Teman Satu Kasur

Teman Satu Kasur

Ketidaksengajaan

"Jangan pernah lewatin batas ini, atau lo bakal gw aduin ke cewek lo" Tegas Ana sambil menunjuk guling diantara mereka

"Oke, lu juga jangan harap bisa nglewatin batas ini atau,," Balas Gara

"atau apa?" Tanya Ana

"Atau gue tebar benih dan cowok lo itu yang tanggung jawab" Jawab Gara enteng

BUGH..

Gara meringis saat tiba-tiba kepalanya ditimpuk bantal oleh Ana, Ana Fredlyna lebih lengkapnya. Ana adalah teman seangkatan Gara yang berbeda kelas.

"AWW,, lo kira ga sakit, main pukul-pukul aja lo, baru kenal aja udah berani KDRT" teriak Gara tidak terima

"Makanya punya mulut tuh dijaga" kecam Ana merasa kesal, rambutnya yang panjang kini berantakan setelah ia rebahan

Dan entah kenapa Ana yang sebelumnya tidak pernah sekalipun bertukar sapa dengan Gara Mahendra, memiliki cantik yang luar biasa

Gara mengakuinya

Singkat cerita, Ana dan Gara mereka berdua kabur dari rumah mereka masing-masing, mereka akhirnya memesan indekos lewat aplikasi online yang ternyata sedang mengalami gangguan.

Akhirnya, kamar dengan ukuran empat kali empat dengan kamar mandi dalam dan mini pantry itu pun tidak sengaja tersewa pada kedua aplikasi Ana dan Gara.

Dan seperti biasa, pemilik indekos tidak mau bertanggung jawab untuk mengembalikan dana mereka.

Karna itulah Ana dan Gara mau tidak mau harus berbagi kamar, kamar mandi, bahkan ranjang seperti saat ini.

"Coba lo pikir ya, menurut lo apa yang akan terjadi saat cewek dan cowok puber tidur satu kasur kaya saat ini?" tanya Gara terjeda

Kemudian ia melanjutkan" Ngga mungkin kan mereka cuma senyam-senyum sampe pagi, minimal AH-UH-AH, atau ngga ranjang berdecit kaya di novel-novel!"

Gara sengaja membuat takut Ana agar menyerah tinggal bersamanya

Ana memejamkan matanya, berusaha tidak memikirkan perkataan Gara barusan

"Gak apa-apa, ga akan ada apapun diantara kita, kita udah sepakat!! lagian ini cuman sebulan" batin Ana

"Lo tunggu aja setelah gue terima gaji part time, gue bakalan minggat dari sini!" gerutu Ana sambil mengubah posisinya membelakangi Gara

"Oh ya, gimana kalo sebelum itu lo positif, benih gue tumbuh jadi embrio,,"

BUGH

Lagi-lagi Ana menimpuk Gara yang mulutnya terus nyerocos

"apa-apaan sih lo" Gara meringis dan mengusap-usap kepalanya yang terkena timpukan bantal

"Lo yang apaan" jawab Ana kesal

"Lah kenapa gue, gue cuman bahas biologi!" kata Gara

"Gak lucu!" tekan Ana, Ia langsung menarik selimut dan menutupi seluruh tubuhnya erat-erat

Kemudian hanya ada keheningan diantara mereka beberapa saat

"Gue matiin lampunya ya? Gue ngga suka tidur terang!" ucap Gara tidak menyerah mencari ribut dengan Ana

Ana berdecak kesal, ia beranjak mengambil lampu tidur kecil dari tasnya dan menaruhnya di nakas

"Cahayanya harus remang, gue ga suka gelap total, adil kan?" tegas Ana

Gara hanya mendengus karena gagal mengerjai gadis itu lagi. Ana sepertinya cukup tahan banting.

...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...

Sudah satu jam berlalu, Ana tak kunjung bisa memejamkan matanya, Ana terus bergerak gelisah.

Sejujurnya gadis itu takut jika Gara tiba-tiba macam-macam dengannya.

Gara merasakan kegelisahan Ana "Gabisa tidur? Main tebak-tebakan yuk"

"Gue bukan anak kecil" jawab Ana cuek

"Alah bilang aja lo takut kalah. Coba gue tanya, kenapa Superman hurufnya S?"

"Karena nama inisialnya kan" jawab Ana

"Salahh, karena kalo L kegedean."

"Haha lucu" Ana tertawa sarkas dan menarik selimutnya lebih erat, karena malas merespon Gara

Cowok itu malah tersenyum tipis dan melanjutkan

"Satu lagi, menurut lo tuyul itu cewek apa cowok?"

"mana gue tau" jawab Ana

"Jawannya cowok" lanjut Gara

"Kenapa bisa" tanya Ana mulai penasaran

"Karena kalau cewek, harusnya pake BH.." jawab Gara

"tutup mulut kotor lo!" jawab Ana, dengan rasa geli dibawah perutnya

Sejujurnya Ana sendiri masih tidak menyangka Gara Mahendra yang terkenal tampan dan memiliki banyak fans itu ternyata tengil dan super menyebalkan.

"Terakhir, buah apa yang bikin ketawa?" tanya Gara melanjutkan permainannya

"hmm gak tau" jawab Ana

"Buah ha-ha-ha" jawab Gara sambil tertawa sendiri

Tanpa sadar Ana ikut tersenyum tipis, ia menyadari gurauan Gara sebenarnya tidak terlalu buruk.

"masih gelisah sekarang?" Tanya Gara setelah beberapa detik hening diantara mereka

"Barusan, kasur sampe goyang terus, gue jadi gak bisa tidur, padahal besok gue ada.." kata Gara terjeda

"ULANGAN KIMIA!!" Gara memekik sambil langsung beranjak dari tempat tidurnya

"O-OH gawat, bisa-bisanya gue lupa kalo besok ada ulangan kimia"

Gara langsung membongkar kopernya dan mencari-cari buku paket dan menaruhnya di atas meja. Di kos mereka hanya ada satu meja lesehan.

"Kelas gue udah ulangan barusan, dan gue dapat nilai A+" Ucap Ana sambil tersenyum menang

"Dasar PAMERRR" cibir Gara

"Dih kenapa pamer?! Gak bisa lihat orang semeng ya lo?! Iri, dengki hati itu pamali Gara!" kata Ana sambil menakankan kalimatnya

"Yang pamali itu elo!! Tinggal serumah sama cowok, tapi baju tidur udah macam model foto onlyfans!" jawab Gara sambil melirik ke arah Ana

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!