalah mereka. Lalu mereka dibolehkan libur dalam waktu dua minggu.

Semua senang, mereka juga dibolehkan bersekolah. Pemerintah telah mengurus permasalahan mereka, sehingga bisa bersekolah kembali. Namun, urusan ketertinggalan dalam pelajaran itu urusan sendiri.

Hal itu membuat kesulitan bagi Jack, hanya ia yang protes. Tapi apa dayanya jika keluarga angkatnya memaksanya bersekolah.

“Ada syarat juga, jika kalian melanggar maka akan dipastikan mendapat hukuman berat, seberat-beratnya!” ucap Pelatih Bennetta mengacungkan telunjuknya memperingatkan.

“Apa itu, Pelatih?” tanya Lily.

“Dilarang membongkar identitas, dan hal itu termasuk dilarang menggunakan Avra sembarangan, paham?”

“Baik!”

“Kalau begitu, silakan menikmati hari libur kalian!”

Semua ricuh, ada yang membicarakan liburan dan rencana liburan bersama. Hanya Rendy yang terdiam.

“Kenapa? Kau takut sekolah, huh? Te—”

“Dari awal dibully, Lucy, aku tidak pernah takut sedikitpun. Hanya saja, aku takut kelepasan. Akhiran ini aku sulit mengontrol amarahku. Aku takut … akan membuat Irine kedua.”

“Begitu ya?” Lucy mengangguk-angguk.

“Tenang, aku akan di sampingmu!” ucap Lucy. Rendy tersipu malu, di pipinya ada rona merah walau tipis.

Selesai menyiapkan barang yang akan dibawa ke rumah untuk dua minggu. Rendy segera berangkat meninggalkan bawah tanah itu.

Ia bersemangat hendak pulang ke rumah. Tujuannya adalah bertemu dengan keluarga angkatnya, Nenek Durma dan Bibi Angel.

Begitu sampai, gerbang terbuka. Rendy langsung tersenyum lebar lalu membuka pintu rumah perlahan.

“Aku pulang!”

Episodes
1 「Pʀoʟoԍ」
2 「Fᴇsтιvᴀʟ」
3 「Bᴀʟᴀικoтᴀ」
4 「Hᴀʟғᴇɴ Lᴀʙoʀᴀтoʀιuм」
5 「Aɴᴀκ Bᴀʀu」
6 「Bᴇʏoɴᴅ」
7 「Bᴇʏoɴᴅ (Pᴀʀт 2)」
8 「Avʀᴀ Tᴇsт」
9 「Avʀᴀ Tᴇsт (Pᴀʀт 2)」
10 [Próti Exétasi]
11 「Pʀóтι Exéтᴀsι」
12 「Pʀóтι Exéтᴀsι (Pᴀʀт 2)」
13 「Pʀóтι Exéтᴀsι (Pᴀʀт 3)」
14 「Pʀóтι Exéтᴀsι (Pᴀʀт 4)」
15 「Pʀóтι Exéтᴀsι (Pᴀʀт 5)」
16 「Aт Scнooʟ」
17 「Aт Scнooʟ (Pᴀʀт 2)」
18 「Aт Scнooʟ (Pᴀʀт 3)」
19 「Aт Scнooʟ (Pᴀʀт 4)」
20 「Aт Scнooʟ (Pᴀʀт 5)」
21 「Déғтᴇʀι Doκιмí」
22 「Déғтᴇʀι Doκιмí (Pᴀʀт 2)」
23 「Déғтᴇʀι Doκιмí (Pᴀʀт 3)」
24 「Déғтᴇʀι Doκιмí (Pᴀʀт 4)」
25 「Déғтᴇʀι Doκιмí (Pᴀʀт 5)」
26 「Uɴᴅᴇʀwoʀʟᴅ」
27 「Uɴᴅᴇʀwoʀʟᴅ (Pᴀʀт 2)」
28 「Uɴᴅᴇʀwoʀʟᴅ (Pᴀʀт 3)」
29 「Uɴᴅᴇʀwoʀʟᴅ (Pᴀʀт 4)」
30 「Tнᴇ Kιɴԍ Wᴀɴтᴇᴅ」
31 「Pʀoмιsᴇ」
32 「Pʀoмιsᴇ (Pᴀʀт 2)」
33 「Tнᴇ Sᴀмᴇ Tʀιcκ」
34 「Coʀvιɴᴀʟ, ZᴀɴQuᴇᴇɴ, ᴀɴᴅ Tнᴇ Hᴀʟғ-Eʟғ」
35 「A Fᴀтнᴇʀ」
36 「Tнᴇ Scʀᴇᴀм」
37 「Tнᴀт Cʟuᴇ」
38 「Bιԍ Cʀᴇᴀтuʀᴇ」
39 「Pʀoנᴇcт Oɴᴇ」
40 「Pʀoғᴇssoʀ Hᴀʀᴘᴇʀ」
41 「Pʟᴀɴ Iɴ Tᴇʟᴇᴘᴀтнʏ」
42 「Moтнᴇʀ」
43 「Hᴇcᴀтᴇ」
44 「Aκu? Lᴇʟuнuʀмu」
45 「Rᴀнᴀsιᴀ」
46 「Boᴅoн」
47 「Puʟᴀu Lιcιsιᴀ」
48 「Sιsтᴇʀ's Hᴇᴀʀт」
49 「Uנιᴀɴ ᴅᴀʀι Sι Pᴀɴᴅᴀι Bᴇsι」
50 「Kᴇнᴀɴԍᴀтᴀɴ」
51 「Gᴇʟᴀᴘ」
52 「Aʟтᴇʀ Eԍo」
53 「Aʀтᴇмιs」
54 「Pᴇɴcιᴘтᴀ」
55 「Bᴀɴтuᴀɴ, Bᴀɴтuᴀɴ, Bᴀɴтuᴀɴ!」
56 「Hᴀɴтu」
57 「Iɴsιᴅᴇ」
58 「Tᴀмu」
59 「Iмᴘosтoʀ」
60 「Towᴀʀᴅs Huмᴀɴ Dᴇsтʀucтιoɴ」
61 「Kᴇмuɴcuʟᴀɴ Dᴇмι-Goᴅ Lᴀιɴɴʏᴀ」
62 「Bᴀʟᴀs Dᴇɴᴅᴀм」
63 「I ᴀм Tнᴇ Nᴀмᴇʟᴇss」
64 「Cнᴀɴԍᴇ」
65 「Pᴇɴʏιнιʀ Yᴀɴԍ Bᴇʀoʀԍᴀɴιsᴀsι」
66 「Huтᴀɴ Kᴇκᴇʟᴀмᴀɴ」
67 「Kᴇʟᴀs & Tιɴԍκᴀтᴀɴ」
68 「Pᴇмʙᴀԍιᴀɴ」
69 「Sᴇɴιoʀ」
70 「Iᴅᴇɴтιтʏ」
71 「Tнᴇ Tнιʀтᴇᴇɴтн Zoᴅιᴀc」
72 「Sι Aʟʙιɴo」
73 「Tuנuᴀɴ」
74 「Pᴇɴԍuмuмᴀɴ Eɴᴅ S1」
75 Pengumuman S2!!
Episodes

Updated 75 Episodes

1
「Pʀoʟoԍ」
2
「Fᴇsтιvᴀʟ」
3
「Bᴀʟᴀικoтᴀ」
4
「Hᴀʟғᴇɴ Lᴀʙoʀᴀтoʀιuм」
5
「Aɴᴀκ Bᴀʀu」
6
「Bᴇʏoɴᴅ」
7
「Bᴇʏoɴᴅ (Pᴀʀт 2)」
8
「Avʀᴀ Tᴇsт」
9
「Avʀᴀ Tᴇsт (Pᴀʀт 2)」
10
[Próti Exétasi]
11
「Pʀóтι Exéтᴀsι」
12
「Pʀóтι Exéтᴀsι (Pᴀʀт 2)」
13
「Pʀóтι Exéтᴀsι (Pᴀʀт 3)」
14
「Pʀóтι Exéтᴀsι (Pᴀʀт 4)」
15
「Pʀóтι Exéтᴀsι (Pᴀʀт 5)」
16
「Aт Scнooʟ」
17
「Aт Scнooʟ (Pᴀʀт 2)」
18
「Aт Scнooʟ (Pᴀʀт 3)」
19
「Aт Scнooʟ (Pᴀʀт 4)」
20
「Aт Scнooʟ (Pᴀʀт 5)」
21
「Déғтᴇʀι Doκιмí」
22
「Déғтᴇʀι Doκιмí (Pᴀʀт 2)」
23
「Déғтᴇʀι Doκιмí (Pᴀʀт 3)」
24
「Déғтᴇʀι Doκιмí (Pᴀʀт 4)」
25
「Déғтᴇʀι Doκιмí (Pᴀʀт 5)」
26
「Uɴᴅᴇʀwoʀʟᴅ」
27
「Uɴᴅᴇʀwoʀʟᴅ (Pᴀʀт 2)」
28
「Uɴᴅᴇʀwoʀʟᴅ (Pᴀʀт 3)」
29
「Uɴᴅᴇʀwoʀʟᴅ (Pᴀʀт 4)」
30
「Tнᴇ Kιɴԍ Wᴀɴтᴇᴅ」
31
「Pʀoмιsᴇ」
32
「Pʀoмιsᴇ (Pᴀʀт 2)」
33
「Tнᴇ Sᴀмᴇ Tʀιcκ」
34
「Coʀvιɴᴀʟ, ZᴀɴQuᴇᴇɴ, ᴀɴᴅ Tнᴇ Hᴀʟғ-Eʟғ」
35
「A Fᴀтнᴇʀ」
36
「Tнᴇ Scʀᴇᴀм」
37
「Tнᴀт Cʟuᴇ」
38
「Bιԍ Cʀᴇᴀтuʀᴇ」
39
「Pʀoנᴇcт Oɴᴇ」
40
「Pʀoғᴇssoʀ Hᴀʀᴘᴇʀ」
41
「Pʟᴀɴ Iɴ Tᴇʟᴇᴘᴀтнʏ」
42
「Moтнᴇʀ」
43
「Hᴇcᴀтᴇ」
44
「Aκu? Lᴇʟuнuʀмu」
45
「Rᴀнᴀsιᴀ」
46
「Boᴅoн」
47
「Puʟᴀu Lιcιsιᴀ」
48
「Sιsтᴇʀ's Hᴇᴀʀт」
49
「Uנιᴀɴ ᴅᴀʀι Sι Pᴀɴᴅᴀι Bᴇsι」
50
「Kᴇнᴀɴԍᴀтᴀɴ」
51
「Gᴇʟᴀᴘ」
52
「Aʟтᴇʀ Eԍo」
53
「Aʀтᴇмιs」
54
「Pᴇɴcιᴘтᴀ」
55
「Bᴀɴтuᴀɴ, Bᴀɴтuᴀɴ, Bᴀɴтuᴀɴ!」
56
「Hᴀɴтu」
57
「Iɴsιᴅᴇ」
58
「Tᴀмu」
59
「Iмᴘosтoʀ」
60
「Towᴀʀᴅs Huмᴀɴ Dᴇsтʀucтιoɴ」
61
「Kᴇмuɴcuʟᴀɴ Dᴇмι-Goᴅ Lᴀιɴɴʏᴀ」
62
「Bᴀʟᴀs Dᴇɴᴅᴀм」
63
「I ᴀм Tнᴇ Nᴀмᴇʟᴇss」
64
「Cнᴀɴԍᴇ」
65
「Pᴇɴʏιнιʀ Yᴀɴԍ Bᴇʀoʀԍᴀɴιsᴀsι」
66
「Huтᴀɴ Kᴇκᴇʟᴀмᴀɴ」
67
「Kᴇʟᴀs & Tιɴԍκᴀтᴀɴ」
68
「Pᴇмʙᴀԍιᴀɴ」
69
「Sᴇɴιoʀ」
70
「Iᴅᴇɴтιтʏ」
71
「Tнᴇ Tнιʀтᴇᴇɴтн Zoᴅιᴀc」
72
「Sι Aʟʙιɴo」
73
「Tuנuᴀɴ」
74
「Pᴇɴԍuмuмᴀɴ Eɴᴅ S1」
75
Pengumuman S2!!

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!