Penghuni Hutan Misterius

Langkah kaki Hu Zi semakin berat. Tubuhnya terasa lelah, dan pikirannya dipenuhi oleh berbagai pertanyaan yang belum terjawab. Qi Xuao Xuan tetap berjalan di depannya dengan penuh kewaspadaan, seolah tidak pernah kehabisan energi. Hutan Terlarang yang mereka lewati semakin gelap, meskipun matahari seharusnya sudah berada di puncak langit.

"Berapa jauh lagi kita harus berjalan?" tanya Hu Zi, mencoba mengusir kegelisahan dalam hatinya.

Qi Xuao Xuan menoleh sekilas. "Kita tidak punya tujuan pasti. Tapi jika ingin keluar dari hutan ini, kita harus bergerak tanpa berhenti."

Jawaban itu tidak membuat Hu Zi lebih tenang. Justru, kata-kata Qi Xuao Xuan semakin memperkuat rasa takutnya. Hutan ini bukan sekadar tempat gelap yang sunyi. Ada sesuatu yang mengintai mereka, dan Hu Zi bisa merasakannya.

"Qi Xuao Xuan," panggil Hu Zi pelan. "Kau yakin kita aman di sini?"

Belum sempat Qi Xuao Xuan menjawab, suara gemerisik terdengar dari semak belukar di sekitar mereka. Hu Zi langsung menegang, dan tangannya refleks meraih ranting kayu kecil di tanah sebagai senjata.

Dari semak-semak itu, muncul sosok kecil berkerudung dengan tubuh mungil. Sosok itu tampak seperti anak kecil, namun matanya yang menyala biru menatap mereka dengan tajam.

"Berhenti di situ," kata sosok kecil itu dengan suara yang terdengar jauh lebih tua daripada penampilannya. "Hutan ini bukan tempat untuk manusia biasa."

Hu Zi melangkah mundur, merasa terancam oleh keberadaan sosok misterius itu. Namun Qi Xuao Xuan berdiri tegap, tatapannya dingin.

"Kami hanya melewati hutan ini. Tidak ada niat untuk mengganggu," kata Qi Xuao Xuan.

Sosok kecil itu mendengus. "Semua yang datang ke sini selalu berkata begitu. Tapi pada akhirnya, mereka hanya membawa kehancuran."

Hu Zi bingung. "Apa maksudmu? Kami tidak berniat menyakiti siapa pun!"

Tatapan sosok itu berpindah ke arah Hu Zi. "Kau. Aku bisa merasakan sesuatu dalam dirimu. Kekuatan yang asing... dan berbahaya."

Hu Zi langsung menegang, merasa terpojok oleh pernyataan itu. "Aku... aku tidak punya pilihan. Ini semua terjadi begitu saja!"

Qi Xuao Xuan melangkah maju, melindungi Hu Zi dengan tubuhnya. "Kami tidak ingin masalah. Jika kau ingin menghentikan kami, lakukan sekarang. Jika tidak, biarkan kami pergi."

Sosok kecil itu tertawa kecil, suaranya menggema di seluruh hutan. "Kau pikir aku akan membiarkan kalian lewat begitu saja? Tidak semudah itu. Jika ingin melewati hutan ini, kalian harus membuktikan diri."

"Tunggu, buktikan apa?" potong Hu Zi panik.

Sebelum sosok itu menjawab, tanah di sekitar mereka tiba-tiba berguncang. Dari bawah tanah, muncul akar-akar besar yang melingkar, menciptakan arena seperti kubah di sekitar mereka. Sosok kecil itu melompat ke salah satu akar, berdiri di atasnya dengan senyum lebar.

"Jika ingin melewati hutan ini, kau harus bertahan melawan penjaga hutan," katanya.

Dari dalam tanah, muncul makhluk besar berbentuk manusia yang terbuat dari batu dan kayu. Mata makhluk itu bersinar hijau terang, dan setiap langkahnya mengguncang tanah. Hu Zi memandangnya dengan mulut terbuka, tubuhnya kaku karena takut.

"Kau bercanda, kan?" Hu Zi melirik Qi Xuao Xuan, berharap pria itu punya rencana.

"Tidak ada waktu untuk bercanda," jawab Qi Xuao Xuan dingin. "Siapkan dirimu."

Makhluk itu mengeluarkan suara raungan rendah sebelum mengayunkan lengannya yang besar ke arah mereka. Qi Xuao Xuan bergerak cepat, menangkis serangan itu dengan pedang energinya. Benturan tersebut menciptakan gelombang energi yang mendorong Hu Zi hingga hampir terjatuh.

"Hu Zi, jangan hanya berdiri di sana!" teriak Qi Xuao Xuan.

"Tapi aku—"

Sebelum Hu Zi bisa menyelesaikan kalimatnya, makhluk itu mengalihkan perhatiannya kepadanya. Dengan langkah besar, makhluk itu bergerak ke arahnya. Hu Zi panik, mencoba menghindar, tapi makhluk itu terlalu cepat.

Ketika tangan besar makhluk itu hampir menyentuhnya, tubuh Hu Zi kembali memancarkan cahaya merah. Sebuah ledakan energi mendorong makhluk itu mundur beberapa langkah, tapi efeknya juga membuat tubuh Hu Zi limbung. Ia jatuh berlutut, merasa lelah luar biasa.

"Cahaya itu lagi," gumam sosok kecil di atas akar. "Menarik. Tapi apakah kau bisa mengendalikannya?"

Makhluk penjaga itu tidak menyerah. Ia kembali menyerang, kali ini dengan kekuatan lebih besar. Qi Xuao Xuan berusaha mengalihkan perhatiannya, tapi makhluk itu terus mengincar Hu Zi.

Melihat ini, Qi Xuao Xuan mengerutkan kening. Ia tidak punya pilihan lain. Dengan cepat, ia membuat segel tangan, menciptakan lingkaran energi besar di sekeliling mereka. Cahaya biru dari lingkaran itu melindungi Hu Zi sementara Qi Xuao Xuan melawan makhluk tersebut dengan semua kekuatannya.

"Hu Zi, dengarkan aku," kata Qi Xuao Xuan di sela-sela serangannya. "Energi dalam dirimu lebih kuat daripada apa pun di sini. Tapi jika kau tidak belajar menggunakannya, kita berdua akan mati!"

"Aku tidak tahu caranya!" Hu Zi membalas dengan suara putus asa.

"Ikuti instingmu! Rasakan energinya, kendalikan alirannya!"

Hu Zi menutup matanya, mencoba fokus meskipun tubuhnya gemetar. Ia bisa merasakan sesuatu yang bergejolak dalam dirinya, seperti lautan api yang tak terkendali. Dengan sekuat tenaga, ia mencoba mengendalikannya, memfokuskan energi itu ke tangannya.

Ketika makhluk penjaga itu melancarkan serangan terakhirnya, Hu Zi membuka matanya. Cahaya merah bersinar terang dari tubuhnya, dan ia melepaskan semburan energi besar yang menghantam makhluk tersebut langsung di dadanya.

Makhluk itu berhenti bergerak. Tubuhnya yang besar mulai retak sebelum akhirnya hancur menjadi pecahan batu dan kayu.

Sosok kecil di atas akar tertawa puas. "Menarik. Kau masih mentah, tapi potensimu nyata. Kalian boleh melanjutkan perjalanan."

Akar-akar yang mengelilingi mereka perlahan surut, meninggalkan Hu Zi yang terengah-engah. Qi Xuao Xuan membantunya berdiri, menatapnya dengan sorot mata yang sedikit lebih lembut.

"Kau melakukannya," katanya singkat.

Hu Zi hanya bisa mengangguk, meskipun tubuhnya terasa seperti akan runtuh. Namun di dalam hatinya, ia tahu ini baru awal dari perjalanan panjang yang penuh dengan bahaya.

Terpopuler

Comments

Ichigo Kurosaki

Ichigo Kurosaki

Wah, gila sukses bikin aku ketagihan bacanya! (👍)

2024-11-30

0

lihat semua
Episodes
1 Episode-1
2 Bayangan di Malam Kelam
3 Ujian Pertama
4 Penghuni Hutan Misterius
5 Rahasia Dibalik Kerudung
6 Bisikan Dari Kegelapan
7 Jejak Kegelapan
8 Tawaran Sang Penjaga
9 Pemburu dalam Kegelapan
10 Jejak yang Tertinggal
11 Kebenaran yang Terungkap
12 Perjalanan yang Berliku
13 Cahaya Ditengah Kegelapan
14 Bayangan Masa Lalu
15 Kebenaran Yang Tersembunyi
16 Penjaga Pedang Langit dan Neraka
17 Pedang yang Menentukan Takdir
18 Awal Dari Sebuah Beban Baru
19 Cahaya dan Kegelapan yang Beradu
20 Jejak Musuh yang Mulai Tampak
21 Kuil Bayangan yang Terlupakan
22 Penjaga Kegelapan
23 Kebangkitan Kegelapan
24 Jejak Kegelapan yang Tersisa
25 Bayangan Masa Lalu
26 Misi di Bukit Bayangan
27 Altar Bayangan
28 Bisikan dari Kegelapan
29 Jejak Masalalu yang Terkubur
30 Lorong yang Dilupakan Waktu
31 Penjaga Lorong Bayangan
32 Jejak Dibalik Lorong Terlarang
33 Perjanjian yang Terlupakan
34 Misteri Mata Air Surga
35 Jejak di Kota Tertinggal
36 Bayangan Dari Masa Lalu
37 Perjalanan Menuju Gunung Langit
38 Rahasia Gunung Langit Merah
39 Pendakian Penuh Bahaya
40 Gerbang Langit dan Kebenaran yang Tersembunyi
41 Perpecahan Hati dan Jalan yang Dipilih
42 Bayang-Bayang Gelap di Horizon
43 Kejaran Bayangan dan Awal Perjalanan Baru
44 Ujian dari Li Rong
45 Perjanjian yang Berbahaya
46 Cahaya di tengah Kegelapan
47 Bayang-Bayang Gelap di Horizon
48 Kejaran Bayang dan Awal Perjalanan Baru
49 Ujian dari ali Rong
50 Perjanjian yang Berbahaya
51 Cahaya ditengah Kegelapan
52 Pergerakan
53 Melawan Kegelapan
54 Akhir dan Awal Baru
Episodes

Updated 54 Episodes

1
Episode-1
2
Bayangan di Malam Kelam
3
Ujian Pertama
4
Penghuni Hutan Misterius
5
Rahasia Dibalik Kerudung
6
Bisikan Dari Kegelapan
7
Jejak Kegelapan
8
Tawaran Sang Penjaga
9
Pemburu dalam Kegelapan
10
Jejak yang Tertinggal
11
Kebenaran yang Terungkap
12
Perjalanan yang Berliku
13
Cahaya Ditengah Kegelapan
14
Bayangan Masa Lalu
15
Kebenaran Yang Tersembunyi
16
Penjaga Pedang Langit dan Neraka
17
Pedang yang Menentukan Takdir
18
Awal Dari Sebuah Beban Baru
19
Cahaya dan Kegelapan yang Beradu
20
Jejak Musuh yang Mulai Tampak
21
Kuil Bayangan yang Terlupakan
22
Penjaga Kegelapan
23
Kebangkitan Kegelapan
24
Jejak Kegelapan yang Tersisa
25
Bayangan Masa Lalu
26
Misi di Bukit Bayangan
27
Altar Bayangan
28
Bisikan dari Kegelapan
29
Jejak Masalalu yang Terkubur
30
Lorong yang Dilupakan Waktu
31
Penjaga Lorong Bayangan
32
Jejak Dibalik Lorong Terlarang
33
Perjanjian yang Terlupakan
34
Misteri Mata Air Surga
35
Jejak di Kota Tertinggal
36
Bayangan Dari Masa Lalu
37
Perjalanan Menuju Gunung Langit
38
Rahasia Gunung Langit Merah
39
Pendakian Penuh Bahaya
40
Gerbang Langit dan Kebenaran yang Tersembunyi
41
Perpecahan Hati dan Jalan yang Dipilih
42
Bayang-Bayang Gelap di Horizon
43
Kejaran Bayangan dan Awal Perjalanan Baru
44
Ujian dari Li Rong
45
Perjanjian yang Berbahaya
46
Cahaya di tengah Kegelapan
47
Bayang-Bayang Gelap di Horizon
48
Kejaran Bayang dan Awal Perjalanan Baru
49
Ujian dari ali Rong
50
Perjanjian yang Berbahaya
51
Cahaya ditengah Kegelapan
52
Pergerakan
53
Melawan Kegelapan
54
Akhir dan Awal Baru

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!