Saat Di Paris

Setelah dua hari kepergian Arvin ke Paris, Priscilla selalu menghubungi dirinya lewat ponselnya Dicky.

Dia selalu bertanya kapan Arvin akan pulang? Apakah semua urusannya sudah selesai?

Arvin hanya terkekeh mendengar setiap saat dia menghubungi Arvin hanya menanyakan itu saja, dimana Dicky mengadu bahwa dia sedang frustasi disaat Priscilla merengek ingin menyuruh Arvin pulang.

Kata Dicky rasanya dia sedang momong anak kecil yang ditinggal ibunya kepasar iya seperti Priscilla, jika tidak dituruti maka dia akan menangis dan tidak ingin melakukan pengobatan atau terapi.

******

Arvin yang masih sibuk dengan laptopnya untuk mengurus semau perpindahan dirinya agar tetap bersama Priscilla.

Namun ada beberapa berkas yang sedikit belum dia urus, rasanya kepalanya sudah terlalu berdenyut memikirkan semuanya.

" Hay bro" sapa Jerry

Arvin mendongak melihat kearah temannya itu lalu dia tersenyum.

" Hay, apa kabar lo?" tanya Arvin

" Gue baik saja, gue gak tau lo tiba disini"

Arvin hanya tersenyum.

" Sudah dua hari gue disini, untuk mengambil obat serta mengurus kepindahan gue"

" Obat?" ulang Jerry

" Iya obat untuk Priscilla, itu adalah racikan dari Profesor Rendra"

Jerry mengangkat satu alisnya dia masih merasa bingung.

" Maksud lo pasien yang sekarang menjadi kekasih lo?"

Arvin menganggukkan kepalanya.

" Iya obat itu untuk kekasih gue, tentu saja pasien yang gue rawat"

Jerry menganggut-anggutkan kepalanya seraya dia paham apa yang dikatakan Arvin.

" Gue gak nyangka lo Arvin, yang gue tau lo gak pernah tertarik kepada Gadis eh tau-tau nya lo sudah punya kekasih saja"

Arvin hanya tersenyum lalu masih mengotak-atik laptopnya.

" Gue penasaran secantik apa sih dia sehingga membuat lo terpikat?"

" Lo penasaran ingin melihat dia?"

" Iya gue sangat penasaran ingin melihat dia"

Tiba-tiba ponselnya Arvin berdering kembali hal itu membuat Arvin tersenyum.

" Nah pas jika lo ingin melihat dia" kata Arvin langsung menjawab panggilan tersebut

Iya Priscilla sedang melakukan video call kepada Arvin menggunakan ponselnya Dicky, dia baru saja selesai melakukan pengobatan dan terapinya jadi iya begitu dia selalu mengatakan kepada Arvin.

" Kapan kembali?"

Mata Jerry terbelalak saat melihat dan mendengar suaranya Priscilla, betapa cantiknya dan suaranya benar-benar merdu sekali.

" Sebentar ya, aku masih banyak yang harus diurus beberapa berkas masih ada yang kurang jadi aku harus mengurusnya kembali, jika sudah selesai aku akan cepat kembali"

" Kamu tidak berbohong kan?"

" Tidak sayang, lalu bagaimana hari ini dengan pengobatan dan terapi kamu?"

" Arvin, Dokter Dicky benar-benar jahat masa iya aku dibuatnya-"

Terpotong karena Dicky menutup mulutnya Priscilla, hal itu membuat Arvin mengangkat satu alisnya.

" Ada apa sayang?"

" Oh tidak apa-apa, Priscilla aman sama gue benaran aman dia bro"

Arvin semakin menjadi curiga kepada Dicky, sepertinya ada sesuatu yang ditutupi oleh Dicky.

" Apa dia memang semanja itu kepada lo?" tanya Jerry

" Iya dia sangat manja sekali"

Jerry mendekat lalu membisikkan sesuatu kepada Arvin.

" Ternyata dia benar-benar cantik" bisik Jerry kepada Arvin

Arvin hanya tersenyum saat mendengar ucapannya Jerry. Kini mereka kembali keponselnya Arvin dimana Dicky yang masih menahan Priscilla untuk berbicara.

" Dicky, apa yang sedang lo lakukan kepada Priscilla?"

Belum sempat Dicky menjawab, kini Priscilla menginjak kakinya Dicky dengan sangat keras sekali sehingga membuat Dicky merasakan kesakitan dikakinya dan melepaskan Priscilla

" Dicky, membuatku jatuh ditaman saat melakukan pengobatan lalu aku mendapatkan luka disiku ku"

Adu Priscilla sambil menunjukkan luka dibagian siku nya, hal itu membuat Arvin menggelengkan kepalanya.

" Dicky, lo akan menerima hukumannya saat gue kembali tunggu saja lo"

" Eh sumpah, gue gak sengaja melepaskan gandengannya tiba-tiba saja ada Dokter mengejar pasiennya dan menyenggol Priscilla sehingga dia jatuh"

" Tunggu saja hukuman dari gue"

Dicky hanya pasrah saja, dia menghelankan nafasnya dalam-dalam hukuman apa yang akan diberikan Arvin setelah dia pulang dari Paris.

" Baiklah sayang, aku harus mengurus beberapa berkasku dulu nanti kita sambung lagi jangan lupa makan sama minum obatnya ya lalu istirahat yang banyak"

Terpopuler

Comments

Lydia

Lydia

Lanjut Author... terima kasih 😁

2024-11-24

1

Nicky Nick

Nicky Nick

thor bwt arvan& priscilla bahagia

2025-01-31

0

Murwati Murwati

Murwati Murwati

Lanjut Thor.....semangat....💪😊

2024-11-24

0

lihat semua
Episodes
1 Awal Pertemuan
2 Hasil Tes Laboratorium
3 Tidak Terima
4 Rasa Peduli
5 Berulah Lagi?
6 Tahap Pertama
7 Sesuatu
8 Ingin Tau
9 Lepas Kendali
10 Tenanglah, Aku Disini
11 Terbongkar
12 Kau Adalah Milikku
13 Hukuman
14 Harus Pergi
15 Saat Di Paris
16 Cemburu
17 Lepas Dari Hukuman
18 Apakah Itu Karma?
19 Pengganti
20 Tentang Artikel
21 Bertengkar
22 Mental Yang Drop
23 Tempat Tenang
24 Terasa Hangat
25 Frustasi
26 Tidak Punya Pilihan Lain
27 Dua Pilihan
28 Khawatir Dan Bingung
29 Melelahkan
30 Apa Lagi Ini?
31 Menolak
32 Terus Menolak
33 Hari Yang ditunggu
34 Kehidupan Baru
35 Ingin Lebih Lama
36 Hal Yang Aneh
37 Tidak Ingin
38 Hasil Pemeriksaan
39 Membuat Masalah
40 Pemarah
41 Perasaan Apa Ini?
42 Salah Tingkah
43 Rasa Peduli
44 Tidak Tau Terima Kasih
45 Benar-benar Frustasi
46 Terlalu Gengsi
47 Pov Dicky Dan Dhea
48 Pov Dicky Dan Dhea 2
49 Rasa Cemburu
50 Licik
51 Bertengkar
52 Ungkapan Hati
53 Merasa Canggung
54 Tidak Pernah Akur
55 Terlalu Posesif
56 Selalu Mencari Masalah
57 Tidak Menyangka
58 Begitu Khawatir
59 Kembali
60 Mengalah
61 Ternyata Kau Orangnya
62 Mengancam
63 Apa Yang Terjadi?
64 Lepas Tanggung Jawab
65 Tidak Ada Habisnya
66 Merasa Lelah
67 Orang Baru
68 Orang Tidak Beres
69 Tindakan Yang Benar
70 Pengganti
71 Tidak Mungkin
72 Rasa Sakit
73 Tentang Semuanya
74 Begitu Aneh
75 Terasa Pusing
76 Semakin Merasa Aneh
77 Asal Mulanya
78 Keadaan Dirumah Sakit
79 Kali Ini Apa Lagi?
80 Tanggung Jawab
81 Pengakuan
82 Ingin Bertemu
83 It's Okey
84 Tidak Disangka
85 Waktu Dulu
86 Bukan Pembunuh
87 Dunia Sangat Kejam
88 Seseorang
89 Keluarga Yang Sebenarnya
90 Trauma
91 Yang Tak Disangka
92 Kelahiran Seseorang
93 Sebuah Nama
94 Rencana
95 Meminta Restu
96 Hal Yang Spesial
97 Terasa Kesal
98 Melamar
99 Hari Bahagia
100 Pengantin Baru
101 Menunggu Jawaban
102 Drama Apa Lagi Ini?
103 Melawan
104 Mood Hancur
105 Masalah Belum Terselesaikan
106 Ingin Kembali
107 Mendadak
108 Memulai Dari Awal Kembali
109 Semakin Parah
110 Siapa Dia?
111 Berlalu Dengan Cepat
112 Frustasi
113 Semuanya Menjadi Rumit
114 Bertindak
115 Pembahasan
116 Terasa Damai
117 Drama Di Paris
118 Tidak Suka
119 Merasa Takut
120 Begitu Tidak Menyangka
121 Hari Itu Tiba
122 Bahagia Yang Sebenarnya
Episodes

Updated 122 Episodes

1
Awal Pertemuan
2
Hasil Tes Laboratorium
3
Tidak Terima
4
Rasa Peduli
5
Berulah Lagi?
6
Tahap Pertama
7
Sesuatu
8
Ingin Tau
9
Lepas Kendali
10
Tenanglah, Aku Disini
11
Terbongkar
12
Kau Adalah Milikku
13
Hukuman
14
Harus Pergi
15
Saat Di Paris
16
Cemburu
17
Lepas Dari Hukuman
18
Apakah Itu Karma?
19
Pengganti
20
Tentang Artikel
21
Bertengkar
22
Mental Yang Drop
23
Tempat Tenang
24
Terasa Hangat
25
Frustasi
26
Tidak Punya Pilihan Lain
27
Dua Pilihan
28
Khawatir Dan Bingung
29
Melelahkan
30
Apa Lagi Ini?
31
Menolak
32
Terus Menolak
33
Hari Yang ditunggu
34
Kehidupan Baru
35
Ingin Lebih Lama
36
Hal Yang Aneh
37
Tidak Ingin
38
Hasil Pemeriksaan
39
Membuat Masalah
40
Pemarah
41
Perasaan Apa Ini?
42
Salah Tingkah
43
Rasa Peduli
44
Tidak Tau Terima Kasih
45
Benar-benar Frustasi
46
Terlalu Gengsi
47
Pov Dicky Dan Dhea
48
Pov Dicky Dan Dhea 2
49
Rasa Cemburu
50
Licik
51
Bertengkar
52
Ungkapan Hati
53
Merasa Canggung
54
Tidak Pernah Akur
55
Terlalu Posesif
56
Selalu Mencari Masalah
57
Tidak Menyangka
58
Begitu Khawatir
59
Kembali
60
Mengalah
61
Ternyata Kau Orangnya
62
Mengancam
63
Apa Yang Terjadi?
64
Lepas Tanggung Jawab
65
Tidak Ada Habisnya
66
Merasa Lelah
67
Orang Baru
68
Orang Tidak Beres
69
Tindakan Yang Benar
70
Pengganti
71
Tidak Mungkin
72
Rasa Sakit
73
Tentang Semuanya
74
Begitu Aneh
75
Terasa Pusing
76
Semakin Merasa Aneh
77
Asal Mulanya
78
Keadaan Dirumah Sakit
79
Kali Ini Apa Lagi?
80
Tanggung Jawab
81
Pengakuan
82
Ingin Bertemu
83
It's Okey
84
Tidak Disangka
85
Waktu Dulu
86
Bukan Pembunuh
87
Dunia Sangat Kejam
88
Seseorang
89
Keluarga Yang Sebenarnya
90
Trauma
91
Yang Tak Disangka
92
Kelahiran Seseorang
93
Sebuah Nama
94
Rencana
95
Meminta Restu
96
Hal Yang Spesial
97
Terasa Kesal
98
Melamar
99
Hari Bahagia
100
Pengantin Baru
101
Menunggu Jawaban
102
Drama Apa Lagi Ini?
103
Melawan
104
Mood Hancur
105
Masalah Belum Terselesaikan
106
Ingin Kembali
107
Mendadak
108
Memulai Dari Awal Kembali
109
Semakin Parah
110
Siapa Dia?
111
Berlalu Dengan Cepat
112
Frustasi
113
Semuanya Menjadi Rumit
114
Bertindak
115
Pembahasan
116
Terasa Damai
117
Drama Di Paris
118
Tidak Suka
119
Merasa Takut
120
Begitu Tidak Menyangka
121
Hari Itu Tiba
122
Bahagia Yang Sebenarnya

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!