Bab 6 - Romeo adalah Yoga

"Untuk apa kamu datang ke rumahku?!" desis Yumna seraya menatap tajam pada lelaki yang ada di hadapannya saat ini.

"Ini rumah kamu, Salsa?"

"Ya, ini rumah orang tuaku. Masa rumah tetangga!"

"Aku enggak ngimpi kan ketemu kamu sekarang ini?" Lelaki di hadapan Yumna saat ini sungguh terkejut dan mengira dirinya sedang bermimpi.

"Kalau kamu mimpi, mana mungkin aku bicara nanggepin pertanyaan b0dohmu itu tengah malam begini!" gerutu Yumna seraya kedua tangannya bersedekap di depan dadanya.

"Apa Salwa itu adikmu?"

"Iya," jawab Yumna singkat.

"Maaf, aku sama sekali enggak tahu kalau dia adikmu."

"Sampai kapanpun maafmu tidak akan aku terima!" ucap Yumna penuh penekanan dengan suara yang tertahan.

Rasanya ingin sekali ia berteriak pada lelaki yang ada di hadapannya ini. Namun tak bisa dilakukannya. Mengingat saat ini keduanya sedang berada di rumah orang tua Yumna dan sudah larut malam juga.

Khawatir terjadi keributan yang memicu tetangga terbangun lalu datang heboh beramai-ramai ke rumahnya yang berujung gosip hingga membuat malu keluarganya. Yumna tak mau hal itu sampai terjadi.

Tap...tap...tap...

Langkah kaki seseorang terdengar mendadak datang menuju pintu utama, di mana Yumna dan lelaki bernama Yoga tengah berdiri.

"Loh, Mas Romeo. Kenapa datang lagi ke sini, Mas? Masih kangen ya sama aku," goda Salwa terdengar manja.

Deg...

Seketika Yumna membalikkan tubuhnya ke arah belakang. Kini ia menatap wajah penuh tanda tanya ke Salwa.

"Romeo? Maksudmu?" tanya Yumna.

"Ini Mas Romeo, pacarku."

Seketika Yumna terdiam dan hanya mampu berdiri mematung.

Apa maksudnya semua ini ?

Lelaki yang ia tahu bernama Yoga. Ternyata dia adalah pacarnya Salwa yang bernama Romeo. Bahkan konon katanya keduanya akan berencana menikah. Artinya, Yoga alias Romeo akan menjadi adik iparnya secara otomatis jika laki-laki itu jadi menikah dengan Salwa.

Selama ini memang Yumna jarang sekali pulang ke Bandung sejak sang ayah meninggal dunia. Ia sibuk kerja keras mengumpulkan banyak uang untuk keluarganya. Alhasil Yumna tidak pernah tahu wajah kekasih Salwa seperti apa.

"Ehm, maaf. Aku cuma mau ngembalikan dompetmu yang ketinggalan di mobilku," ucap Romeo seraya menyerahkan dompet wanita berwarna pink pada Salwa.

"Ih, Ayank baik banget sih. Aku terharu banget nih, Ayank sampai bela-belain buat balik lagi ke sini cuma anterin dompetku. Makasih ya," ucap Salwa sengaja memamerkan pada Yumna jika kekasihnya itu sangat romantis dan perhatian padanya. Tak kalah romantis dan bucin seperti tingkah Alden pada Yumna.

"Jika sudah selesai, lebih baik kamu pulang. Tak baik laki-laki bertamu ke rumah cewek larut malam begini," usir Yumna secara halus.

Mendadak ia butuh ruang sendiri untuk menarik napasnya sejenak akibat syok melihat fakta yang baru diketahuinya barusan.

"Mbak Yumna apa-apaan sih! Main usir pacarku!" sungut Salwa tak terima.

"Yang dikatakan kakakmu benar. Aku pulang dulu. Selamat malam," ucap Romeo seraya berpamitan pergi.

"Dah, Ayank. Hati-hati di jalan ya. Jangan lupa mimpikan aku," ucap Salwa seraya melambaikan tangan pada Romeo.

☘️☘️

Selepas Romeo pergi, Yumna masih berada di ruang tamu. Salwa pun mengunci pintu utama lalu ia melihat sang kakak ternyata masih ada di ruang tamu.

"Mbak Yumna enggak tidur?" tanya Salwa.

"Tunggu. Mbak mau bicara sebentar sama kamu. Duduklah," pinta Yumna.

Seketika Salwa menghentikan langkah kakinya. Padahal ia hendak masuk ke dalam kamarnya karena sudah mengantuk. Namun ia tetap menuruti perintah sang kakak. Salwa mendaratkan b0kongnya di sofa ruang tamu yang ada di depan Yumna.

"Ada apa?" tanya Salwa.

"Berapa lama kamu kenal sama pacarmu itu? Kenalnya di mana? Apa dikenalin temenmu atau yang lain?" cecar Yumna.

"Apa aku sedang diinterogasi oleh penyidik dari kepolisian sekarang?" sindir Salwa.

"Jawab saja pertanyaanku tadi,"

Salwa menarik napasnya sejenak dan pada akhirnya ia bercerita secara singkat pada Yumna perihal jalan pacarannya dengan Romeo.

"Aku kenal dia dari aplikasi Mimik_chat setahun yang lalu. Cuma baru resmi pacaran sekitar enam bulan ini. Dia serius pengin nikah sama aku, Mbak. Malah aku pernah sekali dikenalin ke ibunya yang punya salon di Jakarta,"

"Enggak ke bapaknya sekalian dikenalin?"

"Orang tua Mas Romeo sudah cerai. Bapaknya nikah lagi soalnya kecantol Ani-ani," jawab Salwa.

"Jadi, orang tua Romeo bercerai?" Yumna cukup terkejut mendengarnya.

"Oh, dia sekarang jadi anak broken home."

"Iya, Mbak. Kasihan Mas Romeo," ujar Salwa.

"Sudah lama orang tuanya bercerai?" tanya Yumna yang kembali penasaran.

"Kalau enggak salah, setelah Mas Romeo lulus SMA. Enggak lama katanya orang tuanya bercerai,"

Deg...

"Ya ampun. Apa gara-gara sumpahku waktu itu?" batin Yumna.

☘️☘️

Yumna belum juga mampu memejamkan matanya hingga pukul dua dini hari lewat. Ada sedikit rasa bersalah yang menyelinap dalam hatinya. Namun rasa kemarahan berbalut kecewa lebih mendominasi.

"Haishh!! Ngapain juga aku mikirin keluarganya mau jadi br0ken home atau enggak. Lupakan masa lalu Yumna," ujarnya bermonolog pada dirinya sendiri.

Sedangkan di hotel, lelaki yang bernama lengkap Romeo Prakoso juga mengalami hal serupa seperti Yumna yakni tak bisa tidur.

Yoga sebenarnya adalah nama kakak kandung Romeo yang meninggal dunia saat masih balita. Yoga meninggal karena sakit diare ketika berusia lima tahun. Sedangkan kala itu Romeo masih berada di dalam kandungan sang ibu. Alhasil secara identitas baik KTP dan KK, dirinya memang bernama asli Romeo Prakoso.

Kedua orang tua maupun para kerabatnya terkadang sering memanggil dirinya Yoga jika di rumah, khususnya sewaktu ada acara kumpul keluarga. Sebab Yoga merupakan cucu pertama di keluarga besar orang tuanya sehingga kehilangan kakak kandung Romeo, membuat sedih keluarganya. Sesekali keluarganya tetap ada yang memanggil nama asli kekasih Salwa itu.

Ia tak menyangka jika Salwa adalah adik dari Yumna Salsabila. Salwa selalu menyebut nama depan sang kakak yakni Yumna. Sedangkan Romeo tidak mengenal nama Yumna. Yang ia tahu yakni wanita bernama Salsa. Wanita di masa lalu yang pernah disakitinya.

"Salsa, aku harus bertemu kamu lagi." Gumam Romeo. " Ya, aku harus berbicara empat mata dengan Salsa."

Bersambung...

🍁🍁🍁

Terpopuler

Comments

Nena Anwar

Nena Anwar

nah bener kan Yoga dan Romeo itu orang yg sama tapi beda nama,,,jangan2 bener juga nih jika Yoga itu mantan masa lalu Yumna tapi gk direstuin oleh orang tua Yoga makanya Yumna punya trauma sebuah komitmen yg menjurus ke tahap pernikahan

2024-12-03

7

Akhmad Soimun

Akhmad Soimun

OWwh, disini belom ada kabar yah?😅

2024-12-04

1

Akhmad Soimun

Akhmad Soimun

KAK SAFIRA, *RUJUK*nya MANA INIH KAK..AKU DAH RINDU ARTHUR TAU KAAAK😝😝🤣💋💋💋💋💕💕💕

2024-12-03

5

lihat semua
Episodes
1 Bab 1 - Pertama Kali Berjumpa
2 Bab 2 - Kapan Nikah ?
3 Bab 3 - Kedatangan Alden ke Bandung
4 Bab 4 - Jalan-Jalan Malam
5 Bab 5 - Tamu di Tengah Malam
6 Bab 6 - Romeo adalah Yoga
7 Bab 7 - Persiapan Pertunangan
8 Bab 8 - Restoran Sayang Jando
9 Bab 9 - Berbicara Empat Mata
10 Bab 10 - Playboy Cap Balsem
11 Bab 11 - Empty Love Syndrome
12 Bab 12 - Kado Ulang Tahun (Spesial)
13 Bab 13 - Awal Mula
14 Bab 14 - Sebuah Kutukan
15 Bab 15 - Gara-Gara Tendangan
16 Bab 16 - Deep Talk
17 Bab 17 - Apa Aku Anak Haram ? (Yumna)
18 Bab 18 - Menikah Tanpa Restu (Masa Lalu~Part 1)
19 Bab 19 - Sebutan Wanita Mandul (Masa Lalu~Part 2)
20 Bab 20 - Bu Titik Meninggal dan Kehamilan Yulia (Masa Lalu~Part 3)
21 Bab 21 - Perihal Wali Nikah
22 Bab 22 - Batal Berbicara
23 Bab 23 - Sebuah Foto
24 Bab 24 - Terungkap Jati Diri Yumna
25 Bab 25 - Bertemu Mantan Kekasih
26 Bab 26 - Menunda Pernikahan
27 Bab 27 - Bule Cap Balsem Ngambek
28 Bab 28 - Pergi ke Bali (Kejutan)
29 Bab 29 - Adu Mulut (Calon Istri vs Mantan Kekasih)
30 Bab 30 - Kegaduhan
31 Bab 31 - Jujur Walau Terasa Pahit
32 Bab 32 - Cita-Cita Yumna Di Masa Lalu (Jodoh Bule)
33 Bab 33 - Ulet Bulu Kelimpungan
34 Bab 34 - Bias Masa Lalu (Bagas-Yulia-Mawar)
35 Bab 35 - Poligami (Bagas-Yulia-Mawar)
36 Bab 36 - Siang Berdarah
37 Bab 37 - Golongan Darah dan Tes DNA
38 Bab 38 - Tabur Tuai
39 Bab 39 - Perkara Harta Warisan
40 Bab 40 - Pinjam Uang
41 Bab 41 - Interview User
42 Bab 42 - Tak Sengaja Terjatuh (Sebuah Petunjuk)
43 Bab 43 - Kun Fayakun
44 Bab 44 - Jalur Langit (Doa Anak yang Salihah)
45 Bab 45 - Penolakan dan Ketakutan Meka
46 Bab 46 - Tiba di Surabaya
47 Bab 47 - Pelukan Ayah dan Anak
48 Bab 48 - Sebuah Tamparan
49 Bab 49 - Diusir Paksa
50 Bab 50 - Apa Kabar Istri Ayah ?
51 Bab 51 - Menyisir Rambut
52 Bab 52 - Meminta Restu
53 Bab 53 - Hamil di Luar Nikah
54 Bab 54 - Gelang Emas Wasiat
55 Bab 55 - Kecurigaan Bu Ratih
56 Bab 56 - Modus Calon Mantu
57 Bab 57 - Tetangga Julid dan Kepo
58 Bab 58 - Gelang Wasiat Berhasil Kembali
59 Bab 59 - Dilarikan ke Rumah Sakit
60 Bab 60 - Akhirnya Menikah (Yumna dan Alden)
61 Bab 61 - Di Atas Langit Masih Ada Langit
62 Bab 62 - Setelah Makan Malam
63 Bab 63 - Menuju Puncak
64 Bab 64 - Keguguran
65 Bab 65 - Minta Maaf dan Penyesalan Salwa
66 Bab 66 - Tabur Tuai
67 Bab 67 - Lanjutin Yuk
68 Bab 68 - Memilikimu Seutuhnya
69 Bab 69 - Menuju Garis Finish
70 Bab 70 - Cinta Sejati (TAMAT)
71 PROMO NOVEl BARU
Episodes

Updated 71 Episodes

1
Bab 1 - Pertama Kali Berjumpa
2
Bab 2 - Kapan Nikah ?
3
Bab 3 - Kedatangan Alden ke Bandung
4
Bab 4 - Jalan-Jalan Malam
5
Bab 5 - Tamu di Tengah Malam
6
Bab 6 - Romeo adalah Yoga
7
Bab 7 - Persiapan Pertunangan
8
Bab 8 - Restoran Sayang Jando
9
Bab 9 - Berbicara Empat Mata
10
Bab 10 - Playboy Cap Balsem
11
Bab 11 - Empty Love Syndrome
12
Bab 12 - Kado Ulang Tahun (Spesial)
13
Bab 13 - Awal Mula
14
Bab 14 - Sebuah Kutukan
15
Bab 15 - Gara-Gara Tendangan
16
Bab 16 - Deep Talk
17
Bab 17 - Apa Aku Anak Haram ? (Yumna)
18
Bab 18 - Menikah Tanpa Restu (Masa Lalu~Part 1)
19
Bab 19 - Sebutan Wanita Mandul (Masa Lalu~Part 2)
20
Bab 20 - Bu Titik Meninggal dan Kehamilan Yulia (Masa Lalu~Part 3)
21
Bab 21 - Perihal Wali Nikah
22
Bab 22 - Batal Berbicara
23
Bab 23 - Sebuah Foto
24
Bab 24 - Terungkap Jati Diri Yumna
25
Bab 25 - Bertemu Mantan Kekasih
26
Bab 26 - Menunda Pernikahan
27
Bab 27 - Bule Cap Balsem Ngambek
28
Bab 28 - Pergi ke Bali (Kejutan)
29
Bab 29 - Adu Mulut (Calon Istri vs Mantan Kekasih)
30
Bab 30 - Kegaduhan
31
Bab 31 - Jujur Walau Terasa Pahit
32
Bab 32 - Cita-Cita Yumna Di Masa Lalu (Jodoh Bule)
33
Bab 33 - Ulet Bulu Kelimpungan
34
Bab 34 - Bias Masa Lalu (Bagas-Yulia-Mawar)
35
Bab 35 - Poligami (Bagas-Yulia-Mawar)
36
Bab 36 - Siang Berdarah
37
Bab 37 - Golongan Darah dan Tes DNA
38
Bab 38 - Tabur Tuai
39
Bab 39 - Perkara Harta Warisan
40
Bab 40 - Pinjam Uang
41
Bab 41 - Interview User
42
Bab 42 - Tak Sengaja Terjatuh (Sebuah Petunjuk)
43
Bab 43 - Kun Fayakun
44
Bab 44 - Jalur Langit (Doa Anak yang Salihah)
45
Bab 45 - Penolakan dan Ketakutan Meka
46
Bab 46 - Tiba di Surabaya
47
Bab 47 - Pelukan Ayah dan Anak
48
Bab 48 - Sebuah Tamparan
49
Bab 49 - Diusir Paksa
50
Bab 50 - Apa Kabar Istri Ayah ?
51
Bab 51 - Menyisir Rambut
52
Bab 52 - Meminta Restu
53
Bab 53 - Hamil di Luar Nikah
54
Bab 54 - Gelang Emas Wasiat
55
Bab 55 - Kecurigaan Bu Ratih
56
Bab 56 - Modus Calon Mantu
57
Bab 57 - Tetangga Julid dan Kepo
58
Bab 58 - Gelang Wasiat Berhasil Kembali
59
Bab 59 - Dilarikan ke Rumah Sakit
60
Bab 60 - Akhirnya Menikah (Yumna dan Alden)
61
Bab 61 - Di Atas Langit Masih Ada Langit
62
Bab 62 - Setelah Makan Malam
63
Bab 63 - Menuju Puncak
64
Bab 64 - Keguguran
65
Bab 65 - Minta Maaf dan Penyesalan Salwa
66
Bab 66 - Tabur Tuai
67
Bab 67 - Lanjutin Yuk
68
Bab 68 - Memilikimu Seutuhnya
69
Bab 69 - Menuju Garis Finish
70
Bab 70 - Cinta Sejati (TAMAT)
71
PROMO NOVEl BARU

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!