chapter 11 Lao Hu si Harimau Bersayap

Retakan ruang muncul di sebuah hutan. hutan itu letaknya tak jauh dari serikat alkemis. Tak beberapa lama, seorang pemuda jatuh dari retakan ruang tersebut. Pemuda itu adalah Erlang Shen.

"Untung saja aku berhasil melarikan diri." Erlang Shen melesat menuju ke dalam hutan. Semakin ke dalam, hutan itu semakin gelap.

Erlang Shen melesat menembus gelapnya hutan. Tak berselang lama, Erlang Shen melihat cahaya berpendar dari kejauhan. karena penasaran, ia akhirnya mendekati cahaya tersebut. Ternyata, sumber cahaya itu berasal dari sebuah batu.

"Batu apa ini?" tanya Erlang Shen.

Erlang Shen menyentuh batu tersebut. Batu itu tiba-tiba saja retak dan hancur saat disentuh oleh Erlang Shen. Sosok harimau kecil berwarna putih bersih dengan dua pasang sayap kecil di punggungnya membuka matanya.

"Setahuku, harimau itu dilahirkan oleh seekor induk harimau, tapi kenapa harimau kecil ini lahir dari batu?" tanya Erlang Shen bingung.

"Meow." Harimau kecil itu mengeong seperti kucing.

"Kau ini kucing atau harimau?" tanya Erlang Shen kepada harimau kecil itu.

"Meow." Harimau kecil itu ingin mengaum seperti harimau, tapi yang keluar adalah suara kucing mengeong.

"Nama Bai identik dengan klan harimau ilahi. Jadi, aku akan memberimu nama, Lao Hu." Erlang Shen mengangkat harimau kecil itu. Harimau kecil itu menggigit jari Erlang Shen hingga terluka.

"Dasar harimau kecil," kesal Erlang Shen.

Harimau kecil itu menjilati luka Erlang Shen, kemudian tersenyum sehingga gigi kecilnya terlihat. Erlang Shen meletakkan harimau kecil itu di bahunya, tapi si harimau naik ke kepala Erlang Shen.

"Terserah kau saja, harimau kecil." Erlang Shen melesat dengan sangat cepat.

Wuuuussssss

Beberapa orang bertopeng langsung mengepung Erlang Shen. Orang-orang itu langsung menyerang Erlang Shen tanpa aba-aba.

Swuuuussss

Erlang Shen mengeluarkan api suci. Ia melemparkan api suci itu kearah salah satu orang bertopeng. Meski orang itu menghindar, pakaiannya tetap terbakar. Alhasil, tubuhnya juga ikutan terbakar.

Erlang Shen mengeluarkan tombak naga suci. Ia melapisi tombak tersebut dengan api suci. Erlang Shen melayang di udara dan menembakkan puluhan tombak berapi.

"Teratai tombak suci," ucap Erlang Shen.

Swuuuussss

Ratusan tombak api berkumpul dilangit. Ratusan tombak itu menyatu dan membentuk teratai tombak yang dilapisi api multi warna. Teratai tombak itu menyerang orang-orang bertopeng. Jumlah teratai yang tak ada habis-habisnya membuat orang-orang itu kewalahan.

Swuuuussss

Boooommmmm

ledakan terdengar. Satu orang bertopeng meregang nyawa. Kini, yang tersisa tinggal 5 orang saja. Erlang Shen kembali menyerang. Kali ini, ia menggunakan salah satu teknik tombak naga suci.

"Raungan naga suci," ucap Erlang Shen.

Swuuuussss

Tombak naga suci berputar-putar di langit. Detik berikutnya, tombak naga suci berubah menjadi kepala naga yang sangat besar.

Roaaaarrrrggg

Raungan naga terdengar. Raungan tersebut membuat telinga orang-orang bertopeng itu menjadi tuli. Erlang Shen mengambil kesempatan tersebut untuk membunuh satu orang lagi.

Erlang Shen berkelabat di dalam kegelapan. Gerakannya yang cepat membuat orang-orang bertopeng itu waspada. Meski begitu, 3 orang mati dengan luka tusuk di tubuhnya. Kini, hanya tersisa seorang saja.

"Siapa yang mengirimmu?" tanya Erlang Shen.

Orang bertopeng yang tersisa tak merespon. Ia meledakkan dirinya sebelum Erlang Shen mendapatkan informasi apapun tentang mereka. Setelah semuanya mati, Erlang Shen kemudian memeriksa mayat orang-orang bertopeng. Saat sedang memeriksa mayat-mayat tersebut, Erlang Shen menemukan sebuah lencana.

"Klan Shen! Bukankah klan Shen sudah dihancurkan dan berubah menjadi klan Erlang?" tanya Erlang Shen.

"Aku harus memberitahu kakak." Erlang Shen membakar mayat orang-orang bertopeng. Setelah itu, ia berteleportasi ke aula klan Erlang.

"Kenapa kau muncul tiba-tiba di sini? Kan bisa muncul di depan?" Erlang Qing mengomeli adiknya itu. Erlang Shen hanya menggaruk-garuk kepalanya yang tidak gatal.

"Aku mendapatkan lencana klan Shen di saku salah seorang pembunuh bertopeng yang menghadangku di hutan." Erlang Shen memperlihatkan sebuah lencana.

"Lencana perintah klan Shen. Biasanya lencana itu diberikan kepada orang yang ditugaskan oleh patriak klan," jelas Tetua Pertama.

"Bukankah semua lencana klan Shen dihancurkan 20 tahun yang lalu?" tanya Erlang Shen.

"Mungkin saja ada klan Shen yang lain. Atau bisa jadi klan Shen yang dulu kita kenal hanyalah cabang dari klan Shen yang sesungguhnya," jelas Tetua Pertama.

"Kakak simpan lencana ini, aku akan mencari informasi tentang klan Shen." Erlang Shen menghilang. Erlang Juan hanya geleng-geleng kepala melihat adiknya yang datang dan pergi sesuka hati.

"Datang tiba-tiba, pergi begitu saja," ucap Erlang Juan.

Erlang Shen muncul di hutan tempat ia bertarung sebelumnya. Dari sana, ia melesat dengan sangat cepat. Hutan yang dilewati oleh Erlang Shen hanyalah hutan perbatasan biasa yang tak memiliki keistimewaan sama sekali. Hewan yang menghuni hutan itupun hanya hewan biasa.

"Meow." Lao Hu mengeong. Suaranya itu disertai dengan suara perut yang berbunyi.

"Aku lupa kalau harimau kecil ini belum makan apapun." Erlang Shen langsung mencari hewan buruan. Setelah mendapatkan hewan buruan, Erlang Shen langsung memanggangnya, dan memberikan kepada Lao Hu. Namun, harimau kecil itu tidak mau.

"Harimau kecil mana bisa makan daging. Betapa bodohnya aku," gumam Erlang Shen.

"Tunggu sebentar Lao Hu." Erlang Shen mencabik-cabik daging panggang tersebut. Ia lalu mengeluarkan tungku yang selama ini tak pernah ia gunakan. Erlang Shen memasukkan potongan daging dan juga beberapa jenis herbal. Setelah itu, Erlang Shen meleburnya menjadi sebuah cairan.

"Meow." Lao Hu bersemangat melihat cairan di dalam tungku. Erlang Shen mengeluarkan cairan itu meletakkan di atas wadah pipih. Lao Hu menjilati cairan daging bercampur herbal dengan penuh semangat.

"Meow" Lao Hu kembali mengeong. Setelah menghabiskan cairan daging, Lao Hu bertambah besar.

"Sepertinya kau butuh nutrisi, Lao Hu." Erlang Shen meletakkan Lao Hu diatas kepalanya, kemudian ia kembali melesat. Kali ini, ia melesat dengan kecepatan sedang.

"Meow." Lao Hu tiba-tiba saja melompat dan berlari ke sebuah pohon besar. Erlang Shen yang penasaran langsung melesat mengikuti Lao Hu.

"Meow." Lao Hu mencakar pohon besar yang lebarnya mencapai 10 meter itu.

Erlang Shen yang mengerti maksud dari sikap Lao Hu langsung membuat lubang besar di pohon tersebut.

"Gua." Erlang Shen langsung menghancurkan pohon besar itu. Pohon besar yang hancur itu berubah menjadi kristal energi murni yang jumlahnya mencapai miliaran.

Erlang Shen mengumpulkan kristal energi itu dan memasukkannya ke dalam cincin ruangnya. Ia juga memberikan kristal energi kepada Lao Hu. Lao Hu menyerap kristal energi itu dengan penuh semangat.

"Sepertinya kau menyukai kristal energi itu." Erlang Shen mengeluarkan banyak kristal energi dan menumpuknya dihadapan Lao Hu.

Lao Hu menyerap kristal energi itu dengan dengan rakus. Perlahan-lahan, tubuh Lao Hu membesar. Di punggungnya, dua pasang sayap muncul di punggung Lao Hu.

Roaaaarrrrggg

Lao Hu meraung dengan keras. Raungannya itu membuat hewan-hewan ketakutan dan berlarian. Lao Hu terbang mengelilingi hutan menggunakan sayapnya. Setelah berkeliling, Lao Hu berubah menjadi harimau kecil.

"Pertumbuhanmu sangat cepat," puji Erlang Shen.

Lao Hu melompat ke kepala Erlang Shen. Harimau kecil itu kembali tidur. Erlang Shen lalu memasuki gua besar yang sebelumnya tersembunyi di balik pohon besar. Saat tiba di dalam gua, Erlang Shen terkejut melihat isi dari gua tersebut.

...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...

...****************...

...----------------...

Terpopuler

Comments

Deri

Deri

Setelah saya baca sampai bab 11, novel ini tidak sebutkan nama tempat-tempatnya. misalnya klan Shen ada di kota mana Kekaisaran/kerajaan apa dll

2025-03-03

0

Entis Sutisna

Entis Sutisna

Wow apa yg terjadi...lanjjuuutkan Thor...👍👍😍😍🔥🔥💪💪

2024-12-27

1

Aman 2016

Aman 2016

mantul abis Thor lanjut updatenya

2024-12-16

1

lihat semua
Episodes
1 Chapter 1 Prolog
2 Chapter 2 Racun Bulan Es dan Tombak Suci
3 Chapter 3 Tetua Zilong
4 Chapter 4 Warisan Dewa Suci
5 Chapter 5 Berkumpulnya 7 saudara
6 Chapter 6 Ranah Bumi tahap 5
7 Chapter 7 Kedatang Xie Han
8 Chapter 8 Di Klan Erlang
9 Chapter 9 Mematahkan Kesombongan Qi Xu
10 chapter 10 Di Serikat Alkemis
11 chapter 11 Lao Hu si Harimau Bersayap
12 Chapter 12 Informasi Klan Shen
13 Chapter 13 Kedatangan Iblis petir Kembar
14 Chapter 14 Ranah Raja tahap 5
15 Chapter 15 Melawan Iblis
16 Chapter 16 Danau Petir
17 Chapter 17 Bertemu Pewaris Dewa Perang
18 Chapter 18 Erlang Shen VS Yun Feng
19 chapter 19 Awal Sebuah Bencana
20 Chapter 20 Sebuah Petunjuk
21 Chapter 21 Alam Es Kuno
22 Chapter 22 Inti Es
23 Chapter 23 Mendapatkan Api Abadi
24 Chapter 24 Masih Di Alam Kuno
25 Chapter 25 Masih Di Alam Kuno II
26 Chapter 26 Memecahkan Petunjuk
27 Chapter 27 Keluar Dari Alam Kuno
28 Chapter 28 Misteri Klan Qing
29 Chapter 29 Chimera
30 Chapter 30 Kau saudaraku, Bukan Bawahanku
31 Chapter 31 Klan Kuno Shen
32 Chapter 32 Tiga Hewan Suci
33 Chapter 33 Memasuki Wilayah Sekte kelelawar Iblis
34 Chapter 34 Putri Zhang Yang Licik
35 Chapter 35 Membunuh Master Ilusi
36 Chapter 36 Sergapan
37 Chapter 37 Terbunuhnya Tiga Jenderal Kekaisaran Zhang
38 Chapter 38 Dikendalikan Oleh Kekuatan Naga Emas
39 Chapter 39 Erlang Shen Sadar
40 Chapter 40 Membakar Perkemahan Prajurit Kekaisaran Han
41 Chapter 41 Gua Petir
42 Chapter 42 Petir 7 Warna.
43 Chapter 43 Pergerakan Iblis Langit
44 Chapter 44 Prajurit Langit
45 Chapter 45 Yun Feng dan Erlang Shen Bekerjasama
46 Chapter 46 Kota Semanggi
47 Chapter 47 Ling Yue dan Klan Ling
48 Chapter 48 Di Klan Ling
49 Chapter 49 Keinginan Yun Feng
50 Chapter 50 Membunuh Murid Sekte Naga Kembar
51 Chapter 51 Serangan Gabungan
52 Chapter 52 Lembah Tengkorak
53 Chapter 53 Lembah Tengkorak II
54 Chapter 54 Masih di Lembah Tengkorak
55 Chapter 55 Ranah Surgawi Tahap Awal
56 Chapter 56 Kota Bulan Perak
57 Chapter 57 Identitas Asli Zhang Fuyi
58 Chapter 58 Kemunculan Sang Naga Hitam
59 Chapter 59 Naga Bayangan Mulai Menyerang
60 Chapter 60 Pertarungan I
61 Chapter 61 Pertarungan II dan Jenderal Langit
62 Ultimatum Kaisar Langit
63 Chapter 63 Menuju Pulau Kura-Kura
64 Chapter 64 Pegasus Suci
65 Chapter 65 Rubah Merah Berekor Sembilan
66 Chapter 66 Mengacau di Klan Zhi
67 Chapter 67 Ultimatum Kedua Kaisar Langit
68 Chapter 68 Penjaga Pulau Kura-kura
69 Chapter 69 Pulau Kura-kura
70 Chapter 70 Masih Di Pulau Kura-kura
71 Chapter 71 Formasi Pulau Kura-Kura
72 Chapter 72 Menghancurkan Istana Kekaisaran Han
73 Chapter 73 Iblis Langit dan Klan Qing
74 Chapter 74 Di Klan Qing
75 Chapter 75 Purnama kembar
76 Chapter 76 Pertempuran I
77 Chapter 77 Pertempuran II (Elemen Kembar)
78 Chapter 78 Pertempuran III
79 Chapter 79 Pertempuran IV
80 Chapter 80 Pertarungan Berlanjut
81 Chapter 81 AKHIR DARI PERTEMPURAN
82 Chapter 82 Erlang Shen Vs Yun Feng
83 Chapter 83 Puncak Pertarungan
84 Chapter 84 Alam Atas
85 Chapter 85 Sekte Naga Langit
86 Chapter 86 Meningkatkan Kultivasi
87 Chapter 87 Pembunuh Bayaran Bulan Merah
88 Chapter 88 Menyelamatkan Yun Feng
89 Chapter 89 Konspirasi Tang Bao
90 Chapter 90 Mustika Raja
91 Chapter 91 Shen Tian Meng Sang Immortal Suci
92 Chapter 92 Terluka Parah
93 Chapter 93 Kota Bulan dan Gui Bing
94 Chapter 94 Utusan Dao Langit
95 Chapter 95 Keberadaan Ling Yue
96 Chapter 96 Istana Erlang Tang
97 Chapter 97 Elf Bulan Merah
98 Chapter 98 Sekte Kelopak Peri
99 Chapter 99 Patriak Fu Guo Zhi
100 Chapter 100 Melebur Jiwa Fu Guo Zhi
101 Chapter 101 Kitab Biru
102 Chapter 102 Istana Erlang Yun
103 Chapter 103 Berkumpul di Istana Erlang Yun
104 Chapter 104 Lembah Yin
105 Chapter 105 Gu Xia
106 Chapter 106 Kejutan dari Erlang Yun
107 Chapter 107 Mengembalikan Ingatan Erlang Chang
108 Chapter 108 Yang Dao dan Yang Hai
109 Chapter 109 Rencana Pernikahan
110 Chapter 110 Pernikahan
111 Chapter 111 Ketenangan Sebelum Badai Melanda
112 Chapter 112 Menggabungkan Dua Kekuatan
113 Chapter 113 Elemen Kegelapan
114 Chapter 114 Menyempurnakan Elemen
115 Menggetarkan Langit (End Chapter)
Episodes

Updated 115 Episodes

1
Chapter 1 Prolog
2
Chapter 2 Racun Bulan Es dan Tombak Suci
3
Chapter 3 Tetua Zilong
4
Chapter 4 Warisan Dewa Suci
5
Chapter 5 Berkumpulnya 7 saudara
6
Chapter 6 Ranah Bumi tahap 5
7
Chapter 7 Kedatang Xie Han
8
Chapter 8 Di Klan Erlang
9
Chapter 9 Mematahkan Kesombongan Qi Xu
10
chapter 10 Di Serikat Alkemis
11
chapter 11 Lao Hu si Harimau Bersayap
12
Chapter 12 Informasi Klan Shen
13
Chapter 13 Kedatangan Iblis petir Kembar
14
Chapter 14 Ranah Raja tahap 5
15
Chapter 15 Melawan Iblis
16
Chapter 16 Danau Petir
17
Chapter 17 Bertemu Pewaris Dewa Perang
18
Chapter 18 Erlang Shen VS Yun Feng
19
chapter 19 Awal Sebuah Bencana
20
Chapter 20 Sebuah Petunjuk
21
Chapter 21 Alam Es Kuno
22
Chapter 22 Inti Es
23
Chapter 23 Mendapatkan Api Abadi
24
Chapter 24 Masih Di Alam Kuno
25
Chapter 25 Masih Di Alam Kuno II
26
Chapter 26 Memecahkan Petunjuk
27
Chapter 27 Keluar Dari Alam Kuno
28
Chapter 28 Misteri Klan Qing
29
Chapter 29 Chimera
30
Chapter 30 Kau saudaraku, Bukan Bawahanku
31
Chapter 31 Klan Kuno Shen
32
Chapter 32 Tiga Hewan Suci
33
Chapter 33 Memasuki Wilayah Sekte kelelawar Iblis
34
Chapter 34 Putri Zhang Yang Licik
35
Chapter 35 Membunuh Master Ilusi
36
Chapter 36 Sergapan
37
Chapter 37 Terbunuhnya Tiga Jenderal Kekaisaran Zhang
38
Chapter 38 Dikendalikan Oleh Kekuatan Naga Emas
39
Chapter 39 Erlang Shen Sadar
40
Chapter 40 Membakar Perkemahan Prajurit Kekaisaran Han
41
Chapter 41 Gua Petir
42
Chapter 42 Petir 7 Warna.
43
Chapter 43 Pergerakan Iblis Langit
44
Chapter 44 Prajurit Langit
45
Chapter 45 Yun Feng dan Erlang Shen Bekerjasama
46
Chapter 46 Kota Semanggi
47
Chapter 47 Ling Yue dan Klan Ling
48
Chapter 48 Di Klan Ling
49
Chapter 49 Keinginan Yun Feng
50
Chapter 50 Membunuh Murid Sekte Naga Kembar
51
Chapter 51 Serangan Gabungan
52
Chapter 52 Lembah Tengkorak
53
Chapter 53 Lembah Tengkorak II
54
Chapter 54 Masih di Lembah Tengkorak
55
Chapter 55 Ranah Surgawi Tahap Awal
56
Chapter 56 Kota Bulan Perak
57
Chapter 57 Identitas Asli Zhang Fuyi
58
Chapter 58 Kemunculan Sang Naga Hitam
59
Chapter 59 Naga Bayangan Mulai Menyerang
60
Chapter 60 Pertarungan I
61
Chapter 61 Pertarungan II dan Jenderal Langit
62
Ultimatum Kaisar Langit
63
Chapter 63 Menuju Pulau Kura-Kura
64
Chapter 64 Pegasus Suci
65
Chapter 65 Rubah Merah Berekor Sembilan
66
Chapter 66 Mengacau di Klan Zhi
67
Chapter 67 Ultimatum Kedua Kaisar Langit
68
Chapter 68 Penjaga Pulau Kura-kura
69
Chapter 69 Pulau Kura-kura
70
Chapter 70 Masih Di Pulau Kura-kura
71
Chapter 71 Formasi Pulau Kura-Kura
72
Chapter 72 Menghancurkan Istana Kekaisaran Han
73
Chapter 73 Iblis Langit dan Klan Qing
74
Chapter 74 Di Klan Qing
75
Chapter 75 Purnama kembar
76
Chapter 76 Pertempuran I
77
Chapter 77 Pertempuran II (Elemen Kembar)
78
Chapter 78 Pertempuran III
79
Chapter 79 Pertempuran IV
80
Chapter 80 Pertarungan Berlanjut
81
Chapter 81 AKHIR DARI PERTEMPURAN
82
Chapter 82 Erlang Shen Vs Yun Feng
83
Chapter 83 Puncak Pertarungan
84
Chapter 84 Alam Atas
85
Chapter 85 Sekte Naga Langit
86
Chapter 86 Meningkatkan Kultivasi
87
Chapter 87 Pembunuh Bayaran Bulan Merah
88
Chapter 88 Menyelamatkan Yun Feng
89
Chapter 89 Konspirasi Tang Bao
90
Chapter 90 Mustika Raja
91
Chapter 91 Shen Tian Meng Sang Immortal Suci
92
Chapter 92 Terluka Parah
93
Chapter 93 Kota Bulan dan Gui Bing
94
Chapter 94 Utusan Dao Langit
95
Chapter 95 Keberadaan Ling Yue
96
Chapter 96 Istana Erlang Tang
97
Chapter 97 Elf Bulan Merah
98
Chapter 98 Sekte Kelopak Peri
99
Chapter 99 Patriak Fu Guo Zhi
100
Chapter 100 Melebur Jiwa Fu Guo Zhi
101
Chapter 101 Kitab Biru
102
Chapter 102 Istana Erlang Yun
103
Chapter 103 Berkumpul di Istana Erlang Yun
104
Chapter 104 Lembah Yin
105
Chapter 105 Gu Xia
106
Chapter 106 Kejutan dari Erlang Yun
107
Chapter 107 Mengembalikan Ingatan Erlang Chang
108
Chapter 108 Yang Dao dan Yang Hai
109
Chapter 109 Rencana Pernikahan
110
Chapter 110 Pernikahan
111
Chapter 111 Ketenangan Sebelum Badai Melanda
112
Chapter 112 Menggabungkan Dua Kekuatan
113
Chapter 113 Elemen Kegelapan
114
Chapter 114 Menyempurnakan Elemen
115
Menggetarkan Langit (End Chapter)

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!