Chapter 16 Danau Petir

Swuuuussss

Boooommmmm

Dhuaaaaaarrrrr

Ledakan keras terdengar. Ledakan itu menyebabkan Komandan Iblis terlempar puluhan meter dan memuntahkan seteguk darah hitam.

"Aku tidak boleh kalah. Seorang komandan iblis tidak boleh kalah." Komandan iblis meraih tombaknya yang tergeletak tak jauh darinya. Dalam sekejap, tombaknya berubah menjadi sosok kelelawar raksasa merah gelap.

"Naga langit menembus cakrawala." Erlang Shen menyebutkan nama jurus terkuat dari tombak langit.

Wuuuussssss

Tombak langit bergetar, lalu melesat ke langit. Tak berselang lama, tombak tersebut berubah menjadi naga biru yang sangat besar. Naga biru jelmaan tombak langit itu melesat kearah kelelawar darah jelmaan tombak milik komandan iblis.

Swuuuussss

Dhuaaaaaarrrrr

Ledakan terdengar saat naga biru dan kelelawar merah gelap bertarung. Pertarungan kedua tombak itu disaksikan oleh ribuan pasang mata. Seorang pria parubaya tersenyum kecil sembari menatap naga biru jelmaan tombak langit.

"Tombak yang sangat bagus. Tombak sebagus itu harusnya menjadi milikku," batin Pria Parubaya itu.

Saat pertarungan antara kedua tombak itu selesai. Naga biru berubah kembali menjadi sebuah tombak. Saat itu juga, pria parubaya itu melesat dan berniat mengambil tombak langit. Sayangnya, tombak langit menusuk jantungnya sebelum ia menyentuh tombak langit.

Saat itu juga, pria itu tergeletak di tanah sebelum menghilang. Ternyata, pria itu hanyalah klon belaka, bukan tubuh asli. Erlang Shen mengalihkan pandangannya kearah komandan iblis yang sudah sangat lemah. Tanpa membuang-buang waktu lagi, ia kemudian melemparkan puluhan cakram biru kearah komandan iblis.

Sesaat sebelum kematiannya, komandan iblis mengirim pesan jiwa kepada kaisar Iblis. Setelah itu, komandan iblis mati dengan tubuh yang terpotong-potong. Bahkan, jiwanya dihancurkan oleh Erlang Shen.

Wuuuussssss

Tombak langit berubah menjadi gelang biru yang terpasang di pergelangan tangan kiri Erlang Shen. Dalam sekejap, Erlang Shen sudah pergi dari sana tanpa meninggalkan jejak sama sekali. Erlang Shen muncul di sekte Teratai Suci dengan penampilan yang berbeda dari sebelumnya.

Erlang Shen tersenyum saat melihat Tetua pertama sekte Teratai Suci dieksekusi. Kepingan-kepingan ingatan dimana Tetua pertama menangkap orang tuanya berputar di kepala Erlang Shen.

'"Satu sudah selesai." Erlang Shen melesat meninggalkan kota. Di wilayah terluar kota Teratai suci yang berupa pasang rumput, seorang pria parubaya menghadang Erlang Shen.

"Kau pasti terkejut, kan?" tanya pria parubaya itu kepada Erlang Shen.

"Untuk apa aku terkejut?" Erlang Shen balik bertanya. Pria itu mengernyit heran. Pasalnya, baru pertama kali ada yang tak kaget melihat kedatangannya.

"Baguslah! Kalau begitu, aku tidak perlu repot-repot memberitahumu," ujar pria tersebut.

"Apa yang kau inginkan?" tanya Erlang Shen.

"Tombak biru yang kau gunakan sebelumnya itu sangat cocok denganku. kalau kau masih sayang dengan nyawamu, maka serahkan tombak itu padaku," jawab pria parubaya itu disertai dengan aura penekanan yang diarahkan kepada Erlang Shen.

"Oh, hanya seorang pencuri, aku kira siapa," ledek Erlang Shen.

"Jika aku menginginkan suatu barang, maka barang itu sudah menjadi milikku. Tombak itu sudah menjadi milikku sekarang. Kalau kau tidak menyerahkannya, maka kau tidak akan bisa hidup tenang." Kini, pria parubaya itu mengancam Erlang Shen. Sayangnya, ancamannya itu tidak ada gunanya.

Erlang Shen langsung menciptakan kobaran api yang sangat besar. Sebelum dia membakar pria parubaya tersebut, seorang pria yang lebih muda muncul di samping pria parubaya itu.

"Aku Master Jing, mohon junior memberi muka," ujar pria yang baru datang.

"Untuk apa aku memberimu muka kalau kau sudah punya muka sendiri?" tanya Erlang Shen ngasal.

"Kau—" Wajah Master Jing memerah karena marah. Ia adalah Master formasi terkuat di benua Awan, tapi Erlang Shen tak menghargainya sama sekali.

"Kau tahu siapa kami?" tanya Master Jing.

"Dua orang yang suka mencuri milik orang lain," jawab Erlang Shen dengan santai tanpa rasa takut sama sekali.

"Aku adalah master formasi terkuat. Kalau kau tidak menghormatiku, maka aku pastikan kau akan meregang nyawa," jelas Master Jing.

"Kalau begitu, lewati formasi ini," tantang Erlang Shen.

Erlang Shen kemudian membuat segel tangan dengan sangat cepat. Tak berselang lama, ratusan pola formasi melayang di hadapannya. Pola formasi itu kemudian menyatu dan membentuk pola formasi yang mengurung Master Jing dan juga pria parubaya itu.

"Formasi macam apa ini?" tanya Master Jing dalam hati.

"Kalau tidak bisa lepas, maka aku akan membantu kalian." Erlang Shen mengibaskan tangannya, dan formasi itu berubah menjadi formasi 1000 tombak.

"Akan lebih baik jika aku memberi kalian pelajaran," ucap Erlang Shen.

Wuuuussssss

Seribu tombak menyerang Master Jing. Ia yang juga merupakan Master formasi langsung menyusun formasi pelindung dengan cepat. Sayangnya, formasi itu hanya bisa melindungi dirinya sendiri, sementara pria parubaya disebelahnya sudah tak bernyawa.

Wuuuussssss

Belum sempat Master Jing mengatur nafasnya, formasi 1000 tombak berubah menjadi formasi api. Master Jing kaget bukan main. Pasalnya, baru pertama kali ia melihat ada orang yang merubah formasi dengan cepat, dan itu adalah Erlang Shen.

"Selamat tinggal, Master Jing." Erlang Shen menjentikkan jarinya. Seketika, formasi api itu berubah menjadi kobaran api yang sangat besar. Kobaran api itu melahap Master Jing, Master formasi sekte Gunung Petir sekaligus Murid Leluhur sekte itu.

"Meminta tombakku seenak jidat, memangnya dia siapa?" Erlang Shen melesat dengan cepat tanpa mempedulikan asal usul dari master Jing.

Setelah melesat selama beberapa hari, Erlang Shen tiba di sebuah lembah. Di lembah itu, petir menyambar setiap saat. Erlang Shen memperhatikan lembah itu beberapa saat, sebelum akhirnya ia melompat ke dalam lembah.

Sambaran petir di lembah itu tak berpengaruh kepada Erlang Shen. Lao Hu yang selalu tidur setiap saat membuka matanya kemudian menyerap petir yang mengarah kepada Erlang Shen.

"Aku kira elemenmu angin, ternyata kau punya elemen petir juga," celetuk Erlang Shen.

Setelah beberapa jam, Erlang Shen mendarat di dasar lembah. Di dasar lembah, terdapat danau petir yang sangat luas.

Erlang Shen menggunakan mata langit untuk memeriksa danau petir itu. Anehnya, ia tidak bisa melihat dasar dari danau itu. Seakan-akan, danau petir itu tak memiliki dasar.

"Sepertinya ada sesuatu di dalam danau petir ini," gumam Erlang Shen.

Erlang Shen melapisi tubuhnya dan juga Lao Hu dengan energi langit, kemudian ia melompat ke dalam danau. Tubuh Erlang Shen meluncur bebas ke dalam danau yang tak berdasar itu. Meski dari atas danau itu terlihat seperti danau petir, tetap di dalam danau tidak ada petir sama sekali. Yang ada hanyalah lorong hampa tak berujung.

Semakin jauh kebawah, tekanan gravitasi semakin kuat. Awalnya biasa-biasa saja, tapi lama kelamaan, tekanan gravitasi itu semakin kuat. Dalam hitungan detik, tekanan gravitasi itu sudah mencapai tekanan 100 kali lipat.

Terpopuler

Comments

Entis Sutisna

Entis Sutisna

Wow...hayoooo Erlang Shen tingkatkan Teruuus kekuatanmu....lanjjuuutkan Thor...💪💪😡😡🔥🔥

2024-12-29

1

Ardi Provision

Ardi Provision

tidak pernah mengambil cincin ruang musuh yang dikalahkan

2025-01-07

1

Gila bener Erlang Shen

2024-12-24

1

lihat semua
Episodes
1 Chapter 1 Prolog
2 Chapter 2 Racun Bulan Es dan Tombak Suci
3 Chapter 3 Tetua Zilong
4 Chapter 4 Warisan Dewa Suci
5 Chapter 5 Berkumpulnya 7 saudara
6 Chapter 6 Ranah Bumi tahap 5
7 Chapter 7 Kedatang Xie Han
8 Chapter 8 Di Klan Erlang
9 Chapter 9 Mematahkan Kesombongan Qi Xu
10 chapter 10 Di Serikat Alkemis
11 chapter 11 Lao Hu si Harimau Bersayap
12 Chapter 12 Informasi Klan Shen
13 Chapter 13 Kedatangan Iblis petir Kembar
14 Chapter 14 Ranah Raja tahap 5
15 Chapter 15 Melawan Iblis
16 Chapter 16 Danau Petir
17 Chapter 17 Bertemu Pewaris Dewa Perang
18 Chapter 18 Erlang Shen VS Yun Feng
19 chapter 19 Awal Sebuah Bencana
20 Chapter 20 Sebuah Petunjuk
21 Chapter 21 Alam Es Kuno
22 Chapter 22 Inti Es
23 Chapter 23 Mendapatkan Api Abadi
24 Chapter 24 Masih Di Alam Kuno
25 Chapter 25 Masih Di Alam Kuno II
26 Chapter 26 Memecahkan Petunjuk
27 Chapter 27 Keluar Dari Alam Kuno
28 Chapter 28 Misteri Klan Qing
29 Chapter 29 Chimera
30 Chapter 30 Kau saudaraku, Bukan Bawahanku
31 Chapter 31 Klan Kuno Shen
32 Chapter 32 Tiga Hewan Suci
33 Chapter 33 Memasuki Wilayah Sekte kelelawar Iblis
34 Chapter 34 Putri Zhang Yang Licik
35 Chapter 35 Membunuh Master Ilusi
36 Chapter 36 Sergapan
37 Chapter 37 Terbunuhnya Tiga Jenderal Kekaisaran Zhang
38 Chapter 38 Dikendalikan Oleh Kekuatan Naga Emas
39 Chapter 39 Erlang Shen Sadar
40 Chapter 40 Membakar Perkemahan Prajurit Kekaisaran Han
41 Chapter 41 Gua Petir
42 Chapter 42 Petir 7 Warna.
43 Chapter 43 Pergerakan Iblis Langit
44 Chapter 44 Prajurit Langit
45 Chapter 45 Yun Feng dan Erlang Shen Bekerjasama
46 Chapter 46 Kota Semanggi
47 Chapter 47 Ling Yue dan Klan Ling
48 Chapter 48 Di Klan Ling
49 Chapter 49 Keinginan Yun Feng
50 Chapter 50 Membunuh Murid Sekte Naga Kembar
51 Chapter 51 Serangan Gabungan
52 Chapter 52 Lembah Tengkorak
53 Chapter 53 Lembah Tengkorak II
54 Chapter 54 Masih di Lembah Tengkorak
55 Chapter 55 Ranah Surgawi Tahap Awal
56 Chapter 56 Kota Bulan Perak
57 Chapter 57 Identitas Asli Zhang Fuyi
58 Chapter 58 Kemunculan Sang Naga Hitam
59 Chapter 59 Naga Bayangan Mulai Menyerang
60 Chapter 60 Pertarungan I
61 Chapter 61 Pertarungan II dan Jenderal Langit
62 Ultimatum Kaisar Langit
63 Chapter 63 Menuju Pulau Kura-Kura
64 Chapter 64 Pegasus Suci
65 Chapter 65 Rubah Merah Berekor Sembilan
66 Chapter 66 Mengacau di Klan Zhi
67 Chapter 67 Ultimatum Kedua Kaisar Langit
68 Chapter 68 Penjaga Pulau Kura-kura
69 Chapter 69 Pulau Kura-kura
70 Chapter 70 Masih Di Pulau Kura-kura
71 Chapter 71 Formasi Pulau Kura-Kura
72 Chapter 72 Menghancurkan Istana Kekaisaran Han
73 Chapter 73 Iblis Langit dan Klan Qing
74 Chapter 74 Di Klan Qing
75 Chapter 75 Purnama kembar
76 Chapter 76 Pertempuran I
77 Chapter 77 Pertempuran II (Elemen Kembar)
78 Chapter 78 Pertempuran III
79 Chapter 79 Pertempuran IV
80 Chapter 80 Pertarungan Berlanjut
81 Chapter 81 AKHIR DARI PERTEMPURAN
82 Chapter 82 Erlang Shen Vs Yun Feng
83 Chapter 83 Puncak Pertarungan
84 Chapter 84 Alam Atas
85 Chapter 85 Sekte Naga Langit
86 Chapter 86 Meningkatkan Kultivasi
87 Chapter 87 Pembunuh Bayaran Bulan Merah
88 Chapter 88 Menyelamatkan Yun Feng
89 Chapter 89 Konspirasi Tang Bao
90 Chapter 90 Mustika Raja
91 Chapter 91 Shen Tian Meng Sang Immortal Suci
92 Chapter 92 Terluka Parah
93 Chapter 93 Kota Bulan dan Gui Bing
94 Chapter 94 Utusan Dao Langit
95 Chapter 95 Keberadaan Ling Yue
96 Chapter 96 Istana Erlang Tang
97 Chapter 97 Elf Bulan Merah
98 Chapter 98 Sekte Kelopak Peri
99 Chapter 99 Patriak Fu Guo Zhi
100 Chapter 100 Melebur Jiwa Fu Guo Zhi
101 Chapter 101 Kitab Biru
102 Chapter 102 Istana Erlang Yun
103 Chapter 103 Berkumpul di Istana Erlang Yun
104 Chapter 104 Lembah Yin
105 Chapter 105 Gu Xia
106 Chapter 106 Kejutan dari Erlang Yun
107 Chapter 107 Mengembalikan Ingatan Erlang Chang
108 Chapter 108 Yang Dao dan Yang Hai
109 Chapter 109 Rencana Pernikahan
110 Chapter 110 Pernikahan
111 Chapter 111 Ketenangan Sebelum Badai Melanda
112 Chapter 112 Menggabungkan Dua Kekuatan
113 Chapter 113 Elemen Kegelapan
114 Chapter 114 Menyempurnakan Elemen
115 Menggetarkan Langit (End Chapter)
Episodes

Updated 115 Episodes

1
Chapter 1 Prolog
2
Chapter 2 Racun Bulan Es dan Tombak Suci
3
Chapter 3 Tetua Zilong
4
Chapter 4 Warisan Dewa Suci
5
Chapter 5 Berkumpulnya 7 saudara
6
Chapter 6 Ranah Bumi tahap 5
7
Chapter 7 Kedatang Xie Han
8
Chapter 8 Di Klan Erlang
9
Chapter 9 Mematahkan Kesombongan Qi Xu
10
chapter 10 Di Serikat Alkemis
11
chapter 11 Lao Hu si Harimau Bersayap
12
Chapter 12 Informasi Klan Shen
13
Chapter 13 Kedatangan Iblis petir Kembar
14
Chapter 14 Ranah Raja tahap 5
15
Chapter 15 Melawan Iblis
16
Chapter 16 Danau Petir
17
Chapter 17 Bertemu Pewaris Dewa Perang
18
Chapter 18 Erlang Shen VS Yun Feng
19
chapter 19 Awal Sebuah Bencana
20
Chapter 20 Sebuah Petunjuk
21
Chapter 21 Alam Es Kuno
22
Chapter 22 Inti Es
23
Chapter 23 Mendapatkan Api Abadi
24
Chapter 24 Masih Di Alam Kuno
25
Chapter 25 Masih Di Alam Kuno II
26
Chapter 26 Memecahkan Petunjuk
27
Chapter 27 Keluar Dari Alam Kuno
28
Chapter 28 Misteri Klan Qing
29
Chapter 29 Chimera
30
Chapter 30 Kau saudaraku, Bukan Bawahanku
31
Chapter 31 Klan Kuno Shen
32
Chapter 32 Tiga Hewan Suci
33
Chapter 33 Memasuki Wilayah Sekte kelelawar Iblis
34
Chapter 34 Putri Zhang Yang Licik
35
Chapter 35 Membunuh Master Ilusi
36
Chapter 36 Sergapan
37
Chapter 37 Terbunuhnya Tiga Jenderal Kekaisaran Zhang
38
Chapter 38 Dikendalikan Oleh Kekuatan Naga Emas
39
Chapter 39 Erlang Shen Sadar
40
Chapter 40 Membakar Perkemahan Prajurit Kekaisaran Han
41
Chapter 41 Gua Petir
42
Chapter 42 Petir 7 Warna.
43
Chapter 43 Pergerakan Iblis Langit
44
Chapter 44 Prajurit Langit
45
Chapter 45 Yun Feng dan Erlang Shen Bekerjasama
46
Chapter 46 Kota Semanggi
47
Chapter 47 Ling Yue dan Klan Ling
48
Chapter 48 Di Klan Ling
49
Chapter 49 Keinginan Yun Feng
50
Chapter 50 Membunuh Murid Sekte Naga Kembar
51
Chapter 51 Serangan Gabungan
52
Chapter 52 Lembah Tengkorak
53
Chapter 53 Lembah Tengkorak II
54
Chapter 54 Masih di Lembah Tengkorak
55
Chapter 55 Ranah Surgawi Tahap Awal
56
Chapter 56 Kota Bulan Perak
57
Chapter 57 Identitas Asli Zhang Fuyi
58
Chapter 58 Kemunculan Sang Naga Hitam
59
Chapter 59 Naga Bayangan Mulai Menyerang
60
Chapter 60 Pertarungan I
61
Chapter 61 Pertarungan II dan Jenderal Langit
62
Ultimatum Kaisar Langit
63
Chapter 63 Menuju Pulau Kura-Kura
64
Chapter 64 Pegasus Suci
65
Chapter 65 Rubah Merah Berekor Sembilan
66
Chapter 66 Mengacau di Klan Zhi
67
Chapter 67 Ultimatum Kedua Kaisar Langit
68
Chapter 68 Penjaga Pulau Kura-kura
69
Chapter 69 Pulau Kura-kura
70
Chapter 70 Masih Di Pulau Kura-kura
71
Chapter 71 Formasi Pulau Kura-Kura
72
Chapter 72 Menghancurkan Istana Kekaisaran Han
73
Chapter 73 Iblis Langit dan Klan Qing
74
Chapter 74 Di Klan Qing
75
Chapter 75 Purnama kembar
76
Chapter 76 Pertempuran I
77
Chapter 77 Pertempuran II (Elemen Kembar)
78
Chapter 78 Pertempuran III
79
Chapter 79 Pertempuran IV
80
Chapter 80 Pertarungan Berlanjut
81
Chapter 81 AKHIR DARI PERTEMPURAN
82
Chapter 82 Erlang Shen Vs Yun Feng
83
Chapter 83 Puncak Pertarungan
84
Chapter 84 Alam Atas
85
Chapter 85 Sekte Naga Langit
86
Chapter 86 Meningkatkan Kultivasi
87
Chapter 87 Pembunuh Bayaran Bulan Merah
88
Chapter 88 Menyelamatkan Yun Feng
89
Chapter 89 Konspirasi Tang Bao
90
Chapter 90 Mustika Raja
91
Chapter 91 Shen Tian Meng Sang Immortal Suci
92
Chapter 92 Terluka Parah
93
Chapter 93 Kota Bulan dan Gui Bing
94
Chapter 94 Utusan Dao Langit
95
Chapter 95 Keberadaan Ling Yue
96
Chapter 96 Istana Erlang Tang
97
Chapter 97 Elf Bulan Merah
98
Chapter 98 Sekte Kelopak Peri
99
Chapter 99 Patriak Fu Guo Zhi
100
Chapter 100 Melebur Jiwa Fu Guo Zhi
101
Chapter 101 Kitab Biru
102
Chapter 102 Istana Erlang Yun
103
Chapter 103 Berkumpul di Istana Erlang Yun
104
Chapter 104 Lembah Yin
105
Chapter 105 Gu Xia
106
Chapter 106 Kejutan dari Erlang Yun
107
Chapter 107 Mengembalikan Ingatan Erlang Chang
108
Chapter 108 Yang Dao dan Yang Hai
109
Chapter 109 Rencana Pernikahan
110
Chapter 110 Pernikahan
111
Chapter 111 Ketenangan Sebelum Badai Melanda
112
Chapter 112 Menggabungkan Dua Kekuatan
113
Chapter 113 Elemen Kegelapan
114
Chapter 114 Menyempurnakan Elemen
115
Menggetarkan Langit (End Chapter)

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!