Ujian Pertama

Udara dingin malam perlahan tergantikan oleh embusan angin pagi yang hangat. Setelah melewati malam penuh ketegangan, Hu Zi dan Qi Xuao Xuan akhirnya keluar dari hutan menuju sebuah jalan setapak yang mengarah ke desa kecil. Langkah Hu Zi terasa berat, tubuhnya masih lemah setelah kejadian aneh tadi malam. Qi Xuao Xuan melangkah tanpa sedikit pun menunjukkan kelelahan.

"Kita tidak bisa berhenti di sini terlalu lama," ujar Qi Xuao Xuan tanpa menoleh.

Hu Zi menghentikan langkahnya, terengah-engah sambil memegangi lutut. "Aku ini manusia biasa, kau tahu? Aku butuh istirahat!"

Qi Xuao Xuan akhirnya berhenti, berbalik, dan menatap Hu Zi dengan dingin. "Kau bukan lagi 'biasa'. Mutiara itu telah mengubahmu. Tubuhmu hanya perlu waktu untuk beradaptasi."

"Aku tidak minta untuk diubah!" bentak Hu Zi.

Tatapan Qi Xuao Xuan mengeras. "Tak ada yang peduli apa yang kau inginkan. Dunia ini tidak peduli pada kehendakmu. Jadi jika kau ingin bertahan, kau harus berhenti mengeluh."

Hu Zi terdiam, tapi dalam hati ia merasa marah sekaligus tidak berdaya. Ia tahu pria itu benar, tapi sulit menerima kenyataan yang tiba-tiba menghantam hidupnya.

Langkah mereka akhirnya membawa mereka ke desa kecil yang tampak sunyi. Penduduknya terlihat sibuk dengan kegiatan masing-masing, namun atmosfer desa itu terasa aneh. Tidak ada suara burung, tidak ada angin yang berhembus di antara pepohonan. Keheningannya membuat Hu Zi merasa tidak nyaman.

"Ada apa dengan tempat ini?" bisik Hu Zi, memandang sekeliling dengan waspada.

Qi Xuao Xuan berhenti melangkah, memandangi salah satu rumah dengan pintu setengah terbuka. "Jaga jarak. Ini bukan desa biasa."

Hu Zi menelan ludah, mengerutkan kening. Saat ia hendak bertanya lebih lanjut, Qi Xuao Xuan tiba-tiba mengangkat tangan, menciptakan lingkaran energi bercahaya biru di udara. Dalam sekejap, kabut tipis yang tidak terlihat sebelumnya mulai menyebar, mengungkapkan bayangan-bayangan gelap yang tersembunyi di sudut-sudut desa.

Sebelum Hu Zi sempat bertanya apa yang terjadi, salah satu bayangan melesat ke arah mereka dengan kecepatan luar biasa. Qi Xuao Xuan bergerak cepat, menciptakan perisai energi yang memantulkan serangan itu. Dengan satu gerakan tegas, pedang energi muncul di tangannya, dan ia menebas bayangan itu hingga lenyap menjadi asap.

"Diam di belakangku, bocah bodoh," perintah Qi Xuao Xuan.

Bayangan-bayangan lainnya mulai bermunculan, menyerang mereka dari segala arah. Qi Xuao Xuan bergerak seperti angin, setiap tebasannya menghancurkan satu bayangan. Namun, jumlah mereka terlalu banyak, dan beberapa berhasil menyelinap mendekati Hu Zi.

Hu Zi panik, berusaha menghindar, tapi tubuhnya terasa berat. Salah satu bayangan melingkarkan "tangannya" yang berbentuk asap di lehernya. Dinginnya menusuk hingga ke tulang.

"Tolong!" teriak Hu Zi.

Tubuhnya tiba-tiba memancarkan cahaya merah terang, sama seperti malam sebelumnya. Cahaya itu begitu kuat sehingga bayangan yang menyentuhnya langsung terpental sambil menjerit. Namun, cahaya itu tidak berhenti. Hu Zi merasakan tubuhnya semakin panas, seolah-olah ada kekuatan besar di dalam dirinya yang ingin keluar. Tanpa sadar, ia mengangkat tangannya, dan semburan energi merah menghancurkan bayangan yang mendekat.

Qi Xuao Xuan meliriknya sekilas. "Kau mulai menunjukkannya," gumamnya.

Namun, energi itu semakin liar. Tubuh Hu Zi bergetar hebat, dan ia jatuh berlutut. "Aku... tidak bisa menghentikannya!"

Qi Xuao Xuan bergerak cepat, meletakkan tangan di kepala Hu Zi. Energi biru mengalir darinya, menyeimbangkan kekuatan dalam tubuh Hu Zi. Perlahan, cahaya merah itu mereda, dan Hu Zi terjatuh ke tanah dengan napas tersengal.

Bayangan-bayangan yang tersisa menyadari bahwa mereka tidak bisa menang. Mereka mundur, menghilang ke dalam kegelapan desa.

Setelah keadaan tenang, seorang wanita tua keluar dari salah satu rumah. Ia membawa tongkat kayu, wajahnya penuh kerutan, namun matanya tajam dan penuh kewaspadaan.

"Kalian... siapa kalian?" tanyanya dengan suara parau.

"Kami hanya melewati desa ini," jawab Qi Xuao Xuan singkat.

Wanita itu menatap mereka lama, terutama Hu Zi. "Bocah itu... kau membawa sesuatu yang berbahaya," katanya.

Hu Zi hanya bisa menatap wanita itu dengan bingung. "Apa maksudmu?"

"Mutiara itu," jawab wanita itu. "Energinya mengganggu keseimbangan desa ini. Ia membawa malapetaka."

Hu Zi menunduk, dadanya terasa sesak. Ia tidak ingin menjadi penyebab bencana, tapi kenyataan itu semakin sulit ia hindari.

"Dia tidak punya pilihan," Qi Xuao Xuan menjawab dengan nada dingin. "Mutiara itu memilihnya, dan sekarang dia harus belajar mengendalikannya."

Wanita itu mengangguk pelan, tapi raut wajahnya masih muram. "Kalau begitu, tinggalkan desa ini. Kami sudah cukup menderita."

Qi Xuao Xuan menarik lengan Hu Zi dan berjalan pergi tanpa berkata apa-apa lagi.

Setelah beberapa saat, Hu Zi akhirnya membuka mulut. "Kenapa semua orang memandangku seperti aku ini bencana? Aku tidak pernah minta ini terjadi, Qi Xuao Xuan!"

Qi Xuao Xuan berhenti, menatap Hu Zi dengan tajam. "Kau memang bukan bencana, tapi kau membawa cahaya yang akan menarik kegelapan. Dunia tidak peduli pada kehendakmu, Hu Zi. Yang mereka pedulikan adalah kekuatan yang ada dalam dirimu."

Hu Zi menggigit bibirnya, berusaha menahan emosi.

Sementara itu, di kejauhan, seorang pria bertopeng berdiri di atas bukit, mengamati mereka dari jauh. Senyum tipis muncul di wajahnya.

"Jadi, pewaris Mutiara Merah telah ditemukan. Mari kita lihat seberapa lama dia bisa bertahan," gumamnya sebelum menghilang ke dalam kegelapan.

Episodes
1 Episode-1
2 Bayangan di Malam Kelam
3 Ujian Pertama
4 Penghuni Hutan Misterius
5 Rahasia Dibalik Kerudung
6 Bisikan Dari Kegelapan
7 Jejak Kegelapan
8 Tawaran Sang Penjaga
9 Pemburu dalam Kegelapan
10 Jejak yang Tertinggal
11 Kebenaran yang Terungkap
12 Perjalanan yang Berliku
13 Cahaya Ditengah Kegelapan
14 Bayangan Masa Lalu
15 Kebenaran Yang Tersembunyi
16 Penjaga Pedang Langit dan Neraka
17 Pedang yang Menentukan Takdir
18 Awal Dari Sebuah Beban Baru
19 Cahaya dan Kegelapan yang Beradu
20 Jejak Musuh yang Mulai Tampak
21 Kuil Bayangan yang Terlupakan
22 Penjaga Kegelapan
23 Kebangkitan Kegelapan
24 Jejak Kegelapan yang Tersisa
25 Bayangan Masa Lalu
26 Misi di Bukit Bayangan
27 Altar Bayangan
28 Bisikan dari Kegelapan
29 Jejak Masalalu yang Terkubur
30 Lorong yang Dilupakan Waktu
31 Penjaga Lorong Bayangan
32 Jejak Dibalik Lorong Terlarang
33 Perjanjian yang Terlupakan
34 Misteri Mata Air Surga
35 Jejak di Kota Tertinggal
36 Bayangan Dari Masa Lalu
37 Perjalanan Menuju Gunung Langit
38 Rahasia Gunung Langit Merah
39 Pendakian Penuh Bahaya
40 Gerbang Langit dan Kebenaran yang Tersembunyi
41 Perpecahan Hati dan Jalan yang Dipilih
42 Bayang-Bayang Gelap di Horizon
43 Kejaran Bayangan dan Awal Perjalanan Baru
44 Ujian dari Li Rong
45 Perjanjian yang Berbahaya
46 Cahaya di tengah Kegelapan
47 Bayang-Bayang Gelap di Horizon
48 Kejaran Bayang dan Awal Perjalanan Baru
49 Ujian dari ali Rong
50 Perjanjian yang Berbahaya
51 Cahaya ditengah Kegelapan
52 Pergerakan
53 Melawan Kegelapan
54 Akhir dan Awal Baru
Episodes

Updated 54 Episodes

1
Episode-1
2
Bayangan di Malam Kelam
3
Ujian Pertama
4
Penghuni Hutan Misterius
5
Rahasia Dibalik Kerudung
6
Bisikan Dari Kegelapan
7
Jejak Kegelapan
8
Tawaran Sang Penjaga
9
Pemburu dalam Kegelapan
10
Jejak yang Tertinggal
11
Kebenaran yang Terungkap
12
Perjalanan yang Berliku
13
Cahaya Ditengah Kegelapan
14
Bayangan Masa Lalu
15
Kebenaran Yang Tersembunyi
16
Penjaga Pedang Langit dan Neraka
17
Pedang yang Menentukan Takdir
18
Awal Dari Sebuah Beban Baru
19
Cahaya dan Kegelapan yang Beradu
20
Jejak Musuh yang Mulai Tampak
21
Kuil Bayangan yang Terlupakan
22
Penjaga Kegelapan
23
Kebangkitan Kegelapan
24
Jejak Kegelapan yang Tersisa
25
Bayangan Masa Lalu
26
Misi di Bukit Bayangan
27
Altar Bayangan
28
Bisikan dari Kegelapan
29
Jejak Masalalu yang Terkubur
30
Lorong yang Dilupakan Waktu
31
Penjaga Lorong Bayangan
32
Jejak Dibalik Lorong Terlarang
33
Perjanjian yang Terlupakan
34
Misteri Mata Air Surga
35
Jejak di Kota Tertinggal
36
Bayangan Dari Masa Lalu
37
Perjalanan Menuju Gunung Langit
38
Rahasia Gunung Langit Merah
39
Pendakian Penuh Bahaya
40
Gerbang Langit dan Kebenaran yang Tersembunyi
41
Perpecahan Hati dan Jalan yang Dipilih
42
Bayang-Bayang Gelap di Horizon
43
Kejaran Bayangan dan Awal Perjalanan Baru
44
Ujian dari Li Rong
45
Perjanjian yang Berbahaya
46
Cahaya di tengah Kegelapan
47
Bayang-Bayang Gelap di Horizon
48
Kejaran Bayang dan Awal Perjalanan Baru
49
Ujian dari ali Rong
50
Perjanjian yang Berbahaya
51
Cahaya ditengah Kegelapan
52
Pergerakan
53
Melawan Kegelapan
54
Akhir dan Awal Baru

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!