Chapter 6 Ranah Bumi tahap 5

Swuuuussss

Erlang Shen mengendalikan naga emas yang melayang di langit. 6 kakaknya terkejut melihatnya. Bahkan, Erlang Juan terdiam dengan mulut membentuk huruf O.

Boooommmmm

Naga emas itu menyerang 7 orang yang sebelumnya dipanggil oleh Shen Fu. Ketujuh orang itu terpental dan mendapat luka yang cukup parah.

Swuuuussss

Naga emas itu melingkar di hadapan Erlang Shen. Naga emas itu menundukkan kepalanya tanda penghormatan kepada Erlang Shen.

"Hancurkan semuanya, jangan sisakan satupun!" Erlang Shen memberi perintah kepada naga emas tersebut. Naga emas itu mengangguk, kemudian menghancurkan klan Shen.

Boooommm

Boooommmmm

Boooommmmm

Ledakan terdengar di seluruh penjuru klan Shen. Ledakan itu disertai dengan teriakan memilukan dan juga permohonan maaf dari seluruh anggota klan Shen. Semua itu tak dihiraukan oleh Erlang Shen.

"Dua tahun yang lalu, ayah dan ibuku memohon dan meminta bantuan kepada kalian, tapi tak ada yang menolong ataupun membelahnya. Jadi, jangan berharap kalau aku akan mengampuni kalian semua." Erlang Shen berteriak dengan lantang.

"Naga penghancur semesta." Erlang Shen menyebutkan nama jurusnya. Sejurus kemudian, seekor naga abu-abu yang sangat besar muncul di Lang. Naga raksasa itu menghancurkan serta membunuh seluruh anggota klan Shen tanpa pandang bulu.

"Kalian yang menginginkannya, jadi berhentilah memohon ampun."

Anggota klan Shen terdiam setelah mendengar ucapan Erlang Shen. Bahkan keenam kakak Erlang Shen tak menyangka jika adik kecil mereka mengatakan itu.

"Erlang Shen, hentikan. Jangan membunuh mereka!" pinta Erlang Tang.

"Apa hak kalian menghentikanku?" tanya Erlang Shen kepada keenam kakaknya.

"Kalian punya hutang padaku." Erlang Shen menatap keenam saudaranya dengan tatapan tajam dan penuh emosi.

"Nak, hentikan!" pinta Kakek Gu kepada Erlang Shen.

Erlang Shen mengangkat tangannya, dan naga abu-abu itu menghilang dan naga emas langsung diam dan melingkar dibelakang Erlang Shen.

"Nak, jangan membunuh orang yang tak bersalah," ucap Kakek Gu.

"Bunuhlah orang yang bersalah, jangan membunuh orang yang tak bersalah," jelas Kakek Gu.

"Jangan menjadi iblis," lanjut Kakek Gu.

Ucapan terakhirnya kakek Gu membuat Erlang Shen teringat dengan ibunya. Ingatannya melayang ke masa lalu sewaktu ia masih sangat kecil.

"Menjadi kuat boleh, tapi jangan jadi pembunuh berdarah dingin yang membunuh orang yang tak bersalah. Jadilah seorang pahlawan yang disegani, jangan menjadi iblis." Ucapan ibunya membuat Erlang Shen menangis.

"Maaf kakek, tapi aku tidak akan membiarkan orang yang menghina ayah dan ibuku hidup," ucap Erlang Shen

"Apa yang mereka perbuat kepada orang tuaku akan kubalas." Erlang Shen melayang di langit. Ia memperhatikan ratusan anggota klan Shen yang ketakutan dan juga berlutut.

Erlang Shen tersenyum, lalu energi hangat menyelimuti mereka semua. Delapan Ratus anggota klan Shen itu terkejut, tapi mereka tidak berani untuk berdiri.

"Aku pernah melihat mereka. Mereka adalah orang-orang yang membantu kedua orang tuaku diam-diam," batin Erlang Shen.

Boooommmmm

Ledakan kembali terdengar. Erlang Shen membantai anggota klan Shen tanpa menggunakan senjatanya. Erlang Shen membantai tanpa berkedip. Dalam waktu sejam, ribuan anggota klan Shen mati, yang tersisa hanyalah puluhan orang yang tak bisa dilawan oleh Erlang Shen.

Boooommmmm

Ledakan kembali terdengar. Puluhan orang terpental, sementara 800 orang yang diselimuti oleh energi suci baik-baik saja. Hal itu membuat Shen Fu terkejut.

"Serahkan sisanya kepada kami," ucap Erlang Juan.

Erlang Juan, Erlang Tang, Erlang Chang, Erlang Shao, Erlang Qing, dan Erlang Yun membunuh orang-orang yang tersisa, kecuali yang dilindungi oleh Erlang Shen.

Setelah membunuh hampir seluruh anggota klan Shen, Erlang Qing menggunakan teknik pembalikan waktu. Bangunan-bangunan klan Shen yang sudah dihancurkan oleh Erlang Shen muncul kembali.

"Untuk kalian semua, jangan pernah merendahkan atau memandang orang berdasarkan status atau tingkat kultivasi," ucap Erlang Juan.

"Kami mengerti, Tuan Muda." Ratusan orang yang selamat itu menimpali.

Ini untuk kalian semua." Erlang Tang memberikan cincin ruang kepada seluruh anggota klan Shen, baik yang muda maupun yang sudah tua.

"Tingkatkan kultivasi kalian semua. Aku yakin, klan Xie akan datang ke sini," kata Erlang Juan.

"Aku akan memeriksa wilayah klan Shen sekarang." Erlang Shen kepada keenam kakaknya.

Erlang Shen melesat ke utara klan. Di sana terdapat gua besar yang mengeluarkan aura penekanan yang sangat kuat. Disekitaran gua besar itu terdapat berbagai jenis herbal yang tumbuh subur.

"Apakah gua ini yang dimaksud oleh ayah?" tanya Erlang Shen dalam hati.

Erlang Shen memasuki gua besar itu. Qi yang yang sangat tebal menyambut Erlang Shen. Ia mengabaikan energi alam itu. Ia memasuki kedalaman gua besar itu.

Setelah menyusuri jalan setapak di dalam gua, Erlang Shen tiba di dalam gua. Di dalam gua, terdapat sebuah kolam yang terus menerus mengeluarkan qi.

"Kolam Qi itu bisa digunakan untuk menggabungkan kekuatan dewa perang dan kekuatan dewa suci." Erlang Shen menanggalkan pakaiannya lalu memasuki kolam Qi tersebut.

Qi yang sangat banyak terserap ke dalam tubuh Erlang Shen. Erlang Shen menggunakan Qi tersebut untuk menyatukan 2 kekuatan yang selalu bertarung di dalam dirinya.

Benang-benang Qi yang tak ada habisnya menyatukan kekuatan dewa perang dan kekuatan dewa suci. Disaat yang sama, aura dewa perang dan aura dewa suci yang dimiliki oleh Erlang Shen ikut menyatu dan membentuk aura yang lebih kuat.

Penyatuan kedua kekuatan kekuatan dewa suci dan kekuatan dewa perang memberikan serangan balik kepada Erlang Shen. Serangan balik itu membuat Erlang Shen terluka parah.

Hoeeeekkkkk

Erlang Shen memuntahkan beberapa teguk darah. Itu menandakan jika ia terluka. Walaupun begitu, Erlang Shen tidak ingin menyerah. Ia tetap menyatukan dua kekuatan yang bertolak belakang itu dan mengabaikan lukanya.

Hoeeeekkkkk

Erlang Shen kembali memuntahkan beberapa teguk darah segar. Kali ini, bukan hanya luka dalam dalam, tapi tubuh fisiknya juga terluka. Hal itu ditandai dengan kulitnya yang mulai mengelupas dan juga retak. Erlang Shen menahan rasa sakit akibat penyatuan dua kekuatan tersebut. Darah juga mulai menetes membasahi tubuhnya. Kehilangan darah yang sangat banyak membuat wajah Erlang Shen menjadi pucat.

Akkkkhhhh

Erlang Shen berteriak kesakitan. Dia mempertahankan kesadarannya, karena jika ia pingsan, maka semua usahanya akan sia-sia. Bukan hanya itu, kultivasinya juga akan hancur.

Wuuuussssss

kekuatan dewa perang dan Dewa suci mulai menyatu. Penyatuan itu membentuk sebuah kekuatan baru yang jauh lebih kuat. Kekuatan itu memiliki energi penghancur dan juga energi pelindung yang sama kuatnya.

Boooommmmm

Ledakan terdengar. Ledakan itu disertai dengan aura sangat kuat. Aura itu menyebabkan gua bergetar hebat. Di saat yang bersamaan, Qi di dalam kolam juga habis di serap oleh Erlang Shen.

Boooommmmm

Boooommmmm

Boooommmmm

Boooommmmm

Boooommmmm

Tak lama kemudian, 5 kali ledakan teredam terdengar dari dalam tubuh Erlang Shen. Ledakan itu menandakan jika kultivasi Erlang Shen menerobos ke tahap 5 ranah bumi.

Luka fisik dan luka dalam Erlang Shen mulai sembuh perlahan-lahan. Untuk mempercepat pemulihannya, Erlang Shen langsung menelan sebutir pil penyembuh dan juga sebutir pil pemulihan.

"Penyatuan itu tidak sia-sia," ucap Erlang Shen.

"Sekarang, kekuatan fisikku merupakan perpaduan antara fisik dewa perang dan fisik dewa suci," gumam Erlang Shen.

Erlang Shen memakai kembali pakaiannya, kemudian ia memanen herbal-herbal yang ada di dalam gua tersebut. Herbal-herbal yang tumbuh disana semuanya adalah herbal langka yang hanya dimiliki oleh serikat alkemis.

Terpopuler

Comments

Entis Sutisna

Entis Sutisna

Mantaaap....hayoooo Semangaat teruuuusss Erlang Shen ( Shen'er )....Lanjjuuutkan Thor...👍👍😡😡🔥🔥💪💪

2024-12-26

1

Maluv Seh

Maluv Seh

tambah kekuatan lagi, teruskan..

2025-03-07

0

Shiiiiiip. 👍👍👍

2024-12-23

1

lihat semua
Episodes
1 Chapter 1 Prolog
2 Chapter 2 Racun Bulan Es dan Tombak Suci
3 Chapter 3 Tetua Zilong
4 Chapter 4 Warisan Dewa Suci
5 Chapter 5 Berkumpulnya 7 saudara
6 Chapter 6 Ranah Bumi tahap 5
7 Chapter 7 Kedatang Xie Han
8 Chapter 8 Di Klan Erlang
9 Chapter 9 Mematahkan Kesombongan Qi Xu
10 chapter 10 Di Serikat Alkemis
11 chapter 11 Lao Hu si Harimau Bersayap
12 Chapter 12 Informasi Klan Shen
13 Chapter 13 Kedatangan Iblis petir Kembar
14 Chapter 14 Ranah Raja tahap 5
15 Chapter 15 Melawan Iblis
16 Chapter 16 Danau Petir
17 Chapter 17 Bertemu Pewaris Dewa Perang
18 Chapter 18 Erlang Shen VS Yun Feng
19 chapter 19 Awal Sebuah Bencana
20 Chapter 20 Sebuah Petunjuk
21 Chapter 21 Alam Es Kuno
22 Chapter 22 Inti Es
23 Chapter 23 Mendapatkan Api Abadi
24 Chapter 24 Masih Di Alam Kuno
25 Chapter 25 Masih Di Alam Kuno II
26 Chapter 26 Memecahkan Petunjuk
27 Chapter 27 Keluar Dari Alam Kuno
28 Chapter 28 Misteri Klan Qing
29 Chapter 29 Chimera
30 Chapter 30 Kau saudaraku, Bukan Bawahanku
31 Chapter 31 Klan Kuno Shen
32 Chapter 32 Tiga Hewan Suci
33 Chapter 33 Memasuki Wilayah Sekte kelelawar Iblis
34 Chapter 34 Putri Zhang Yang Licik
35 Chapter 35 Membunuh Master Ilusi
36 Chapter 36 Sergapan
37 Chapter 37 Terbunuhnya Tiga Jenderal Kekaisaran Zhang
38 Chapter 38 Dikendalikan Oleh Kekuatan Naga Emas
39 Chapter 39 Erlang Shen Sadar
40 Chapter 40 Membakar Perkemahan Prajurit Kekaisaran Han
41 Chapter 41 Gua Petir
42 Chapter 42 Petir 7 Warna.
43 Chapter 43 Pergerakan Iblis Langit
44 Chapter 44 Prajurit Langit
45 Chapter 45 Yun Feng dan Erlang Shen Bekerjasama
46 Chapter 46 Kota Semanggi
47 Chapter 47 Ling Yue dan Klan Ling
48 Chapter 48 Di Klan Ling
49 Chapter 49 Keinginan Yun Feng
50 Chapter 50 Membunuh Murid Sekte Naga Kembar
51 Chapter 51 Serangan Gabungan
52 Chapter 52 Lembah Tengkorak
53 Chapter 53 Lembah Tengkorak II
54 Chapter 54 Masih di Lembah Tengkorak
55 Chapter 55 Ranah Surgawi Tahap Awal
56 Chapter 56 Kota Bulan Perak
57 Chapter 57 Identitas Asli Zhang Fuyi
58 Chapter 58 Kemunculan Sang Naga Hitam
59 Chapter 59 Naga Bayangan Mulai Menyerang
60 Chapter 60 Pertarungan I
61 Chapter 61 Pertarungan II dan Jenderal Langit
62 Ultimatum Kaisar Langit
63 Chapter 63 Menuju Pulau Kura-Kura
64 Chapter 64 Pegasus Suci
65 Chapter 65 Rubah Merah Berekor Sembilan
66 Chapter 66 Mengacau di Klan Zhi
67 Chapter 67 Ultimatum Kedua Kaisar Langit
68 Chapter 68 Penjaga Pulau Kura-kura
69 Chapter 69 Pulau Kura-kura
70 Chapter 70 Masih Di Pulau Kura-kura
71 Chapter 71 Formasi Pulau Kura-Kura
72 Chapter 72 Menghancurkan Istana Kekaisaran Han
73 Chapter 73 Iblis Langit dan Klan Qing
74 Chapter 74 Di Klan Qing
75 Chapter 75 Purnama kembar
76 Chapter 76 Pertempuran I
77 Chapter 77 Pertempuran II (Elemen Kembar)
78 Chapter 78 Pertempuran III
79 Chapter 79 Pertempuran IV
80 Chapter 80 Pertarungan Berlanjut
81 Chapter 81 AKHIR DARI PERTEMPURAN
82 Chapter 82 Erlang Shen Vs Yun Feng
83 Chapter 83 Puncak Pertarungan
84 Chapter 84 Alam Atas
85 Chapter 85 Sekte Naga Langit
86 Chapter 86 Meningkatkan Kultivasi
87 Chapter 87 Pembunuh Bayaran Bulan Merah
88 Chapter 88 Menyelamatkan Yun Feng
89 Chapter 89 Konspirasi Tang Bao
90 Chapter 90 Mustika Raja
91 Chapter 91 Shen Tian Meng Sang Immortal Suci
92 Chapter 92 Terluka Parah
93 Chapter 93 Kota Bulan dan Gui Bing
94 Chapter 94 Utusan Dao Langit
95 Chapter 95 Keberadaan Ling Yue
96 Chapter 96 Istana Erlang Tang
97 Chapter 97 Elf Bulan Merah
98 Chapter 98 Sekte Kelopak Peri
99 Chapter 99 Patriak Fu Guo Zhi
100 Chapter 100 Melebur Jiwa Fu Guo Zhi
101 Chapter 101 Kitab Biru
102 Chapter 102 Istana Erlang Yun
103 Chapter 103 Berkumpul di Istana Erlang Yun
104 Chapter 104 Lembah Yin
105 Chapter 105 Gu Xia
106 Chapter 106 Kejutan dari Erlang Yun
107 Chapter 107 Mengembalikan Ingatan Erlang Chang
108 Chapter 108 Yang Dao dan Yang Hai
109 Chapter 109 Rencana Pernikahan
110 Chapter 110 Pernikahan
111 Chapter 111 Ketenangan Sebelum Badai Melanda
112 Chapter 112 Menggabungkan Dua Kekuatan
113 Chapter 113 Elemen Kegelapan
114 Chapter 114 Menyempurnakan Elemen
115 Menggetarkan Langit (End Chapter)
Episodes

Updated 115 Episodes

1
Chapter 1 Prolog
2
Chapter 2 Racun Bulan Es dan Tombak Suci
3
Chapter 3 Tetua Zilong
4
Chapter 4 Warisan Dewa Suci
5
Chapter 5 Berkumpulnya 7 saudara
6
Chapter 6 Ranah Bumi tahap 5
7
Chapter 7 Kedatang Xie Han
8
Chapter 8 Di Klan Erlang
9
Chapter 9 Mematahkan Kesombongan Qi Xu
10
chapter 10 Di Serikat Alkemis
11
chapter 11 Lao Hu si Harimau Bersayap
12
Chapter 12 Informasi Klan Shen
13
Chapter 13 Kedatangan Iblis petir Kembar
14
Chapter 14 Ranah Raja tahap 5
15
Chapter 15 Melawan Iblis
16
Chapter 16 Danau Petir
17
Chapter 17 Bertemu Pewaris Dewa Perang
18
Chapter 18 Erlang Shen VS Yun Feng
19
chapter 19 Awal Sebuah Bencana
20
Chapter 20 Sebuah Petunjuk
21
Chapter 21 Alam Es Kuno
22
Chapter 22 Inti Es
23
Chapter 23 Mendapatkan Api Abadi
24
Chapter 24 Masih Di Alam Kuno
25
Chapter 25 Masih Di Alam Kuno II
26
Chapter 26 Memecahkan Petunjuk
27
Chapter 27 Keluar Dari Alam Kuno
28
Chapter 28 Misteri Klan Qing
29
Chapter 29 Chimera
30
Chapter 30 Kau saudaraku, Bukan Bawahanku
31
Chapter 31 Klan Kuno Shen
32
Chapter 32 Tiga Hewan Suci
33
Chapter 33 Memasuki Wilayah Sekte kelelawar Iblis
34
Chapter 34 Putri Zhang Yang Licik
35
Chapter 35 Membunuh Master Ilusi
36
Chapter 36 Sergapan
37
Chapter 37 Terbunuhnya Tiga Jenderal Kekaisaran Zhang
38
Chapter 38 Dikendalikan Oleh Kekuatan Naga Emas
39
Chapter 39 Erlang Shen Sadar
40
Chapter 40 Membakar Perkemahan Prajurit Kekaisaran Han
41
Chapter 41 Gua Petir
42
Chapter 42 Petir 7 Warna.
43
Chapter 43 Pergerakan Iblis Langit
44
Chapter 44 Prajurit Langit
45
Chapter 45 Yun Feng dan Erlang Shen Bekerjasama
46
Chapter 46 Kota Semanggi
47
Chapter 47 Ling Yue dan Klan Ling
48
Chapter 48 Di Klan Ling
49
Chapter 49 Keinginan Yun Feng
50
Chapter 50 Membunuh Murid Sekte Naga Kembar
51
Chapter 51 Serangan Gabungan
52
Chapter 52 Lembah Tengkorak
53
Chapter 53 Lembah Tengkorak II
54
Chapter 54 Masih di Lembah Tengkorak
55
Chapter 55 Ranah Surgawi Tahap Awal
56
Chapter 56 Kota Bulan Perak
57
Chapter 57 Identitas Asli Zhang Fuyi
58
Chapter 58 Kemunculan Sang Naga Hitam
59
Chapter 59 Naga Bayangan Mulai Menyerang
60
Chapter 60 Pertarungan I
61
Chapter 61 Pertarungan II dan Jenderal Langit
62
Ultimatum Kaisar Langit
63
Chapter 63 Menuju Pulau Kura-Kura
64
Chapter 64 Pegasus Suci
65
Chapter 65 Rubah Merah Berekor Sembilan
66
Chapter 66 Mengacau di Klan Zhi
67
Chapter 67 Ultimatum Kedua Kaisar Langit
68
Chapter 68 Penjaga Pulau Kura-kura
69
Chapter 69 Pulau Kura-kura
70
Chapter 70 Masih Di Pulau Kura-kura
71
Chapter 71 Formasi Pulau Kura-Kura
72
Chapter 72 Menghancurkan Istana Kekaisaran Han
73
Chapter 73 Iblis Langit dan Klan Qing
74
Chapter 74 Di Klan Qing
75
Chapter 75 Purnama kembar
76
Chapter 76 Pertempuran I
77
Chapter 77 Pertempuran II (Elemen Kembar)
78
Chapter 78 Pertempuran III
79
Chapter 79 Pertempuran IV
80
Chapter 80 Pertarungan Berlanjut
81
Chapter 81 AKHIR DARI PERTEMPURAN
82
Chapter 82 Erlang Shen Vs Yun Feng
83
Chapter 83 Puncak Pertarungan
84
Chapter 84 Alam Atas
85
Chapter 85 Sekte Naga Langit
86
Chapter 86 Meningkatkan Kultivasi
87
Chapter 87 Pembunuh Bayaran Bulan Merah
88
Chapter 88 Menyelamatkan Yun Feng
89
Chapter 89 Konspirasi Tang Bao
90
Chapter 90 Mustika Raja
91
Chapter 91 Shen Tian Meng Sang Immortal Suci
92
Chapter 92 Terluka Parah
93
Chapter 93 Kota Bulan dan Gui Bing
94
Chapter 94 Utusan Dao Langit
95
Chapter 95 Keberadaan Ling Yue
96
Chapter 96 Istana Erlang Tang
97
Chapter 97 Elf Bulan Merah
98
Chapter 98 Sekte Kelopak Peri
99
Chapter 99 Patriak Fu Guo Zhi
100
Chapter 100 Melebur Jiwa Fu Guo Zhi
101
Chapter 101 Kitab Biru
102
Chapter 102 Istana Erlang Yun
103
Chapter 103 Berkumpul di Istana Erlang Yun
104
Chapter 104 Lembah Yin
105
Chapter 105 Gu Xia
106
Chapter 106 Kejutan dari Erlang Yun
107
Chapter 107 Mengembalikan Ingatan Erlang Chang
108
Chapter 108 Yang Dao dan Yang Hai
109
Chapter 109 Rencana Pernikahan
110
Chapter 110 Pernikahan
111
Chapter 111 Ketenangan Sebelum Badai Melanda
112
Chapter 112 Menggabungkan Dua Kekuatan
113
Chapter 113 Elemen Kegelapan
114
Chapter 114 Menyempurnakan Elemen
115
Menggetarkan Langit (End Chapter)

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!