Istri Duke Utara 20

Sraak sraak sraaak

Groooo

Suara yang menggema dan menakutkan di malam gelap dan dingin membuat para warga  Orden bergidik ngeri. Belum lama penguasa wilayah datang untuk melihat aktivitas monster. Mereka menyatakan bahwa monster-monster itu telah pergi jauh ke dalam hutan atau bahkan ke wilayah lain.

Tapi, suara menggelegar itu mereka yakin bahwa monster-monster tersebut kembali datang dan hendak menyerang pemukiman.

" Cepat-cepat, keluar semua dan menuju tempat persembunyian. Para pria yang memiliki senjata tetap bertahan dan berusaha melawan sebaik mungkin. Paduka Grand Duke sudah membuat penghalang tapi sepertinya penghalang itu reatk dan bisa saja hancur. Kau, segera ke kastel Grand Duke dan laporkan hal ini."

" Baik Tuan Baron!"

Baron Herman Fergie, dia adalah orang yang ditunjuk oleh Leoric untuk menjadi pemimpin di wilayah Orden. Herman bukanlah orang asli keturunan bangsawan. Dia seorang rakyat biasa, tapi karena kontribusi dan kesetiaannya dalam menjaga sisi paling ujung Dukedome Albrus yang juga merupakan bagian Aterna, ia dianugerahi gelar Baron.

Herman meminta para warga mengutamakan wanita dan anak-anak agar mereka lekas berlindung. Sebenarnya situasi ini sudah biasa mereka tangani. Tapi entah mengapa Herman pun merasa kali ini sedikit berbeda. Firasatnya mengatakan bahwa situasi kali ini tidak bagus.

Pengalamannya menjaga Orden yang memang tempatnya banyak monster membuat Herman Fergie berpikir demikian. Sehingga dia membuat keputusan untuk segera mengungsikan warganya ke tempat yang aman. Herman juga meminta salah seorang melapor ke kastel Albrus karena memiliki pertimbangan.

Sebagai sword master Grand Duke Leoric memiliki kemampuan yang tidak biasa, dimana kemampuan itu melebihi manusia. Salah satunya yakni membuat sebuah perisai dari kekuatan pedangnya. Perisai itu akan menahan para monster untuk masuk ke wilayah. Tapi saat ini Baron Herman Fergie merasa bahwa perisai yang dibuat oleh Gran Duke Leoric tidak akan bertahan lama.

Hiaaat

Tuplak tuplak tuplak

Pria yang diutus oleh Baron Herman Fergie memacu kudanya dengan begitu cepat. Ia menerobos salju tebal dan angin malam yang dingin tidak ia pedulikan asal bisa segera sampai ke kastel. Ia berjibaku dengan salju yang lebih tebal di beberapa bagian.

" Ayo, sedikit lagi. Kau bertahanlah ya. Keselamatan warga ada di tangan kita sekarang," ucap pria itu kepada kuda yang ia tunggangi. Dia sungguh bekerja keras untuk bisa sampai ke kastel lebih cepat.

" Haah, sudah terlihat. Akhirnya, ayo bertahanlah sedikit lagi kuda. Kastel Albrus terlihat. Waaah, meskipun dikelilingi salju tapi kastel Albrus tampak gagah dan indah. Hiaaa!"

Pria itu terus memacu kudanya. Sebenarnya ia dan sang kuda sudah sampai batas. Nafas keduanya tengah-engah, hawa dingin yang lebih dingin saat malam membuat nafas terasa pendek. Apalagi pria itu menggunakan tubuhnya lebih keras untuk mencapai kastel.

" Tuan Ksatria, saya ... saya dari Orden diutus oleh Baron Herman. Hosh ... hosh ... hosh ... saya harus segera bertemu Paduka. Orden, Orden mendapat serangan monster."

Ksatria penjaga pintu gerbang langsung membukakan gerbang dan membawa pria itu bertemu dengan Leoric. Beruntung Leoric  saat ini masih terjaga bersama Oland di ruang kerja.

" Paduka, ada utusan Baron Herman dari Orden meminta bertemu," ucap ksatria dari luar ruang kerja Leoric.

" Masuk, ada apa?"

Utusan itu menjelaskan apa yang terjadi kepada Leoric. Wajah Leoric berubah, dan sepertinya ia sudah memprediksi akan hal ini.

" Temui Levin dan minta dia bersiap. Dan kamu, istirahatlah sejenak. Kau pasti lelah."

" Baik Paduka!"

" Baik Paduka, terimakasih."

Ksatria dan utusan itu meninggalkan ruang kerja sesuai perintah Leoric. Dan sekarang Leoric tengah bersiap untuk pergi ke wilayah Orden. Ia berbicara sejenak kepada Oland. Isi pembicaraan mereka hanyalah mereka berdua yang tahu.

" Baik, saya mengerti paduka!" Hanya itu yang Oland katakan. Ia mengantarkan Leoric keluar kastel. Di sana sudah ada Levin bersama pasukan pemberantas monster yang siap menerima perintah dari Leoric.

Levin memang bisa diandalkan. Hanya dengan sebuah perintah, ia sudah langsung menyiapkan pasukan dengan cepat.

" Kami berangkat, ingat pesanku Oland!"

" Siap Paduka, saya tidak akan melakukan kesalahan sedikitpun."

Hiaaat

Tuplak tuplak tuplak

Leoric beserta pasukan ksatria Albrus bergerak cepat menuju Orden. Mereka harus cepat sampai di Orden agar tidak ada korban jiwa akibat monster yang menyerang.

Aku berharap perisai ku belum pecah. Setidaknya menunggu aku sampai sana dulu," gumam Leoric lirih sambil memacu kudanya.

Harapan Leoric bukan tanpa alasan. Ia sendiri sedikit tidak yakin karena seperti yang dibicarakan beberapa waktu lalu bahwa monster kali ini sedikit berbeda. Leoric merasa bahwa perisai yang ia buat dari aura pedang miliknya tidak akan mampu bertahan lama.

" Apa Anda khawatir, Paduka?"

" Ya levin, kau tahu sendiri bagaimana monster ini. Jenis ini belum pernah kutemui selama aku berhadapan dengan para monster sebelumnya."

Levin mengangguk setuju. Dia juga merasa begitu. Bahkan waktu itu, dia seperti dibuat takut dengan suara si monster.

Aneh bukan, Levin yang berada di barisan depan bersama Leoric dalam pembasmian monster tiba-tiba dibuat menciut hanya dengan suara dan energi yang dikeluarkan oleh monster-monster itu.

" Paduka, apakah Anda memiliki kecurigaan lain. Misal, monster itu dibuat oleh seseorang menggunakan sihir atau apa begitu?"

Degh!

Leoric tercengang mendengar praduga dari Levin. Ia malah tidak berpikir hingga sana. Tapi mengingat bahwa Roxane dikirimi kristal sihir, membuat Leoric merasa apa yang dikatakan levin mungkin saja benar.

" Marquis Ethelwyn tidak mungkin memiliki keberanian menggunakan alat sihir. Semua itu pasti ulah dari kaisar brengsek itu. Lalu, apakah mungkin dia juga menarik monster-monster itu dengan sihir untuk membuatku sibuk di dukedome Albrus? Agar kedaulatannya di kekaisaran tidak diganggu gugat mengingat Carrington ikut andil juga dalam pengertian kekaisaran Aterna."

Leoric bergumam sendiri. Banyak hal yang kini masuk ke pikirannya yang menurutnya saling berhubungan. Bahkan kasus Baron Flandria yang merupakan keluarga Roxane pun ikut menjadi salah satu garis lurus yang terpaut. Juga keinginan kuat kaisar dalam menginginkan Lilian sebagai putri mahkota, semua tampak seperti sudah direncakan dari jauh.

" Setelah ini selesai, aku harus benar-benar membahasnya bersama Roxane. Bukan sebuah kebetulan Carrington dinikahkan dengan Flandria yang sudah jatuh. Aku rasa Kaisar Rowan sialan itu ingin menjatuhkan kami secara bersama-sama."

Dugaan Leoric semakin kuat, terlebih jika mengingat sejarah Aterna. Dimana tiga nama keluarga besar di Aterna saling terhubung satu sama lain.

TBC

Terpopuler

Comments

marie_shitie💤💤

marie_shitie💤💤

patut diselidiki harus bgt pokoknya

2024-12-04

0

💕𝘛𝘢𝘯𝘵𝘪 𝘒𝘪𝘵𝘢𝘯𝘢💕

💕𝘛𝘢𝘯𝘵𝘪 𝘒𝘪𝘵𝘢𝘯𝘢💕

𝒌𝒂𝒊𝒔𝒂𝒓 𝑹𝒐𝒘𝒂𝒏 𝒘𝒂𝒋𝒊𝒃 𝒅𝒊𝒉𝒂𝒋𝒂𝒓 😤😤😤

2024-12-03

0

Tiara Bella

Tiara Bella

kaisar Rawon ini bener" licik

2024-12-03

0

lihat semua
Episodes
1 Istri Duke Utara 01
2 Istri Duke Utara 02
3 Istri Duke Utara 03
4 Istri Duke Utara 04
5 Istri Duke Utara 05
6 Istri Duke Utara 06
7 Istri Duke Utara 07
8 Istri Duke Utara 08
9 Istri Duke Utara 09
10 Istri Duke Utara 10
11 Istri Duke Utara 11
12 Istri Duke Utara 12
13 Istri Duke Utara 13
14 Istri Duke Utara 14
15 Istri Duke Utara 15
16 Istri Duke Utara 16
17 Istri Duke Utara 17
18 Istri Duke Utara 18
19 Istri Duke Utara 19
20 Istri Duke Utara 20
21 Istri Duke Utara 21
22 Istri Duke Utara 22
23 Istri Duke Utara 23
24 Istri Duke Utara 24
25 Istri Duke Utara 25
26 Istri Duke Utara 26
27 Istri Duke Utara 27
28 Istri Duke Utara 28
29 Istri Duke Utara 29
30 Istri Duke Utara 30
31 Istri Duke Utara 31
32 Istri Duke Utara 32
33 Istri Duke Utara 33
34 Istri Duke Utara 34
35 Istri Duke Utara 35
36 Istri Duke Utara 36
37 Istri Duke Utara 37
38 Istri Duke Utara 38
39 Istri Duke Utara 39
40 Istri Duke Utara 40
41 Istri Duke Utara 41
42 Istri Duke Utara 42
43 Istri Duke Utara 43
44 Istri Duke Utara 44
45 Istri Duke Utara 45
46 Istri Duke Utara 46
47 Istri Duke Utara 47
48 Istri Duke Utara 48
49 Istri Duke Utara 49
50 Istri Duke Utara 50
51 Istri Duke Utara 51
52 Istri Duke Utara 52
53 Istri Duke Utara 53
54 Istri Duke Utara 54
55 Istri Duke Utara 55
56 Promo Karya Baru : Pembalas Istri Yang Disia-siakan
Episodes

Updated 56 Episodes

1
Istri Duke Utara 01
2
Istri Duke Utara 02
3
Istri Duke Utara 03
4
Istri Duke Utara 04
5
Istri Duke Utara 05
6
Istri Duke Utara 06
7
Istri Duke Utara 07
8
Istri Duke Utara 08
9
Istri Duke Utara 09
10
Istri Duke Utara 10
11
Istri Duke Utara 11
12
Istri Duke Utara 12
13
Istri Duke Utara 13
14
Istri Duke Utara 14
15
Istri Duke Utara 15
16
Istri Duke Utara 16
17
Istri Duke Utara 17
18
Istri Duke Utara 18
19
Istri Duke Utara 19
20
Istri Duke Utara 20
21
Istri Duke Utara 21
22
Istri Duke Utara 22
23
Istri Duke Utara 23
24
Istri Duke Utara 24
25
Istri Duke Utara 25
26
Istri Duke Utara 26
27
Istri Duke Utara 27
28
Istri Duke Utara 28
29
Istri Duke Utara 29
30
Istri Duke Utara 30
31
Istri Duke Utara 31
32
Istri Duke Utara 32
33
Istri Duke Utara 33
34
Istri Duke Utara 34
35
Istri Duke Utara 35
36
Istri Duke Utara 36
37
Istri Duke Utara 37
38
Istri Duke Utara 38
39
Istri Duke Utara 39
40
Istri Duke Utara 40
41
Istri Duke Utara 41
42
Istri Duke Utara 42
43
Istri Duke Utara 43
44
Istri Duke Utara 44
45
Istri Duke Utara 45
46
Istri Duke Utara 46
47
Istri Duke Utara 47
48
Istri Duke Utara 48
49
Istri Duke Utara 49
50
Istri Duke Utara 50
51
Istri Duke Utara 51
52
Istri Duke Utara 52
53
Istri Duke Utara 53
54
Istri Duke Utara 54
55
Istri Duke Utara 55
56
Promo Karya Baru : Pembalas Istri Yang Disia-siakan

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!