Byurr
Alicia terjatuh kedalam bathup karna tarikan Daniel yang tiba tiba membuatnya tak bisa menyeimbangkan tubuhnya
Daniel meringis kesakitan karna aset hidupnya tertimpa sesuatu yang runcing dan berat. sungguh itu sakit readers, bahkan seumur hidupnya, ini adalah hal tersakit yang pernah Daniel alami.
"Shhs" kembali Daniel meringis, saking sakitnya, ia tak bertenaga mendorong Alicia menjauh dari asetnya.
Alicia yang mendengar ringisan Daniel mendongak dan matanya membola sempurna saat menyadari wajahnya sangat dekat dengan dada bidang Daniel yang berbulu halus itu, hanya beberapa senti saja jaraknya.
kemudian Alicia mendongak menatap wajah Daniel yang seperti menahan kesakitan, Alicia mendelik berusaha memahami keadaan Daniel dan kembali matanya membola di sertai mulut menganga saat sadar ia berada di mana sekarang. di bathup dan di atas tubuh Daniel yang hampir telanjang itu.
Alicia gelagapan bangun tak menyadari asal rasa sakit Daniel, ia bangun dan bertumpu pada sikunya yang berada di atas aset Daniel dan itu berhasil membuat Daniel
berteriak kesakitan
"Aauww!"
Alicia menunduk takut setelah ia sudah berdiri di samping bathup
"maaf" lirih Alicia
Daniel memejamkan mata menetralkan rasa sakit pada selangkangannya,
Alicia berjalan ke belakang kepala Daniel hendak memijat sesuai perintah Daniel tadi, namun saat tangannya sudah di kepala Daniel, Daniel menepisnya kasar
"jangan menyentuhku bodoh!"
"tapi tuan tadi___"
"Saya sudah tak berselera" seru Daniel memotong ucapan Alicia
Alicia menghela napas lega, akhirnya ia bisa menjauh dari makhluk aneh didepannya ini
tanpa sepatah kata Alicia beranjak hendak keluar
"jangan mengotori kamarku dengan pakaian basahmu itu" seru Daniel melihat Alicia akan keluar tanpa mengeringkan badannya
Alicia dengan terpaksa berbalik menuju kamar mandi khusus shower mengambil bathrobe dan memakainya tanpa membersihkan dirinya, ia sebenarnya ingin mandi apalagi seharian ia berada diluar tapi ia urungkan keinginannya mengingat Daniel ada di bathup saat ini, meski jaraknya lumayan jauh tapi gila aja kamar mandi shower ini memiliki pembatas kaca yang transparan otomatis jelas terlihat dari semua arah dalam kamar mandi ini.
kemudian Alicia buru buru keluar
"Cih" Daniel berdecil melihat tingkah Alicia
"ia pikir aku akan ngintip badan kecilnya itu, huh! dibayar pun aku enggak doyan" gumam Daniel dengan mimik jijik
\=\=\=\=\=
Pagi
setelah mobil Daniel sudah keluar dari gerbang, Alicia yang berdiri di depan rumah karna mengantar suaminya keluar rumah dan menjalankan peran pura puranya jadi istri sayang suami itu, juga bergegas berjalan keluar, hari ini kuliahnya siang namun ia harus ke coffee shop dulu untuk bekerja, apalagi ini adalah hari pertamanya jadi sebisa mungkin ia harus datang pagi
Darius sudah menunggunya di gerbang, hari ini Filda berhalangan jadi yang menjemputnya Darius yang memang juga akan memperkenalkan Alicia kepada tantenya sebagai karyawan baru.
Saat mobil Daniel tiba di gerbang, Ali melirik pengendara motor Kawasaki berwarna merah yang ditunggangi oleh pemiliknya, Darius, di samping jalan masuk gerbang mansion
sepertinya Darius cukup pintar untuk tak menarik perhatian dan ketahuan tujuannya berada disana
kemudian sekertaris Ali melirik Daniel dari spion, benar saja Daniel tak menyadari melihat Daniel sibuk dengan ponselnya.
sekertaris Ali menghela napas pelan dan menancap gas
"Siapa?" itu suara Daniel
*ah ternyata tuan melihatnya* batin Ali
"Darius Anggara sahabat baik nyonya muda sejak SMA" jelas Ali
Daniel memiringkan kepala dengan penjelasan sekertaris Ali
"cih, mana ada wanita dan pria bersahabat selama itu tanpa ada perasaan diantara mereka" gumam Daniel dengan nada dingin
"mereka bersahabat tidak hanya berdua tapi tig__"
"ah sudahlah gak penting!" potong Daniel dan kembali mengotak atik ponselnya mengecek beberapa email klien
beberapa karyawan Prasetio corp. menunduk hormat saat mobil yang di kendarai Ali dan Daniel berhenti di depan lobi kantor, begitu juga saat mereka berdua turun dan berjalan ke lift khusus presdir, setiap karyawan yang di lewatinya menunduk hormat ada juga yang merinding saking takutnya dengan aura dingin kedua bos dan bawahan itu
seperti halnya si cleaning servis yang baru saja akan memgantarkan kopi pesanan direktur pemasaran terpaksa harus berhenti dan menyingkir memberi ruang Daniel dan Ali menuju Lift khusus,
Daniel menghentikan langkahnya tepat di depan wanita paru baya yang tak lain si cleaning servis.
"Ali" terdengar nada dingin Daniel tanpa menoleh, pandangannya lurus ke depan arah lift
"baik tuan" jawab Ali cepat dan tegas
Daniel melangkah lebar menuju lift setelah mendengar jawaban Ali
"hari ini terakhir kamu bekerja di perusahaan ini" tegas Ali kepada si cleaning servis
Bagai disambar petir di pagi hari si cleaning servis terduduk lemas di lantai dengan kopi yang sudah tumpah ke lantai.
apa salahnya? ia hanya menjalankan tugasnya dan bukankah itu bagus tapi kenapa dia malah dipecat begitu saja.
salahnya adalah, ia hanya sial saja ketemu presdir dingin itu pagi ini, dan sepertinya suasana hatinya lagi tidak baik, dan memang seperti itu, siapapun bisa berakhir seperti si cleaning servis jika mood Daniel tidak baik dan akan melampiaskan pada siapapun yang menurutnya sedikit menganggu.hanya sedikit.
*Hari yang berat* Batin sekertaris Ali, ia menghela napas panjang dan menghembuskan nya kasar kemudian menyusul Daniel yang sudah naik lift duluan kelantai 30, lantai khusus presdir dan ke dua sekertarisnya, Ali dan Tasya
Hari ini, Daniel kerjanya marah, memecat, menghukum, bahkan memukul direktur bagian keuangan karna mendapat laporan kerugian.
ya Daniel memang selain terkenal dengan sifatnya yang dingin, arogan, tak terbaca ia juga tempramental. emosinya tak terkendali, kejam.
hanya sekertaris Ali lah yang bisa memahami semua sifat dan sikap serta kemauan sang presdir, Daniel.
suasana hatinya hari ini sungguh buruk, entah apa yang membuatnya demikian, dan hanya sekertaris Ali yang paham. eits mickey juga tau deng
berbeda dengan suasana hati seorang gadis cantik di sebuah coffee shop, terlihat ia sangat senang dengan kegiatan barunya, berinteraksi dengan orang orang baru meski hanya sekedar tanya "mau pesan apa mas, mbak? " disertai senyuman ramah dengan nada sopan nan lembut
ia menikmati pekerjaan barunya
*ahh ternyata begini rasanya bekerja, masalah hidupku yang kurang beruntung itu bisa terlupakan sejenak* batin Alicia tersenyum bahagia
######
Nonya muda ke coffe shop dulu kerja part time terus ijin kuliah siangnya agar pemasukan dapat, kuliah pun tetap jalan.
#####
yuhuu balik lagi
Happy Reading readers kuh
mon maap loh yah kalau banyak typo
juga kalau kalimatnya gaje, soalnya aku hanya penulis abal abal yang memiliki kehaluan tapi tidak dengan merangkai kata. ha ha ha ha
Salam Mickey Mouse 24
Dari Dunia halu
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 238 Episodes
Comments
Elisanoor
Amit2 , Daniel lu pemuja setan kah ?
2024-01-13
2
Azzahro shofiya Ramadhani
klu Alice melupakan beban hidup dan pnderitaany dengan bekerja....klu aku dengan membaca karya mu Thor....bsa mngurangi beban pikiran dan hdupku....
2023-04-26
0
Dela Aulia
mungkin gara - gara siku runcing alice kena pisang si kuda niel😂😂😂
2023-04-04
0