Chapter 15 Melawan Iblis

"Karena kau berhasil membentuk tubuh kaisar langit, maka aku memintamu untuk menyelesaikan tugas yang tak pernah kuselesaikan," kata Dewa Suci.

"Tugas apa itu, Leluhur?" tanya Erlang Shen.

"Lindungi alam langit," jawab Dewa Suci.

"Siapa yang akan menyerang alam langit, Leluhur?" tanya Erlang Shen.

"Para iblis dan juga para penduduk alam atas. Mereka mengincar sesuatu yang tersimpan di alam langit, tapi tidak ada yang mengetahui apa yang mereka incar sebenarnya," jelas Dewa suci.

 "Ingat ini, Dewa suci dan Dewa Perang adalah pelindung alam langit. Meski dua kekuatan itu tidak pernah akur, tapi keduanya akan selalu melindungi tanah kelahiran mereka, yaitu alam langit." Dewa suci menjeda ucapannya, ia menatap keatas dengan mata yang berkaca-kaca.

"Dulu, karena kebodohanku, alam langit hampir saja hancur. Jadi, kuharap kau tidak mengulangi kesalahan yang sama," lanjut Dewa Suci.

Dewa Suci melemparkan logam ke langit. Dengan menggunakan kekuatan terakhirnya, Dewa Suci membentuk logam itu menjadi sebuah tombak. Itu adalah tombak dewa perang.

"Kuserahkan tugas ini kepadamu." Dewa suci berubah menjadi butiran cahaya. Disaat yang sama, dimensi milik Dewa suci langsung hancur.

Wuuuussssss

Erlang Shen muncul kembali ditempat sebelumnya. Dari sana, ia kembali melesat dengan sangat cepat. Beberapa hari kemudian, Erlang Shen berhenti disebuah kota.

"Kota Teratai suci." Erlang Shen membaca tulisan yang ada diatas gerbang kota sambil tersenyum kecut.

"Kota ini menjadi awal dari kematian kedua orang tuaku," gumam Erlang Shen.

Erlang Shen memasuki kota Teratai Suci. Disetiap sudut kota, ada 10 orang yang berjaga. Orang-orang yang berjaga itu adalah murid sekte Teratai Suci.

Pemandangan di kota itu mengingatkan Erlang Shen pada kenangan masa lalu yang menyakitkan, tepatnya saat ia berusia 6 tahun.

"Aku ingat! Tetua pertama sekte Teratai Suci menjebak ayah dan ibuku." Erlang Shen mengepalkan tangannya dengan erat.

"Tetua pertama, aku akan memberimu sedikit pelajaran." Erlang Shen menciptakan asap tebal. Sebelum asap itu menghilang, Erlang Shen sudah memakai jubah hitam dan juga topeng hitam. Erlang Shen melesat menuju ke ke bangunan megah yang ada di kota tersebut.

Wuuuussssss

Dalam sekejap, Erlang Shen sudah berada di sekte Teratai Suci. Ia menggunakan mata langit untuk mencari kediaman Tetua.

Mata langit Erlang Shen tercipta dari mata suci yang menyatu dengan energi langit. Selain mencari jejak dan menghilangkan jejak, mata langit bisa menyegel dan juga mengendalikan apapun, termasuk pikiran dan juga senjata.

Erlang Shen menggunakan mata langit untuk mengendalikan Tetua pertama yang sedang tidur. Erlang Shen memasang segel pengendali di dalam pikiran Tetua pertama.

"Aku melupakan kejadian itu, tapi langkahku membawaku ke sini dan mengembalikan ingatan itu," ucap Erlang Shen.

"Hari ini, kau akan merasakan apa yang dirasakan orang tuaku." Erlang Shen memberi perintah kepada Tetua pertama untuk menyerang sekte. Setelah itu, Erlang Shen menghilang begitu saja.

Erlang Shen muncul ditempat sebelumnya tanpa memakai jubah dan topeng. Ia berjalan dengan santai sembari menikmati pemandangan malam hari.

Wuuuussssss

Sekelabat bayangan melintasi dihadapan Erlang Shen. Tanpa berlama-lama lagi, Erlang Shen langsung mengikuti bayangan tersebut. Bayangan itu berhenti di tempat sepi di pinggiran kota Teratai suci. Bayangan hitam itu berubah menjadi sosok iblis. Lalu dalam sekejap, iblis itu menjelma menjadi manusia.

"Penyamaran yang bagus," ucap Erlang Shen.

"Kau—" Iblis itu tidak bisa mengatakan apapun. Ia mengeluarkan senjata kemudian menyerang Erlang Shen dengan serangan beruntun.

Boooommmmm

Boooommmmm

Boooommmmm

Serangan iblis itu bertabrakan dengan serangan Erlang Shen. Tabrakan kedua serangan itu menciptakan ledakan keras yang disertai dengan kehancuran.

Wuuuussssss

Dhuaaaaaarrrrr

Puluhan cakram biru melesat kearah iblis tersebut. Di sisi lain, iblis itu menyerang menggunakan puluhan tengkorak. Cakram biru dan puluhan tengkorak berbenturan di langit. Benturan kedua serangan itu menyebabkan ledakan keras yang terdengar hingga ke pusat kota.

"Pergilah, jangan menghalangi tugasku!" titah Iblis itu.

"Aku tidak akan membiarkan iblis sepertimu berulah," bantah Erlang Shen.

"Ha-ha-ha-ha, aku komandan iblis tak akan berbelas kasih kepada siapapun," ucap komandan iblis.

"Kalau begitu, aku akan menghentikanmu." Erlang Shen mengeluarkan tombaknya dan menyerang komandan iblis.

Wuuuussssss.

Traaaangggg

Traaaangggg

Traaaangggg

Dentingan logam terdengar saat tombak langit berbenturan dengan tombak bermata 2 milik komandan iblis. Benturan kedua tombak itu menciptakan percikan api dan juga dua energi yang terus saja bertabrakan.

Wuuuussssss

Tombak biru yang sangat besar melesat kearah komandan iblis. Dari arah berlawanan, tombak merah gelap berputar-putar dan melesat kearah Erlang Shen.

Dhuaaaaaarrrrr

Ledakan dahsyat tercipta saat siluet tombak biru berbenturan dengan siluet tombak iblis milik komandan iblis. Ledakan itu membuat pepohonan disekitar tempat tersebut tumbang.

"Aku akui, kau memang kuat, tapi aku memiliki tugas yang jauh lebih penting." Komandan iblis menyimpan tombaknya. Ia berniat untuk melarikan diri, tapi sebuah formasi mengurungnya terlebih dahulu.

"Kau tidak akan kemana-mana," ucap Erlang Shen.

"Apapun yang kau lakukan, kau tidak akan bisa menghalangiku." Pria itu mengeluarkan sebuah giok dan menghancurkan. Wajahnya menjadi jelek saat ia menghancurkan 3 giok yang sama, tapi dia tetap tidak berpindah tempat.

Roaaaarrrrggg

Boooommmmm

Sebelum komandan iblis menyerang, naga biru yang sangat besar menyerangnya. Serangan dari naga biru itu membuat komandan iblis terpental puluhan meter.

"Naga langit penghancur cakrawala," ucap Erlang Shen.

"Sial, Tengkorak darah," ucap komandan iblis.

Roaaaarrrrggg

Boooommmmm

Boooommmmm

Boooommmmm

Ledakan-ledakan terdengar. Satu persatu, tengkorak darah yang dikeluarkan oleh komandan iblis dihancurkan oleh naga biru tersebut.

Wuuuussssss

Komandan iblis mengeluarkan tombaknya dan menyerang Erlang Shen. Pertarungan kembali terjadi. Pertarungan mereka diikuti dengan dentingan logam yang memekakkan telinga.

Dhuaaaaaarrrrr

Ledakan terdengar. Erlang Shen dan komandan iblis sama-sama terpental. Namun, dengan cepat, Erlang Shen menyerang komandan iblis menggunakan cakram biru yang jumlahnya puluhan.

Boooommmm

Boooommmmm

Boooommmmm

Ledakan terdengar saat komandan iblis menghancurkan cakram biru tersebut. Meski begitu, sebuah cakram biru mengenainya.

Boooommmmm

Erlang Shen tiba-tiba saja muncul dihadapan komandan iblis dan menyerangnya. Serangan Erlang Shen itu membuat komandan iblis kembali terpental.

"Seberapa kuat dia? Dengan kultivasi ranah Raja, ia membuatku terdesak," gumam komandan iblis.

Erlang Shen memainkan tombaknya. Siluet pria raksasa yang memegang tombak muncul dibelakang Erlang Shen. Siluet raksasa yang memegang tombak itu menyerang komandan iblis.

Dengan cepat, komandan iblis mengeluarkan jurus terkuatnya. Siluet iblis ashura dengan 4 wajah dan 4 lengan muncul dihadapan komandan iblis. Siluet iblis ashura itu mengeluarkan energi menjijikkan yang menghancurkan apapun yang ada disekitarnya.

Wuuuussssss

Siluet pria raksasa dan siluet iblis ashura melesat dan bertarung satu sama lain. Pertarungan itu menciptakan ledakan beruntun yang tak henti-henti.

Terpopuler

Comments

Ardi Provision

Ardi Provision

naik kan dulu kultivasi mc thoor, sudah mc terbuang waktu 20 thn di gua sekarang pergunakan keahlian Alkemis dan sumber daya yang sudah dikumpulkan mc untuk meningkatkan kultivasi nya

2025-01-07

1

Entis Sutisna

Entis Sutisna

Mantaap Erlang Shen....siakaaaat teruuuusss....lanjuuutkan Thor...💪💪😡😡🔥🔥

2024-12-29

1

Hancurkan saja Iblis jelek jangan sampai tersisa

2024-12-24

1

lihat semua
Episodes
1 Chapter 1 Prolog
2 Chapter 2 Racun Bulan Es dan Tombak Suci
3 Chapter 3 Tetua Zilong
4 Chapter 4 Warisan Dewa Suci
5 Chapter 5 Berkumpulnya 7 saudara
6 Chapter 6 Ranah Bumi tahap 5
7 Chapter 7 Kedatang Xie Han
8 Chapter 8 Di Klan Erlang
9 Chapter 9 Mematahkan Kesombongan Qi Xu
10 chapter 10 Di Serikat Alkemis
11 chapter 11 Lao Hu si Harimau Bersayap
12 Chapter 12 Informasi Klan Shen
13 Chapter 13 Kedatangan Iblis petir Kembar
14 Chapter 14 Ranah Raja tahap 5
15 Chapter 15 Melawan Iblis
16 Chapter 16 Danau Petir
17 Chapter 17 Bertemu Pewaris Dewa Perang
18 Chapter 18 Erlang Shen VS Yun Feng
19 chapter 19 Awal Sebuah Bencana
20 Chapter 20 Sebuah Petunjuk
21 Chapter 21 Alam Es Kuno
22 Chapter 22 Inti Es
23 Chapter 23 Mendapatkan Api Abadi
24 Chapter 24 Masih Di Alam Kuno
25 Chapter 25 Masih Di Alam Kuno II
26 Chapter 26 Memecahkan Petunjuk
27 Chapter 27 Keluar Dari Alam Kuno
28 Chapter 28 Misteri Klan Qing
29 Chapter 29 Chimera
30 Chapter 30 Kau saudaraku, Bukan Bawahanku
31 Chapter 31 Klan Kuno Shen
32 Chapter 32 Tiga Hewan Suci
33 Chapter 33 Memasuki Wilayah Sekte kelelawar Iblis
34 Chapter 34 Putri Zhang Yang Licik
35 Chapter 35 Membunuh Master Ilusi
36 Chapter 36 Sergapan
37 Chapter 37 Terbunuhnya Tiga Jenderal Kekaisaran Zhang
38 Chapter 38 Dikendalikan Oleh Kekuatan Naga Emas
39 Chapter 39 Erlang Shen Sadar
40 Chapter 40 Membakar Perkemahan Prajurit Kekaisaran Han
41 Chapter 41 Gua Petir
42 Chapter 42 Petir 7 Warna.
43 Chapter 43 Pergerakan Iblis Langit
44 Chapter 44 Prajurit Langit
45 Chapter 45 Yun Feng dan Erlang Shen Bekerjasama
46 Chapter 46 Kota Semanggi
47 Chapter 47 Ling Yue dan Klan Ling
48 Chapter 48 Di Klan Ling
49 Chapter 49 Keinginan Yun Feng
50 Chapter 50 Membunuh Murid Sekte Naga Kembar
51 Chapter 51 Serangan Gabungan
52 Chapter 52 Lembah Tengkorak
53 Chapter 53 Lembah Tengkorak II
54 Chapter 54 Masih di Lembah Tengkorak
55 Chapter 55 Ranah Surgawi Tahap Awal
56 Chapter 56 Kota Bulan Perak
57 Chapter 57 Identitas Asli Zhang Fuyi
58 Chapter 58 Kemunculan Sang Naga Hitam
59 Chapter 59 Naga Bayangan Mulai Menyerang
60 Chapter 60 Pertarungan I
61 Chapter 61 Pertarungan II dan Jenderal Langit
62 Ultimatum Kaisar Langit
63 Chapter 63 Menuju Pulau Kura-Kura
64 Chapter 64 Pegasus Suci
65 Chapter 65 Rubah Merah Berekor Sembilan
66 Chapter 66 Mengacau di Klan Zhi
67 Chapter 67 Ultimatum Kedua Kaisar Langit
68 Chapter 68 Penjaga Pulau Kura-kura
69 Chapter 69 Pulau Kura-kura
70 Chapter 70 Masih Di Pulau Kura-kura
71 Chapter 71 Formasi Pulau Kura-Kura
72 Chapter 72 Menghancurkan Istana Kekaisaran Han
73 Chapter 73 Iblis Langit dan Klan Qing
74 Chapter 74 Di Klan Qing
75 Chapter 75 Purnama kembar
76 Chapter 76 Pertempuran I
77 Chapter 77 Pertempuran II (Elemen Kembar)
78 Chapter 78 Pertempuran III
79 Chapter 79 Pertempuran IV
80 Chapter 80 Pertarungan Berlanjut
81 Chapter 81 AKHIR DARI PERTEMPURAN
82 Chapter 82 Erlang Shen Vs Yun Feng
83 Chapter 83 Puncak Pertarungan
84 Chapter 84 Alam Atas
85 Chapter 85 Sekte Naga Langit
86 Chapter 86 Meningkatkan Kultivasi
87 Chapter 87 Pembunuh Bayaran Bulan Merah
88 Chapter 88 Menyelamatkan Yun Feng
89 Chapter 89 Konspirasi Tang Bao
90 Chapter 90 Mustika Raja
91 Chapter 91 Shen Tian Meng Sang Immortal Suci
92 Chapter 92 Terluka Parah
93 Chapter 93 Kota Bulan dan Gui Bing
94 Chapter 94 Utusan Dao Langit
95 Chapter 95 Keberadaan Ling Yue
96 Chapter 96 Istana Erlang Tang
97 Chapter 97 Elf Bulan Merah
98 Chapter 98 Sekte Kelopak Peri
99 Chapter 99 Patriak Fu Guo Zhi
100 Chapter 100 Melebur Jiwa Fu Guo Zhi
101 Chapter 101 Kitab Biru
102 Chapter 102 Istana Erlang Yun
103 Chapter 103 Berkumpul di Istana Erlang Yun
104 Chapter 104 Lembah Yin
105 Chapter 105 Gu Xia
106 Chapter 106 Kejutan dari Erlang Yun
107 Chapter 107 Mengembalikan Ingatan Erlang Chang
108 Chapter 108 Yang Dao dan Yang Hai
109 Chapter 109 Rencana Pernikahan
110 Chapter 110 Pernikahan
111 Chapter 111 Ketenangan Sebelum Badai Melanda
112 Chapter 112 Menggabungkan Dua Kekuatan
113 Chapter 113 Elemen Kegelapan
114 Chapter 114 Menyempurnakan Elemen
115 Menggetarkan Langit (End Chapter)
Episodes

Updated 115 Episodes

1
Chapter 1 Prolog
2
Chapter 2 Racun Bulan Es dan Tombak Suci
3
Chapter 3 Tetua Zilong
4
Chapter 4 Warisan Dewa Suci
5
Chapter 5 Berkumpulnya 7 saudara
6
Chapter 6 Ranah Bumi tahap 5
7
Chapter 7 Kedatang Xie Han
8
Chapter 8 Di Klan Erlang
9
Chapter 9 Mematahkan Kesombongan Qi Xu
10
chapter 10 Di Serikat Alkemis
11
chapter 11 Lao Hu si Harimau Bersayap
12
Chapter 12 Informasi Klan Shen
13
Chapter 13 Kedatangan Iblis petir Kembar
14
Chapter 14 Ranah Raja tahap 5
15
Chapter 15 Melawan Iblis
16
Chapter 16 Danau Petir
17
Chapter 17 Bertemu Pewaris Dewa Perang
18
Chapter 18 Erlang Shen VS Yun Feng
19
chapter 19 Awal Sebuah Bencana
20
Chapter 20 Sebuah Petunjuk
21
Chapter 21 Alam Es Kuno
22
Chapter 22 Inti Es
23
Chapter 23 Mendapatkan Api Abadi
24
Chapter 24 Masih Di Alam Kuno
25
Chapter 25 Masih Di Alam Kuno II
26
Chapter 26 Memecahkan Petunjuk
27
Chapter 27 Keluar Dari Alam Kuno
28
Chapter 28 Misteri Klan Qing
29
Chapter 29 Chimera
30
Chapter 30 Kau saudaraku, Bukan Bawahanku
31
Chapter 31 Klan Kuno Shen
32
Chapter 32 Tiga Hewan Suci
33
Chapter 33 Memasuki Wilayah Sekte kelelawar Iblis
34
Chapter 34 Putri Zhang Yang Licik
35
Chapter 35 Membunuh Master Ilusi
36
Chapter 36 Sergapan
37
Chapter 37 Terbunuhnya Tiga Jenderal Kekaisaran Zhang
38
Chapter 38 Dikendalikan Oleh Kekuatan Naga Emas
39
Chapter 39 Erlang Shen Sadar
40
Chapter 40 Membakar Perkemahan Prajurit Kekaisaran Han
41
Chapter 41 Gua Petir
42
Chapter 42 Petir 7 Warna.
43
Chapter 43 Pergerakan Iblis Langit
44
Chapter 44 Prajurit Langit
45
Chapter 45 Yun Feng dan Erlang Shen Bekerjasama
46
Chapter 46 Kota Semanggi
47
Chapter 47 Ling Yue dan Klan Ling
48
Chapter 48 Di Klan Ling
49
Chapter 49 Keinginan Yun Feng
50
Chapter 50 Membunuh Murid Sekte Naga Kembar
51
Chapter 51 Serangan Gabungan
52
Chapter 52 Lembah Tengkorak
53
Chapter 53 Lembah Tengkorak II
54
Chapter 54 Masih di Lembah Tengkorak
55
Chapter 55 Ranah Surgawi Tahap Awal
56
Chapter 56 Kota Bulan Perak
57
Chapter 57 Identitas Asli Zhang Fuyi
58
Chapter 58 Kemunculan Sang Naga Hitam
59
Chapter 59 Naga Bayangan Mulai Menyerang
60
Chapter 60 Pertarungan I
61
Chapter 61 Pertarungan II dan Jenderal Langit
62
Ultimatum Kaisar Langit
63
Chapter 63 Menuju Pulau Kura-Kura
64
Chapter 64 Pegasus Suci
65
Chapter 65 Rubah Merah Berekor Sembilan
66
Chapter 66 Mengacau di Klan Zhi
67
Chapter 67 Ultimatum Kedua Kaisar Langit
68
Chapter 68 Penjaga Pulau Kura-kura
69
Chapter 69 Pulau Kura-kura
70
Chapter 70 Masih Di Pulau Kura-kura
71
Chapter 71 Formasi Pulau Kura-Kura
72
Chapter 72 Menghancurkan Istana Kekaisaran Han
73
Chapter 73 Iblis Langit dan Klan Qing
74
Chapter 74 Di Klan Qing
75
Chapter 75 Purnama kembar
76
Chapter 76 Pertempuran I
77
Chapter 77 Pertempuran II (Elemen Kembar)
78
Chapter 78 Pertempuran III
79
Chapter 79 Pertempuran IV
80
Chapter 80 Pertarungan Berlanjut
81
Chapter 81 AKHIR DARI PERTEMPURAN
82
Chapter 82 Erlang Shen Vs Yun Feng
83
Chapter 83 Puncak Pertarungan
84
Chapter 84 Alam Atas
85
Chapter 85 Sekte Naga Langit
86
Chapter 86 Meningkatkan Kultivasi
87
Chapter 87 Pembunuh Bayaran Bulan Merah
88
Chapter 88 Menyelamatkan Yun Feng
89
Chapter 89 Konspirasi Tang Bao
90
Chapter 90 Mustika Raja
91
Chapter 91 Shen Tian Meng Sang Immortal Suci
92
Chapter 92 Terluka Parah
93
Chapter 93 Kota Bulan dan Gui Bing
94
Chapter 94 Utusan Dao Langit
95
Chapter 95 Keberadaan Ling Yue
96
Chapter 96 Istana Erlang Tang
97
Chapter 97 Elf Bulan Merah
98
Chapter 98 Sekte Kelopak Peri
99
Chapter 99 Patriak Fu Guo Zhi
100
Chapter 100 Melebur Jiwa Fu Guo Zhi
101
Chapter 101 Kitab Biru
102
Chapter 102 Istana Erlang Yun
103
Chapter 103 Berkumpul di Istana Erlang Yun
104
Chapter 104 Lembah Yin
105
Chapter 105 Gu Xia
106
Chapter 106 Kejutan dari Erlang Yun
107
Chapter 107 Mengembalikan Ingatan Erlang Chang
108
Chapter 108 Yang Dao dan Yang Hai
109
Chapter 109 Rencana Pernikahan
110
Chapter 110 Pernikahan
111
Chapter 111 Ketenangan Sebelum Badai Melanda
112
Chapter 112 Menggabungkan Dua Kekuatan
113
Chapter 113 Elemen Kegelapan
114
Chapter 114 Menyempurnakan Elemen
115
Menggetarkan Langit (End Chapter)

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!