Chapter 18 Erlang Shen VS Yun Feng

"Kalau dia ingin membangkitkan tubuh kaisar kehancuran, maka dia harus menyatukan kekuatannya dengan dewa naga atau tubuh dewa petir," jelas Lao Hu.

"Ngomong-ngomong, aku harus memanggilmu siapa?" tanya Lao Hu kepada Erlang Shen.

"Panggil kakak saja," jawab Erlang Shen.

"Oh, iya, Kak, apakah kau mencari inti petir?" tanya Lao Hu.

"Iya," jawab Erlang Shen.

"Sebelah utara danau ini ada sebuah inti petir," jelas Lao Hu.

Erlang Shen melesat ke utara danau petir. Sesuai perkataan Lao Hu, di tempat itu terdapat inti petir hijau. Petir tersebut adalah petir Qilin suci.

"Petir Qilin suci, tidak buruk." Erlang Shen mengambil inti petir Qilin suci dan menyimpannya. Seperti api miliknya, ia juga berniat untuk menyatukan 4 petir terkuat menjadi satu.

Setelah mengambil inti petir, Erlang Shen langsung melesat. Tiba-tiba saja langit berubah menjadi gelap gulita. Petir menyambar.

"Secepat itu?" tanya Erlang Shen.

"Kenapa, Kak?" tanya Lao Hu.

"Yun Feng berhasil mengalahkan pewaris dewa petir. Petir yang menyambar di langit menandakan jika ia menyatukan tubuh dewa petir dengan dirinya.

"Bagaimana bisa dia mengalahkan pewaris dewa petir dalam hitungan menit?" tanya Lao Hu.

"Sama seperti dewa suci, dewa perang juga memiliki mata yang sangat mengerikan, yaitu mata dewa. Meski namanya mata dewa, tapi mata itu lebih identik dengan iblis. Mata dewa itu mampu membunuh dan menyerap kekuatan orang lain dengan cepat, tapi kekuatan target harus lebih rendah dari pemilik mata itu," jelas Erlang Shen.

"Aku akui, orang itu sangat jenius," ucap Lao Hu.

"Orang itu mendapatkan segalanya dengan mudah, tapi kakak harus mencarinya sendiri. Takdir benar-benar tidak adil," lanjut Lao Hu.

"Aku tidak mempermasalahkan itu. Yang kupermasalahkan adalah kematian kedua orang tuaku," jelas Erlang Shen.

Erlang Shen melesat menjauhi danau petir. Baru beberapa saat ia melesat, Yun Feng sudah muncul di hadapannya. Kultivasi Yun Feng juga meningkat drastis. Dari ranah Raja tahap 5, ia langsung menerobos ke ranah kaisar tahap 9.

"Lihatlah, aku mendapatkan apapun dengan mudah. Aku berhasil membangkitkan kekuatan kehancuran tanpa perlu repot-repot mencari kekuatan dewa petir," ujar Yun Feng.

"Berbeda denganmu yang harus bekerja keras terlebih dahulu baru mendapatkan apa yang kau inginkan. Kau melewati beberapa peristiwa yang hampir merenggut nyawamu, baru kau mendapatkan tubuh kaisar langit. Kau juga terlahir tanpa elemen. Kau sampah yang sebenarnya," ledek Yun Feng.

"Sekarang, aku akan mengalahkanmu!" Yun Feng langsung menyerang Erlang Shen dengan tombaknya. Erlang sendiri menangkis serangan itu dengan mudah, tanpa kesulitan sama sekali.

"Bakat yang tinggi, tapi kemampuan yang tak pernah diasah. Orang sombong ini akan kalah dengan cepat," batin Lao Hu.

Roaaaarrrrggg

Boooommmmm

Naga biru meraung dengan keras. Naga itu melesat kearah Yun Feng dengan sangat cepat. Serangan super cepat itu membuat Yun Feng terpental hingga puluhan meter.

Wuuuussssss

Traaaangggg

Traaaangggg

Traaaangggg

Dentingan logam terdengar saat tombak langit beradu dengan tombak dewa perang yang sudah berevolusi menjadi tombak kehancuran. Dentingan logam itu disertai dengan ledakan beruntun dan juga gelombang energi yang saling berbenturan.

Swuuuussss

Traaaangggg

Tombak langit dan tombak kehancuran kembali berbenturan. Benturan kedua tombak itu menyebabkan pusaran energi biru dan energi ungu kemerahan beradu di langit.

Wuuuussssss

Boooommmmm

Erlang Shen dan Yun Feng terpental puluhan meter. keduanya memuntahkan seteguk darah. Di sisi lain, Yun Feng mengatur Qi-nya yang kacau karena pertarungannya dengan Erlang Shen.

Roaaaarrrrggg

Roaaaarrrrggg

Dua naga yang bentuk dan perawakannya sama bertarung di langit. Perbedaan kedua naga itu hanya terletak pada warna dan energi dan elemennya saja. Pertarungan kedua naga perwujudan tombak tersebut menarik perhatian pria yang menjaga pohon energi kematian.

"Naga emas melingkar dan naga hitam melingkar. Keduanya seperti saudara," gumam Pria tersebut.

"Kekuatan bawaan keduanya menyebabkan mereka tidak dapat membunuh satu sama lainnya." Pria itu terus memperhatikan pertarungan Erlang Shen dan Yun Feng. Pertarungan keduanya menyebabkan lembah petir porak-poranda. Bahkan, pertarungan mereka menyebabkan kehampaan retak dan pelindung alam langit mulai bergetar.

Yun Feng dan Erlang Shen masih bertarung. Keduanya tidak menyadari jika perisai yang selama melindungi alam langit mulai retak.

Dhuaaaaaarrrrr

Ledakan terdengar. Erlang Shen menoleh ke langit. Ia terkejut saat melihat ada retakan di langit. Ia ingin menghentikan Yun Feng, tapi pemuda itu bersiap untuk menyerangnya.

"Kakak, pelindungnya mulai pecah," ucap Lao Hu.

"Tidak bisa dibiarkan. Orang-orang tak bersalah akan menjadi sasaran orang-orang dari alam lain." Erlang Shen membuat segel tangan dengan cepat. Tak berselang lama, sebuah energi biru menembak ke langit.

"Bodoh! Seharusnya kau melindungi dirimu sendiri," ujar Yun Feng.

"Kalau kau tidak mau melindungi alam langit ini, maka aku sendiri yang akan melakukannya," ucap Erlang Shen.

"Bodoh! Kelakuanmu itu akan merenggut nyawamu," teriak Yun Feng.

"Selama aku bisa melindungi orang-orang semuanya akan kulakukan," timpal Erlang Shen.

"Dasar keras kepala." Yun Feng mengurungkan niatnya untuk menyerang Erlang Shen. Ia mengarahkan kekuatannya ke langit untuk memperkuat pelindung alam langit. Yun Feng tersenyum licik saat melihat Erlang Shen lengah. Ia langsung menyerangnya dengan naga kehancuran. Serangan itu menyebabkan Erlang Shen terpental ratusan meter. Serangan itu juga membuatnya terluka parah.

"Kau memusatkan kekuatanmu untuk memperkuat formasi pelindung itu sampai-sampai kau tak melindungi dirimu sendiri," ujar Yun Feng.

"Meski aku tak bisa membunuhmu, setidaknya aku bisa membuatmu sekarat." Yun Feng membuat segel tangan dengan cepat. Sama seperti Erlang Shen yang memiliki 8 elemen, Yun Feng juga memiliki 8 elemen. Yun Feng memang terlahir dengan 8 elemen, sementara Erlang Shen mendapatkan 8 elemen secara tidak sengaja melalui buah persik.

"Selamat tinggal." Pusaran 8 elemen itu membentuk sosok naga hitam yang sangat menyeramkan. Naga hitam itu melesat kearah Erlang Shen.

Wuuuussssss

Simbol naga emas di dahi Erlang Shen bersinar. Lalu, naga emas yang sangat besar langsung menyerang naga hitam milik Yun Fao.

Wuuuussssss

Boooommmmm

Boooommmmm

Ledakan beruntun terdengar di langit. Naga emas dan naga hitam itu bertarung di langit. Pertarungan kedua naga itu menghancurkan formasi pelindung alam langit.

Wuuuussssss

Naga emas dan naga hitam itu melingkar dan membentuk simbol Yin-Yang. Lalu, energi yang sangat kuat menembak ke langit. Energi itu membentuk pelindung berlapis-lapis yang melindungi alam langit.

Boooommmmm

Ledakan kembali terdengar. Naga emas dan naga hitam kembali ke pemilik masing-masing. Erlang Shen sendiri berhasil menyembuhkan lukanya tepat waktu.

"Pelindung itu tidak akan bertahan lama," gumam Erlang Shen.

Traaaangggg

Keduanya kembali bertarung. Dentingan logam tercipta saat tombak kehancuran beradu dengan tombak langit. Benturan kedua tombak itu juga menciptakan percikan api dan pusaran angin yang menghancurkan apapun yang ada di dalam lembah, kecuali ruang hampa di dalam danau.

Terpopuler

Comments

Ardi Provision

Ardi Provision

sudah dikalahkan dibiarkan lolos lalu datang lagi untuk bertempur kok mc terlalu naif

2025-01-07

0

Erick Lapka

Erick Lapka

MC Kya gni yg bkin orang mlas bca..terlalu naif..

2025-03-09

0

Entis Sutisna

Entis Sutisna

Wow...hayoooo semangaaaat Erlang Shen...lanjjuuutkan Thor...💪💪😡😡🔥🔥

2024-12-29

1

lihat semua
Episodes
1 Chapter 1 Prolog
2 Chapter 2 Racun Bulan Es dan Tombak Suci
3 Chapter 3 Tetua Zilong
4 Chapter 4 Warisan Dewa Suci
5 Chapter 5 Berkumpulnya 7 saudara
6 Chapter 6 Ranah Bumi tahap 5
7 Chapter 7 Kedatang Xie Han
8 Chapter 8 Di Klan Erlang
9 Chapter 9 Mematahkan Kesombongan Qi Xu
10 chapter 10 Di Serikat Alkemis
11 chapter 11 Lao Hu si Harimau Bersayap
12 Chapter 12 Informasi Klan Shen
13 Chapter 13 Kedatangan Iblis petir Kembar
14 Chapter 14 Ranah Raja tahap 5
15 Chapter 15 Melawan Iblis
16 Chapter 16 Danau Petir
17 Chapter 17 Bertemu Pewaris Dewa Perang
18 Chapter 18 Erlang Shen VS Yun Feng
19 chapter 19 Awal Sebuah Bencana
20 Chapter 20 Sebuah Petunjuk
21 Chapter 21 Alam Es Kuno
22 Chapter 22 Inti Es
23 Chapter 23 Mendapatkan Api Abadi
24 Chapter 24 Masih Di Alam Kuno
25 Chapter 25 Masih Di Alam Kuno II
26 Chapter 26 Memecahkan Petunjuk
27 Chapter 27 Keluar Dari Alam Kuno
28 Chapter 28 Misteri Klan Qing
29 Chapter 29 Chimera
30 Chapter 30 Kau saudaraku, Bukan Bawahanku
31 Chapter 31 Klan Kuno Shen
32 Chapter 32 Tiga Hewan Suci
33 Chapter 33 Memasuki Wilayah Sekte kelelawar Iblis
34 Chapter 34 Putri Zhang Yang Licik
35 Chapter 35 Membunuh Master Ilusi
36 Chapter 36 Sergapan
37 Chapter 37 Terbunuhnya Tiga Jenderal Kekaisaran Zhang
38 Chapter 38 Dikendalikan Oleh Kekuatan Naga Emas
39 Chapter 39 Erlang Shen Sadar
40 Chapter 40 Membakar Perkemahan Prajurit Kekaisaran Han
41 Chapter 41 Gua Petir
42 Chapter 42 Petir 7 Warna.
43 Chapter 43 Pergerakan Iblis Langit
44 Chapter 44 Prajurit Langit
45 Chapter 45 Yun Feng dan Erlang Shen Bekerjasama
46 Chapter 46 Kota Semanggi
47 Chapter 47 Ling Yue dan Klan Ling
48 Chapter 48 Di Klan Ling
49 Chapter 49 Keinginan Yun Feng
50 Chapter 50 Membunuh Murid Sekte Naga Kembar
51 Chapter 51 Serangan Gabungan
52 Chapter 52 Lembah Tengkorak
53 Chapter 53 Lembah Tengkorak II
54 Chapter 54 Masih di Lembah Tengkorak
55 Chapter 55 Ranah Surgawi Tahap Awal
56 Chapter 56 Kota Bulan Perak
57 Chapter 57 Identitas Asli Zhang Fuyi
58 Chapter 58 Kemunculan Sang Naga Hitam
59 Chapter 59 Naga Bayangan Mulai Menyerang
60 Chapter 60 Pertarungan I
61 Chapter 61 Pertarungan II dan Jenderal Langit
62 Ultimatum Kaisar Langit
63 Chapter 63 Menuju Pulau Kura-Kura
64 Chapter 64 Pegasus Suci
65 Chapter 65 Rubah Merah Berekor Sembilan
66 Chapter 66 Mengacau di Klan Zhi
67 Chapter 67 Ultimatum Kedua Kaisar Langit
68 Chapter 68 Penjaga Pulau Kura-kura
69 Chapter 69 Pulau Kura-kura
70 Chapter 70 Masih Di Pulau Kura-kura
71 Chapter 71 Formasi Pulau Kura-Kura
72 Chapter 72 Menghancurkan Istana Kekaisaran Han
73 Chapter 73 Iblis Langit dan Klan Qing
74 Chapter 74 Di Klan Qing
75 Chapter 75 Purnama kembar
76 Chapter 76 Pertempuran I
77 Chapter 77 Pertempuran II (Elemen Kembar)
78 Chapter 78 Pertempuran III
79 Chapter 79 Pertempuran IV
80 Chapter 80 Pertarungan Berlanjut
81 Chapter 81 AKHIR DARI PERTEMPURAN
82 Chapter 82 Erlang Shen Vs Yun Feng
83 Chapter 83 Puncak Pertarungan
84 Chapter 84 Alam Atas
85 Chapter 85 Sekte Naga Langit
86 Chapter 86 Meningkatkan Kultivasi
87 Chapter 87 Pembunuh Bayaran Bulan Merah
88 Chapter 88 Menyelamatkan Yun Feng
89 Chapter 89 Konspirasi Tang Bao
90 Chapter 90 Mustika Raja
91 Chapter 91 Shen Tian Meng Sang Immortal Suci
92 Chapter 92 Terluka Parah
93 Chapter 93 Kota Bulan dan Gui Bing
94 Chapter 94 Utusan Dao Langit
95 Chapter 95 Keberadaan Ling Yue
96 Chapter 96 Istana Erlang Tang
97 Chapter 97 Elf Bulan Merah
98 Chapter 98 Sekte Kelopak Peri
99 Chapter 99 Patriak Fu Guo Zhi
100 Chapter 100 Melebur Jiwa Fu Guo Zhi
101 Chapter 101 Kitab Biru
102 Chapter 102 Istana Erlang Yun
103 Chapter 103 Berkumpul di Istana Erlang Yun
104 Chapter 104 Lembah Yin
105 Chapter 105 Gu Xia
106 Chapter 106 Kejutan dari Erlang Yun
107 Chapter 107 Mengembalikan Ingatan Erlang Chang
108 Chapter 108 Yang Dao dan Yang Hai
109 Chapter 109 Rencana Pernikahan
110 Chapter 110 Pernikahan
111 Chapter 111 Ketenangan Sebelum Badai Melanda
112 Chapter 112 Menggabungkan Dua Kekuatan
113 Chapter 113 Elemen Kegelapan
114 Chapter 114 Menyempurnakan Elemen
115 Menggetarkan Langit (End Chapter)
Episodes

Updated 115 Episodes

1
Chapter 1 Prolog
2
Chapter 2 Racun Bulan Es dan Tombak Suci
3
Chapter 3 Tetua Zilong
4
Chapter 4 Warisan Dewa Suci
5
Chapter 5 Berkumpulnya 7 saudara
6
Chapter 6 Ranah Bumi tahap 5
7
Chapter 7 Kedatang Xie Han
8
Chapter 8 Di Klan Erlang
9
Chapter 9 Mematahkan Kesombongan Qi Xu
10
chapter 10 Di Serikat Alkemis
11
chapter 11 Lao Hu si Harimau Bersayap
12
Chapter 12 Informasi Klan Shen
13
Chapter 13 Kedatangan Iblis petir Kembar
14
Chapter 14 Ranah Raja tahap 5
15
Chapter 15 Melawan Iblis
16
Chapter 16 Danau Petir
17
Chapter 17 Bertemu Pewaris Dewa Perang
18
Chapter 18 Erlang Shen VS Yun Feng
19
chapter 19 Awal Sebuah Bencana
20
Chapter 20 Sebuah Petunjuk
21
Chapter 21 Alam Es Kuno
22
Chapter 22 Inti Es
23
Chapter 23 Mendapatkan Api Abadi
24
Chapter 24 Masih Di Alam Kuno
25
Chapter 25 Masih Di Alam Kuno II
26
Chapter 26 Memecahkan Petunjuk
27
Chapter 27 Keluar Dari Alam Kuno
28
Chapter 28 Misteri Klan Qing
29
Chapter 29 Chimera
30
Chapter 30 Kau saudaraku, Bukan Bawahanku
31
Chapter 31 Klan Kuno Shen
32
Chapter 32 Tiga Hewan Suci
33
Chapter 33 Memasuki Wilayah Sekte kelelawar Iblis
34
Chapter 34 Putri Zhang Yang Licik
35
Chapter 35 Membunuh Master Ilusi
36
Chapter 36 Sergapan
37
Chapter 37 Terbunuhnya Tiga Jenderal Kekaisaran Zhang
38
Chapter 38 Dikendalikan Oleh Kekuatan Naga Emas
39
Chapter 39 Erlang Shen Sadar
40
Chapter 40 Membakar Perkemahan Prajurit Kekaisaran Han
41
Chapter 41 Gua Petir
42
Chapter 42 Petir 7 Warna.
43
Chapter 43 Pergerakan Iblis Langit
44
Chapter 44 Prajurit Langit
45
Chapter 45 Yun Feng dan Erlang Shen Bekerjasama
46
Chapter 46 Kota Semanggi
47
Chapter 47 Ling Yue dan Klan Ling
48
Chapter 48 Di Klan Ling
49
Chapter 49 Keinginan Yun Feng
50
Chapter 50 Membunuh Murid Sekte Naga Kembar
51
Chapter 51 Serangan Gabungan
52
Chapter 52 Lembah Tengkorak
53
Chapter 53 Lembah Tengkorak II
54
Chapter 54 Masih di Lembah Tengkorak
55
Chapter 55 Ranah Surgawi Tahap Awal
56
Chapter 56 Kota Bulan Perak
57
Chapter 57 Identitas Asli Zhang Fuyi
58
Chapter 58 Kemunculan Sang Naga Hitam
59
Chapter 59 Naga Bayangan Mulai Menyerang
60
Chapter 60 Pertarungan I
61
Chapter 61 Pertarungan II dan Jenderal Langit
62
Ultimatum Kaisar Langit
63
Chapter 63 Menuju Pulau Kura-Kura
64
Chapter 64 Pegasus Suci
65
Chapter 65 Rubah Merah Berekor Sembilan
66
Chapter 66 Mengacau di Klan Zhi
67
Chapter 67 Ultimatum Kedua Kaisar Langit
68
Chapter 68 Penjaga Pulau Kura-kura
69
Chapter 69 Pulau Kura-kura
70
Chapter 70 Masih Di Pulau Kura-kura
71
Chapter 71 Formasi Pulau Kura-Kura
72
Chapter 72 Menghancurkan Istana Kekaisaran Han
73
Chapter 73 Iblis Langit dan Klan Qing
74
Chapter 74 Di Klan Qing
75
Chapter 75 Purnama kembar
76
Chapter 76 Pertempuran I
77
Chapter 77 Pertempuran II (Elemen Kembar)
78
Chapter 78 Pertempuran III
79
Chapter 79 Pertempuran IV
80
Chapter 80 Pertarungan Berlanjut
81
Chapter 81 AKHIR DARI PERTEMPURAN
82
Chapter 82 Erlang Shen Vs Yun Feng
83
Chapter 83 Puncak Pertarungan
84
Chapter 84 Alam Atas
85
Chapter 85 Sekte Naga Langit
86
Chapter 86 Meningkatkan Kultivasi
87
Chapter 87 Pembunuh Bayaran Bulan Merah
88
Chapter 88 Menyelamatkan Yun Feng
89
Chapter 89 Konspirasi Tang Bao
90
Chapter 90 Mustika Raja
91
Chapter 91 Shen Tian Meng Sang Immortal Suci
92
Chapter 92 Terluka Parah
93
Chapter 93 Kota Bulan dan Gui Bing
94
Chapter 94 Utusan Dao Langit
95
Chapter 95 Keberadaan Ling Yue
96
Chapter 96 Istana Erlang Tang
97
Chapter 97 Elf Bulan Merah
98
Chapter 98 Sekte Kelopak Peri
99
Chapter 99 Patriak Fu Guo Zhi
100
Chapter 100 Melebur Jiwa Fu Guo Zhi
101
Chapter 101 Kitab Biru
102
Chapter 102 Istana Erlang Yun
103
Chapter 103 Berkumpul di Istana Erlang Yun
104
Chapter 104 Lembah Yin
105
Chapter 105 Gu Xia
106
Chapter 106 Kejutan dari Erlang Yun
107
Chapter 107 Mengembalikan Ingatan Erlang Chang
108
Chapter 108 Yang Dao dan Yang Hai
109
Chapter 109 Rencana Pernikahan
110
Chapter 110 Pernikahan
111
Chapter 111 Ketenangan Sebelum Badai Melanda
112
Chapter 112 Menggabungkan Dua Kekuatan
113
Chapter 113 Elemen Kegelapan
114
Chapter 114 Menyempurnakan Elemen
115
Menggetarkan Langit (End Chapter)

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!