kebenaran kematian orang tua TangYan

Setelah kelompok orang itu pergi, TangYan memandang kearah gadis itu.

"tuan terimakasih kau sudah menyelamatkan ku,atau orang-orang itu akan membawa ku dan akan mengancam ayahku." gadis itu membungkuk kan badannya dan mengucapkan terimakasih.

"tidak masalah.nona sekarang waktunya pergi ke bank dan menarik uang" TangYan tidak peduli dengan ucapan terimakasih itu dan hanya menginginkan uangnya.

"tuan namaku Gu Ling'er" gadis itu mengulurkan tangannya dan memperkenalkan diri.

"oh baiklah,ayo kita pergi ke bank." TangYan menjabat tangan Gu Ling'er dan berkata tidak sabar.

"tuan sebagai tanda terimakasih aku akan"

"baiklah kita akan membicarakan hal lain nanti setelah mendapatkan uang." sebelum Gu Ling'er menyelesaikan kata-katanya ia di sela oleh TangYan.

"oh baiklah."

Gu Ling'er cemberut tidak senang,tapi dia masih mengangguk setuju.

"apakah penampilan ku seburuk itu,bahkan tidak semenarik dibandingkan uang 6 juta.?"

Gu Ling'er meragukan penampilannya dan bergumam di dalam hati.

setelah mereka berdua keluar dari gang, terlihat sebuah mobil Panamera berwarna merah muda di tempat yang sedikit gelap di bawah pohon.

"tuan ayo kita naik mobil ku" Gu Ling'er menghentikan langkah TangYan dan menunjuk kearah mobil berwarna merah muda itu.

"oh baiklah"

Lalu mereka berdua berjalan ke arah mobil dan pergi dari tempat itu.

Setelah lima menit perjalanan mereka tiba di bank terdekat. Gu Ling'er pergi menarik uang sedangkan TangYan menunggu di luar.

beberapa saat kemudian Gu Ling'er berjalan keluar dengan dua tas berisi uang tunai,ia terlihat tertatih-tatih keberatan membawa kedua tas itu.

melihat Gu Ling'er keluar, TangYan menghampiri nya dan mengambil kedua tas itu sambil bertanya."apakah ini uangku.?"

"iya" Gu Ling'er mengangguk sambil mengusap keringat di dahinya.

"oh baiklah terimakasih nona" setelah mengatakan itu, TangYan berbalik dan bersiap untuk pergi.

"tuan tunggu."

Namun sebelum melangkah pergi,ia di hentikan Gu Ling'er.ia lalu berbalik dengan wajah bingung.

"nona apakah ada hal lain.?"

"tuan aku ingin mengundangmu makan malam sebagai ucapan terimakasih."

TangYan baru teringat,ia keluar dari hotel ingin pergi mencari makanan.sekarang sangat baik karna ada yang mengundangnya makan malam,tentu saja ia tidak akan menolak.

"baik" TangYan mengangguk, lalu mereka masuk ke mobil.

Meskipun dihotel menyediakan makanan dan minuman,tapi TangYan lebih suka makan makanan di pinggir jalan.menurutnya makanan jalanan lebih enak daripada yang di sediakan di hotel, terlebih lagi harganya jauh lebih murah.

"tuan,apa yang ingin kau makan" di dalam mobil,Gu Ling'er mencoba memulai obrolan karna TangYan hanya diam seperti patung dan tidak berniat berbicara.

"nona,kau bisa berjalan lurus,lima ratus meter didepan kau belok ke kanan." TangYan menjawabnya dengan memberi arah.

Setelah mereka berbelok ke kanan,di situ ada banyak kios yang menjual berbagai makanan.

mereka berhenti dan memarkirkan mobilnya di tepi jalan.lalu mereka berdua turun dan berjalan jalan menyusuri jalan sambil melihat lihat makanan di pinggir jalan, dengan TangYan yang berjalan di depan dan Gu Ling'er di belakang.

"tuan apakah kita akan makan di tempat seperti ini.?" Gu Ling'er bertanya dengan aneh.dia adalah putri dari keluarga bangsawan di ibukota,tentu dia tidak pernah makan makanan di tempat seperti ini.

"iya" TangYan menganggukkan kepalanya dan terus berjalan, setelah berjalan beberapa saat ia melihat kios yang menjual bebek panggang.TangYan tersenyum dan berjalan mendekat.

"paman berikan kami tujuh bebek panggang dan dua cangkir teh" TangYan tidak bertanya pada Gu Ling'er,dan langsung memesan.

"baiklah kalian bisa duduk dan menunggu" penjual itu menjawab dan meminta mereka berdua duduk di kursi yang di sediakan.

Ketika mereka duduk sambil menunggu makanan mereka datang, Gu Ling'er bertanya pada TangYan.

"tuan siapa namamu"

"TangYan," TangYan yang sedang berpikir tiba-tiba terbangun karena mendengar pertanyaan Gu Ling'er,lalu menjawabnya dengan singkat.

mendengar jawaban TangYan Gu Ling'er merasa aneh, tiba-tiba dia memikirkan seseorang di benaknya.

"tidak,tidak mungkin orang itu,pria ini jelas terlihat berusia dua puluh empat atau tiga tahun.dan anak itu seharusnya masih berumur tujuh belas tahun, tahun ini."

TangYan melihat Gu Ling'er menatapnya dengan linglung dia merasa canggung.dia mengusap hidungnya dan bertanya.

"nona Gu kenapa kau menatapku seperti itu"

"ahh,tidak,aku hanya sedang memikirkan seseorang dengan nama yang sama dengan tuan,tapi itu tidak mungkin karena orang itu seharusnya masih berusia tujuh belas tahun sekarang." Gu Ling'er kembali ke kenyataan dan menjawab pertanyaan TangYan.

"oh seseorang dengan nama yang sama denganku, bisakah nona Gu menceritakan tentang orang itu.?" TangYan penasaran dengan orang yang di maksud Gu Ling'er dan bertanya.

"tuan Tang kau bisa memanggilku Ling'er."

"baiklah" TangYan mengangguk dan masih menatap Gu Ling'er,menunggunya menceritakan orang dengan nama yang sama dengannya.TangYan memiliki tebakan di benaknya tapi dia masih tidak yakin.

Gu Ling'er tersenyum lalu mulai bercerita.

"orang yang ku maksud adalah anak dari keluarga Tang di ibukota,saat itu dia berusia dua belas tahun dan di usir dari keluarga Tang karena mencuri pusaka keluarga.setelah diusir, orang itu pergi tanpa meninggalkan jejak,bahkan setelah keluarga tang mencarinya di seluruh negeri."

"mengapa keluarga Tang mencari anak itu, apakah mereka ingin melenyapkan anak itu.?"

TangYan bertanya penasaran,tanpa di sadari Gu Ling'er bahwa ada tatapan dingin di mata TangYan,tapi itu hanya sesaat sehingga tidak ada yang menyadarinya.

"tidak,dua tahun lalu, kepala keluarga Tang mengetahui bahwa kematian putra tertuanya Tang Ming Lu di sebabkan oleh putra keduanya Tang Ming Hui.setelah mengetahui hal itu, kepala keluarga Tang sangat marah dan hampir membunuh putra keduanya.tetapi di hentikan oleh anggota keluarga lainnya,ia juga mengetahui bahwa cucunya TangYan tidak mencuri pusaka keluarga dan itu semua hanya rencana putra keduanya untuk menyingkirkan garis keturunan Tang Ming Lu dari keluarga.

pada akhirnya Tang Ming Hui di jebloskan ke penjara,insiden itu akhirnya menyebar luas di kalangan kelas atas di ibukota.setelah itu keluarga tang juga menyebarkan berita orang hilang di seluruh negeri,tapi tetap saja TangYan itu tidak kembali atau di temukan hingga saat ini." Gu Ling'er akhirnya menyelesaikan ceritanya.

TangYan yang berada di samping hanya mengangguk anggukkan kepalanya.namun niat membunuh yang sangat besar sudah menyebar di seluruh tubuhnya yang berusaha ia tekan.jika aura pembunuh itu menyebar keluar pasti akan berakibat buruk bagi orang orang biasa di sekitarnya, yang akan membuat mereka menjadi gila atau bahkan kehilangan nyawa.

tepat setelah Gu Ling'er selesai bercerita, makanan yang di pesan TangYan sudah tiba.

ada tujuh piring besar dengan bebek panggang diatasnya, Gu Ling'er melihat hidangan itu dan menelan ludahnya.

"Ling'er aku melihatmu tidak terbiasa makan makanan seperti ini,tapi cobalah dan kau akan mengerti apa itu makanan enak yang sesungguhnya." setelah mengatakan itu TangYan langsung mengambil paha bebek dan memakannya dengan lahap.

Gu Ling'er yang berada di samping, melihat TangYan yang makan begitu lahap, akhirnya ia tidak tahan dan mulai ikut makan.setelah merasakan satu gigitan,dia tiba-tiba membuka matanya.

"ahh,ini sungguh enak"setelah mengatakan itu Gu Ling'er tidak lagi memperhatikan citranya dan mulai makan dengan lahap.

tidak Butuh waktu lama,semua makanan diatas meja habis dan hanya tersisa tulang.

"ah makanan ini sungguh enak,aku tidak menyangka makanan yang di jual di pinggir jalan akan memiliki rasa yang luar biasa." Gu Ling'er memuji makanan itu sambil menjilati jari-jarinya.

"Ling'er apakah kau tahu dimana Tang Ming Hui di tahan" tiba-tiba TangYan mengajukan pertanyaan yang mengejutkan Gu Ling'er.

"tuan Tang mengapa kau menanyakan hal itu?"

"ohh,aku hanya penasaran."TangYan menjawabnya dengan santai seolah-olah itu hal yang wajar.

Terpopuler

Comments

Harman Loke

Harman Loke

Tang Yan mendengarkan penjelasan

2025-03-26

0

Mamat Stone

Mamat Stone

semangat Thor

2025-03-15

0

Mamat Stone

Mamat Stone

Ceritanya asyik

2025-03-15

0

lihat semua
Episodes
1 kembali dari dunia kultivasi
2 keanehan di manor keluarga Bai
3 geng harimau hitam
4 goa bawah air
5 buku kekacauan
6 TangYan mengambil tindakan
7 menjual emas
8 menemukan tubuh bawaan
9 tiba dikota Lan Zhou
10 menerima murid
11 villa berhantu
12 melawan 4 master dan 2 Grand master
13 kebenaran kematian orang tua TangYan
14 memulai balas dendam
15 menyelidiki identitas TangYan
16 maaf atas ketidak nyamanan nya
17 menghilangkan iblis batin dan kematian Tang Ming Hui
18 Tetua Agung dan Gu Qing
19 mengunjungi rumah Tang.
20 memberi penghormatan kepada orang tuanya.
21 menjual pil
22 misteri gunung Shan Jiao
23 Menemukan Artefak tingkat Raja
24 meninggalkan gunung Shan Jiao
25 Yun Lang tidak sadarkan diri
26 keluarga Yun
27 pelatihan pertama untuk Yun Lang
28 memulai jalur kultivasi
29 kedatangan tamu
30 berlatih pedang
31 berlatih pedang ll
32 kesalahpahaman antara dua saudara perempuan
33 melawan monster hijau
34 mengalahkan monster tingkat dua
35 peningkatan kekuatan yang pesat
36 tamu di pagi hari
37 sihir pencarian jiwa
38 black panther
39 bertanding melawan Gu Qing
40 misteri lembah Siwanda
41 mendapatkan saingan cinta
42 bawahan Cang Lin yang konyol
43 dikepung sekelompok serigala.
44 Huo jian
45 Yun Lang menerobos ke alam Pemurnian qi
46 sekte gerbang darah
47 Huang Ji
48 pil sampah
49 Huang Ji ingin menjadi murid Tang Yan
50 informasi tentang kompetisi
51 Yun Guan dalam bahaya
52 karavan
53 Mo Kai
54 menerima adik perempuan
55 kompetisi
56 kompetisi dimulai
57 Mo Kai yang tersiksa
58 lulus tahap awal kompetisi
59 bertarung di jalan
60 akhir pertarungan dijalan
61 undangan Jian Bei
62 kemarahan
63 reuni
64 Reuni ll
65 Tang Yan tenggelam dalam situasi yang tidak di ketahui
66 binatang buas menggila
67 tingkat spiritual
68 tidak dapat melihatnya.
69 Awal
70 kembali menjadi remaja
71 binatang terbang
72 meminta bantuan
73 warna putih?
74 apa kau tuanku?
75 kejutan
76 jangan terbang kearahku
77 gelombang besar dimulai
78 Meledak
79 penindasan garis keturunan
80 saudara Ming
81 kendalikan rajanya?
82 Qilin
83 Yun Lang dijadikan sandera
84 Aku curiga
85 mengundang kematian
86 tidak takut
87 berbohong
88 Aura naga
89 eps 89
90 Eps 90
91 eps 91
92 eps 92
93 eps 93
94 eps 94
95 Eps 95
96 Eps 96
97 eps 97
98 Eps 98
99 Eps 99
100 eps 100
101 eps 101
102 eps 102
103 eps 103
104 eps 104
Episodes

Updated 104 Episodes

1
kembali dari dunia kultivasi
2
keanehan di manor keluarga Bai
3
geng harimau hitam
4
goa bawah air
5
buku kekacauan
6
TangYan mengambil tindakan
7
menjual emas
8
menemukan tubuh bawaan
9
tiba dikota Lan Zhou
10
menerima murid
11
villa berhantu
12
melawan 4 master dan 2 Grand master
13
kebenaran kematian orang tua TangYan
14
memulai balas dendam
15
menyelidiki identitas TangYan
16
maaf atas ketidak nyamanan nya
17
menghilangkan iblis batin dan kematian Tang Ming Hui
18
Tetua Agung dan Gu Qing
19
mengunjungi rumah Tang.
20
memberi penghormatan kepada orang tuanya.
21
menjual pil
22
misteri gunung Shan Jiao
23
Menemukan Artefak tingkat Raja
24
meninggalkan gunung Shan Jiao
25
Yun Lang tidak sadarkan diri
26
keluarga Yun
27
pelatihan pertama untuk Yun Lang
28
memulai jalur kultivasi
29
kedatangan tamu
30
berlatih pedang
31
berlatih pedang ll
32
kesalahpahaman antara dua saudara perempuan
33
melawan monster hijau
34
mengalahkan monster tingkat dua
35
peningkatan kekuatan yang pesat
36
tamu di pagi hari
37
sihir pencarian jiwa
38
black panther
39
bertanding melawan Gu Qing
40
misteri lembah Siwanda
41
mendapatkan saingan cinta
42
bawahan Cang Lin yang konyol
43
dikepung sekelompok serigala.
44
Huo jian
45
Yun Lang menerobos ke alam Pemurnian qi
46
sekte gerbang darah
47
Huang Ji
48
pil sampah
49
Huang Ji ingin menjadi murid Tang Yan
50
informasi tentang kompetisi
51
Yun Guan dalam bahaya
52
karavan
53
Mo Kai
54
menerima adik perempuan
55
kompetisi
56
kompetisi dimulai
57
Mo Kai yang tersiksa
58
lulus tahap awal kompetisi
59
bertarung di jalan
60
akhir pertarungan dijalan
61
undangan Jian Bei
62
kemarahan
63
reuni
64
Reuni ll
65
Tang Yan tenggelam dalam situasi yang tidak di ketahui
66
binatang buas menggila
67
tingkat spiritual
68
tidak dapat melihatnya.
69
Awal
70
kembali menjadi remaja
71
binatang terbang
72
meminta bantuan
73
warna putih?
74
apa kau tuanku?
75
kejutan
76
jangan terbang kearahku
77
gelombang besar dimulai
78
Meledak
79
penindasan garis keturunan
80
saudara Ming
81
kendalikan rajanya?
82
Qilin
83
Yun Lang dijadikan sandera
84
Aku curiga
85
mengundang kematian
86
tidak takut
87
berbohong
88
Aura naga
89
eps 89
90
Eps 90
91
eps 91
92
eps 92
93
eps 93
94
eps 94
95
Eps 95
96
Eps 96
97
eps 97
98
Eps 98
99
Eps 99
100
eps 100
101
eps 101
102
eps 102
103
eps 103
104
eps 104

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!