Harus Pergi

Satu bulan telah berlalu, kondisi Priscilla sudah mulai membaik. Wajahnya sekarang bisa dikatakan sedang berisi, kulitnya tidak lagi pucat seperti kemarin.

Lalu sekarang Priscilla kebanyakan selalu tersenyum terus dibandingkan kemarin-kemarin sebelum Arvin melakukan pengobatan kepadanya.

Wajahnya juga terlihat sangat cantik sekali, rambutnya juga terurus sekarang serta pakaiannya selalu menggunakan pakaian yang begitu cantik terus.

Tentu saja itu pembeliannya dari Arvin, selama Arvin mengatakan bahwa Priscilla adalah miliknya seutuhnya. Arvin selalu memanjakan Priscilla apapun yang dimaunya selalu dituruti Arvin.

Kadang dia tidak pernah memintanya Arvin selalu memberikan kepada Priscilla, hal itu lah membuat Priscilla menjadi bahagia sehingga membuatnya perlahan-lahan sembuh.

Karena kasih sayang dan kepedulian Arvin membuatnya semangat untuk sembuh.

********

" Kau ingin makan apa hm?" tanya Arvin dengan lembutnya

Priscilla menggelengkan kepalanya, hal itu membuat Dicky merasa heran.

" Jika gue jadi lo Priscilla, saat dia bertanya begitu seharusnya lo langsung mengatakan mau itu mau ini, ini malah menggelengkan kepalanya" protes Dicky

Arvin hanya tertawa saja mendengar protesnya Dicky, iya mungkin memang benar yang dikatakan oleh Dicky tetapi Priscilla selalu banyak menolaknya jika ditanya oleh Arvin.

" Mau kue?" tanya Arvin kembali

" Tidak Arvin, kamu lihat sudah badanku bagaimana? Selama kamu merawatku sepertinya berat badanku menjadi naik"

" Loh itu bagus, dari pada kemarin lo seperti zombie" sahut Dicky

Plak!

" Aarrrghh, kebiasaan emang ini anak main pukul saja"

" Lo juga bisa-bisanya ngatai Priscilla zombie" protes Arvin

" Gue ngomong sesuai fakta Arvin, sebelum lo yang merawatnya Priscilla kemarin memang seperti zombie badannya tidak terurus, makannya juga dan sekarang lihatlah perbedaannya saat lo yang merawat semuanya menjadi berubah termasuk hubungan kalian berdua sih"

Plak!

Priscilla hanya tersenyum melihat Arvin dan Dicky tidak pernah akur, tetapi mereka berdua lah yang membuatnya seperti ini.

Mungkin yang dikatakan Dicky adalah benar, dari ujung kepala hingga ujung kaki serta hubungan Arvin dan Priscilla juga berubah iya bisa dikatakan mereka sekarang adalah pasang kekasih.

Banyak komentar-komentar yang jelek kepada Arvin, tetapi untuk Arvin itu bodo amat dia tidak pernah menggubris apapun yang dikatakan oleh orang-orang disekitarnya.

Namun saat melihat perubahannya Priscilla, mereka kembali memujinya karena perubahan Priscilla benar-benar menjadikan dia gadis yang begitu cantik.

Semua orang sangat kagum kepada Arvin karena telah sukses membuat Priscillia berubah dan kesembuhannya semakin mendekat.

Jadi semua orang dirumah sakit sangat tau hubungan Arvin dan Priscilla, kecuali satu orang yaitu Valencia dia masih dalam hukuman minggu depan dia baru akan masuk kembali bekerja.

Hanya dia yang tidak tau perubahan Priscilla mungkin jika dia tau maka dia akan bertindak kembali.

********

" Sayang, besok aku akan pergi ke Paris untuk mengambilkan beberapa vitamin serta obat untukmu" kata Arvin kepada Priscilla

Seketika Priscilla langsung menoleh kearah Arvin, matanya terlihat kepanikan dan ketakutan saat Arvin mengatakan bahwa dia akan pergi.

" It's okey sayang, tidak apa-apa tidak perlu takut Dicky akan selalu menjagamu"

" A-apa kamu akan lama disana?" tanya Priscilla

" Minggu depan aku kembali sayang, ini semua aku lakukan untuk dirimu"

" T-tapi apa tidak bisa obatnya dari sini aja? Mengapa kamu harus pergi"

" Obatnya berbeda Priscilla, obat ini khusus diracikan oleh Profesor Rendra makanya dari itu Arvin harus kesana mengambilnya agar lo cepat sembuh" melainkan Dicky yang membuka suaranya

Wajah Priscilla terlihat sangat sedih, matanya sudah mulai berkaca-kaca hal itu membuat Arvin dan Dicky saling bertatapan.

" G-gak usah pergi" kata Priscilla

Arvin menghelankan nafasnya dalam-dalam, lalu memegang kedua tangannya Priscilla dia ingin menyakinkan kepada Priscilla bahwa bersama Dicky baik-baik saja.

" Dengarkan aku sayang, aku melakukan ini demi kesembuhan kamu biar kamu bisa keluar dari sini dan aku akan membawamu pergi bersamaku, tidak apa-apa semuanya baik-baik saja Dicky akan menjagamu selalu tidak ada siapapun yang boleh masuk keruanganmu selain Dicky dan Direktur Hendi"

" T-tapi mengapa harus lama satu minggu? Kenapa tidak 2hari atau 3hari saja?"

Arvin tersenyum saat mendengar ucapannya Priscilla yang sangat begitu takut ditinggal Arvin.

" Ada sesuatu yang harus aku urus sayang, agar aku bisa tetap disini bersamamu"

" Maksudnya?" tanya Priscilla yang bingung

" Arvin harus mengurus perpindahannya dari rumah sakit di Paris berpindah kemari, karena Arvin hanya diutus saja bukan berpindah selamanya makanya dia butuh waktu satu minggu untuk di Paris agar dia bisa mengurus semua perpindahannya kemari" melainkan Dicky yang menjawabnya

Priscilla semakin sangat ketakutan, dia menatap wajah Arvin dengan sangat lekat sekali.

Arvin yang melihat itu dia membawa Priscilla masuk kedalam pelukannya agar dia merasa tenang.

" It's okey, semuanya akan baik-baik saja percayalah kepadaku Priscilla, aku berjanji jika urusanku sudah selesai semuanya maka aku akan cepat kembali kepadamu"

" Apakah itu benar?" tanya Priscilla

" Tentu saja benar, untuk apa aku berbohong" jawab Arvin dengan seriusnya

" Baiklah kalau begitu hati-hati, jaga kesehatan kamu disana ya"

Arvin menganggukkan kepalanya, lalu Priscilla semakin mengeratkan pelukannya kepada Arvin.

Dicky yang melihat hanya menghelankan nafasnya dalam-dalam saja, mereka berdua benar-benar lupa atas kejombloannya.

Terpopuler

Comments

Murwati Murwati

Murwati Murwati

Arvin akan ke Paris,Valencia hukumannya akan berakhir dan masuk kembali ke rumah sakit.... apa yang akan terjadi.....??
Tunggu aja kejutan author.....😁😁🤭🤭

2024-11-23

1

Dafin Rizal

Dafin Rizal

siap siap Dicky tugasmu sangat berat,,karna Arvin pergi Valen masuk kembali,,tapi mudah mudahan tuh anak udah sadar yahhhh

2024-11-23

1

Dewi Anggya

Dewi Anggya

klo Arvin pergi... tkut Valencia beraksi membawa kabuuuur Pricilla....hiiiii atuuuuut🫣🫣🫣

2024-11-23

1

lihat semua
Episodes
1 Awal Pertemuan
2 Hasil Tes Laboratorium
3 Tidak Terima
4 Rasa Peduli
5 Berulah Lagi?
6 Tahap Pertama
7 Sesuatu
8 Ingin Tau
9 Lepas Kendali
10 Tenanglah, Aku Disini
11 Terbongkar
12 Kau Adalah Milikku
13 Hukuman
14 Harus Pergi
15 Saat Di Paris
16 Cemburu
17 Lepas Dari Hukuman
18 Apakah Itu Karma?
19 Pengganti
20 Tentang Artikel
21 Bertengkar
22 Mental Yang Drop
23 Tempat Tenang
24 Terasa Hangat
25 Frustasi
26 Tidak Punya Pilihan Lain
27 Dua Pilihan
28 Khawatir Dan Bingung
29 Melelahkan
30 Apa Lagi Ini?
31 Menolak
32 Terus Menolak
33 Hari Yang ditunggu
34 Kehidupan Baru
35 Ingin Lebih Lama
36 Hal Yang Aneh
37 Tidak Ingin
38 Hasil Pemeriksaan
39 Membuat Masalah
40 Pemarah
41 Perasaan Apa Ini?
42 Salah Tingkah
43 Rasa Peduli
44 Tidak Tau Terima Kasih
45 Benar-benar Frustasi
46 Terlalu Gengsi
47 Pov Dicky Dan Dhea
48 Pov Dicky Dan Dhea 2
49 Rasa Cemburu
50 Licik
51 Bertengkar
52 Ungkapan Hati
53 Merasa Canggung
54 Tidak Pernah Akur
55 Terlalu Posesif
56 Selalu Mencari Masalah
57 Tidak Menyangka
58 Begitu Khawatir
59 Kembali
60 Mengalah
61 Ternyata Kau Orangnya
62 Mengancam
63 Apa Yang Terjadi?
64 Lepas Tanggung Jawab
65 Tidak Ada Habisnya
66 Merasa Lelah
67 Orang Baru
68 Orang Tidak Beres
69 Tindakan Yang Benar
70 Pengganti
71 Tidak Mungkin
72 Rasa Sakit
73 Tentang Semuanya
74 Begitu Aneh
75 Terasa Pusing
76 Semakin Merasa Aneh
77 Asal Mulanya
78 Keadaan Dirumah Sakit
79 Kali Ini Apa Lagi?
80 Tanggung Jawab
81 Pengakuan
82 Ingin Bertemu
83 It's Okey
84 Tidak Disangka
85 Waktu Dulu
86 Bukan Pembunuh
87 Dunia Sangat Kejam
88 Seseorang
89 Keluarga Yang Sebenarnya
90 Trauma
91 Yang Tak Disangka
92 Kelahiran Seseorang
93 Sebuah Nama
94 Rencana
95 Meminta Restu
96 Hal Yang Spesial
97 Terasa Kesal
98 Melamar
99 Hari Bahagia
100 Pengantin Baru
101 Menunggu Jawaban
102 Drama Apa Lagi Ini?
103 Melawan
104 Mood Hancur
105 Masalah Belum Terselesaikan
106 Ingin Kembali
107 Mendadak
108 Memulai Dari Awal Kembali
109 Semakin Parah
110 Siapa Dia?
111 Berlalu Dengan Cepat
112 Frustasi
113 Semuanya Menjadi Rumit
114 Bertindak
115 Pembahasan
116 Terasa Damai
117 Drama Di Paris
118 Tidak Suka
119 Merasa Takut
120 Begitu Tidak Menyangka
121 Hari Itu Tiba
122 Bahagia Yang Sebenarnya
Episodes

Updated 122 Episodes

1
Awal Pertemuan
2
Hasil Tes Laboratorium
3
Tidak Terima
4
Rasa Peduli
5
Berulah Lagi?
6
Tahap Pertama
7
Sesuatu
8
Ingin Tau
9
Lepas Kendali
10
Tenanglah, Aku Disini
11
Terbongkar
12
Kau Adalah Milikku
13
Hukuman
14
Harus Pergi
15
Saat Di Paris
16
Cemburu
17
Lepas Dari Hukuman
18
Apakah Itu Karma?
19
Pengganti
20
Tentang Artikel
21
Bertengkar
22
Mental Yang Drop
23
Tempat Tenang
24
Terasa Hangat
25
Frustasi
26
Tidak Punya Pilihan Lain
27
Dua Pilihan
28
Khawatir Dan Bingung
29
Melelahkan
30
Apa Lagi Ini?
31
Menolak
32
Terus Menolak
33
Hari Yang ditunggu
34
Kehidupan Baru
35
Ingin Lebih Lama
36
Hal Yang Aneh
37
Tidak Ingin
38
Hasil Pemeriksaan
39
Membuat Masalah
40
Pemarah
41
Perasaan Apa Ini?
42
Salah Tingkah
43
Rasa Peduli
44
Tidak Tau Terima Kasih
45
Benar-benar Frustasi
46
Terlalu Gengsi
47
Pov Dicky Dan Dhea
48
Pov Dicky Dan Dhea 2
49
Rasa Cemburu
50
Licik
51
Bertengkar
52
Ungkapan Hati
53
Merasa Canggung
54
Tidak Pernah Akur
55
Terlalu Posesif
56
Selalu Mencari Masalah
57
Tidak Menyangka
58
Begitu Khawatir
59
Kembali
60
Mengalah
61
Ternyata Kau Orangnya
62
Mengancam
63
Apa Yang Terjadi?
64
Lepas Tanggung Jawab
65
Tidak Ada Habisnya
66
Merasa Lelah
67
Orang Baru
68
Orang Tidak Beres
69
Tindakan Yang Benar
70
Pengganti
71
Tidak Mungkin
72
Rasa Sakit
73
Tentang Semuanya
74
Begitu Aneh
75
Terasa Pusing
76
Semakin Merasa Aneh
77
Asal Mulanya
78
Keadaan Dirumah Sakit
79
Kali Ini Apa Lagi?
80
Tanggung Jawab
81
Pengakuan
82
Ingin Bertemu
83
It's Okey
84
Tidak Disangka
85
Waktu Dulu
86
Bukan Pembunuh
87
Dunia Sangat Kejam
88
Seseorang
89
Keluarga Yang Sebenarnya
90
Trauma
91
Yang Tak Disangka
92
Kelahiran Seseorang
93
Sebuah Nama
94
Rencana
95
Meminta Restu
96
Hal Yang Spesial
97
Terasa Kesal
98
Melamar
99
Hari Bahagia
100
Pengantin Baru
101
Menunggu Jawaban
102
Drama Apa Lagi Ini?
103
Melawan
104
Mood Hancur
105
Masalah Belum Terselesaikan
106
Ingin Kembali
107
Mendadak
108
Memulai Dari Awal Kembali
109
Semakin Parah
110
Siapa Dia?
111
Berlalu Dengan Cepat
112
Frustasi
113
Semuanya Menjadi Rumit
114
Bertindak
115
Pembahasan
116
Terasa Damai
117
Drama Di Paris
118
Tidak Suka
119
Merasa Takut
120
Begitu Tidak Menyangka
121
Hari Itu Tiba
122
Bahagia Yang Sebenarnya

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!