Chapter 3 Tetua Zilong

"Terima kasih atas tawarannya, tapi aku ingin mendapatkan kekuatan dengan usahaku sendiri," tolak Erlang Shen dengan sopan.

"jika suatu saat nanti Tuan Muda berubah pikiran, datanglah ke sekte kami, dan tunjukkan lencana ini." pria berambut merah memberikan sebuah lencana kepada Erlang Shen. Setelah lencana itu diterima oleh Erlang Shen, Pria berambut merah itu beserta rekannya yang lain langsung pergi.

"Sekte Dewa Agung lebih baik dari sekte pengguna es itu," gumam Erlang

Di Klan Shen ....

"Apakah kalian menemukan bocah itu?" tanya Patriak Shen Fu kepada seorang tetua yang berlutut dihadapannya.

"Mohon maaf, Patriak! Kami tidak menemukannya. Tetua Gu membawa cucunya itu pergi ke tempat yang jauh," jelas seorang pria yang sedang berlutut dihadapan patriak Shen Fu. Pria itu bernama Shen Guang, orang yang bertugas mengawasi sekaligus mengeksekusi anggota buangan yang berkultivasi.

"Tetua Gu dan juga Shen Duan adalah mantan jenius teratas klan Shen dimasa lalu. Tentu saja mereka akan melahirkan jenius yang sangat berbahaya," jelas Patriak Shen Fu.

"Cari anak itu! Jangan biarkan kultivasinya meningkat!" pinta Patriak Shen Fu.

"Baik!" Shen Guang lalu menghilang.

Patriak Shen Fu lalu mengeluarkan sebuah cermin. Cermin itu ia gunakan untuk melacak keberadaan dari Erlang Shen. Namun, cermin itu tidak menunjukan reaksi apapun.

"Sial, anak itu tidak memakai cincin itu." Patriak Shen Fu menyimpan cermin itu. Untuk pertama kalinya, ada ada anggota buangan yang lolos dari pantauannya.

"Anak itu beruntung, tapi saat aku menemukan, maka itu adalah akhir dari hidupnya," batin Patriak Shen Fu.

Swuuuussss

Sapuan angin dari tombak naga suci menumbangkan pepohonan. Erlang Shen melatih tombak naga suci dengan mata yang tertutup. Erlang Shen sendiri mengikuti orang yang sedang memainkan tombak di alam pikirannya.

Roaaaarrrrggg

Raungan naga yang sangat keras menumbangkan beberapa baris pepohonan. Erlang Shen yang sudah menyelesaikan latihannya membuka matanya. Ia terkejut saat melihat pepohonan disekitarnya tumbang. Bahkan, area seluas 1 km berubah menjadi kawah.

"Jurus yang sangat dahsyat." Erlang Shen ambruk ke tanah karena kelelahan dan kehabisan Qi. Tadinya, ia terlalu bersemangat, sehingga ia lupa jika kultivasinya masih sangat rendah.

"Tahap 1 ranah pemurnian qi, hampir saja aku mati," ucap Erlang Shen dengan tubuh yang masih lemah.

Erlang Shen mengabaikan rasa lelahnya. Ia mengambil sikap lotus kemudian ia mempraktekkan teknik kultivasi milik dewa perang di masa lalu.

Beberapa saat kemudian ....

Boooommmmm

Boooommmmm

Boooommmmm

Tiga kali ledakan teredam terdengar dari dalam tubuh Erlang Shen. Itu menandakan jika kultivasinya menembus tahap 4 ranah pemurnian Qi. Erlang Shen membuka matanya, prioritas utama sekarang adalah mencari sumber daya sebanyak-banyaknya.

Saat sedang menjelajahi hutan, sekelabat bayangan melintas dihadapan Erlang Shen. Sebelum Erlang Shen bereaksi, sebuah serangan menghantamnya dengan keras. Hantaman dari serangan tersebut membuat Erlang Shen terjatuh dan menghantam tanah dengan keras.

"Lemah! Bisa-bisanya tombak naga suci memilih orang lemah sepertimu," ujar seseorang yang memakai topeng.

"Kalau aku membunuhmu, maka tombak itu akan menjadi milikku." Orang yang memakai topeng itu menciptakan puluhan tombak angin di udara. Puluhan tombak angin itu melesat kearah Erlang Shen dengan sangat cepat.

Wuuuussssss

Wuuuussssss

Wuuuussssss

Puluhan tombak itu dihindari oleh Erlang Shen, tapi karena dia tidak memiliki pengalaman bertarung, sebuah tombak akhirnya menembus tubuhnya.

"Dasar lemah!" seru orang bertopeng tersebut.

"Tombak naga suci akan menjadi milikku." Orang yang memakai topeng itu menghampiri Erlang Shen. Orang itu mencabut tombak angin yang menembus tubuh Erlang Shen. Saat itu juga, Erlang Shen ambruk ke tanah.

"Orang lemah sepertimu tidak pantas memegang tombak itu." Saat orang bertopeng itu hendak mengambil tombak naga suci yang melingkar dipergelangan tangan Erlang Shen, seseorang tiba-tiba saja muncul dan menyerangnya. Serangan tiba-tiba itu membuat orang itu terpental.

Orang itu langsung melarikan diri sebelum identitasnya dibongkar. Sementara orang yang menggagalkan aksi dari orang bertopeng adalah salah satu Tetua pelindung tombak naga suci, Tetua Yang Zilong.

Tetua Yang Zilong membawa Erlang Shen ke sekte Dewa Agung. Di sana, Tetua Zilong mengobati luka Erlang Shen yang cukup parah.

Tetua Zilong yang juga merupakan seorang alkemis langsung membuat ramuan untuk mempercepat penyembuhan luka Erlang Shen. Ramuan yang sudah dibuatnya itu langsung dioleskan ke luka Erlang Shen.

Setelah mengobati luka Erlang Shen, Tetua Zilong pergi ke aula dan melapor kepada Patriak Sekte, Bing Zhang. Untuk pertama kalinya, Patriak Bing Zhang terlihat begitu bersemangat.

"Dimana dia sekarang?" tanya Patriak Bing Zhang kepada Tetua Zilong.

"Ada di balai pengobatan. Aku sengaja mengawasinya saat sedang berlatih, tapi saat ia diserang oleh orang bertopeng, aku tidak ada di sana," jelas Tetua Zilong.

"Jaga dia dengan baik!" pinta Patriak Bing Zhang.

"Baik, Patriak." Tetua Zilong memberi hormat, kemudian dia kembali di balai pengobatan.

"Aku tidak tahu siapa yang menyerangmu, tapi aku mencurigai seseorang," gumam Tetua Zilong.

"Walaupun begitu, aku harus memastikannya terlebih dahulu," sambungnya.

Tetua Zilong membuat formasi untuk melindungi Erlang Shen. Setelah itu, ia meninggalkan balai pengobatan. Sesaat setelah Tetua Zilong pergi, Erlang Shen membuka matanya.

"Orang itu memakai gelang tombak hijau. Aku yakin, orang itu berasal dari sekte Dewa Agung," batin Erlang Shen.

"Penjaga tombak." Erlang Shen teringat dengan tiga orang yang menemuinya sesaat setelah tombak naga suci muncul di depannya.

"Salah satu dari ketiganya memakai gelang berwarna hijau," batin Erlang Shen.

Erlang Shen mencoba mengeluarkan elemen cahayanya. Setelah berhasil, ia mengalirkan elemen cahaya tersebut ke bagian tubuhnya yang terluka.

Ukkkhuuuukkk

Erlang Shen memuntahkan beberapa teguk darah hitam. Darah itu adalah sisa-sisa racun yang tidak dikeluarkan oleh Tetua Zilong sebelumnya. Selain itu, lukanya juga mulai menutup dan pulih seperti sebelumnya.

"Kau sudah sadar?" tanya Tetua Zilong kepada Erlang Shen.

Erlang Shen mengangguk. Untuk saat ini, ia tidak bisa mempercayai siapapun, termasuk tetua Zilong. Tetua Zilong lalu memeriksa kondisi Erlang Shen. Ia terkejut saat mengetahui luka Erlang Shen sudah sembuh dan tak ada bekas tusukan tombak di punggungnya.

"Jangan kemana-mana, aku akan melapor dulu." Tetua Zilong menemui patriak di aula sekte. Sementara itu, tombak naga suci bersinar. Sinar dari tombak itu memasuki kepala Erlang Shen.

"Teknik kultivasi naga suci." Shen Long bermonolog sembari membandingkan teknik tersebut dengan teknik kultivasi milik dewa perang.

"Lebih baik aku menggabungkannya." Erlang Shen duduk bersila diatas kasur. Ia menggunakan dua teknik kultivasi sekaligus.

Boooommmmm

Erlang Shen terpental hingga menghantam dinding. Menyatukan dua teknik kultivasi yang bertolak belakang adalah sesuatu yang mustahil, tapi Erlang Shen tak mau menyerah begitu saja.

Boooommmmm

Ledakan terdengar. Ledakan itu membuat Erlang Shen terpental hingga menghantam dinding untuk yang kedua kalinya. Kali ini, ia memuntahkan beberapa teguk darah.

"Aku tidak akan pernah berhenti mencoba sebelum aku berhasil." Erlang Shen kembali mengambil sikap lotus. Ia kembali menggunakan dua teknik kultivasi sekaligus. Perlahan-lahan, kedua teknik kultivasi menyatu dengan sendirinya. Disaat yang sama, tubuh Erlang Shen melayang di langit. Aura dewa perang dan aura naga suci terpancar dari tubuhnya. Aura itu membuat balai pengobatan bergetar.

Boooommmmm

Ledakan terdengar. Kultivasi Erlang Shen menembus tahap 5 ranah pemurnian qi. Selain itu, penyatuan teknik kultivasi dewa perang dan juga teknik kultivasi naga suci berhasil ia satukan.

...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...

Ranah kultivasi

Pemurnian Qi

Perunggu

Perak

Emas

Bumi

Langit

suci

Raja

Kaisar

Leluhur

Dewa

(★1-★9)

Terpopuler

Comments

Nf@. Conan 😎

Nf@. Conan 😎

lnjuuuutkaaaan thor
smoga shat slalu thor dan smua jngan lma lma update nya ya thor dan seeeeeemmmmaaaannngggaaatttt seeeeeemmmmaaaannngggaaatttt seeeeeemmmmaaaannngggaaatttt

2024-12-28

1

Entis Sutisna

Entis Sutisna

Mantaaap hayoooo sangaaat teruuuus Shen'er....lanjjuuutkan Thor....👍👍😍😍🔥🔥💪💪

2024-12-26

1

Jumadi 0707

Jumadi 0707

kog MC menyatukannya di balai pengobatan bkn tempat tersembunyi yaaa ketahuan deh

2025-01-29

0

lihat semua
Episodes
1 Chapter 1 Prolog
2 Chapter 2 Racun Bulan Es dan Tombak Suci
3 Chapter 3 Tetua Zilong
4 Chapter 4 Warisan Dewa Suci
5 Chapter 5 Berkumpulnya 7 saudara
6 Chapter 6 Ranah Bumi tahap 5
7 Chapter 7 Kedatang Xie Han
8 Chapter 8 Di Klan Erlang
9 Chapter 9 Mematahkan Kesombongan Qi Xu
10 chapter 10 Di Serikat Alkemis
11 chapter 11 Lao Hu si Harimau Bersayap
12 Chapter 12 Informasi Klan Shen
13 Chapter 13 Kedatangan Iblis petir Kembar
14 Chapter 14 Ranah Raja tahap 5
15 Chapter 15 Melawan Iblis
16 Chapter 16 Danau Petir
17 Chapter 17 Bertemu Pewaris Dewa Perang
18 Chapter 18 Erlang Shen VS Yun Feng
19 chapter 19 Awal Sebuah Bencana
20 Chapter 20 Sebuah Petunjuk
21 Chapter 21 Alam Es Kuno
22 Chapter 22 Inti Es
23 Chapter 23 Mendapatkan Api Abadi
24 Chapter 24 Masih Di Alam Kuno
25 Chapter 25 Masih Di Alam Kuno II
26 Chapter 26 Memecahkan Petunjuk
27 Chapter 27 Keluar Dari Alam Kuno
28 Chapter 28 Misteri Klan Qing
29 Chapter 29 Chimera
30 Chapter 30 Kau saudaraku, Bukan Bawahanku
31 Chapter 31 Klan Kuno Shen
32 Chapter 32 Tiga Hewan Suci
33 Chapter 33 Memasuki Wilayah Sekte kelelawar Iblis
34 Chapter 34 Putri Zhang Yang Licik
35 Chapter 35 Membunuh Master Ilusi
36 Chapter 36 Sergapan
37 Chapter 37 Terbunuhnya Tiga Jenderal Kekaisaran Zhang
38 Chapter 38 Dikendalikan Oleh Kekuatan Naga Emas
39 Chapter 39 Erlang Shen Sadar
40 Chapter 40 Membakar Perkemahan Prajurit Kekaisaran Han
41 Chapter 41 Gua Petir
42 Chapter 42 Petir 7 Warna.
43 Chapter 43 Pergerakan Iblis Langit
44 Chapter 44 Prajurit Langit
45 Chapter 45 Yun Feng dan Erlang Shen Bekerjasama
46 Chapter 46 Kota Semanggi
47 Chapter 47 Ling Yue dan Klan Ling
48 Chapter 48 Di Klan Ling
49 Chapter 49 Keinginan Yun Feng
50 Chapter 50 Membunuh Murid Sekte Naga Kembar
51 Chapter 51 Serangan Gabungan
52 Chapter 52 Lembah Tengkorak
53 Chapter 53 Lembah Tengkorak II
54 Chapter 54 Masih di Lembah Tengkorak
55 Chapter 55 Ranah Surgawi Tahap Awal
56 Chapter 56 Kota Bulan Perak
57 Chapter 57 Identitas Asli Zhang Fuyi
58 Chapter 58 Kemunculan Sang Naga Hitam
59 Chapter 59 Naga Bayangan Mulai Menyerang
60 Chapter 60 Pertarungan I
61 Chapter 61 Pertarungan II dan Jenderal Langit
62 Ultimatum Kaisar Langit
63 Chapter 63 Menuju Pulau Kura-Kura
64 Chapter 64 Pegasus Suci
65 Chapter 65 Rubah Merah Berekor Sembilan
66 Chapter 66 Mengacau di Klan Zhi
67 Chapter 67 Ultimatum Kedua Kaisar Langit
68 Chapter 68 Penjaga Pulau Kura-kura
69 Chapter 69 Pulau Kura-kura
70 Chapter 70 Masih Di Pulau Kura-kura
71 Chapter 71 Formasi Pulau Kura-Kura
72 Chapter 72 Menghancurkan Istana Kekaisaran Han
73 Chapter 73 Iblis Langit dan Klan Qing
74 Chapter 74 Di Klan Qing
75 Chapter 75 Purnama kembar
76 Chapter 76 Pertempuran I
77 Chapter 77 Pertempuran II (Elemen Kembar)
78 Chapter 78 Pertempuran III
79 Chapter 79 Pertempuran IV
80 Chapter 80 Pertarungan Berlanjut
81 Chapter 81 AKHIR DARI PERTEMPURAN
82 Chapter 82 Erlang Shen Vs Yun Feng
83 Chapter 83 Puncak Pertarungan
84 Chapter 84 Alam Atas
85 Chapter 85 Sekte Naga Langit
86 Chapter 86 Meningkatkan Kultivasi
87 Chapter 87 Pembunuh Bayaran Bulan Merah
88 Chapter 88 Menyelamatkan Yun Feng
89 Chapter 89 Konspirasi Tang Bao
90 Chapter 90 Mustika Raja
91 Chapter 91 Shen Tian Meng Sang Immortal Suci
92 Chapter 92 Terluka Parah
93 Chapter 93 Kota Bulan dan Gui Bing
94 Chapter 94 Utusan Dao Langit
95 Chapter 95 Keberadaan Ling Yue
96 Chapter 96 Istana Erlang Tang
97 Chapter 97 Elf Bulan Merah
98 Chapter 98 Sekte Kelopak Peri
99 Chapter 99 Patriak Fu Guo Zhi
100 Chapter 100 Melebur Jiwa Fu Guo Zhi
101 Chapter 101 Kitab Biru
102 Chapter 102 Istana Erlang Yun
103 Chapter 103 Berkumpul di Istana Erlang Yun
104 Chapter 104 Lembah Yin
105 Chapter 105 Gu Xia
106 Chapter 106 Kejutan dari Erlang Yun
107 Chapter 107 Mengembalikan Ingatan Erlang Chang
108 Chapter 108 Yang Dao dan Yang Hai
109 Chapter 109 Rencana Pernikahan
110 Chapter 110 Pernikahan
111 Chapter 111 Ketenangan Sebelum Badai Melanda
112 Chapter 112 Menggabungkan Dua Kekuatan
113 Chapter 113 Elemen Kegelapan
114 Chapter 114 Menyempurnakan Elemen
115 Menggetarkan Langit (End Chapter)
Episodes

Updated 115 Episodes

1
Chapter 1 Prolog
2
Chapter 2 Racun Bulan Es dan Tombak Suci
3
Chapter 3 Tetua Zilong
4
Chapter 4 Warisan Dewa Suci
5
Chapter 5 Berkumpulnya 7 saudara
6
Chapter 6 Ranah Bumi tahap 5
7
Chapter 7 Kedatang Xie Han
8
Chapter 8 Di Klan Erlang
9
Chapter 9 Mematahkan Kesombongan Qi Xu
10
chapter 10 Di Serikat Alkemis
11
chapter 11 Lao Hu si Harimau Bersayap
12
Chapter 12 Informasi Klan Shen
13
Chapter 13 Kedatangan Iblis petir Kembar
14
Chapter 14 Ranah Raja tahap 5
15
Chapter 15 Melawan Iblis
16
Chapter 16 Danau Petir
17
Chapter 17 Bertemu Pewaris Dewa Perang
18
Chapter 18 Erlang Shen VS Yun Feng
19
chapter 19 Awal Sebuah Bencana
20
Chapter 20 Sebuah Petunjuk
21
Chapter 21 Alam Es Kuno
22
Chapter 22 Inti Es
23
Chapter 23 Mendapatkan Api Abadi
24
Chapter 24 Masih Di Alam Kuno
25
Chapter 25 Masih Di Alam Kuno II
26
Chapter 26 Memecahkan Petunjuk
27
Chapter 27 Keluar Dari Alam Kuno
28
Chapter 28 Misteri Klan Qing
29
Chapter 29 Chimera
30
Chapter 30 Kau saudaraku, Bukan Bawahanku
31
Chapter 31 Klan Kuno Shen
32
Chapter 32 Tiga Hewan Suci
33
Chapter 33 Memasuki Wilayah Sekte kelelawar Iblis
34
Chapter 34 Putri Zhang Yang Licik
35
Chapter 35 Membunuh Master Ilusi
36
Chapter 36 Sergapan
37
Chapter 37 Terbunuhnya Tiga Jenderal Kekaisaran Zhang
38
Chapter 38 Dikendalikan Oleh Kekuatan Naga Emas
39
Chapter 39 Erlang Shen Sadar
40
Chapter 40 Membakar Perkemahan Prajurit Kekaisaran Han
41
Chapter 41 Gua Petir
42
Chapter 42 Petir 7 Warna.
43
Chapter 43 Pergerakan Iblis Langit
44
Chapter 44 Prajurit Langit
45
Chapter 45 Yun Feng dan Erlang Shen Bekerjasama
46
Chapter 46 Kota Semanggi
47
Chapter 47 Ling Yue dan Klan Ling
48
Chapter 48 Di Klan Ling
49
Chapter 49 Keinginan Yun Feng
50
Chapter 50 Membunuh Murid Sekte Naga Kembar
51
Chapter 51 Serangan Gabungan
52
Chapter 52 Lembah Tengkorak
53
Chapter 53 Lembah Tengkorak II
54
Chapter 54 Masih di Lembah Tengkorak
55
Chapter 55 Ranah Surgawi Tahap Awal
56
Chapter 56 Kota Bulan Perak
57
Chapter 57 Identitas Asli Zhang Fuyi
58
Chapter 58 Kemunculan Sang Naga Hitam
59
Chapter 59 Naga Bayangan Mulai Menyerang
60
Chapter 60 Pertarungan I
61
Chapter 61 Pertarungan II dan Jenderal Langit
62
Ultimatum Kaisar Langit
63
Chapter 63 Menuju Pulau Kura-Kura
64
Chapter 64 Pegasus Suci
65
Chapter 65 Rubah Merah Berekor Sembilan
66
Chapter 66 Mengacau di Klan Zhi
67
Chapter 67 Ultimatum Kedua Kaisar Langit
68
Chapter 68 Penjaga Pulau Kura-kura
69
Chapter 69 Pulau Kura-kura
70
Chapter 70 Masih Di Pulau Kura-kura
71
Chapter 71 Formasi Pulau Kura-Kura
72
Chapter 72 Menghancurkan Istana Kekaisaran Han
73
Chapter 73 Iblis Langit dan Klan Qing
74
Chapter 74 Di Klan Qing
75
Chapter 75 Purnama kembar
76
Chapter 76 Pertempuran I
77
Chapter 77 Pertempuran II (Elemen Kembar)
78
Chapter 78 Pertempuran III
79
Chapter 79 Pertempuran IV
80
Chapter 80 Pertarungan Berlanjut
81
Chapter 81 AKHIR DARI PERTEMPURAN
82
Chapter 82 Erlang Shen Vs Yun Feng
83
Chapter 83 Puncak Pertarungan
84
Chapter 84 Alam Atas
85
Chapter 85 Sekte Naga Langit
86
Chapter 86 Meningkatkan Kultivasi
87
Chapter 87 Pembunuh Bayaran Bulan Merah
88
Chapter 88 Menyelamatkan Yun Feng
89
Chapter 89 Konspirasi Tang Bao
90
Chapter 90 Mustika Raja
91
Chapter 91 Shen Tian Meng Sang Immortal Suci
92
Chapter 92 Terluka Parah
93
Chapter 93 Kota Bulan dan Gui Bing
94
Chapter 94 Utusan Dao Langit
95
Chapter 95 Keberadaan Ling Yue
96
Chapter 96 Istana Erlang Tang
97
Chapter 97 Elf Bulan Merah
98
Chapter 98 Sekte Kelopak Peri
99
Chapter 99 Patriak Fu Guo Zhi
100
Chapter 100 Melebur Jiwa Fu Guo Zhi
101
Chapter 101 Kitab Biru
102
Chapter 102 Istana Erlang Yun
103
Chapter 103 Berkumpul di Istana Erlang Yun
104
Chapter 104 Lembah Yin
105
Chapter 105 Gu Xia
106
Chapter 106 Kejutan dari Erlang Yun
107
Chapter 107 Mengembalikan Ingatan Erlang Chang
108
Chapter 108 Yang Dao dan Yang Hai
109
Chapter 109 Rencana Pernikahan
110
Chapter 110 Pernikahan
111
Chapter 111 Ketenangan Sebelum Badai Melanda
112
Chapter 112 Menggabungkan Dua Kekuatan
113
Chapter 113 Elemen Kegelapan
114
Chapter 114 Menyempurnakan Elemen
115
Menggetarkan Langit (End Chapter)

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!