Istri Duke Utara 11

Krompyaaang

" Argggghhh! Sialan. Wanita itu sungguh sangat brengsek. Bagaimana bisa dia berubah seperti ini. Bagaimana bisa dia menjadi begitu lancang padaku. Dan kenapa juga aku begitu merinding melihat sorot matanya. Padahal, padahal dulu dia tidak begitu. Dulu dia bahkan tidak berani menatapku."

Melanie melempar beberapa barang yang berada di kamarnya. Benca, pelayan pribadi milik Melanie yang dibawa dari kediaman Ethelwyn hanya berdiri di sudut kamar. Ia sama sekali tidak berani untuk mendekat. Jangankan mendekat, sekedar berbicara saja Benca tidak berani.

Benca hanya bisa memejamkan matanya setiap ada benda yang dilemparkan oleh Melani ke lantai. Bukan hanya sekali itu Melani melakukannya, tapi setiap kali dia tidak puas akan sesuatu, pasti yang jadi sasaran adalah benda-benda yang ada di dalam kamar.

" Wanita itu, wanita jalaang itu sungguh berani mengancam ku!"

Berani kau macam-macam, maka aku tidak akan menebas lehermu dengan pedang. Dan aku yakin Leo tidak akan menahan ku.

Itulah kata-kata yang dibisikkan Roxane kepada Melanie. Kata-kata itu juga penyebab tubuh Melanie bergetar. Rasa takut menjalar ke seluruh tubuh. Ia bisa merasakan dengan jelas aura intimidasi dan penekanan yang begitu kuat dari Roxane.

Namun  selain itu yang membuat Melanie kesal adalah, Roxane dengan tanpa canggung memanggil nama Leoric tanpa  embel-embel Paduka ataupun Grand Duke. Sungguh ia tidak suka. Ingin sekali Melani menyumpal bibir Roxane namun ia sudah terlalu takut dengan hawa membunuh yang dikeluarkan oleh Roxane.

Awalnya ia pikir itu hanya sekedar gertakan. Tapi ketika ia melihat mata Roxane, ia pun merasa ucapan  tersebut bukan hanya sekedar omongan tidak berisi. Dengan begitu berarti Roxane benar-benar akan membunuhnya nanti.

" Tidak, aku tidak boleh sebodoh itu menurut dengan ucapannya. Aku harus menghubungi ayah. Ayah pasti tahu apa yang harus dilakukan."

Melanie langsung meminta Benca untuk mengambilkan kertas dan pena. Dia lalu menuliskan apa yang ingin dia sampaikan. Apalagi kalau bukan persoalan yang dia hadapi di sini, dan rencana untuk menjadi grand Duchess menggantikan Roxane.

" Benca, hari ini juga kirimkan surat ini kepada Ayah. Aku tidak ingin menunggu, dan tunggu sampai Ayah membalasnya."

" Baik Nona, saya akan berangkat sekarang juga."

Benca memundurkan tubuhnya sabil menerima surat yang ditulis oleh Melanie kepada Marquis Osgar Ethelwyn. Melanie sangat yakin bahwa ayahnya itu pasti akan segera memberikan solusi untuknya.

Selepas Benca pergi, Melanie segera mengganti bajunya. Padahal hari masih sangat terang tapi ia sudah mengganti gaunnya dengan baju tidur. Entahlah apa yang saat ini dipikirkan oleh wanita itu.

Tok! Tok! Tok!

" Nona, Anda diminta untuk ke ruang makan. Ini waktunya makan siang."

Fillmore, kepala pelayan kastel Albrus mengetuk pintu kamar Melanie dengan sedikit lebih keras. Hal itu ia lakukan karena sudah lebih dua kali ia mengetuk dan memanggil Melanie.

" Kemana ini perginya Benca, mengapa dia tidak membangunkan Nona Melanie," gumam Fillmore lirih.

Tidak juga mendapat jawaban, Fillmore pun memilih pergi dari tempat itu. Tapi tentu saja ia tidak boleh diam saja, hal ini harus segera dilaporkan kepada Grand Duchess Roxane.

" Paduka, Nona Melanie tidak menjawab panggilan saya. Maaf, sepetinya beliau tengah tidur. Saya juga tidak menemukan keberadaan Benca, pelayan yang melayani Nona Melanie."

Roxane menyeringai, ia sudah menduga bahwa makan siang kali ini wanita itu akan mulai memberontak. Wanita itu menunjukkan sikap membangkangnya. Padahal dia tadi sudah memperingati agar bersikap sesuai posisinya.

" Sayang, LIli makan dulu bersama Melba ya. Ibu akan memanggil Lady Melanie terlebih dulu. Ah iya, mulai sekarang jangan panggil wanita itu dengan sebutan ibu. Ibu dari Lili hanyalah Roxane Albrus Carrington, mengerti?" ucap Roxane sambil membelai rambut Lili.

" Ya Ibu, Lili mengelti."

Roxane bangkit dari duduknya. Fillmore pikir Roxane akan ke kamar melanie. tapi ternyata tidak. Wanita itu malah menuju ke ruang latihan dan memanggil beberapa ksatria.

Fillmore sungguh tidak tahu apa yang akan dilakukan oleh nyonya nya itu. Dia hanya diam dan terus memerhatikan. Tapi satu hal yang pasti bahwa apapun yang Roxane lakukan semua sudah dalam persetujuan Looric. Maka dari itu baik Fillmore maupun ajudan dari Leoric tidak bisa menghentikan apa yang dilakukan oleh Roxane.

" Paduka, ini apa yanga akan Paduka lakukan?" tanya Fillmore penuh dengan  kekhawatiran.

" Lihat saja nanti, yang pasti akan sangat menyenangkan," jawab Roxane sambil mengedipkan sebelah matanya.

Roxane merasa harus membereskan wanita itu sebelum ajalnya datang. Ia tidak ingin wanita seperti Melanie menjadi nyonya di kastel ini. Apalagi jika sampai jadi ibunya Lili, sungguh Roxane sangat tidak menerimanya.

Tok! Tok! Tok!

Roxane meminta salah satu ksatria untuk mengetuk pintu kamar Melanie. Dan ternyata memang tidak ada jawaban. Lagi, pintu itu diketuk sampai 3 kali tapi tetap saja penghuni kamar tidak menunjukkan reaksi.

" Paduka Grand Duchess, apa yang harus~"

Duagh!

Krataak!

" Haaaa??"

Semua mata terkejut melihat apa yang baru saja dilakukan oleh Roxane. Dengan gaun panjangnya, Roxane menendang pintu kamar Melanie dan gubraaak ... pintu terbuka dengan paksa dan pastinya sudah tidak lagi berbentuk.

Sraaak

Roxane menarik pedang milik salah satu ksatria nya dan berjalan masuk ke dalam. Di sana terlihat Melanie yang duduk di atas ranjang dengan tubuh bergetar ketakutan.

Syuuut

" Aarghhhhh!"

Melani berteriak saat Roxane mengayunkan pedang itu tepat di leher miliknya. Hanya kurang beberapa centi saja pedang yang Roxane ayunkan mengenai kulit leher Melani. Beruntung Roxane lincah menggunakan pedang sehingga dia bisa mengontrol kecepatan tangannya sehingga pedang tidak melukai Melanie.

Namun, pada dasarnya Roxane tidak akan melukai Melani. Setidaknya bukan saat ini, entah jika suatu saat nanti. Sekarang ia hanya ingin menggertak wanita itu.

" Apakah seorang putri Marquis benar-benar harus dibujuk dengan cara kekerasan seperti ini untuk mengikuti sebuah aturan? tck tck tck, sungguh bukan contoh yang baik. BANGUN SEKARANG JUGA DAN PERGI KE RUANG MAKAN! jika kau tidak melakukannya, maka jangan harap kau mendapatkan makanan. Aku akan membuatmu kelaparan."

Degh degh degh degh

Jantung Melanie rasanya hendak lepas dari tempatnya. Aura penekanan yang sangat kuat, ditambah pedang yang dipegang, membuat Roxane memancarkan rasa ingin menghabisi lawan. Setidaknya itu lah yang saat ini Melanie rasakan.

Sheeet

tap tap tap

" Jika kau berulah lagi maka aku akan melakukan yang lebih dari ini."

Roxane membalikkan badan sambil mengucapkan itu. Dia juga mengembalikan pedang milik ksatria yang tadi ia ambil tanpa izin.

Bruk

Melanie tersungkur di ranjangnya. Ia sungguh ketakutan dengan kedatangan Roxane.

sebelumnya tidak pernah ada hal seperti ini. melanie yang terbiasa hidup sesukanya sendiri di kastel Albrus benar-benar seperti Nyonya rumah yang kebal terhadap segala hal. tapi, kali ini dia sama sekali tidak bisa berkutik di depan orang yang ingin dia singkirkan.

" Keparat, dasar wanita jalangg!"

TBC 

Terpopuler

Comments

💕𝘛𝘢𝘯𝘵𝘪 𝘒𝘪𝘵𝘢𝘯𝘢💕

💕𝘛𝘢𝘯𝘵𝘪 𝘒𝘪𝘵𝘢𝘯𝘢💕

𝑹𝒐𝒙𝒂𝒏𝒏𝒆 𝒕𝒉𝒆 𝒃𝒆𝒔𝒕 𝒔𝒂𝒚𝒂 𝒅𝒖𝒌𝒖𝒏𝒈 𝒌𝒂𝒎𝒖 𝒃𝒖𝒂𝒕 𝒏𝒚𝒊𝒏𝒈𝒌𝒊𝒓𝒊𝒏 𝑴𝒆𝒍𝒂𝒏𝒊𝒆 👏👏💪💪😘😘

2024-11-28

0

marie_shitie💤💤

marie_shitie💤💤

gemes bgt pengen tampar mulut lu bolak balik

2024-11-30

0

Tiara Bella

Tiara Bella

ih ih ih si Melanie ini.....kalah kan sm Roxane....

2024-11-28

0

lihat semua
Episodes
1 Istri Duke Utara 01
2 Istri Duke Utara 02
3 Istri Duke Utara 03
4 Istri Duke Utara 04
5 Istri Duke Utara 05
6 Istri Duke Utara 06
7 Istri Duke Utara 07
8 Istri Duke Utara 08
9 Istri Duke Utara 09
10 Istri Duke Utara 10
11 Istri Duke Utara 11
12 Istri Duke Utara 12
13 Istri Duke Utara 13
14 Istri Duke Utara 14
15 Istri Duke Utara 15
16 Istri Duke Utara 16
17 Istri Duke Utara 17
18 Istri Duke Utara 18
19 Istri Duke Utara 19
20 Istri Duke Utara 20
21 Istri Duke Utara 21
22 Istri Duke Utara 22
23 Istri Duke Utara 23
24 Istri Duke Utara 24
25 Istri Duke Utara 25
26 Istri Duke Utara 26
27 Istri Duke Utara 27
28 Istri Duke Utara 28
29 Istri Duke Utara 29
30 Istri Duke Utara 30
31 Istri Duke Utara 31
32 Istri Duke Utara 32
33 Istri Duke Utara 33
34 Istri Duke Utara 34
35 Istri Duke Utara 35
36 Istri Duke Utara 36
37 Istri Duke Utara 37
38 Istri Duke Utara 38
39 Istri Duke Utara 39
40 Istri Duke Utara 40
41 Istri Duke Utara 41
42 Istri Duke Utara 42
43 Istri Duke Utara 43
44 Istri Duke Utara 44
45 Istri Duke Utara 45
46 Istri Duke Utara 46
47 Istri Duke Utara 47
48 Istri Duke Utara 48
49 Istri Duke Utara 49
50 Istri Duke Utara 50
51 Istri Duke Utara 51
52 Istri Duke Utara 52
53 Istri Duke Utara 53
54 Istri Duke Utara 54
55 Istri Duke Utara 55
56 Promo Karya Baru : Pembalas Istri Yang Disia-siakan
Episodes

Updated 56 Episodes

1
Istri Duke Utara 01
2
Istri Duke Utara 02
3
Istri Duke Utara 03
4
Istri Duke Utara 04
5
Istri Duke Utara 05
6
Istri Duke Utara 06
7
Istri Duke Utara 07
8
Istri Duke Utara 08
9
Istri Duke Utara 09
10
Istri Duke Utara 10
11
Istri Duke Utara 11
12
Istri Duke Utara 12
13
Istri Duke Utara 13
14
Istri Duke Utara 14
15
Istri Duke Utara 15
16
Istri Duke Utara 16
17
Istri Duke Utara 17
18
Istri Duke Utara 18
19
Istri Duke Utara 19
20
Istri Duke Utara 20
21
Istri Duke Utara 21
22
Istri Duke Utara 22
23
Istri Duke Utara 23
24
Istri Duke Utara 24
25
Istri Duke Utara 25
26
Istri Duke Utara 26
27
Istri Duke Utara 27
28
Istri Duke Utara 28
29
Istri Duke Utara 29
30
Istri Duke Utara 30
31
Istri Duke Utara 31
32
Istri Duke Utara 32
33
Istri Duke Utara 33
34
Istri Duke Utara 34
35
Istri Duke Utara 35
36
Istri Duke Utara 36
37
Istri Duke Utara 37
38
Istri Duke Utara 38
39
Istri Duke Utara 39
40
Istri Duke Utara 40
41
Istri Duke Utara 41
42
Istri Duke Utara 42
43
Istri Duke Utara 43
44
Istri Duke Utara 44
45
Istri Duke Utara 45
46
Istri Duke Utara 46
47
Istri Duke Utara 47
48
Istri Duke Utara 48
49
Istri Duke Utara 49
50
Istri Duke Utara 50
51
Istri Duke Utara 51
52
Istri Duke Utara 52
53
Istri Duke Utara 53
54
Istri Duke Utara 54
55
Istri Duke Utara 55
56
Promo Karya Baru : Pembalas Istri Yang Disia-siakan

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!