Bab 16 - Deep Talk

Kejujuran memang sangat penting untuk membangun sebuah hubungan, baik itu persahabatan maupun cinta.

Akan tetapi, jangan lupa bahwa karakter tiap personal berbeda-beda. Kita tidak bisa memaksakan orang lain harus sama seperti diri kita yang mudah terbuka soal apapun.

Mau mulut kita berbusa untuk menyadarkan orang lain demi sebuah keterbukaan dan kejujuran, jika orang tersebut belum tergugah hatinya maka tidak akan terjadi. Dikarenakan diri kita bukanlah yang mengalami kepahitan tersebut. Dalam hal ini yang terjadi pada Yumna.

Ketika dirinya masih menjadi remaja polos, Yumna harus mengalami banyak hal berat. Merasa dirinya sudah kotor dan hina. Pintar dalam mata pelajaran sekolah, belum tentu membuat orang tersebut juga pintar dalam hal percintaan.

"Al,"

"Hem,"

"Aku boleh tanya pendapat kamu, enggak?"

"Tanya saja. Ada apa kok tumben biasanya kamu langsung sat set-sat set? Sekarang kenapa pakai daftar perizinan dahulu cuma buat tanya-tanya ke aku? Mirip mau dirikan bangunan saja sampai harus bikin IMB. Hehe..."

"Aku serius, Al."

"Iya, Sayang. Monggo, waktu dan tempat dipersilahkan. Apa yang mau ditanyakan pada Kakandamu ini?"

Yumna menarik napasnya sejenak sebelum membuka suaranya kembali.

"Setiap laki-laki yang mau menikah, apa pengin dapat calon istri yang masih pera_wan?" tanya Yumna lirih dan penuh kehati-hatian.

"Laki-laki yang baik, pastinya pengin lah dapat istri yang masih gadis. Masa bekas orang lain,"

Glug...

Yumna menelan salivanya dalam-dalam mendengar jawaban Alden barusan.

"Berarti cowok yang model kamu begini, playboy mantan teh celup, kalau dapat cewek yang sudah enggak segelan artinya gak masalah ya?"

"Gak semua cowok nakal harus dapat cewek nakal juga. Cowok nakal kayak aku begini pastinya juga punya cita-cita pengin dapat wanita baik-baik yang bisa dijadikan istri,"

Raut wajah Yumna yang awalnya sempat tersenyum tipis, kini mendadak lesu. Ia semakin takut Alden berpaling darinya jika tahu dirinya sudah tidak suci lagi.

"Siapa sih cowok di dunia ini yang gak pengin dapat istri masih pera_wan? Aku rasa gak ada. Laki-laki baik dan playboy sekalipun dominan pasti cari hal itu. Tapi, gak semua hal diukur dari itu saja. Masih banyak yang perlu dipertimbangkan dalam mencari calon istri yang bisa rukun sampai akhir hayat bersama saling mencintai. Buatku nikah cukup sekali seumur hidup. Walaupun sebelumnya kawinku udah sering. Hehe..."

"Kalau semisal kamu dapat istri yang gak pera_wan, apa kamu tetap terima istrimu atau tidak? Mungkin langsung kamu ceraikan setelah malam pertama,"

"Loh, maksudmu?"

"Ya, semisal saja begitu. Gimana pendapatmu?"

"Kamu ini lagi ngerjakan tesis kuliah atau survey mantan playboy dalam mencari jodoh?" ledek Alden seraya pura-pura menatap wajah Yumna dengan serius lalu berubah tersenyum lucu. Lelaki ini senang sekali menggoda calon istrinya itu.

"Jawab saja, Al."

"Oke-oke," Alden lalu berdehem sejenak.

"Aku kan mau nikah sama kamu yang artinya di sini kalau calon istriku enggak pera_wan. Lah kan itu kamu dong, Yank."

"Anggap saja begitu," sahut Yumna.

"Kamu masih pera_wan ting-ting kok, Yank. Kenapa jadi bahas kamu enggak pera_wan?"

"Dari mana kamu tahu aku masih pera_wan?"

"Tahu lah, Yank. Kamu pasti tahu masa laluku seperti apa. Tak perlu aku jabarkan dari A-Z. Jadi, aku tahu kamu itu masih suci. Walaupun aku belum melakukan test drive dengan memasukimu. Hehe..." kelakar Alden seraya terkekeh di ujung kalimatnya. "Soalnya kamu beda lah sama para wanita yang pernah kutiduri di mana mereka memang sudah enggak suci sejak awal sebelum main denganku," sambungnya.

"Kamu kan belum main sama aku. Kok bisa bilang kalau aku masih suci dan beda sama mantan-mantanmu itu?"

"Lihat ini," ucap Alden seraya mendadak salah satu telapak tangannya menyentuh lengan bagian atas pada tubuh Yumna hingga sedikit mere_masnya.

Seketika ada desir tak biasa yang mendadak hinggap pada diri Yumna. Tubuhnya pun bergetar akibat sentuhan Alden barusan.

"Apa yang kamu rasakan?" tanya Alden.

"Aneh," jawab Yumna terkesan malu-malu. Ia terus menundukkan kepalanya di depan Alden.

"Cie...cie... kenapa wajahmu jadi merah merona begitu, Yank?" goda Alden.

"Apaan sih, kamu." Yumna semakin tersipu malu seraya memukul lengan Alden.

Namun kali ini pukulan Yumna terkesan lembut, tidak kencang seperti biasanya. Sebab, sang empunya tubuh tengah mengalami dag, dig, dug, serr usai disentuh Alden.

Jantung Yumna mendadak berdetak kencang. Yumna memilih mengalihkan pandangannya ke arah lain dan tak ingin menghadap Alden. Malu-malu meong.

"Tandanya kamu masih gadis, Yank. Kalau wanita yang sudah enggak pera_wan, pasti rasanya hambar alias nothing special saat aku menyentuh tubuhnya. Enggak seperti aku sentuh kamu barusan. Sebagai laki-laki, aku tahu mana wanita yang masih gadis dan yang tidak."

"Masa sih,"

"Loh, kamu kok meragukan ilmu kanuragan plus tel3pati Kakanda Alden Pratama Bentleymu ini. Aku yakin kok. Kenapa kamu yang punya tubuh malah enggak yakin? Memangnya kamu pernah begituan? Apa sama mantan pacarmu atau siapa?" cecar Alden.

Deg...

Seketika Yumna gelagapan mendapat serbuan pertanyaan mendadak dari Alden. Wajah Yumna langsung berubah pias. Ia pun bingung harus menjawabnya seperti apa.

Bersambung...

🍁🍁🍁

*Like dan Komen banyak-banyak💋

Nuhun...

Terpopuler

Comments

Ais

Ais

Wajar seh yumna terkesan lelet buat jujur sm alden karena hal semacam ini perlu kesiapan mental yg luar biasa apalg yumna merasa dia ngak perawan lg hny dr apa yg dia lihat pas sadar dr tidurnya bkn berdasarkan karena apa yg dia rasakan scr langsung jd msh abu"juga apalg yoga meyakini dia ngak merasa menduri yumna kala itu

2024-12-17

3

Akhmad Soimun

Akhmad Soimun

Kocak yah pas Alden ngomong punya ilmu Kanuragan n telepati..🤣🤣🤣 aku ngakak ngetawain, yha Alden dianya udah serius², udh bener bgt ngomong,ngejawab, nasehatinya..ehh tiba² dia nyeletuk begitu😂😂🙈🙈

2024-12-17

3

Risma Waty

Risma Waty

Curiganya memang benar Yoga tidak ngapa-ngapain ke Yumma krn saat itu dia teler berat. Nah, bercak merah yg Yumma lihat kemungkinan akal2an Mikha.

Apakah Yumma merasakan sakit saat itu?

2024-12-17

4

lihat semua
Episodes
1 Bab 1 - Pertama Kali Berjumpa
2 Bab 2 - Kapan Nikah ?
3 Bab 3 - Kedatangan Alden ke Bandung
4 Bab 4 - Jalan-Jalan Malam
5 Bab 5 - Tamu di Tengah Malam
6 Bab 6 - Romeo adalah Yoga
7 Bab 7 - Persiapan Pertunangan
8 Bab 8 - Restoran Sayang Jando
9 Bab 9 - Berbicara Empat Mata
10 Bab 10 - Playboy Cap Balsem
11 Bab 11 - Empty Love Syndrome
12 Bab 12 - Kado Ulang Tahun (Spesial)
13 Bab 13 - Awal Mula
14 Bab 14 - Sebuah Kutukan
15 Bab 15 - Gara-Gara Tendangan
16 Bab 16 - Deep Talk
17 Bab 17 - Apa Aku Anak Haram ? (Yumna)
18 Bab 18 - Menikah Tanpa Restu (Masa Lalu~Part 1)
19 Bab 19 - Sebutan Wanita Mandul (Masa Lalu~Part 2)
20 Bab 20 - Bu Titik Meninggal dan Kehamilan Yulia (Masa Lalu~Part 3)
21 Bab 21 - Perihal Wali Nikah
22 Bab 22 - Batal Berbicara
23 Bab 23 - Sebuah Foto
24 Bab 24 - Terungkap Jati Diri Yumna
25 Bab 25 - Bertemu Mantan Kekasih
26 Bab 26 - Menunda Pernikahan
27 Bab 27 - Bule Cap Balsem Ngambek
28 Bab 28 - Pergi ke Bali (Kejutan)
29 Bab 29 - Adu Mulut (Calon Istri vs Mantan Kekasih)
30 Bab 30 - Kegaduhan
31 Bab 31 - Jujur Walau Terasa Pahit
32 Bab 32 - Cita-Cita Yumna Di Masa Lalu (Jodoh Bule)
33 Bab 33 - Ulet Bulu Kelimpungan
34 Bab 34 - Bias Masa Lalu (Bagas-Yulia-Mawar)
35 Bab 35 - Poligami (Bagas-Yulia-Mawar)
36 Bab 36 - Siang Berdarah
37 Bab 37 - Golongan Darah dan Tes DNA
38 Bab 38 - Tabur Tuai
39 Bab 39 - Perkara Harta Warisan
40 Bab 40 - Pinjam Uang
41 Bab 41 - Interview User
42 Bab 42 - Tak Sengaja Terjatuh (Sebuah Petunjuk)
43 Bab 43 - Kun Fayakun
44 Bab 44 - Jalur Langit (Doa Anak yang Salihah)
45 Bab 45 - Penolakan dan Ketakutan Meka
46 Bab 46 - Tiba di Surabaya
47 Bab 47 - Pelukan Ayah dan Anak
48 Bab 48 - Sebuah Tamparan
49 Bab 49 - Diusir Paksa
50 Bab 50 - Apa Kabar Istri Ayah ?
51 Bab 51 - Menyisir Rambut
52 Bab 52 - Meminta Restu
53 Bab 53 - Hamil di Luar Nikah
54 Bab 54 - Gelang Emas Wasiat
55 Bab 55 - Kecurigaan Bu Ratih
56 Bab 56 - Modus Calon Mantu
57 Bab 57 - Tetangga Julid dan Kepo
58 Bab 58 - Gelang Wasiat Berhasil Kembali
59 Bab 59 - Dilarikan ke Rumah Sakit
60 Bab 60 - Akhirnya Menikah (Yumna dan Alden)
61 Bab 61 - Di Atas Langit Masih Ada Langit
62 Bab 62 - Setelah Makan Malam
63 Bab 63 - Menuju Puncak
64 Bab 64 - Keguguran
65 Bab 65 - Minta Maaf dan Penyesalan Salwa
66 Bab 66 - Tabur Tuai
67 Bab 67 - Lanjutin Yuk
68 Bab 68 - Memilikimu Seutuhnya
69 Bab 69 - Menuju Garis Finish
70 Bab 70 - Cinta Sejati (TAMAT)
71 PROMO NOVEl BARU
Episodes

Updated 71 Episodes

1
Bab 1 - Pertama Kali Berjumpa
2
Bab 2 - Kapan Nikah ?
3
Bab 3 - Kedatangan Alden ke Bandung
4
Bab 4 - Jalan-Jalan Malam
5
Bab 5 - Tamu di Tengah Malam
6
Bab 6 - Romeo adalah Yoga
7
Bab 7 - Persiapan Pertunangan
8
Bab 8 - Restoran Sayang Jando
9
Bab 9 - Berbicara Empat Mata
10
Bab 10 - Playboy Cap Balsem
11
Bab 11 - Empty Love Syndrome
12
Bab 12 - Kado Ulang Tahun (Spesial)
13
Bab 13 - Awal Mula
14
Bab 14 - Sebuah Kutukan
15
Bab 15 - Gara-Gara Tendangan
16
Bab 16 - Deep Talk
17
Bab 17 - Apa Aku Anak Haram ? (Yumna)
18
Bab 18 - Menikah Tanpa Restu (Masa Lalu~Part 1)
19
Bab 19 - Sebutan Wanita Mandul (Masa Lalu~Part 2)
20
Bab 20 - Bu Titik Meninggal dan Kehamilan Yulia (Masa Lalu~Part 3)
21
Bab 21 - Perihal Wali Nikah
22
Bab 22 - Batal Berbicara
23
Bab 23 - Sebuah Foto
24
Bab 24 - Terungkap Jati Diri Yumna
25
Bab 25 - Bertemu Mantan Kekasih
26
Bab 26 - Menunda Pernikahan
27
Bab 27 - Bule Cap Balsem Ngambek
28
Bab 28 - Pergi ke Bali (Kejutan)
29
Bab 29 - Adu Mulut (Calon Istri vs Mantan Kekasih)
30
Bab 30 - Kegaduhan
31
Bab 31 - Jujur Walau Terasa Pahit
32
Bab 32 - Cita-Cita Yumna Di Masa Lalu (Jodoh Bule)
33
Bab 33 - Ulet Bulu Kelimpungan
34
Bab 34 - Bias Masa Lalu (Bagas-Yulia-Mawar)
35
Bab 35 - Poligami (Bagas-Yulia-Mawar)
36
Bab 36 - Siang Berdarah
37
Bab 37 - Golongan Darah dan Tes DNA
38
Bab 38 - Tabur Tuai
39
Bab 39 - Perkara Harta Warisan
40
Bab 40 - Pinjam Uang
41
Bab 41 - Interview User
42
Bab 42 - Tak Sengaja Terjatuh (Sebuah Petunjuk)
43
Bab 43 - Kun Fayakun
44
Bab 44 - Jalur Langit (Doa Anak yang Salihah)
45
Bab 45 - Penolakan dan Ketakutan Meka
46
Bab 46 - Tiba di Surabaya
47
Bab 47 - Pelukan Ayah dan Anak
48
Bab 48 - Sebuah Tamparan
49
Bab 49 - Diusir Paksa
50
Bab 50 - Apa Kabar Istri Ayah ?
51
Bab 51 - Menyisir Rambut
52
Bab 52 - Meminta Restu
53
Bab 53 - Hamil di Luar Nikah
54
Bab 54 - Gelang Emas Wasiat
55
Bab 55 - Kecurigaan Bu Ratih
56
Bab 56 - Modus Calon Mantu
57
Bab 57 - Tetangga Julid dan Kepo
58
Bab 58 - Gelang Wasiat Berhasil Kembali
59
Bab 59 - Dilarikan ke Rumah Sakit
60
Bab 60 - Akhirnya Menikah (Yumna dan Alden)
61
Bab 61 - Di Atas Langit Masih Ada Langit
62
Bab 62 - Setelah Makan Malam
63
Bab 63 - Menuju Puncak
64
Bab 64 - Keguguran
65
Bab 65 - Minta Maaf dan Penyesalan Salwa
66
Bab 66 - Tabur Tuai
67
Bab 67 - Lanjutin Yuk
68
Bab 68 - Memilikimu Seutuhnya
69
Bab 69 - Menuju Garis Finish
70
Bab 70 - Cinta Sejati (TAMAT)
71
PROMO NOVEl BARU

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!