Chapter 13 Kedatangan Iblis petir Kembar

Erlang Shen membuka gulungan peta yang didapatkan dari paviliun Sanchi. Sesuai dugaannya. Peta itu menunjukkan cabang klan Shen yang dihancurkan serta nama-nama yang menghancurkan klan cabang Shen.

"Iblis petir kembar, pedang iblis api, dan bayangan malam." Erlang Shen membaca nama samaran kakaknya yang tertulis di peta tersebut.

"Cermin ilahi tidak terlalu membantu mereka." Erlang Shen membakar gulungan peta klan Shen. Tak berselang lama, pasukan klan Shen. Langsung mengepung Shen Long.

"Sudah kuduga," gumam Erlang Shen.

Erlang Shen menciptakan puluhan naga api di langit. Naga api 4 warna itu membuat pasukan klan Shen tercengang. Meski demikianlah, mereka tetap melaksanakan tugasnya.

pasukan klan Shen itu melemparkan kristal formasi keberbagai arah. Para pasukan klan Shen itu membuat formasi pelindung yang sangat kokoh.

Boooommmmm

ledakan terdengar. Formasi buatan para pasukan klan Shen itu meledak. Beberapa pasukan yang terlambat untuk menghindar terbakar dan berubah menjadi abu dalam hitungan detik.

Erlang Shen kembali menciptakan naga api yang sangat besar. Naga api itu langsung menerjang para pasukan klan Shen. Belum semenit setelah pasukan itu dikalahkan oleh Erlang Shen, puluhan pasukan yang lebih kuat dari sebelumnya muncul dari retakan ruang.

"Klan Shen sialan itu mengirim pasukan berlapis," gumam Erlang Shen.

Erlang Shen, memperhatikan disekitarnya, kemudian dia menyerang para pasukan itu menggunakan akar kayu. Pasukan klan Shen itu menghindari akar-akar itu, tapi serangan akar itu bergerak sangat cepat.

Swuuuussss

Erlang Shen menyerang menggunakan ratusan akar sekaligus. Puluhan pasukan itu mulai kewalahan dan kesulitan menghindar. Erlang Shen menyeringai, kemudian ia mengikat puluhan pasukan klan Shen.

"Selamat tinggal." Erlang Shen membakar akar-akar itu. Pasukan yang diikat oleh Erlang Shen menggunakan akar kayu itu ikut terbakar.

"Meski jumlahnya berkurang, tapi kekuatannya jauh lebih kuat," kesal Erlang Shen.

Erlang Shen mengeluarkan tombaknya dan menyerang para pasukan klan Shen. Serangan Erlang Shen membuat orang-orang terpental hingga puluhan meter.

"Naga suci penggetar cakrawala," ucap Erlang Shen.

Roaaaarrrrggg

Naga yang sangat besar menyerang secara tiba-tiba. secara cepat dan tak dapat diprediksi itu membuat para pasukan klan Shen kembali terpental hingga puluhan meter.

Swuuuussss

Boooommmmm

Dhuaaaaaarrrrr

Ledakan tercipta. Ledakan itu disertai dengan potongan-potongan tubuh yang berserakan di tanah. Dari 20 pasukan klan Shen, hanya tersisa 8 orang saja.

"Dia petarung muda yang lebih berbakat dari generasi muda klan Shen," gumam salah seorang pasukan yang terluka parah.

Swuuuussss

Siluet pria raksasa memegang tombak menyerang pasukan klan Shen yang tersisa. Serangan itu disertai dengan gelombang angin yang menyapu area seluas 40 kilometer.

Swuuuussss

Dhuaaaaaarrrrr

Ledakan keras terdengar. Ledakan itu menyebabkan 8 orang pasukan klan Shen yang tersisa mati dengan tubuh yang terpotong-potong.

Erlang Shen menatap ke langit. Mata suci miliknya menembus kehampaan. Dan dibalik Kehampaan masih ada 98 pasukan ranah leluhur, serta 2 orang kultivator ranah dewa.

"Sial! 100 orang itu tidak bisa kulawan," gumam Erlang Shen.

Meski ia membunuh pasukan klan Shen dengan mudah, tapi pasukan yang bersembunyi di Kehampaan tidak bisa ia kalahkan.

"Klan Shen tidak memberikanku celah," kesal Erlang Shen.

Swuuuussss

Seorang kultivator ranah leluhur tahap 9 muncul tak jauh dari Erlang Shen. Meski hanya seorang, tapi kultivasinya terlalu tinggi. Itu bukan sesuatu yang bisa ia lawan.

"Mau tidak mau, aku harus mengalahkannya," ucap Erlang Shen.

"Aku akui kalau kau itu jenius dan sangat mengejutkan. Sayangnya, kau tidak akan bisa mengalahkanku. Kau hanyalah sampah bagiku," ujar pria tersebut.

Traaaangggg

Traaaangggg

Traaaangggg

Dentingan logam terdengar saat tombak naga suci beradu dengan tombak milik utusan klan Shen tersebut. Benturan kedua tombak itu menciptakan percikan api.

Swuuuussss

Dhuaaaaaarrrrr

Ledakan keras tercipta. Ledakan itu menyebabkan Erlang Shen terpental puluhan meter. Ia juga memuntahkan seteguk darah segar. Hal itu menandakan jika dia mendapat luka dalam yang cukup parah.

Roaaaarrrrggg

Raungan naga terdengar. Di langit, dua ekor naga berbeda warna saling bertabrakan. Pertarungan kedua naga itu disaksikan oleh pasukan klan Shen yang bersembunyi di Kehampaan.

"Grrrrrrrr"

Lao Hu yang sedari tadi diam diatas kepala Erlang Shen hendak menyerang, tapi ditahan oleh Erlang Shen. Alasan Erlang Shen menghentikan Lao Hu adalah agar identitas harimau kecil itu tidak terungkap.

Roaaaarrrrggg

Raungan naga kembali terdengar. Raungan naga itu membuat langit seolah-olah bergetar. Di sisi lain, utusan klan Shen itu juga menciptakan Qilin petir kembar. Qilin petir kembar itu melesat kearah Erlang Shen dengan cepat.

Swuuuussss

Boooommmmm

Dhuaaaaaarrrrr

Ledakan terdengar di langit. Lagi-lagi, Erlang Shen kembali terpental. Kali ini, ia memuntahkan darah berkali-kali. Meski kekuatan tempurnya sangat kuat, tapi kultivasinya terlalu rendah.

Swuuuussss

Sreeeeekkk

Darah Erlang Shen terciprat kemana-mana. Erlang Shen jatuh ke tanah dengan luka yang sangat parah. Utusan klan Shen itu tertawa penuh kemenangan. Ia tidak menyadari jika giok milik Erlang Shen sudah melesat ke klan Erlang.

"Kau pengkhianat klan, sudah waktunya kau mati." Utusan klan Shen itu bersiap untuk menusuk Erlang Shen dengan tombak beracun miliknya. Namun, sebelum tombak itu mengenai Erlang Shen, perisai petir melindungi Erlang Shen.

"Kalian baj*ngan klan Shen akan kumusnahkan sekarang juga!" Seseorang berteriak dengan penuh amarah. Orang itu adalah Erlang Qing. Tak berselang lama, seorang lagi datang. Kali ini yang datang adalah seorang wanita.

Jedaaarrrrr

Boooommmmm

Erlang Yun langsung menciptakan sambaran petir. Petir-petir itu membentuk puluhan tengkorak petir muncul di langit. Tengkorak petir itu langsung menghancurkan kehampaan. Para pasukan klan Shen yang bersembunyi itu terjatuh ke tanah dalam kondisi terluka parah.

"Petir pemusnah!" seru Erlang Yun.

Swuuuussss

Jedaaarrrrr

Langit yang cerah tiba-tiba menjadi gelap gulita. Petir menyambar di langit dengan ganas. Petir-petir itu kemudian membentuk tengkorak petir yang sangat besar.

Swuuuussss

Dhuaaaaaarrrrr

Dhuaaaaaarrrrr

Ledakan dahsyat kembali terdengar. Ledakan itu disertai dengan riak angin yang menyapu area seluas puluhan kilometernya. Hampir seluruh pasukan klan Shen mati karena terkena serangan Erlang Yun. Hanya seorang saja yang berhasil selamat, dan dia merupakan seorang Tetua.

"Kalian melukai adikku, jadi aku tidak akan membiarkan kalian semua hidup," ucap Erlang Yun.

"kutukan 9 diagram petir abadi." Erlang Yun menyebutkan nama sebuah jurus. jurus itu mengingatkan Tetua klan Shen itu diam mematung.

"Kau—" Tetua itu tak dapat berkata apa-apa. Teknik yang disebutkan oleh Erlang Yun adalah teknik yang dikenal oleh semua orang.

"Kutukan itu … Kau adalah …"

"Siapa aku tidak penting. Yang terpenting, klan Shen akan menjadi klan kuno kedua yang musnah." Erlang Yun tak membiarkan Tetua itu berbicara. Saking takutnya, tetua itu melupakan giok teleportasi yang sudah disiapkan untuk melarikan diri.

Terpopuler

Comments

Entis Sutisna

Entis Sutisna

Wow Mantaaap hayoooo lanjjuuutkan Thor....👍👍😡😡🔥🔥💪💪

2024-12-27

1

Aman 2016

Aman 2016

lanjut Thor tambah update nya

2024-12-16

1

NEXT

2024-12-24

1

lihat semua
Episodes
1 Chapter 1 Prolog
2 Chapter 2 Racun Bulan Es dan Tombak Suci
3 Chapter 3 Tetua Zilong
4 Chapter 4 Warisan Dewa Suci
5 Chapter 5 Berkumpulnya 7 saudara
6 Chapter 6 Ranah Bumi tahap 5
7 Chapter 7 Kedatang Xie Han
8 Chapter 8 Di Klan Erlang
9 Chapter 9 Mematahkan Kesombongan Qi Xu
10 chapter 10 Di Serikat Alkemis
11 chapter 11 Lao Hu si Harimau Bersayap
12 Chapter 12 Informasi Klan Shen
13 Chapter 13 Kedatangan Iblis petir Kembar
14 Chapter 14 Ranah Raja tahap 5
15 Chapter 15 Melawan Iblis
16 Chapter 16 Danau Petir
17 Chapter 17 Bertemu Pewaris Dewa Perang
18 Chapter 18 Erlang Shen VS Yun Feng
19 chapter 19 Awal Sebuah Bencana
20 Chapter 20 Sebuah Petunjuk
21 Chapter 21 Alam Es Kuno
22 Chapter 22 Inti Es
23 Chapter 23 Mendapatkan Api Abadi
24 Chapter 24 Masih Di Alam Kuno
25 Chapter 25 Masih Di Alam Kuno II
26 Chapter 26 Memecahkan Petunjuk
27 Chapter 27 Keluar Dari Alam Kuno
28 Chapter 28 Misteri Klan Qing
29 Chapter 29 Chimera
30 Chapter 30 Kau saudaraku, Bukan Bawahanku
31 Chapter 31 Klan Kuno Shen
32 Chapter 32 Tiga Hewan Suci
33 Chapter 33 Memasuki Wilayah Sekte kelelawar Iblis
34 Chapter 34 Putri Zhang Yang Licik
35 Chapter 35 Membunuh Master Ilusi
36 Chapter 36 Sergapan
37 Chapter 37 Terbunuhnya Tiga Jenderal Kekaisaran Zhang
38 Chapter 38 Dikendalikan Oleh Kekuatan Naga Emas
39 Chapter 39 Erlang Shen Sadar
40 Chapter 40 Membakar Perkemahan Prajurit Kekaisaran Han
41 Chapter 41 Gua Petir
42 Chapter 42 Petir 7 Warna.
43 Chapter 43 Pergerakan Iblis Langit
44 Chapter 44 Prajurit Langit
45 Chapter 45 Yun Feng dan Erlang Shen Bekerjasama
46 Chapter 46 Kota Semanggi
47 Chapter 47 Ling Yue dan Klan Ling
48 Chapter 48 Di Klan Ling
49 Chapter 49 Keinginan Yun Feng
50 Chapter 50 Membunuh Murid Sekte Naga Kembar
51 Chapter 51 Serangan Gabungan
52 Chapter 52 Lembah Tengkorak
53 Chapter 53 Lembah Tengkorak II
54 Chapter 54 Masih di Lembah Tengkorak
55 Chapter 55 Ranah Surgawi Tahap Awal
56 Chapter 56 Kota Bulan Perak
57 Chapter 57 Identitas Asli Zhang Fuyi
58 Chapter 58 Kemunculan Sang Naga Hitam
59 Chapter 59 Naga Bayangan Mulai Menyerang
60 Chapter 60 Pertarungan I
61 Chapter 61 Pertarungan II dan Jenderal Langit
62 Ultimatum Kaisar Langit
63 Chapter 63 Menuju Pulau Kura-Kura
64 Chapter 64 Pegasus Suci
65 Chapter 65 Rubah Merah Berekor Sembilan
66 Chapter 66 Mengacau di Klan Zhi
67 Chapter 67 Ultimatum Kedua Kaisar Langit
68 Chapter 68 Penjaga Pulau Kura-kura
69 Chapter 69 Pulau Kura-kura
70 Chapter 70 Masih Di Pulau Kura-kura
71 Chapter 71 Formasi Pulau Kura-Kura
72 Chapter 72 Menghancurkan Istana Kekaisaran Han
73 Chapter 73 Iblis Langit dan Klan Qing
74 Chapter 74 Di Klan Qing
75 Chapter 75 Purnama kembar
76 Chapter 76 Pertempuran I
77 Chapter 77 Pertempuran II (Elemen Kembar)
78 Chapter 78 Pertempuran III
79 Chapter 79 Pertempuran IV
80 Chapter 80 Pertarungan Berlanjut
81 Chapter 81 AKHIR DARI PERTEMPURAN
82 Chapter 82 Erlang Shen Vs Yun Feng
83 Chapter 83 Puncak Pertarungan
84 Chapter 84 Alam Atas
85 Chapter 85 Sekte Naga Langit
86 Chapter 86 Meningkatkan Kultivasi
87 Chapter 87 Pembunuh Bayaran Bulan Merah
88 Chapter 88 Menyelamatkan Yun Feng
89 Chapter 89 Konspirasi Tang Bao
90 Chapter 90 Mustika Raja
91 Chapter 91 Shen Tian Meng Sang Immortal Suci
92 Chapter 92 Terluka Parah
93 Chapter 93 Kota Bulan dan Gui Bing
94 Chapter 94 Utusan Dao Langit
95 Chapter 95 Keberadaan Ling Yue
96 Chapter 96 Istana Erlang Tang
97 Chapter 97 Elf Bulan Merah
98 Chapter 98 Sekte Kelopak Peri
99 Chapter 99 Patriak Fu Guo Zhi
100 Chapter 100 Melebur Jiwa Fu Guo Zhi
101 Chapter 101 Kitab Biru
102 Chapter 102 Istana Erlang Yun
103 Chapter 103 Berkumpul di Istana Erlang Yun
104 Chapter 104 Lembah Yin
105 Chapter 105 Gu Xia
106 Chapter 106 Kejutan dari Erlang Yun
107 Chapter 107 Mengembalikan Ingatan Erlang Chang
108 Chapter 108 Yang Dao dan Yang Hai
109 Chapter 109 Rencana Pernikahan
110 Chapter 110 Pernikahan
111 Chapter 111 Ketenangan Sebelum Badai Melanda
112 Chapter 112 Menggabungkan Dua Kekuatan
113 Chapter 113 Elemen Kegelapan
114 Chapter 114 Menyempurnakan Elemen
115 Menggetarkan Langit (End Chapter)
Episodes

Updated 115 Episodes

1
Chapter 1 Prolog
2
Chapter 2 Racun Bulan Es dan Tombak Suci
3
Chapter 3 Tetua Zilong
4
Chapter 4 Warisan Dewa Suci
5
Chapter 5 Berkumpulnya 7 saudara
6
Chapter 6 Ranah Bumi tahap 5
7
Chapter 7 Kedatang Xie Han
8
Chapter 8 Di Klan Erlang
9
Chapter 9 Mematahkan Kesombongan Qi Xu
10
chapter 10 Di Serikat Alkemis
11
chapter 11 Lao Hu si Harimau Bersayap
12
Chapter 12 Informasi Klan Shen
13
Chapter 13 Kedatangan Iblis petir Kembar
14
Chapter 14 Ranah Raja tahap 5
15
Chapter 15 Melawan Iblis
16
Chapter 16 Danau Petir
17
Chapter 17 Bertemu Pewaris Dewa Perang
18
Chapter 18 Erlang Shen VS Yun Feng
19
chapter 19 Awal Sebuah Bencana
20
Chapter 20 Sebuah Petunjuk
21
Chapter 21 Alam Es Kuno
22
Chapter 22 Inti Es
23
Chapter 23 Mendapatkan Api Abadi
24
Chapter 24 Masih Di Alam Kuno
25
Chapter 25 Masih Di Alam Kuno II
26
Chapter 26 Memecahkan Petunjuk
27
Chapter 27 Keluar Dari Alam Kuno
28
Chapter 28 Misteri Klan Qing
29
Chapter 29 Chimera
30
Chapter 30 Kau saudaraku, Bukan Bawahanku
31
Chapter 31 Klan Kuno Shen
32
Chapter 32 Tiga Hewan Suci
33
Chapter 33 Memasuki Wilayah Sekte kelelawar Iblis
34
Chapter 34 Putri Zhang Yang Licik
35
Chapter 35 Membunuh Master Ilusi
36
Chapter 36 Sergapan
37
Chapter 37 Terbunuhnya Tiga Jenderal Kekaisaran Zhang
38
Chapter 38 Dikendalikan Oleh Kekuatan Naga Emas
39
Chapter 39 Erlang Shen Sadar
40
Chapter 40 Membakar Perkemahan Prajurit Kekaisaran Han
41
Chapter 41 Gua Petir
42
Chapter 42 Petir 7 Warna.
43
Chapter 43 Pergerakan Iblis Langit
44
Chapter 44 Prajurit Langit
45
Chapter 45 Yun Feng dan Erlang Shen Bekerjasama
46
Chapter 46 Kota Semanggi
47
Chapter 47 Ling Yue dan Klan Ling
48
Chapter 48 Di Klan Ling
49
Chapter 49 Keinginan Yun Feng
50
Chapter 50 Membunuh Murid Sekte Naga Kembar
51
Chapter 51 Serangan Gabungan
52
Chapter 52 Lembah Tengkorak
53
Chapter 53 Lembah Tengkorak II
54
Chapter 54 Masih di Lembah Tengkorak
55
Chapter 55 Ranah Surgawi Tahap Awal
56
Chapter 56 Kota Bulan Perak
57
Chapter 57 Identitas Asli Zhang Fuyi
58
Chapter 58 Kemunculan Sang Naga Hitam
59
Chapter 59 Naga Bayangan Mulai Menyerang
60
Chapter 60 Pertarungan I
61
Chapter 61 Pertarungan II dan Jenderal Langit
62
Ultimatum Kaisar Langit
63
Chapter 63 Menuju Pulau Kura-Kura
64
Chapter 64 Pegasus Suci
65
Chapter 65 Rubah Merah Berekor Sembilan
66
Chapter 66 Mengacau di Klan Zhi
67
Chapter 67 Ultimatum Kedua Kaisar Langit
68
Chapter 68 Penjaga Pulau Kura-kura
69
Chapter 69 Pulau Kura-kura
70
Chapter 70 Masih Di Pulau Kura-kura
71
Chapter 71 Formasi Pulau Kura-Kura
72
Chapter 72 Menghancurkan Istana Kekaisaran Han
73
Chapter 73 Iblis Langit dan Klan Qing
74
Chapter 74 Di Klan Qing
75
Chapter 75 Purnama kembar
76
Chapter 76 Pertempuran I
77
Chapter 77 Pertempuran II (Elemen Kembar)
78
Chapter 78 Pertempuran III
79
Chapter 79 Pertempuran IV
80
Chapter 80 Pertarungan Berlanjut
81
Chapter 81 AKHIR DARI PERTEMPURAN
82
Chapter 82 Erlang Shen Vs Yun Feng
83
Chapter 83 Puncak Pertarungan
84
Chapter 84 Alam Atas
85
Chapter 85 Sekte Naga Langit
86
Chapter 86 Meningkatkan Kultivasi
87
Chapter 87 Pembunuh Bayaran Bulan Merah
88
Chapter 88 Menyelamatkan Yun Feng
89
Chapter 89 Konspirasi Tang Bao
90
Chapter 90 Mustika Raja
91
Chapter 91 Shen Tian Meng Sang Immortal Suci
92
Chapter 92 Terluka Parah
93
Chapter 93 Kota Bulan dan Gui Bing
94
Chapter 94 Utusan Dao Langit
95
Chapter 95 Keberadaan Ling Yue
96
Chapter 96 Istana Erlang Tang
97
Chapter 97 Elf Bulan Merah
98
Chapter 98 Sekte Kelopak Peri
99
Chapter 99 Patriak Fu Guo Zhi
100
Chapter 100 Melebur Jiwa Fu Guo Zhi
101
Chapter 101 Kitab Biru
102
Chapter 102 Istana Erlang Yun
103
Chapter 103 Berkumpul di Istana Erlang Yun
104
Chapter 104 Lembah Yin
105
Chapter 105 Gu Xia
106
Chapter 106 Kejutan dari Erlang Yun
107
Chapter 107 Mengembalikan Ingatan Erlang Chang
108
Chapter 108 Yang Dao dan Yang Hai
109
Chapter 109 Rencana Pernikahan
110
Chapter 110 Pernikahan
111
Chapter 111 Ketenangan Sebelum Badai Melanda
112
Chapter 112 Menggabungkan Dua Kekuatan
113
Chapter 113 Elemen Kegelapan
114
Chapter 114 Menyempurnakan Elemen
115
Menggetarkan Langit (End Chapter)

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!