Daniel tersenyum puas melihat istri kecilnya yang duduk bersimpuh dengan kepala terkantuk kantuk, wajah dan rambut Alicia sangat acak acakan persis seperti anak kecil yang di paksa bangun oleh ibunya karna akan terlambat kesekolah, Daniel menikmati pemandangan penghiburan itu
Daniel tak pernah menganggap dirinya akan kekanak kanakan menjadi seorang pengganggu, namun kini ia sadar, ia memiliki sifat itu karna Alicia. rasanya sangat menyenangkan untuk mengganggunya.
Ia sedikit bersyukur atas kejadian beberapa hari lalu, meski awalnya kecewa tapi ia berterima kasih pada Dinata karna mengirimkannya kucing kecil yang benar benar sesuai seleraranya untuk bermain.
waktu masih menunjukan pukul 5 dini hari, dan Alicia sudah terbangun akibat kelakuan Daniel yang memaksanya terbangun, padahal tadi malam Alicia tak ia biarkan tidur
Flashback on
Malam harinya saat makan malam usai, Daniel menyuruh Alicia ikut masuk ke ruang perpustakaan mansion.
Daniel yang akan membaca buku beberapa referensi untuk bisnisnya menyuruh Alicia mencarikan buku buku yang di inginkannya.
Biasanya Daniel selalu di temani sekertaris Ali namun kali ini ia melarang Ali menemaninya dan memberi Ali tugas kantor di ruang kerja Daniel, alih alih Daniel beralasan kepada Alicia bahwa ia butuh seseorang untuk mencarikannya buku di ruang perpustakaan bertingkat 3 itu.
Daniel yang memang memiliki tujuan lain itu menyuruh Alicia mencarikan buku bisnis dengan bermodalkan judul tanpa memberitahunya letak rak buku itu dan di lantai berapa, Daniel beralasan ia tak mengetahui karna susunan buku di atur oleh pengurus perpus mansion
Daniel menunggu di sofa baca ruang perpustakaan sementara Alicia mencari buku yang dimaksud Daniel, dari lantai satu, dua hingga lantai tiga
Alicia bolak balik mengambilkan buku yang dimaksud Daniel, bagaimana tidak Daniel menyuruhnya mengambil buku berjudul ini kemudian saat Alicia berhasil menemukannya setelah memakan waktu hampir sejam mencarinya, dengan teganya Daniel mengatakan kalau ia salah sebut judul dan menyuruh Alicia mencarikan judul lain yang akan memakan waktu lama lagi.
*mulutnya gunanya apa sih, kenapa gak bilang sedari tadi * batin Alicia kesal
setelah beberapa lama mencari
"bukan yang sampul ini, cari yang sampul biru muda" ucap Daniel melirik buku yang di letakan Alicia di depannya
Ini yang ke empat kalinya ia bolak balik mencari buku di ruang perpustakaan yang mungkin sama besarnya dengan perpustakaan kota.
Alicia tersadar, ini bukan sekedar menemani dan mencari buku tapi sebuah permainan Daniel, yang sialnya ia lah umpan dari permainan itu
Alicia menghela napas panjang, kemudian berbalik menyimpan kembali buku itu dan mencari lagi buku yang judul sama namun bersampul biru muda
beruntung buku itu berada di rak yang sama dengan buku sebelumnya di lantai 3
Alicia segera membawa buku itu ke Daniel, ia berharap permainan ini akan berakhir sebab ia sudah sangat lelah, seharian bekerja di coffee shop yang padat pengunjung tadi
Alicia meletakan kasar buku itu di hadapan Daniel dengan wajah kesalnya
Daniel tersenyum tipis melihat raut wajah kesal Alicia
Daniel bersiul saat Alicia melangkah menuju pintu hendak keluar
Alicia geram, ia berhenti dan dengan kesal membalikan badan ke arah Daniel
"masih ada yang bisa saya bantu tuan" tanya Alicia berusaha menampilkan senyum palsunya, ia muak namun ia tak punya pilihan lain selain menuruti kemauan Daniel.
*sabar, ini hanya untuk sementara* batin Alicia menyemangati dirinya
"siapa yang menyuruhmu keluar? bagaimana jika saya butuh buku bacaan lainnya" ujar Daniel dingin "saya tidak punya tenaga mencari di ruang sebesar ini" lanjutnya di sertai seringai tipisnya
Dan dengan berat hati Alicia melangkah kembali kearah sofa, ia berdiri di samping Daniel layaknya asisten pribadi
waktu menunjukan pukul 2 dini hari dan Alicia masih mencari buku untuk Daniel karna buku sebelumnya sudah selesai Daniel baca, setelah di dapatnya buku itu ia turun ke lantai dasar perpustakaan dan menyerahkannya ke Daniel
Alicia berusaha menahan kantuknya yang sudah menyerang, bahkan ia sudah di jatuhi beberapa buku tadi akibat buku yang ia cari berada di rak tinggi, ia berjinjit menggapainya dengan tangan bertumpu pada buku lainnya, alhasil buku itu terjatuh akibat tangan Alicia tak sengaja menyenggolnya.
perlahan, entah keberanian dari mana Alicia mendekat ke sofa di samping Daniel, ia mendudukan bokongnya di sana, Daniel diam diam meliriknya tapi tak menegurnya. Alicia yang sudah diserang rasa kantuk langsung tertidur saat punggungnya bersandar di punggung sofa.
Daniel mengangkat sudut bibirnya ke atas membentuk lengkungan melihat tingkah istri kecilnya itu, Daniel yang juga sebenarnya mengantuk dari tadi melihat ke arah jam dinding perpustakaan, jam menunjukan pukul 03.12 dini hari
betapa kejamnya ia mengurung Alicia disini dan mengerjainya. malaikat dalam dirinya mode on
Daniel menghela napas pelan kemudian ikut menyandarkan punggungnya dan entah sejak kapan ia menyusul Alicia ke alam mimpi
tak lama Daniel memejamkan mata, ia kembali terbangun karna merasakan pegal, Daniel melihat Alicia masih lelap dalam tidurnya
*kau begitu menarik kucing kecil* batinnya
Daniel menggeleng membuang jauh jauh pemikiran bodohnya itu.
kembali Daniel melihat jam dinding, waktu menunjukan pukul 04,50 dini hari
kemudian Daniel menampilkan senyuman licik di bibirnya itu. ia membangunkan paksa Alicia dan menyuruhnya mengganti air kolam dengan air hangat. iblis dalam dirinya yang berkuasa atas diri Daniel sekarang
Flashback Of
saat ini mereka berada di ruang kolam renang mansion.
Alicia memaksa matanya untuk terbuka namun rasa kantuk itu tak mau bersahabat kali ini, alhasil ia terduduk di lantai marmer yang dingin di pinggir kolam renang hendak melanjutkan tidurnya.
"sungguh tontonan yang menarik" gumam Daniel melihat tingkah Alicia, ia menyanderkan dirinya di tembok dengan bersedekap dada
Daniel perlahan mendekat ke arah Alicia yang kepalanya terkantuk kantuk itu, saat tubuhnya berada tepat di belakang Alicia, Daniel berjongkok, wajahnya ia dekatkan di telinga Alicia, dan
"WOI !!!" teriaknya
Alicia tersentak karna rasa kantuk dan teriakan tiba tiba itu membuat Alicia terjatuh kedalam kolam yang dingin karna ia belum sempat mengantinya dengan air hangat tadi
Byurrrr
tubuh Alicia tercebur masuk kedalam
Daniel terbahak melihatnya
"HAHAHAHH" tawa Daniel menggema di ruang kolam renang luas itu
Alicia kelimpungan, susah payah ia menggapai pinggiran kolam, namun ia tak bisa menyeimbangkan dirinya di dalam kolam renang.
Alicia meronta ronta berharap ada orang yang akan menolongnya, namun sepertinya itu tak akan terjadi mengingat ini masih subuh dan tidak ada seorang pun kecuali dirinya dan Daniel di ruangan yang luas ini, dan Daniel hanya tertawa memegang perutnya karna kesenangan melihat Alicia kesusahan dan hampir kehilangan kesadaran
Alicia yang memang tidak tau berenang hanya bisa pasrah ajalnya akan datang subuh ini.
*terimakasih* batin Alicia entah di tujukan untuk siapa
gerakan Alicia di dalam air perlahan berhenti, Daniel masih tertawa kemudian membalikan badannya untuk keluar dari ruangan kolam renang. ia sudah tak selera berenang sebab ia sudah sangat senang melihat pertunjukan Alicia yang tercebur dengan rasa kantuknya
#####
Happy Reading readers
Salam Mickey Mouse 24
Dari Dunia halu
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 238 Episodes
Comments
Elisanoor
Asu teles kurang ajar, astaga,astagaaaaaaa
2024-01-13
2
Elisanoor
bener- bener Badjingan ini ya , geram gw oy ,Astaga 😈
2024-01-13
1
Elisanoor
ga ngerti ya orang capek abis kerja elu manusia apa monyet Daniel ?
2024-01-13
0