Setelah hari yang panjang di sekolah, Bao Wei memutuskan untuk tidak langsung pulang ke apartemennya. Ia memiliki rencana penting—berbelanja bahan makanan dan mempersiapkan perlengkapan untuk menghadapi kiamat zombie yang semakin dekat.
Percakapan dengan Xinxin di Jam Istirahat
Saat jam istirahat di sekolah, Bao Wei duduk sendirian di bangku taman, berpura-pura membaca buku. Sebenarnya, ia sedang berbicara dengan Xinxin, sistem yang ada di dalam pikirannya.
"Xinxin, uang hasil penjualan properti itu, apa sudah masuk ke akunku?" tanyanya dalam hati.
"Ya, Wei Wei. Saldo di akunmu sekarang adalah 500 juta yuan" jawab Xinxin dengan suara datar namun tetap terdengar ramah.
Bao Wei menarik napas lega "Baik. Sekarang, beri aku daftar barang yang paling dibutuhkan untuk menghadapi kiamat zombie. Mulai dari senjata, kendaraan, hingga perlengkapan darurat lainnya"
"Tentu. Untuk senjata, kau membutuhkan senapan otomatis, pisau militer, dan beberapa bom kecil. Untuk kendaraan, aku merekomendasikan kendaraan lapis baja yang dimodifikasi dengan sistem pertahanan otomatis. Tambahkan juga bahan bakar cadangan dan sistem penyaringan udara. Sedangkan untuk perlengkapan, kau memerlukan peralatan medis, makanan kering, air bersih, dan pakaian tahan gigitan"
Bao Wei mengangguk dalam hati "Baik, beri aku lokasi toko atau bengkel terbaik untuk membeli dan memodifikasi semua itu"
Xinxin memberikan koordinat lokasi "Ada sebuah bengkel militer di pinggiran kota. Mereka bisa membuatkan kendaraan sesuai kebutuhanmu. Untuk senjata, kau bisa membeli di pasar gelap, tetapi berhati-hatilah"
"Terima kasih, Xinxin. Aku akan mengurus semuanya nanti" pikir Bao Wei sambil menutup percakapan mental itu.
Sepulang sekolah, Bao Wei menaiki taksi menuju pasar swalayan besar di pusat kota. Ia membawa daftar bahan makanan yang dibutuhkan untuk persediaan. Meskipun ia sudah memiliki ruang giok dengan sumber makanan melimpah, Bao Wei ingin memastikan bahwa persiapannya lengkap.
Di swalayan, Bao Wei membeli:
Beras premium
Daging beku (ayam, sapi, dan ikan)
Makanan kaleng (sarden, sup, dan daging kornet)
Mi instan dan pasta
Bahan pelengkap seperti minyak, garam, dan rempah-rempah
Camilan seperti cokelat dan biskuit energi
Ia juga membeli beberapa botol besar air minum dan jus untuk persediaan jangka pendek.
Setelah selesai berbelanja bahan makanan, Bao Wei memesan layanan pengiriman untuk mengantarkan barang-barang itu langsung ke apartemennya.
Malam semakin mendekat, tetapi Bao Wei tidak merasa lelah. Setelah berbelanja bahan makanan, ia memutuskan untuk pergi ke lokasi bengkel militer yang direkomendasikan oleh Xinxin. Taksi yang ia tumpangi membawanya ke daerah pinggiran kota, tempat bengkel itu berada.
Bangunan bengkel tampak sederhana dari luar, tetapi Bao Wei tahu bahwa ini adalah tempat yang terpercaya. Ia masuk ke dalam dan disambut oleh seorang pria tua dengan pakaian kerja berlumuran oli.
"Ada yang bisa saya bantu, nona?" tanya pria itu sambil mengamati Bao Wei dengan rasa ingin tahu.
"Saya ingin memesan kendaraan lapis baja dengan beberapa modifikasi khusus" jawab Bao Wei dengan nada tegas.
Pria itu mengangkat alisnya "Modifikasi seperti apa yang kau butuhkan?"
Bao Wei membuka daftar modifikasi yang telah disarankan oleh Xinxin dan menyerahkannya kepada pria itu.
Modifikasi tersebut meliputi:
Lapisan baja antipeluru
Pisau otomatis di sisi kendaraan untuk melindungi dari serangan jarak dekat.
Sistem penyaringan udara untuk melawan gas beracun.
Ruang penyimpanan makanan dan persediaan medis.
Mesin bertenaga tinggi untuk melarikan diri dari zona berbahaya.
Pria itu membaca daftar tersebut dengan ekspresi serius "Pekerjaan ini tidak murah, nona"
Bao Wei tersenyum kecil "Harga bukan masalah, asalkan kendaraan ini siap dalam dua minggu"
Pria itu mengangguk perlahan "Baiklah. Kalau begitu, kami akan mulai bekerja besok. Pembayaran setengah di muka"
Bao Wei dengan cepat mentransfer uang yang diminta, memastikan semua berjalan lancar.
Setelah meninggalkan bengkel, Bao Wei menuju ke lokasi pasar gelap yang direkomendasikan Xinxin. Tempat itu tersembunyi di sebuah gudang tua yang dijaga ketat oleh beberapa pria bersenjata.
Bao Wei memperkenalkan dirinya dan menjelaskan kebutuhannya. Ia memilih beberapa senjata yang sesuai, termasuk:
Sebuah senapan otomatis dengan peluru cadangan.
Beberapa pisau militer berkualitas tinggi.
Bom asap dan bom kecil untuk pertahanan diri.
Setelah melakukan transaksi, Bao Wei memastikan semua barang itu dikirim ke apartemennya dengan aman.
Saat kembali ke apartemen malam itu, Bao Wei merasa sedikit lega. Persiapannya awal nya mulai berjalan sesuai rencana, tetapi ia tahu bahwa waktu semakin mendekat. Dengan kiamat zombie yang akan terjadi dalam beberapa minggu, ia tidak boleh lengah.
Bao Wei menatap keluar jendela apartemennya, memikirkan Zhao Lin "Aku akan melindungi mereka," pikirnya dengan tekad yang kuat "Tidak peduli apa pun yang terjadi"
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 112 Episodes
Comments