Daniel memasuki rumah tanpa ekspresi, saat pertama kali ia melangkah kan kakinya masuk ke dalam rumah ia mengedarkan pandangan mencari sesorang yang harusnya menyambutnya namun orang itu tak juga terlihat, ia buru buru melangkah menaiki tangga dan menuju kamarnya,menghiraukan sambutan pak Wisnu dan para maid.
dengan tergesa gesa ia membuka pintu kamar, sedikit kasar dan menimbulkan bunyi namun seseorang disana membuat matanya membola memerah melihat apa yang dilakukan dan tak juga menyadari kehadiran dirinya.
Daniel melangkah perlahan mendekat, matanya menatap lekat seseorang yang berbaring di ranjangnya dengan kaki mengantung di lantai juga buku tebal berwarna hitam di kedua tangannya mengantung di atas wajahnya
dan sepersekian detik selanjutnya ia membuka jas kerjanya dan
Bug
"berani beraninya tidur di ranjangku HAH!!!" teriaknya yang memenuhi ruang kamar sampai telinganya sendiri ikut berdenging
"AWWW" pekik Alicia kaget dan gelagapan bangun dari baringnya namun kakinya kesemutan dan
Dug
"Awww" selanjutnya pantatnya yang jadi korban
Alicia dengan takut takut mendongak ke arah seseorang yang baru saja membuatnya terjatuh,tangannya masih mengelus elus bokongnya dengan sayang akibat nyeri yang ia rasakan, seketika ia menganga dan matanya membulat sempurna saat tahu si tuan suami lah yang ada di hadapannya saat ini
*Matilah kau Elis"
"Berani sekali orang bodoh sepertimu tidur diranjangku eh" ucap Daniel dingin
"ma,, maaf"
Daniel berjongkok dan mencengkeram kuat dagu Alicia dengan tatapan tajamnya
"Kau pikir dengan maaf cukup HAH!!" bentaknya hingga yang bisa di lakukan Alicia hanya memejamkan matanya ketakutan
*ku mohon tendanglah aku keluar dari rumah ini sekarang! sekarang!! * batin Alicia berteriak
"kamu bilang apa?"
Alicia membuka mata menatap mata tajam milik Daniel, mungkinkah Daniel tahu apa yang baru saja batinnya teriakan. pikirnya
"Menendangmu keluar secepat ini, jangan harap!!" menghempas kasar cengkramannya hingga wajah Alicia terhempas ke samping
Alicia mengerjap berkali kali, ia kaget mendengar ucapan Daniel seolah bisa membaca isi hatinya
Daniel melirik kening tepat di ujung alis Alicia yang tampak robek dengan darah segar keluar disana
*Dasar bodoh yang ceroboh* cemoohnya membatin
Alicia saking terkejut dan ketakutan hingga ia tak merasakan jika keningnya robek dan berdarah akibat terkena tepi buku tebal sialan itu.
"ganti!!" titah Daniel
Alicia yang tahu apa maksud Daniel segera bangkit dan menuju lemari untuk menganti seprai ranjang.
Alicia tahu setelah membaca buku tebal itu yang mengatakan barang barang yang sudah disentuh orang orang biasa sepertinya tidak akan sudi untuk Daniel menggunakannya lagi.
Alicia melangkah cepat mengambil seprai baru, saat seprai sudah di tangannya ia kepikiran bagaimana ia bisa berakhir di ranjang Daniel, ia kembali mengingat ingat kejadian demi kejadian
tadi ia hanya membaca di sofa, karna jengah membaca isi buku karangan manusia gila itu, ia melempar ke lantai, kemudian mengambilnya lagi dan membacanya sambil terduduk di lantai, karna saking banyaknya isi peraturan itu, kakinya sudah kesemutan terduduk lama di lantai, ia pun bangkit dan membacanya di sofa, terus selanjutnya duduk di meja, berbaring di sofa lagi, menuju jendela, keluar balkon, duduk di sofa lagi, di kamar mandi, di jendela lagi dan seketika matanya membola saat mengingat kejadian dimana ia berakhir dengan mendapat penganiayaan ini
karna saking sibuknya membuka lembar demi lembar buku peraturan itu, ia tanpa sadar melangkah keranjang dan meluruskan punggungnya dan mengayun ayunkan kakinya kelantai, sungguh posisi yang begitu nyaman hingga ia tak menyadari ada manusia pencabut nyawa masuk ke dalam kamar
Alicia menoleh ke arah jam dinding di dalam walk in closet kembali matanya membola, disana jam menunjukan sudah jam 17:57 itu berarti waktunya menyelesaikan membaca buku itu hampir 6 jam
"Wah"
*waktuku terbuang sia sia hanya untuk mengetahui semua mau makhluk itu* batinya, ia mengeleng gelengkan kepala tak percaya
"apa yang kau lakukan disana bodoh!!" teriak sesorang membuyarkan lamunan Alicia
*Argh ampun* menangis dalam hati
buru buru Alicia keluar, dan
Bug
Alicia terjatuh tengkurap kelantai saat kakinya tak sengaja tersandung oleh,, kaki seseorang. what kaki? ya tersandung kaki Daniel yang memang sengaja ingin membuat perhitungan pada istri bodohnya itu yang membuat moodnya berantakan.
beruntung seprai yang di pegang Alicia jatuh pas di kepala Alicia hingga kepalanya tak terbentur lantai, meski lutut dan sikunya perih dan mungkin saja sudah robek akibat benturan ke lantai yang tiba tiba.
Daniel tergelak melihat adegan kesakitan Alicia namun ia sangat bahagia dan terhibur. badmood nya hilang seketika
"Bodoh!" ucapnya dengan tertawa dan melangkah menuju sofa
dengan sabar Alicia bangkit menahan segala kesakitan raga dan jiwanya. ia kuat, bahkan ia pernah mengalami hal lebih parah dari ini.
Mata Daniel menatap tajam Alicia yang bergerak sangat lamban menganti seprai ranjangnya
"Cepetan bodoh! " hardiknya
*inginku menyumpal mulutnya pakain kos kaki ku, ya Tuhan* batin Alicia
Malam harinya, Daniel turun untuk makan malam juga Alicia mengikutinya dari belakang
Di sini Alicia sudah mulai tugasnya, mengambilkan nasi dan lauk ke piring Daniel dan kemudian mengisi piringnya sendiri kemudian mereka makan bersama.
Alicia cukup canggung namun mengingat titah Daniel yang mengatakan ia dan Daniel harus terlihat baik baik saja dengan pernikahan sementara itu, karna ada mata mata Prasetio di mansion ini yang mengawasi mereka dan Daniel tidak tau siapa orangnya. Andaikan ia tahu sudah lama ia memecatnya.
sebenarnya gampang saja jika ia mau terbebas dari mata mata ayahnya, ia hanya memecat 50an orang maid, 10an orang pengurus kebun dan taman, 30an bodyguard penjaga Mansion, 4 orang penjaga gerbang juga mungkin pak Wisnu, juga bisa jadi sekertaris Ali karna pasti salah satu atau mungkin lebih dari satu dari mereka lah yang mematai matainya, namun ia tak punya keberanian memecat mereka semua, mengingat 90 persen dari mereka sudah bekerja berpuluh puluh tahun di Mansion Prasetio. ia masih memiliki rasa kasihan terhadap mereka yang sudah melayani keluarga Prasetio dengan sangat baik selama ini.
dan juga Daniel takut kalau ia tidak bisa mendapatkan kepercayaan Ayahnya juga saham milik Prasetio jika ia melakukan tindakan pemecatan massal itu secara sepihak.
Alhasil ia hanya akan sebisa mungkin besandiwara dengan baik kalau hubungannya dengan Alicia baik baik saja jika berada di luar kamar.
kecuali di depan sekertarisnya, Ali. sebab ia yakin kalau Ali ada di pihaknya meski setitik keraguan jika Ali juga mata mata sang Ayah namun ia tau sifat sekertarisnya itu.
Ali sudah berjanji jika satu satunya tuannya adalah Daniel, namun ia tetap menghormati kedua orang Daniel sebagai orang tua tuannya.
dan Daniel yakin kalau Ali tidak mungkin menghianatinya, mengingat mereka tumbuh sama sama sejak Daniel berumur 7 tahun dan Ali 10 tahun waktu itu.
Dari situlah Daniel memercayai Ali untuk membuat buku fiksi tentang dirinya hanya dengan waktu setengah malam dan Ali berhasil membuatnya untuk di berikannya kepada Alicia agar Alicia tidak membuat rencananya gagal.
Mereka mulai makan dengan khidmat, hanya bunyi sendok yang beradu dengan piring yang terdengar dalam ruangan itu.
Alicia yang tak biasa makan di meja makan juga mulai menikmati makanannya.
selesai makan malam, mereka kembali kekamar.
saat Alicia hendak menuju sofa dengan selimut dan bantal di tangannya, sekelebat bayangan meluncur sangat cepat seperti angin di depannya
Wush
Alicia mengerjap sebentar, saat kakinya hendak melangkah kembali ia mengerjap lagi beberapa kali memperjelas apa yang matanya liat kali ini.
bukankah pria itu sudah di ranjangnya tadi? kenapa tiba tiba sudah ada di sofa saja sih. tanyanya dalam hati
Alicia menoleh ke arah ranjang memperjelas lagi kalau ini hanya imajinasi namun disana ia tidak menemukan manusia kejam itu, kembali ia menoleh ke arah sofa dan matanya langsung bersirobok dengan mata tajam si manusia kejam itu yang tak lain si tuan suami kejam, Daniel.
*Apa lagi ini ya Allah* Alicia menunduk pasrah
#####
Hay hay balik lagi aku
Happy Reading Readers
mon maap banyak typo yak
Salam Mickey Mouse 24
Dari Dunia Halu
***Download NovelToon untuk nikmati pengalaman membaca lebih baik!***
Updated 238 Episodes
Comments
𝙵𝚑𝚊𝚗𝚒𝚊 🦂🦂 🦂
tertawa lah sepuas mu sekarang, nnt kau akan menangis sambil berlutut memohon agar Elis tdk meninggalkan mu. tp hatinya yg sdh terlanjur sakit membuatnya tetap meninggalkan mu
2024-04-28
1
Elisanoor
keterlaluan loh ini, ini Author nya ko begini bgt 😣
2024-01-13
0
Eva
Thor kamu kejam
2023-01-02
0