Kapan Nikah ?

Kapan Nikah ?

Bab 1 - Pertama Kali Berjumpa

Universitas Gajah Mada, Yogyakarta.

BRAKK !!

"Aduuuhh !" teriak seorang wanita tengah mengadu kesakitan karena tertabrak oleh tubuh Alden yang gagah nan tinggi tegap. Menyebabkan berkas-berkas yang dibawa oleh wanita itu pun berjatuhan di tanah.

"Kalau jalan itu pakai mata! Jangan pakai hidung!" umpat seorang wanita yang tengah menunduk untuk membereskan berkasnya yang terjatuh.

Ya, wanita itu adalah Yumna Salsabila. Wanita berusia tiga puluh tahun yang masih single alias statusnya belum menikah. Bahkan kekasih saja tidak punya.

Jangankan kekasih, mantan pacar juga tidak ada karena ia tak pernah pacaran. Padahal paras Yumna terbilang cukup cantik dan otaknya cukup cerdas terutama di bidang akademik. Namun perihal cinta, itu beda cerita.

Jika di kampus ada julukan mahasiswa abadi, maka Yumna dijuluki jomblo abadi. Yumna adalah alumni UGM jurusan Akuntansi. Sejak lulus kuliah, Yumna diterima bekerja di unit koperasi kampus bagian staf keuangan.

Alden yang mendengarkan wanita itu mengomel, hanya tersenyum lucu. Ia merasa tak bersalah, sebab ia berjalan biasa saja. Walaupun kepalanya menoleh ke sana kemari mencari arah yang dituju karena ia masih asing di kampus ini.

Lalu si wanita ini yang berjalan setengah berlari dan terlalu menunduk, sehingga tanpa sengaja menabrak tubuh Alden. Seketika kepala sang wanita pun mendongak setelah berkas-berkasnya sudah berada di tangannya kembali.

"Wow, pria bule ternyata. Tampan," batin Yumna yang mendadak terpesona oleh ketampanan Alden.

Padahal sebelumnya, ia sempat marah-marah dan memaki Alden sebelum melihat wajahnya.

Alden memang seorang blasteran. Ayah kandungnya seorang bule dari Inggris bernama George Bentley dan ibunya adalah warga negara Indonesia bernama Novi Kusuma Astuti. Kedua orang tuanya telah meninggal dunia akibat kecelakaan pesawat.

Yumna bertabrakan dengan Alden barusan karena dirinya sedang diburu untuk menyerahkan laporan keuangan sehingga tanpa sengaja tak fokus berjalan.

"Kenapa lihat-lihat aku? Tampan ya," ucap Alden yang terkenal narsis. Harap maklum karena jam terbang playboynya luar biasa dahsyat. Namun kini ia sudah menyandang status sebagai mantan playboy karena baru saja insaf.

Yumna langsung berdiri dan menatap tajam seolah membuka permusuhan dengan Alden. Padahal hatinya sejujurnya tersihir dengan pria bule yang tengah berdiri di hadapannya ini.

"Pede banget! Memangnya di dunia ini laki-laki tampan stoknya sudah habis, terus tinggal kamu doang!" seru Yumna mencibirnya.

"Jangan benci-benci, nanti jatuh cinta makin repot loh." Alden semakin meledeknya karena ia terpancing dengan reaksi Yumna.

Sungguh hal itu justru memacu adrenalinnya sebagai seseorang yang pernah menjadi playboy dengan jam terbang tinggi. Alden semakin tertantang sekaligus terpesona dengan Yumna.

"Ih, eggak sudi!" ketus Yumna.

Biasanya banyak wanita yang klepek-klepek dengan gombalan recehnya atau tersihir dengan wajah tampannya. Namun, ia baru bertemu Nanda yang menolaknya karena ia tahu wanita itu mencintai Langit. Dan baru kali ini juga ada wanita lain yang menolaknya lagi.

Melihat dari tampilan dan tutur bicaranya, sudah bisa Alden pastikan jika wanita yang tengah memelototinya saat ini masih jomblo alias single. Sepak terjang dan instingnya sebagai seorang playboy sangat lah tajam. Tak perlu diragukan lagi.

Jika ada I S O khusus untuk seorang Alden, maka ia pasti sudah mendapatkan I S O playboy kelas kakap. Bukan kelas bulu apalagi kelas teri jengki. Ia bisa melihat langsung pada diri wanita yang menjadi targetnya itu.

"Dasar bule jelek!!" umpat Yumna dengan nada kesal.

Sedangkan Alden tetap tersenyum tipis melihat tingkah Yumna yang terlihat menggemaskan baginya.

"Minggir. Aku mau lewat!" ketus Yumna.

"Lewat-lewat saja, Mbak. Monggo, gratis kok." Alden semakin meledek dan menggoda Yumna.

"Haishh! Jebule bulene ternyata isok Boso Jowo toh. Ngomong kek dari tadi. Tahu gitu enggak usah basa-basi pakai boso formal. Huft !!" gerutu Yumna seraya berjalan meninggalkan Alden.

Sedangkan Alden seketika berdiri mematung seraya menggaruk-garukkan tangannya di kepalanya. Tanda ia bingung.

"Cewek tadi bicara apa ya? Kira-kira di Mbah Gorgon ada terjemahannya apa enggak? Apa dia pakai bahasa planet dari dunia antah-berantah?" gumam Alden yang kebingungan dan tidak paham dengan kalimat terakhir yang diucapkan oleh Yumna.

☘️☘️

Beberapa bulan berlalu, Malang.

Langit menggelar syukuran sederhana di kediaman orang tuanya karena kondisi sang istri sudah sehat kembali seperti sedia kala. Selain itu, ia ingin memperkenalkan Nanda yang secara resmi sebagai istrinya pada keluarga besarnya, teman dekat, dan beberapa koleganya.

Di sudut lain terdapat Alden tengah sibuk mendekati Yumna yang sedang mengambil makanan.

"Jadi, kamu sahabatnya Nanda?" tanya Alden pada Yumna.

"Iya," jawab Yumna singkat.

"Kenalin namaku Alden. Masih single. Lulusan terbaik di zamannya. Pekerjaan sangat mapan sebagai Executive Manager di hotel bintang lima yang ada di Bali. Punya usaha cafe dan kos-kosan 1000 pintu di Bali. Yang pasti sudah punya mobil dan rumah pribadi di Bali serta di London. Rumahnya sudah lunas cicilannya. Ingin cari istri, bukan cari pacar. Kalau iya, kita langsung ke toko berlian beli cincin kawin terus ke KUA. Gimana, diterima gak nih CV aku barusan?"

"Hah, CV?" Yumna pun hanya bisa terpelongo dengan penuturan panjang dari Alden yang ternyata CV barusan yakni laki-laki ini tengah melamarnya.

"Iya, CV cinta Alden Pratama Bentley untuk adinda Yumna Salsabila yang cantik jelita mempesona dan harum mewangi sepanjang hari,"

"What? Ini lamar anak orang apa pekerjaan, pakai CV segala?" cibir Yumna. Walaupun tak dapat dipungkiri mendadak hatinya muncul bunga-bunga bermekaran.

"Lamaran cinta lah. Kan pekerjaan tetap sudah punya dan kusebutkan juga tadi,"

"Apa aku enggak salah denger? Kamu kan belum kenal aku luar dalam begitu pun sebaliknya. Kok main lamar saja sih! Mana ngelamar di acara nikahan orang lain pula. Dasar enggak romantis dan enggak bermodal!" omel Yumna.

"Wohooo..." sahut Alden dengan cepat seraya tersenyum pada Yumna.

"Darling mau dilamar yang lebih romantis di mana? Kakandamu ini siap mengabulkannya dalam waktu tempo kurang dari 1x24 jam. Demi cintaku padamu dan juga keseriusanku. Supaya kita segera sah dan saling tahu luar-dalam seperti yang kamu bilang tadi. Bahkan kalau perlu sampai ke yang paling dalam biar cinta kita kekal abadi," sambungnya.

Alden terlihat jelas begitu mantap ingin melamar sekaligus menikah dengan Yumna. Cinta pada pandangan pertama.

"Astaga si bule ini kenapa mendadak begini? Aku kan jadi makin deg-deg an. Kalau aku terima dia, artinya aku harus siap sama senjata tempur dia yang konon kata orang-orang kalau barang import itu big and long. Beda sama lokal punya. Kekuatannya pasti tahan lama dan tahan banting. Alamat aku remuk redam. Bisa-bisa enggak bangun dari kasur 7 hari 7 malam. Tapi, emang cita-citaku pengen punya suami bule buat memperbaiki keturunan. Punya anak cakep dan cantik kan bangga. Ya Tuhan, bantu aku temukan jawabannya. Apa dia mau terima kekuranganku?" batin Yumna yang tengah dilanda kegalauan dengan lamaran Alden padanya yang serba mendadak seperti ketiban buah durian runtuh sepohon-pohonnya.

Bersambung...

🍁🍁🍁

*boso\=bahasa

*Masih ingat kan Alden dan Yumna sebagai pemeran pendukung dalam novel judul : Permata Hatiku.

Sesuai janji Othor, mereka punya rumah sendiri. Inilah rumah mereka berjudul :

Kapan Nikah ?

Terpopuler

Comments

Nurhayati Nia

Nurhayati Nia

😂😂 muncul lagi nich si bule playboy yang punya kata sejuta rayuan gobles ayo denn semangat untuk mendapatkan cinta neneng yumna

2024-11-30

4

indy

indy

wah baru ingat temannya nanda dan langit. lanjut kakak

2024-11-30

2

kaylla salsabella

kaylla salsabella

aku mampir kak Safira 🥰🥰🥰🥰

2024-12-01

1

lihat semua
Episodes
1 Bab 1 - Pertama Kali Berjumpa
2 Bab 2 - Kapan Nikah ?
3 Bab 3 - Kedatangan Alden ke Bandung
4 Bab 4 - Jalan-Jalan Malam
5 Bab 5 - Tamu di Tengah Malam
6 Bab 6 - Romeo adalah Yoga
7 Bab 7 - Persiapan Pertunangan
8 Bab 8 - Restoran Sayang Jando
9 Bab 9 - Berbicara Empat Mata
10 Bab 10 - Playboy Cap Balsem
11 Bab 11 - Empty Love Syndrome
12 Bab 12 - Kado Ulang Tahun (Spesial)
13 Bab 13 - Awal Mula
14 Bab 14 - Sebuah Kutukan
15 Bab 15 - Gara-Gara Tendangan
16 Bab 16 - Deep Talk
17 Bab 17 - Apa Aku Anak Haram ? (Yumna)
18 Bab 18 - Menikah Tanpa Restu (Masa Lalu~Part 1)
19 Bab 19 - Sebutan Wanita Mandul (Masa Lalu~Part 2)
20 Bab 20 - Bu Titik Meninggal dan Kehamilan Yulia (Masa Lalu~Part 3)
21 Bab 21 - Perihal Wali Nikah
22 Bab 22 - Batal Berbicara
23 Bab 23 - Sebuah Foto
24 Bab 24 - Terungkap Jati Diri Yumna
25 Bab 25 - Bertemu Mantan Kekasih
26 Bab 26 - Menunda Pernikahan
27 Bab 27 - Bule Cap Balsem Ngambek
28 Bab 28 - Pergi ke Bali (Kejutan)
29 Bab 29 - Adu Mulut (Calon Istri vs Mantan Kekasih)
30 Bab 30 - Kegaduhan
31 Bab 31 - Jujur Walau Terasa Pahit
32 Bab 32 - Cita-Cita Yumna Di Masa Lalu (Jodoh Bule)
33 Bab 33 - Ulet Bulu Kelimpungan
34 Bab 34 - Bias Masa Lalu (Bagas-Yulia-Mawar)
35 Bab 35 - Poligami (Bagas-Yulia-Mawar)
36 Bab 36 - Siang Berdarah
37 Bab 37 - Golongan Darah dan Tes DNA
38 Bab 38 - Tabur Tuai
39 Bab 39 - Perkara Harta Warisan
40 Bab 40 - Pinjam Uang
41 Bab 41 - Interview User
42 Bab 42 - Tak Sengaja Terjatuh (Sebuah Petunjuk)
43 Bab 43 - Kun Fayakun
44 Bab 44 - Jalur Langit (Doa Anak yang Salihah)
45 Bab 45 - Penolakan dan Ketakutan Meka
46 Bab 46 - Tiba di Surabaya
47 Bab 47 - Pelukan Ayah dan Anak
48 Bab 48 - Sebuah Tamparan
49 Bab 49 - Diusir Paksa
50 Bab 50 - Apa Kabar Istri Ayah ?
51 Bab 51 - Menyisir Rambut
52 Bab 52 - Meminta Restu
53 Bab 53 - Hamil di Luar Nikah
54 Bab 54 - Gelang Emas Wasiat
55 Bab 55 - Kecurigaan Bu Ratih
56 Bab 56 - Modus Calon Mantu
57 Bab 57 - Tetangga Julid dan Kepo
58 Bab 58 - Gelang Wasiat Berhasil Kembali
59 Bab 59 - Dilarikan ke Rumah Sakit
60 Bab 60 - Akhirnya Menikah (Yumna dan Alden)
61 Bab 61 - Di Atas Langit Masih Ada Langit
62 Bab 62 - Setelah Makan Malam
63 Bab 63 - Menuju Puncak
64 Bab 64 - Keguguran
65 Bab 65 - Minta Maaf dan Penyesalan Salwa
66 Bab 66 - Tabur Tuai
67 Bab 67 - Lanjutin Yuk
68 Bab 68 - Memilikimu Seutuhnya
69 Bab 69 - Menuju Garis Finish
70 Bab 70 - Cinta Sejati (TAMAT)
71 PROMO NOVEl BARU
Episodes

Updated 71 Episodes

1
Bab 1 - Pertama Kali Berjumpa
2
Bab 2 - Kapan Nikah ?
3
Bab 3 - Kedatangan Alden ke Bandung
4
Bab 4 - Jalan-Jalan Malam
5
Bab 5 - Tamu di Tengah Malam
6
Bab 6 - Romeo adalah Yoga
7
Bab 7 - Persiapan Pertunangan
8
Bab 8 - Restoran Sayang Jando
9
Bab 9 - Berbicara Empat Mata
10
Bab 10 - Playboy Cap Balsem
11
Bab 11 - Empty Love Syndrome
12
Bab 12 - Kado Ulang Tahun (Spesial)
13
Bab 13 - Awal Mula
14
Bab 14 - Sebuah Kutukan
15
Bab 15 - Gara-Gara Tendangan
16
Bab 16 - Deep Talk
17
Bab 17 - Apa Aku Anak Haram ? (Yumna)
18
Bab 18 - Menikah Tanpa Restu (Masa Lalu~Part 1)
19
Bab 19 - Sebutan Wanita Mandul (Masa Lalu~Part 2)
20
Bab 20 - Bu Titik Meninggal dan Kehamilan Yulia (Masa Lalu~Part 3)
21
Bab 21 - Perihal Wali Nikah
22
Bab 22 - Batal Berbicara
23
Bab 23 - Sebuah Foto
24
Bab 24 - Terungkap Jati Diri Yumna
25
Bab 25 - Bertemu Mantan Kekasih
26
Bab 26 - Menunda Pernikahan
27
Bab 27 - Bule Cap Balsem Ngambek
28
Bab 28 - Pergi ke Bali (Kejutan)
29
Bab 29 - Adu Mulut (Calon Istri vs Mantan Kekasih)
30
Bab 30 - Kegaduhan
31
Bab 31 - Jujur Walau Terasa Pahit
32
Bab 32 - Cita-Cita Yumna Di Masa Lalu (Jodoh Bule)
33
Bab 33 - Ulet Bulu Kelimpungan
34
Bab 34 - Bias Masa Lalu (Bagas-Yulia-Mawar)
35
Bab 35 - Poligami (Bagas-Yulia-Mawar)
36
Bab 36 - Siang Berdarah
37
Bab 37 - Golongan Darah dan Tes DNA
38
Bab 38 - Tabur Tuai
39
Bab 39 - Perkara Harta Warisan
40
Bab 40 - Pinjam Uang
41
Bab 41 - Interview User
42
Bab 42 - Tak Sengaja Terjatuh (Sebuah Petunjuk)
43
Bab 43 - Kun Fayakun
44
Bab 44 - Jalur Langit (Doa Anak yang Salihah)
45
Bab 45 - Penolakan dan Ketakutan Meka
46
Bab 46 - Tiba di Surabaya
47
Bab 47 - Pelukan Ayah dan Anak
48
Bab 48 - Sebuah Tamparan
49
Bab 49 - Diusir Paksa
50
Bab 50 - Apa Kabar Istri Ayah ?
51
Bab 51 - Menyisir Rambut
52
Bab 52 - Meminta Restu
53
Bab 53 - Hamil di Luar Nikah
54
Bab 54 - Gelang Emas Wasiat
55
Bab 55 - Kecurigaan Bu Ratih
56
Bab 56 - Modus Calon Mantu
57
Bab 57 - Tetangga Julid dan Kepo
58
Bab 58 - Gelang Wasiat Berhasil Kembali
59
Bab 59 - Dilarikan ke Rumah Sakit
60
Bab 60 - Akhirnya Menikah (Yumna dan Alden)
61
Bab 61 - Di Atas Langit Masih Ada Langit
62
Bab 62 - Setelah Makan Malam
63
Bab 63 - Menuju Puncak
64
Bab 64 - Keguguran
65
Bab 65 - Minta Maaf dan Penyesalan Salwa
66
Bab 66 - Tabur Tuai
67
Bab 67 - Lanjutin Yuk
68
Bab 68 - Memilikimu Seutuhnya
69
Bab 69 - Menuju Garis Finish
70
Bab 70 - Cinta Sejati (TAMAT)
71
PROMO NOVEl BARU

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!