Chapter 5 Berkumpulnya 7 saudara

"Aku akan kembali ke klan Shen. Aku harus membebaskan kakek Gu," gumam Erlang Shen.

Erlang Shen membuat serangkaian segel tangan yang sangat rumit. Tak berselang lama, sebuah portal muncul dihadapannya. Erlang Shen langsung memasuki portal tersebut. Setelah Ia masuk, portal itu langsung tertutup.

Ditempat tinggal anggota buangan klan Shen, sebuah pusaran tiba-tiba saja muncul. Erlang Shen heran saat melihat tempat yang seharusnya dihuni oleh ratusan orang sangat sepi dan tidak ada tanda-tanda kehidupan.

"Kemana semua orang? Mereka tidak dibunuh, kan?" tanya Erlang Shen dalam hati.

"Aku akan mencari mereka menggunakan kristal kutukan itu." Erlang Shen pergi ke rumah lamanya yang kini sudah roboh. Ia membongkar rumah itu kemudian mengambil sesuatu di sana.

Setelah menemukan kristal kutukan itu, Erlang Shen menggenggam kristal itu kemudian mata suci. Ternyata dugaannya salah. Seluruh anggota buangan itu kembali ke klan utama. Yang membuat Erlang Shen sakit hati adalah mereka semua memiliki kultivasi, tapi tidak disiksa atau dibunuh seperti kedua orang tuanya yang disiksa kemudian dibunuh.

"Orang tuaku langsung dibunuh setelah ketahuan, tapi mereka semua tidak kenapa-napa. Aku harus memastikannya." Erlang Shen melesat menuju ke klan utama. Apa yang dilihatnya tadi tidak keliru. Seluruh anggota klan yang sebelumnya merupakan anggota buangan diterima kembali di klan utama.

"Aku ingat sekarang. Diantara semua anggota buangan, hanya kedua orang tuaku yang meninggal. Klan Shen benar-benar keterlaluan," ucap Erlang Shen.

"Kakek Gu, dia harus menjawab semua pertanyaanku." Erlang Shen mengaktifkan mata suci, kemudian ia mencari kakek Gu. Ia memeriksa seluruh bangunan menggunakan mata suci. Tak lama kemudian, ia menemukan tempat dimana kakek Gu dipenjara.

Erlang Shen muncul di depan penjara. Kakek Gu yang merasakan kehadiran seseorang langsung membuka matanya. Ia terkejut saat mengetahui jika yang datang adalah cucunya sendiri.

"Kenapa kau datang kesini? Kau mau mati?" tanya Kakek Gu kepada Erlang Shen.

"Aku kesini untuk menemui kakek," jawab Erlang Shen.

"Diantara ratusan anggota buangan yang berkultivasi, mengapa hanya kedua orang tuaku yang dibunuh? Apa alasannya, kakek?" tanya Erlang Shen.

"Tujuh ratus anggota buangan klan Shen dulunya adalah orang yang ditugaskan untuk mengawasi ayahmu dan juga diriku. Mereka semua sebenarnya memiliki kultivasi, namun kultivasi mereka disegel. Shen Fu melakukan itu untuk mencegah ayahmu melahirkan seorang anak yang jenius," jelas Kakek Gu.

"Kau tahu pemuda bernama Shen Erlang Juan?" Kakek Gu kembali bertanya kepada Erlang Shen.

"Jenius klan Shen, putra sulung Patriak Shen Fu," jawab Erlang Shen.

"Kau salah! Shen Juan adalah kakakmu. Sebelum kau dilahirkan, ibumu melahirkan 5 orang anak laki-laki dan seorang anak perempuan. lima saudaramu yang lain tidak diketahui keberadaannya, sementara Shen Juan, kakak tertuamu diambil paksa oleh Shen Fu karena ia terlahir dengan tubuh api suci. Kakak keduamu terlahir dengan 4 elemen, kakak ketigamu terlahir dengan tubuh alkemis, kakak keempatmu terlahir dengan 6 elemen, kakak kelima dan keenammu yang merupakan saudara kembar terlahir dengan tubuh petir suci," jelas Kakek Gu.

"Dimana semua kakakku sekarang?" tanya Erlang Shen.

"Mereka semua tumbuh menjadi seorang pembunuh berdarah dingin. lima saudaramu yang lain membunuh siapapun yang tak sejalan dengan mereka. Semuanya menjadi iblis pembunuh," jelas Kakek Gu.

"Bagaimana caraku menemukan mereka semua?" tanya Erlang Shen kepada kakek Gu.

"Gunakan giok ini." Kakek Gu memberikan potongan giok kepada Erlang Shen.

"Masing-masing saudaramu memiliki potongan giok yang sama, jika giok itu disatukan, maka seekor naga emas akan muncul di langit," jelas Kakek Gu.

"Kakek sudah memprediksi semuanya sejak awal?" tanya Erlang Shen.

"Benar, dan aku menanamkan giok itu di dada saudara-saudarimu agar tidak ada yang bisa mengambilnya," jelas Kakek Gu.

"Sekarang pergilah dari sini!" Kakek Gu menyuruh Erlang Shen pergi, tapi Erlang Shen menggelengkan kepalanya yang mengisyaratkan bahwa ia tidak mau pergi.

Erlang Shen melunakkan besi penjara menggunakan api. Setelah itu, ia mengeluarkan kakek Gu dari dalam penjara. Erlang Shen mengeluarkan beberapa butir pil dan memasukkan kedalam mulut kakek Gu. Pil-pil itu membuat kondisi kakek Gu membaik, meski kultivasinya tidak kembali.

"Kakek, kenapa patriak Shen Fu tidak menghancurkan dantian kakek?" tanya Erlang Shen.

"Karena Shen Fu tidak bisa melakukannya," jawab Kakek Gu.

Erlang Shen mengeluarkan racun bulan es yang ada di dalam tubuh kakek Gu. Setelah racun itu dikeluarkan, kultivasi kakek Gu kembali ke ranah Raja tahap 2.

"Saatnya mengumpulkan saudara-saudaraku." Erlang Shen melesat meninggalkan Kakek Gu. Setelah Erlang Shen pergi, kakek Gu juga meninggalkan penjara.

*********

Erlang Shen muncul tepat dihadapan Shen Erlang Juan yang sedang berlatih. Shen Erlang Juan yang mengetahui jika yang ada dihadapannya adalah adiknya hanya tersenyum kecil.

"Kau lama sekali," ucap Shen Erlang Juan.

"Maksudnya?" tanya Erlang Shen kepada Shen Erlang Juan.

"Aku sudah mengumpulkan adik-adikku yang lainnya, sekarang hanya menunggumu," jelas Shen Erlang Juan.

"Kakak tidak berbohong, kan?" tanya Erlang Shen dengan kewaspadaan tingkat tinggi.

"Tidak usah basa-basi, sekarang ikut denganku!" Shen Erlang Juan melesat ke utara. Erlang Shen yang penasaran mengikuti kakaknya. Sekitar setengah jam kemudian, mereka tiba di sebuah rumah kecil yang terletak di tengah hutan.

"Kakak, kau lama sekali." Seorang wanita menghampiri Shen Erlang Juan. Wanita itu berusia 20 tahun. Usianya selisih 5 tahun dengan Erlang Shen. Tak berselang lama, 4 orang pemuda keluar dari rumah kecil itu.

"Adik kecil kita sudah kembali," ucap Shen Erlang Juan.

"Erlang Tang, Erlang Chang, Erlang Shao, Erlang Qing, dan Erlang Yun, keluarkan liontin giok itu!" pinta Shen Erlang Juan.

Erlang Tang dan yang lainnya mengeluarkan giok yang mereka miliki. Erlang Shen juga mengeluarkan giok tersebut, setelah itu, mereka semua menyatukan pecahan giok putih pemberian kakek Gu.

Wuuuussssss

Cahaya emas itu menyelimuti 7 bersaudara itu. Cahaya emas itu kemudian membentuk sebuah armor emas yang sangat tipis. Meski sangat tipis, tapi armor itu sangatlah kuat.

Swuuuussss

Cahaya emas menembak ke langit. Cahaya emas itu membentuk seekor naga emas yang sangat besar. Naga emas itu lalu meraung. Raungannya itu membuat klan Shen dan sekitarnya bergetar. Bahkan, beberapa kota mendengar raungan dari naga tersebut.

Patriak Shen Fu terkejut saat mendengar raungan naga itu. Ia sangat marah saat melihat naga emas terbang di langit. Munculnya naga itu menandakan jika usaha mereka untuk memecah belah 7 bersaudara itu gagal.

"Erlang Juan sialan," teriak Shen Fu penuh amarah.

"Shen Fu, kau gagal untuk yang kedua kalinya." Kakek Gu muncul di hadapan Shen Fu. Nama asli kakek Gu adalah Shen Erlang Gu, tapi karena ia dibuang dari klan Shen, jadi ia menggunakan marga Erlang.

"Kalian keluarga Erlang benar-benar membuatku kesal," geram Shen Fu.

"Suatu hari nanti, ketujuh cucuku akan menjadi pendiri klan Erlang, klan yang diimpikan oleh leluhurku," ucap Erlang Gu sembari menatap Shen Fu dengan tatapan penuh kebencian.

"Kau pikir aku akan membiarkannya? Tentu tidak. Seluruh keturunan Leluhur Erlang akan kuhabisi. Keturunan naga emas akan kuhancurkan," ujar Shen Fu.

"Itu tidak akan terjadi," ucap Erlang Shen. Diantara ketujuh saudaranya, dialah yang paling menonjol.

"Pengkhianat sialan, lihatlah bagaimana aku menghancurkan adik-adikmu." Shen Fu menghancurkan sebuah giok. Tak lama kemudian, 7 orang muncul di hadapan Shen Fu.

"Bunuh 7 Erlang itu!" pinta Shen Fu kepada 7 orang yang baru muncul itu.

Terpopuler

Comments

Entis Sutisna

Entis Sutisna

Wow hayoooo sikaaaat habissskan semuaaaaa....lanjiuuutkan Thor....👍👍😡😡🔥🔥💪💪

2024-12-26

1

Kekuatan naga Emas seperti apa ya

2024-12-23

1

Glastor Roy

Glastor Roy

update ya tor yg banyak

2024-12-11

1

lihat semua
Episodes
1 Chapter 1 Prolog
2 Chapter 2 Racun Bulan Es dan Tombak Suci
3 Chapter 3 Tetua Zilong
4 Chapter 4 Warisan Dewa Suci
5 Chapter 5 Berkumpulnya 7 saudara
6 Chapter 6 Ranah Bumi tahap 5
7 Chapter 7 Kedatang Xie Han
8 Chapter 8 Di Klan Erlang
9 Chapter 9 Mematahkan Kesombongan Qi Xu
10 chapter 10 Di Serikat Alkemis
11 chapter 11 Lao Hu si Harimau Bersayap
12 Chapter 12 Informasi Klan Shen
13 Chapter 13 Kedatangan Iblis petir Kembar
14 Chapter 14 Ranah Raja tahap 5
15 Chapter 15 Melawan Iblis
16 Chapter 16 Danau Petir
17 Chapter 17 Bertemu Pewaris Dewa Perang
18 Chapter 18 Erlang Shen VS Yun Feng
19 chapter 19 Awal Sebuah Bencana
20 Chapter 20 Sebuah Petunjuk
21 Chapter 21 Alam Es Kuno
22 Chapter 22 Inti Es
23 Chapter 23 Mendapatkan Api Abadi
24 Chapter 24 Masih Di Alam Kuno
25 Chapter 25 Masih Di Alam Kuno II
26 Chapter 26 Memecahkan Petunjuk
27 Chapter 27 Keluar Dari Alam Kuno
28 Chapter 28 Misteri Klan Qing
29 Chapter 29 Chimera
30 Chapter 30 Kau saudaraku, Bukan Bawahanku
31 Chapter 31 Klan Kuno Shen
32 Chapter 32 Tiga Hewan Suci
33 Chapter 33 Memasuki Wilayah Sekte kelelawar Iblis
34 Chapter 34 Putri Zhang Yang Licik
35 Chapter 35 Membunuh Master Ilusi
36 Chapter 36 Sergapan
37 Chapter 37 Terbunuhnya Tiga Jenderal Kekaisaran Zhang
38 Chapter 38 Dikendalikan Oleh Kekuatan Naga Emas
39 Chapter 39 Erlang Shen Sadar
40 Chapter 40 Membakar Perkemahan Prajurit Kekaisaran Han
41 Chapter 41 Gua Petir
42 Chapter 42 Petir 7 Warna.
43 Chapter 43 Pergerakan Iblis Langit
44 Chapter 44 Prajurit Langit
45 Chapter 45 Yun Feng dan Erlang Shen Bekerjasama
46 Chapter 46 Kota Semanggi
47 Chapter 47 Ling Yue dan Klan Ling
48 Chapter 48 Di Klan Ling
49 Chapter 49 Keinginan Yun Feng
50 Chapter 50 Membunuh Murid Sekte Naga Kembar
51 Chapter 51 Serangan Gabungan
52 Chapter 52 Lembah Tengkorak
53 Chapter 53 Lembah Tengkorak II
54 Chapter 54 Masih di Lembah Tengkorak
55 Chapter 55 Ranah Surgawi Tahap Awal
56 Chapter 56 Kota Bulan Perak
57 Chapter 57 Identitas Asli Zhang Fuyi
58 Chapter 58 Kemunculan Sang Naga Hitam
59 Chapter 59 Naga Bayangan Mulai Menyerang
60 Chapter 60 Pertarungan I
61 Chapter 61 Pertarungan II dan Jenderal Langit
62 Ultimatum Kaisar Langit
63 Chapter 63 Menuju Pulau Kura-Kura
64 Chapter 64 Pegasus Suci
65 Chapter 65 Rubah Merah Berekor Sembilan
66 Chapter 66 Mengacau di Klan Zhi
67 Chapter 67 Ultimatum Kedua Kaisar Langit
68 Chapter 68 Penjaga Pulau Kura-kura
69 Chapter 69 Pulau Kura-kura
70 Chapter 70 Masih Di Pulau Kura-kura
71 Chapter 71 Formasi Pulau Kura-Kura
72 Chapter 72 Menghancurkan Istana Kekaisaran Han
73 Chapter 73 Iblis Langit dan Klan Qing
74 Chapter 74 Di Klan Qing
75 Chapter 75 Purnama kembar
76 Chapter 76 Pertempuran I
77 Chapter 77 Pertempuran II (Elemen Kembar)
78 Chapter 78 Pertempuran III
79 Chapter 79 Pertempuran IV
80 Chapter 80 Pertarungan Berlanjut
81 Chapter 81 AKHIR DARI PERTEMPURAN
82 Chapter 82 Erlang Shen Vs Yun Feng
83 Chapter 83 Puncak Pertarungan
84 Chapter 84 Alam Atas
85 Chapter 85 Sekte Naga Langit
86 Chapter 86 Meningkatkan Kultivasi
87 Chapter 87 Pembunuh Bayaran Bulan Merah
88 Chapter 88 Menyelamatkan Yun Feng
89 Chapter 89 Konspirasi Tang Bao
90 Chapter 90 Mustika Raja
91 Chapter 91 Shen Tian Meng Sang Immortal Suci
92 Chapter 92 Terluka Parah
93 Chapter 93 Kota Bulan dan Gui Bing
94 Chapter 94 Utusan Dao Langit
95 Chapter 95 Keberadaan Ling Yue
96 Chapter 96 Istana Erlang Tang
97 Chapter 97 Elf Bulan Merah
98 Chapter 98 Sekte Kelopak Peri
99 Chapter 99 Patriak Fu Guo Zhi
100 Chapter 100 Melebur Jiwa Fu Guo Zhi
101 Chapter 101 Kitab Biru
102 Chapter 102 Istana Erlang Yun
103 Chapter 103 Berkumpul di Istana Erlang Yun
104 Chapter 104 Lembah Yin
105 Chapter 105 Gu Xia
106 Chapter 106 Kejutan dari Erlang Yun
107 Chapter 107 Mengembalikan Ingatan Erlang Chang
108 Chapter 108 Yang Dao dan Yang Hai
109 Chapter 109 Rencana Pernikahan
110 Chapter 110 Pernikahan
111 Chapter 111 Ketenangan Sebelum Badai Melanda
112 Chapter 112 Menggabungkan Dua Kekuatan
113 Chapter 113 Elemen Kegelapan
114 Chapter 114 Menyempurnakan Elemen
115 Menggetarkan Langit (End Chapter)
Episodes

Updated 115 Episodes

1
Chapter 1 Prolog
2
Chapter 2 Racun Bulan Es dan Tombak Suci
3
Chapter 3 Tetua Zilong
4
Chapter 4 Warisan Dewa Suci
5
Chapter 5 Berkumpulnya 7 saudara
6
Chapter 6 Ranah Bumi tahap 5
7
Chapter 7 Kedatang Xie Han
8
Chapter 8 Di Klan Erlang
9
Chapter 9 Mematahkan Kesombongan Qi Xu
10
chapter 10 Di Serikat Alkemis
11
chapter 11 Lao Hu si Harimau Bersayap
12
Chapter 12 Informasi Klan Shen
13
Chapter 13 Kedatangan Iblis petir Kembar
14
Chapter 14 Ranah Raja tahap 5
15
Chapter 15 Melawan Iblis
16
Chapter 16 Danau Petir
17
Chapter 17 Bertemu Pewaris Dewa Perang
18
Chapter 18 Erlang Shen VS Yun Feng
19
chapter 19 Awal Sebuah Bencana
20
Chapter 20 Sebuah Petunjuk
21
Chapter 21 Alam Es Kuno
22
Chapter 22 Inti Es
23
Chapter 23 Mendapatkan Api Abadi
24
Chapter 24 Masih Di Alam Kuno
25
Chapter 25 Masih Di Alam Kuno II
26
Chapter 26 Memecahkan Petunjuk
27
Chapter 27 Keluar Dari Alam Kuno
28
Chapter 28 Misteri Klan Qing
29
Chapter 29 Chimera
30
Chapter 30 Kau saudaraku, Bukan Bawahanku
31
Chapter 31 Klan Kuno Shen
32
Chapter 32 Tiga Hewan Suci
33
Chapter 33 Memasuki Wilayah Sekte kelelawar Iblis
34
Chapter 34 Putri Zhang Yang Licik
35
Chapter 35 Membunuh Master Ilusi
36
Chapter 36 Sergapan
37
Chapter 37 Terbunuhnya Tiga Jenderal Kekaisaran Zhang
38
Chapter 38 Dikendalikan Oleh Kekuatan Naga Emas
39
Chapter 39 Erlang Shen Sadar
40
Chapter 40 Membakar Perkemahan Prajurit Kekaisaran Han
41
Chapter 41 Gua Petir
42
Chapter 42 Petir 7 Warna.
43
Chapter 43 Pergerakan Iblis Langit
44
Chapter 44 Prajurit Langit
45
Chapter 45 Yun Feng dan Erlang Shen Bekerjasama
46
Chapter 46 Kota Semanggi
47
Chapter 47 Ling Yue dan Klan Ling
48
Chapter 48 Di Klan Ling
49
Chapter 49 Keinginan Yun Feng
50
Chapter 50 Membunuh Murid Sekte Naga Kembar
51
Chapter 51 Serangan Gabungan
52
Chapter 52 Lembah Tengkorak
53
Chapter 53 Lembah Tengkorak II
54
Chapter 54 Masih di Lembah Tengkorak
55
Chapter 55 Ranah Surgawi Tahap Awal
56
Chapter 56 Kota Bulan Perak
57
Chapter 57 Identitas Asli Zhang Fuyi
58
Chapter 58 Kemunculan Sang Naga Hitam
59
Chapter 59 Naga Bayangan Mulai Menyerang
60
Chapter 60 Pertarungan I
61
Chapter 61 Pertarungan II dan Jenderal Langit
62
Ultimatum Kaisar Langit
63
Chapter 63 Menuju Pulau Kura-Kura
64
Chapter 64 Pegasus Suci
65
Chapter 65 Rubah Merah Berekor Sembilan
66
Chapter 66 Mengacau di Klan Zhi
67
Chapter 67 Ultimatum Kedua Kaisar Langit
68
Chapter 68 Penjaga Pulau Kura-kura
69
Chapter 69 Pulau Kura-kura
70
Chapter 70 Masih Di Pulau Kura-kura
71
Chapter 71 Formasi Pulau Kura-Kura
72
Chapter 72 Menghancurkan Istana Kekaisaran Han
73
Chapter 73 Iblis Langit dan Klan Qing
74
Chapter 74 Di Klan Qing
75
Chapter 75 Purnama kembar
76
Chapter 76 Pertempuran I
77
Chapter 77 Pertempuran II (Elemen Kembar)
78
Chapter 78 Pertempuran III
79
Chapter 79 Pertempuran IV
80
Chapter 80 Pertarungan Berlanjut
81
Chapter 81 AKHIR DARI PERTEMPURAN
82
Chapter 82 Erlang Shen Vs Yun Feng
83
Chapter 83 Puncak Pertarungan
84
Chapter 84 Alam Atas
85
Chapter 85 Sekte Naga Langit
86
Chapter 86 Meningkatkan Kultivasi
87
Chapter 87 Pembunuh Bayaran Bulan Merah
88
Chapter 88 Menyelamatkan Yun Feng
89
Chapter 89 Konspirasi Tang Bao
90
Chapter 90 Mustika Raja
91
Chapter 91 Shen Tian Meng Sang Immortal Suci
92
Chapter 92 Terluka Parah
93
Chapter 93 Kota Bulan dan Gui Bing
94
Chapter 94 Utusan Dao Langit
95
Chapter 95 Keberadaan Ling Yue
96
Chapter 96 Istana Erlang Tang
97
Chapter 97 Elf Bulan Merah
98
Chapter 98 Sekte Kelopak Peri
99
Chapter 99 Patriak Fu Guo Zhi
100
Chapter 100 Melebur Jiwa Fu Guo Zhi
101
Chapter 101 Kitab Biru
102
Chapter 102 Istana Erlang Yun
103
Chapter 103 Berkumpul di Istana Erlang Yun
104
Chapter 104 Lembah Yin
105
Chapter 105 Gu Xia
106
Chapter 106 Kejutan dari Erlang Yun
107
Chapter 107 Mengembalikan Ingatan Erlang Chang
108
Chapter 108 Yang Dao dan Yang Hai
109
Chapter 109 Rencana Pernikahan
110
Chapter 110 Pernikahan
111
Chapter 111 Ketenangan Sebelum Badai Melanda
112
Chapter 112 Menggabungkan Dua Kekuatan
113
Chapter 113 Elemen Kegelapan
114
Chapter 114 Menyempurnakan Elemen
115
Menggetarkan Langit (End Chapter)

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!