Chapter 2 Racun Bulan Es dan Tombak Suci

Meski berhasil mengeluarkan sebagian besar racun yang ada di dalam tubuh Erlang Shen, pria tersebut tidak dapat mengeluarkan racun yang berada di dantian Erlang Shen. Racun berbentuk akar itu akan menghancurkan dantian Erlang Shen jika dikeluarkan secara paksa.

"Sepertinya aku pernah melihat racun ini." Pria itu bergumam, lalu ia mengeluarkan sebuah buku yang berisi informasi tentang berbagai jenis racun dan cara menyembuhkan atau mengeluarkan racun tersebut.

"Racun bulan es," gumam pria itu.

"Sangat sulit untuk menyembuhkan racun bulan es. Kebetulan juga penawar racun itu hanya dimiliki oleh Yang Hao," lanjut pria tersebut.

"Sepertinya anak ini tidak akan bisa berkultivasi." Pria itu lalu meninggalkan tempat itu dan mencari herbal. Sejam kemudian, Erlang Shen sadar.

"Dimana ini?" tanya Erlang Shen.

"Ini pasti di klan Shen." Erlang Shen buru-buru meninggalkan tempat tersebut. Sebelum pergi ia meninggalkan surat kecil.

"Siapapun yang menyelamatkan aku ucapkan terimakasih, tapi maaf aku tidak bisa berlama-lama di sini." Erlang Shen langsung pergi.

Pria yang menyelamatkan Erlang Shen hanya tersenyum sembari melihat pemuda yang diselamatkan itu semakin menjauh. Pria itu tidak berniat untuk mengejar Erlang Shen, Ia kembali ke kediamannya dan menyuling pil.

******

"Kalau racun ini ada di dalam tubuhku, mungkin racun yang sama ada di dalam tubuh kakek," gumam Erlang Shen.

"Meskipun ayah mengatakan semuanya, tapi penawar racunnya disimpan oleh patriak sialan itu." Erlang Shen bermonolog sembari terus berlari.

Setelah dirasa cukup jauh, Erlang Shen berhenti. Ia menatap buah-buahan di sekitarnya sambil menahan lapar. Karena rasa laparnya itu, Erlang Shen tidak dapat berpikir jernih. Ia memetik buah persik yang memancarkan sinar keemasan. Buah itu Ia petik dari pohon persik yang tingginya hanya 2 meter.

Swuuuussss

Energi dari persik tersebut menyebar keseluruhan tubuh Erlang Shen dan menghancurkan racun yang mengakar di dantiannya buah persik itu membentuk 8 akar elemen.

"Persik apa ini? Kenapa aku merasa lebih kuat?" tanya Erlang Shen.

Erlang Shen duduk bersila, kemudian ia mengecek racun di dantiannya. Dia sangat senang saat mengetahui jika racun yang mengakar di dantiannya sudah hilang.

"Dimana cincin ruang itu?" tanya Erlang Shen.

"Sepertinya cincin itu ketinggalan di tempat itu," ucap Erlang Shen.

Tanpa ia sadari, cincin itulah yang menunjukkan keberadaannya. Cincin yang seharusnya ditinggalkan orang tuanya ditukar oleh seseorang dengan cincin lain yang dapat memberitahukan lokasi orang yang memakai cincin tersebut.

"Jika ada waktu, aku akan mencari cincin itu." Erlang Shen kembali berjalan menyusuri hutan. Medan terjal dan lereng curam ia lewati. Setelah menempuh perjalanan selama sebulan, ia tiba di wilayah bersalju.

"Aku tidak memiliki sumber daya untuk berkultivasi," gumam Erlang Shen.

"Sebaiknya aku melatih teknik pemberian kakek." Erlang Shen mulai melatih teknik bertarung pemberian mantan tetua agung klan Shen.

wuuuussssss

Angin yang sangat kencang menerbangkan salju. Teknik yang diperagakan oleh Erlang Shen menggunakan elemen angin dan petir. Meski masih kaku, tapi Erlang Shen berhasil membentuk seekor naga, meski masih transparan.

"Teknik ini menggunakan Qi yang sangat banyak." Erlang Shen yang memiliki Qi yang terbatas tidak dapat melanjutkan latihannya.

"Hei anak kecil, pergi dari sana!" pinta seorang pria setengah baya.

"Maaf, Paman, tapi aku sangat kelelahan! Aku ingin beristirahat," jelas Erlang Shen.

"Aku tidak peduli! Kau lelah atau sekarat sekalipun, aku tidak mau tahu. Tempat ini adalah wilayah sekte Bintang Es. Sampah rendahan sepertimu tidak pantas di sini!" hina pria setengah baya tersebut.

"Aku akan pergi." Erlang Shen bersiap untuk pergi, tapi pria parubaya itu menyerangnya hingga ia terpental sangat jauh.

"Dasar sampah tidak berguna," hina pria tersebut.

Erlang Shen menghantam batang pohon yang sangat besar. Serangan dari pria itu membuat ia terluka. Es yang menghantam tubuh Erlang Shen mengandung racun bulan es. Racun itu membuat Erlang Shen kedinginan.

"Akan kubalas kau suatu hari nanti." batin Erlang Shen.

Erlang Shen berjalan menyusuri hutan dengan tubuh yang menggigil. Meski racun itu tidak melukainya atau menyerang organ dalamnya, tapi tetap saja racun itu membuatnya kedinginan.

Erlang Shen berjalan melewati pinggiran hutan dengan tubuh yang menggigil. Ia tak mempedulikan kondisinya, yang ia inginkan adalah menjadi kuat dan membalas orang-orang yang merendahkannya.

"Ayah, Ibu." Erlang Shen terjatuh ke tanah. Tubuhnya perlahan-lahan mulai membeku.

"Ayah, Ibu, kita akan bersama lagi," ucap Erlang Shen sembari menahan suhu dingin yang menyerangnya.

"Tidak boleh, Aku tidak boleh mati! Dendam ayah dan ibuku belum kubalas." Erlang Shen berdiri dan berjalan kembali, tapi tubuhnya membeku dengan cepat. Hal itu membuatnya tidak dapat bergerak sama sekali. Saat es itu sudah mencapai dada Erlang Shen, liontin yang dikenakan oleh Erlang Shen bersinar. Seketika es yang membekukan tubuh Erlang Shen menghilang.

Erlang Shen mengeluarkan liontin yang ia kenakan. Liontin itu terus bersinar. Tak lama kemudian, asap putih keluar dari liontin tersebut. Asap putih itu membentuk sesosok pria transparan yang memakai armor perang.

"Dari sekian banyak orang yang memakai kalung itu, kau yang berhasil membangunkanku," ucap pria itu sembari menatap Erlang Shen dengan tatapan merendahkan.

"Menjadi wadahku termasuk keberuntungan besar bagi manusia rendahan sepertimu. Untuk itu, jadilah wadah Dewa Perang ini," ujar pria yang menamai dirinya dewa perang.

Tangan Erlang Shen mengepal dengan erat. Ia menggenggam liontin yang dipakainya dengan penuh kemarahan. Energi transparan mengalir ke telapak tangan Erlang Shen dan menghancurkan liontin tempat dewa perang bersembunyi selama ini.

"Makhluk rendahan sebenarnya adalah kau." Erlang Shen menunjuk kearah Dewa Perang.

"Manusia tidak tahu terimakasih! Aku sudah menyelamatkanmu, tapi kau menghinaku! Kau benar-benar tidak tahu malu, manusia rendahan!" Seru Dewa Perang.

"Sekarang juga, jadilah wadahku!" pinta Dewa Perang.

"Tidak akan!" tolak Erlang Shen.

"Ha-ha-ha-ha-ha-ha." Tawa Dewa Perang menggema. Lalu, ia memasuki tubuh Erlang Shen.

"Tidak akan kubiarkan!" Tangan Erlang Shen mengepal. Amarahnya itu membangunkan kekuatan tersembunyi di dalam dirinya.

Wuuuussssss

Kekuatan itu menahan pergerakan jiwa Erlang Shen. Bukan hanya itu, kekuatan misterius itu bahkan memurnikan jiwa Dewa Perang dan menyatukannya dengan jiwa Erlang Shen.

Wuuuussssss

Kekuatan jiwa yang sangat kuat menyapu wilayah yang sangat luas. Kekuatan jiwa itu bahkan menggetarkan dimensi sekte Dewa Agung. Disaat yang sama, seluruh teknik bertarung dan teknik kultivasi yang dimiliki oleh dewa perang dimasa lalu kini dimiliki oleh Erlang Shen.

"Aku akan tumbuh dengan usahaku sendiri," ucap Erlang Shen.

Dimensi Sekte Dewa Agung ....

Istana sekte Dewa Agung bergetar. Tombak Naga suci yang sudah tersegel selama ratusan juta tahun bereaksi. Tombak itu melesat menembus pembatas dimensi. Beberapa orang yang melihat itu langsung mengejar tombak tersebut.

swuuuussss

Tombak itu menancap dihadapan Erlang Shen. Erlang Shen memperhatikan tombak itu beberapa saat, sebelum ia memberanikan diri untuk mencabut tombak tersebut.

Tombak itu dengan mudahnya dicabut oleh Erlang Shen. Bukan hanya itu, jiwa dari tombak naga suci menyerap esensi darah Erlang Shen. Tiga pria setengah baya yang berasal dari sekte Dewa Agung menghampiri Erlang Shen.

"Siapa kalian?" tanya Erlang Shen kepada ketiga orang yang tiba-tiba saja muncul didepannya.

"Kami penjaga tombak itu. Jika Tuan Muda berkenan, bergabunglah dengan sekte Dewa Agung," jawab salah seorang pria berambut merah.

Terpopuler

Comments

Marco Hendry

Marco Hendry

oke. ceritanya tampak hidup.

2024-12-16

1

Entis Sutisna

Entis Sutisna

Wow hayoooo Erlang Shen semangaaat...lanjjuuutkan Thor...💪💪😍😍🔥🔥

2024-12-26

1

Untung Erlang Shen ada yang menolong

2024-12-23

1

lihat semua
Episodes
1 Chapter 1 Prolog
2 Chapter 2 Racun Bulan Es dan Tombak Suci
3 Chapter 3 Tetua Zilong
4 Chapter 4 Warisan Dewa Suci
5 Chapter 5 Berkumpulnya 7 saudara
6 Chapter 6 Ranah Bumi tahap 5
7 Chapter 7 Kedatang Xie Han
8 Chapter 8 Di Klan Erlang
9 Chapter 9 Mematahkan Kesombongan Qi Xu
10 chapter 10 Di Serikat Alkemis
11 chapter 11 Lao Hu si Harimau Bersayap
12 Chapter 12 Informasi Klan Shen
13 Chapter 13 Kedatangan Iblis petir Kembar
14 Chapter 14 Ranah Raja tahap 5
15 Chapter 15 Melawan Iblis
16 Chapter 16 Danau Petir
17 Chapter 17 Bertemu Pewaris Dewa Perang
18 Chapter 18 Erlang Shen VS Yun Feng
19 chapter 19 Awal Sebuah Bencana
20 Chapter 20 Sebuah Petunjuk
21 Chapter 21 Alam Es Kuno
22 Chapter 22 Inti Es
23 Chapter 23 Mendapatkan Api Abadi
24 Chapter 24 Masih Di Alam Kuno
25 Chapter 25 Masih Di Alam Kuno II
26 Chapter 26 Memecahkan Petunjuk
27 Chapter 27 Keluar Dari Alam Kuno
28 Chapter 28 Misteri Klan Qing
29 Chapter 29 Chimera
30 Chapter 30 Kau saudaraku, Bukan Bawahanku
31 Chapter 31 Klan Kuno Shen
32 Chapter 32 Tiga Hewan Suci
33 Chapter 33 Memasuki Wilayah Sekte kelelawar Iblis
34 Chapter 34 Putri Zhang Yang Licik
35 Chapter 35 Membunuh Master Ilusi
36 Chapter 36 Sergapan
37 Chapter 37 Terbunuhnya Tiga Jenderal Kekaisaran Zhang
38 Chapter 38 Dikendalikan Oleh Kekuatan Naga Emas
39 Chapter 39 Erlang Shen Sadar
40 Chapter 40 Membakar Perkemahan Prajurit Kekaisaran Han
41 Chapter 41 Gua Petir
42 Chapter 42 Petir 7 Warna.
43 Chapter 43 Pergerakan Iblis Langit
44 Chapter 44 Prajurit Langit
45 Chapter 45 Yun Feng dan Erlang Shen Bekerjasama
46 Chapter 46 Kota Semanggi
47 Chapter 47 Ling Yue dan Klan Ling
48 Chapter 48 Di Klan Ling
49 Chapter 49 Keinginan Yun Feng
50 Chapter 50 Membunuh Murid Sekte Naga Kembar
51 Chapter 51 Serangan Gabungan
52 Chapter 52 Lembah Tengkorak
53 Chapter 53 Lembah Tengkorak II
54 Chapter 54 Masih di Lembah Tengkorak
55 Chapter 55 Ranah Surgawi Tahap Awal
56 Chapter 56 Kota Bulan Perak
57 Chapter 57 Identitas Asli Zhang Fuyi
58 Chapter 58 Kemunculan Sang Naga Hitam
59 Chapter 59 Naga Bayangan Mulai Menyerang
60 Chapter 60 Pertarungan I
61 Chapter 61 Pertarungan II dan Jenderal Langit
62 Ultimatum Kaisar Langit
63 Chapter 63 Menuju Pulau Kura-Kura
64 Chapter 64 Pegasus Suci
65 Chapter 65 Rubah Merah Berekor Sembilan
66 Chapter 66 Mengacau di Klan Zhi
67 Chapter 67 Ultimatum Kedua Kaisar Langit
68 Chapter 68 Penjaga Pulau Kura-kura
69 Chapter 69 Pulau Kura-kura
70 Chapter 70 Masih Di Pulau Kura-kura
71 Chapter 71 Formasi Pulau Kura-Kura
72 Chapter 72 Menghancurkan Istana Kekaisaran Han
73 Chapter 73 Iblis Langit dan Klan Qing
74 Chapter 74 Di Klan Qing
75 Chapter 75 Purnama kembar
76 Chapter 76 Pertempuran I
77 Chapter 77 Pertempuran II (Elemen Kembar)
78 Chapter 78 Pertempuran III
79 Chapter 79 Pertempuran IV
80 Chapter 80 Pertarungan Berlanjut
81 Chapter 81 AKHIR DARI PERTEMPURAN
82 Chapter 82 Erlang Shen Vs Yun Feng
83 Chapter 83 Puncak Pertarungan
84 Chapter 84 Alam Atas
85 Chapter 85 Sekte Naga Langit
86 Chapter 86 Meningkatkan Kultivasi
87 Chapter 87 Pembunuh Bayaran Bulan Merah
88 Chapter 88 Menyelamatkan Yun Feng
89 Chapter 89 Konspirasi Tang Bao
90 Chapter 90 Mustika Raja
91 Chapter 91 Shen Tian Meng Sang Immortal Suci
92 Chapter 92 Terluka Parah
93 Chapter 93 Kota Bulan dan Gui Bing
94 Chapter 94 Utusan Dao Langit
95 Chapter 95 Keberadaan Ling Yue
96 Chapter 96 Istana Erlang Tang
97 Chapter 97 Elf Bulan Merah
98 Chapter 98 Sekte Kelopak Peri
99 Chapter 99 Patriak Fu Guo Zhi
100 Chapter 100 Melebur Jiwa Fu Guo Zhi
101 Chapter 101 Kitab Biru
102 Chapter 102 Istana Erlang Yun
103 Chapter 103 Berkumpul di Istana Erlang Yun
104 Chapter 104 Lembah Yin
105 Chapter 105 Gu Xia
106 Chapter 106 Kejutan dari Erlang Yun
107 Chapter 107 Mengembalikan Ingatan Erlang Chang
108 Chapter 108 Yang Dao dan Yang Hai
109 Chapter 109 Rencana Pernikahan
110 Chapter 110 Pernikahan
111 Chapter 111 Ketenangan Sebelum Badai Melanda
112 Chapter 112 Menggabungkan Dua Kekuatan
113 Chapter 113 Elemen Kegelapan
114 Chapter 114 Menyempurnakan Elemen
115 Menggetarkan Langit (End Chapter)
Episodes

Updated 115 Episodes

1
Chapter 1 Prolog
2
Chapter 2 Racun Bulan Es dan Tombak Suci
3
Chapter 3 Tetua Zilong
4
Chapter 4 Warisan Dewa Suci
5
Chapter 5 Berkumpulnya 7 saudara
6
Chapter 6 Ranah Bumi tahap 5
7
Chapter 7 Kedatang Xie Han
8
Chapter 8 Di Klan Erlang
9
Chapter 9 Mematahkan Kesombongan Qi Xu
10
chapter 10 Di Serikat Alkemis
11
chapter 11 Lao Hu si Harimau Bersayap
12
Chapter 12 Informasi Klan Shen
13
Chapter 13 Kedatangan Iblis petir Kembar
14
Chapter 14 Ranah Raja tahap 5
15
Chapter 15 Melawan Iblis
16
Chapter 16 Danau Petir
17
Chapter 17 Bertemu Pewaris Dewa Perang
18
Chapter 18 Erlang Shen VS Yun Feng
19
chapter 19 Awal Sebuah Bencana
20
Chapter 20 Sebuah Petunjuk
21
Chapter 21 Alam Es Kuno
22
Chapter 22 Inti Es
23
Chapter 23 Mendapatkan Api Abadi
24
Chapter 24 Masih Di Alam Kuno
25
Chapter 25 Masih Di Alam Kuno II
26
Chapter 26 Memecahkan Petunjuk
27
Chapter 27 Keluar Dari Alam Kuno
28
Chapter 28 Misteri Klan Qing
29
Chapter 29 Chimera
30
Chapter 30 Kau saudaraku, Bukan Bawahanku
31
Chapter 31 Klan Kuno Shen
32
Chapter 32 Tiga Hewan Suci
33
Chapter 33 Memasuki Wilayah Sekte kelelawar Iblis
34
Chapter 34 Putri Zhang Yang Licik
35
Chapter 35 Membunuh Master Ilusi
36
Chapter 36 Sergapan
37
Chapter 37 Terbunuhnya Tiga Jenderal Kekaisaran Zhang
38
Chapter 38 Dikendalikan Oleh Kekuatan Naga Emas
39
Chapter 39 Erlang Shen Sadar
40
Chapter 40 Membakar Perkemahan Prajurit Kekaisaran Han
41
Chapter 41 Gua Petir
42
Chapter 42 Petir 7 Warna.
43
Chapter 43 Pergerakan Iblis Langit
44
Chapter 44 Prajurit Langit
45
Chapter 45 Yun Feng dan Erlang Shen Bekerjasama
46
Chapter 46 Kota Semanggi
47
Chapter 47 Ling Yue dan Klan Ling
48
Chapter 48 Di Klan Ling
49
Chapter 49 Keinginan Yun Feng
50
Chapter 50 Membunuh Murid Sekte Naga Kembar
51
Chapter 51 Serangan Gabungan
52
Chapter 52 Lembah Tengkorak
53
Chapter 53 Lembah Tengkorak II
54
Chapter 54 Masih di Lembah Tengkorak
55
Chapter 55 Ranah Surgawi Tahap Awal
56
Chapter 56 Kota Bulan Perak
57
Chapter 57 Identitas Asli Zhang Fuyi
58
Chapter 58 Kemunculan Sang Naga Hitam
59
Chapter 59 Naga Bayangan Mulai Menyerang
60
Chapter 60 Pertarungan I
61
Chapter 61 Pertarungan II dan Jenderal Langit
62
Ultimatum Kaisar Langit
63
Chapter 63 Menuju Pulau Kura-Kura
64
Chapter 64 Pegasus Suci
65
Chapter 65 Rubah Merah Berekor Sembilan
66
Chapter 66 Mengacau di Klan Zhi
67
Chapter 67 Ultimatum Kedua Kaisar Langit
68
Chapter 68 Penjaga Pulau Kura-kura
69
Chapter 69 Pulau Kura-kura
70
Chapter 70 Masih Di Pulau Kura-kura
71
Chapter 71 Formasi Pulau Kura-Kura
72
Chapter 72 Menghancurkan Istana Kekaisaran Han
73
Chapter 73 Iblis Langit dan Klan Qing
74
Chapter 74 Di Klan Qing
75
Chapter 75 Purnama kembar
76
Chapter 76 Pertempuran I
77
Chapter 77 Pertempuran II (Elemen Kembar)
78
Chapter 78 Pertempuran III
79
Chapter 79 Pertempuran IV
80
Chapter 80 Pertarungan Berlanjut
81
Chapter 81 AKHIR DARI PERTEMPURAN
82
Chapter 82 Erlang Shen Vs Yun Feng
83
Chapter 83 Puncak Pertarungan
84
Chapter 84 Alam Atas
85
Chapter 85 Sekte Naga Langit
86
Chapter 86 Meningkatkan Kultivasi
87
Chapter 87 Pembunuh Bayaran Bulan Merah
88
Chapter 88 Menyelamatkan Yun Feng
89
Chapter 89 Konspirasi Tang Bao
90
Chapter 90 Mustika Raja
91
Chapter 91 Shen Tian Meng Sang Immortal Suci
92
Chapter 92 Terluka Parah
93
Chapter 93 Kota Bulan dan Gui Bing
94
Chapter 94 Utusan Dao Langit
95
Chapter 95 Keberadaan Ling Yue
96
Chapter 96 Istana Erlang Tang
97
Chapter 97 Elf Bulan Merah
98
Chapter 98 Sekte Kelopak Peri
99
Chapter 99 Patriak Fu Guo Zhi
100
Chapter 100 Melebur Jiwa Fu Guo Zhi
101
Chapter 101 Kitab Biru
102
Chapter 102 Istana Erlang Yun
103
Chapter 103 Berkumpul di Istana Erlang Yun
104
Chapter 104 Lembah Yin
105
Chapter 105 Gu Xia
106
Chapter 106 Kejutan dari Erlang Yun
107
Chapter 107 Mengembalikan Ingatan Erlang Chang
108
Chapter 108 Yang Dao dan Yang Hai
109
Chapter 109 Rencana Pernikahan
110
Chapter 110 Pernikahan
111
Chapter 111 Ketenangan Sebelum Badai Melanda
112
Chapter 112 Menggabungkan Dua Kekuatan
113
Chapter 113 Elemen Kegelapan
114
Chapter 114 Menyempurnakan Elemen
115
Menggetarkan Langit (End Chapter)

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!