Tenanglah, Aku Disini

Dimana Arvin sedang menenangkan Priscilla dia benar-benar hampir pingsan karena menahan ketakutan dan traumanya.

" It's okey, aku disini tidak apa-apa tenanglah" kata Arvin menenangkan Priscilla didalam pelukannya

Priscilla memeluk Arvin dengan sangat erat sekali, untuk pertama kalinya Priscilla merasa nyaman dalam pelukannya seseorang biasanya dia tidak pernah merasakan seperti itu.

*******

Setelah 15 menit, akhirnya Priscilla merasa sedikit tenang lalu Arvin melepaskan pelukannya dari Priscilla.

" It's okey, aku disini jadi jangan takut" kata Arvin menyakinkan Priscilla

Priscilla menganggukkan kepalanya seraya dia paham apa yang dikatakan oleh Arvin, lalu Arvin memberikan air untuk Priscilla agar dia merasa lebih tenang dan nyaman.

Priscilla mengambilnya dan meminumnya, tangannya memang masih gemetar tapi Arvin tidak pernah melepaskan genggamannya dari Priscilla.

Priscilla mengangkat wajahnya lalu kini mereka saling bertatapan.

Dug!

Antara Arvin dan Priscilla merasakan hal yang berbeda, mereka merasakan berdebar yang begitu kencang sekali.

Tetapi Arvin mencoba untuk mengontrolnya agar tidak terlalu terlihat dia gugup.

" Baiklah, apa aku sudah mulai boleh untuk melakukan pengobatan kepadamu?" tanya Arvin dengan lembutnya

Priscilla menganggukkan kepalanya hal itu membuat Arvin tersenyum.

" Tapi kali ini aku melakukan pengobatan bersama Profesorku, karena dia ingin melihat perkembangan dirimu"

" A-apa dia akan kemari?" tanya Priscilla

Arvin menggelengkan kepalanya.

" Tidak, hanya lewat ponsel saja kita akan melakukan video call bersamanya sambil melakukan pengobatan kepadamu"

" B-baiklah aku siap"

" Bagus, aku suka respon yang begitu" kata Arvin sambil mengelus pipinya Priscilla

Dimana Arvin mulai mengambil ponselnya, lalu mencoba memanggil Profesornya yang ada di Paris.

Dia juga sudah bercerita tentang Priscilla makanya itu dia ingin melihat bagaimana perkembangannya.

Setelah sudah terhubung kini Arvin mencoba memperkenalkan Priscilla kepada Profesornya, awalnya dia takut-takut sedikit ada trauma melihat pria.

Namun dia mencoba untuk mengontrolnya dengan diarahkan oleh Arvin, saat Priscilla berhasil memperkenalkan dirinya dimana Profesor tersebut tersenyum melihat perkembangan Priscilla.

Lalu tahap selanjutnya, dimana Profesor dan Arvin mulai bertanya-tanya seperti hal yang sensitif kepada Priscilla.

Seperti Keluarganya, hal yang membuat dirinya menjadi ketakutan serta traumanya tiba.

Priscilla mencoba menceritakannya kembali, dimana juga Arvin memasangkan satu alat dijarinya Priscilla untuk mengecek emosionalnya Priscilla.

Disana kita bisa melihat seberapa emosionalnya jika membahas hal yang sensitif.

Saat Profesor itu bertanya, Arvin sangat fokus melihat kearah alat itu dia memang disuruh oleh Profesor agar bisa mengetahui Priscilla bisa mengontrolnya atau tidak.

Namun sangat jelas terlihat, hasilnya naik turun itu karena Priscilla sedang mengontrol dirinya agar tidak merasa ketakutan dan trauma jika membahas hal yang sensitif.

********

Setelah satu jam lebih, akhirnya pengobatan kepada Priscilla telah selesai dimana Arvin menyuruh Priscilla untuk beristirahat agar dia bisa menenangkan pikirannya karena habis melawan rasa takutnya tadi.

Priscilla menurut apa perkataannya Arvin, lalu Arvin keluar dari ruangan Priscilla tersebut agar dia bisa beristirahat dengan cepat.

Ting!

" Sangat bagus untuk responnya, tolong kamu lakukan lagi tahap-tahap perkembangan berikutnya, lalu jangan lupa ajak dia selalu merasakan udara diluar dan perkenalan, lebih bagusnya juga dia harus selalu melihat banyak orang dari pada diruangan itu, itu akan memicu kesembuhan dirinya sangat cepat"

" Baik Profesor akan saya lakukan itu"

Itu adalah pesan dari Profesor Rendra, dia selalu berkomunikasi kepada Profesor Rendra untuk kesembuhannya Priscilla.

Dia benar-benar sangat bertekad agar Priscilla sembuh dengan cepat, agar dia bisa membantu Priscilla untuk membalas dendam kepada keluarganya yang sudah membuat dirinya seperti itu.

Tapi Arvin sangat tau, prosesnya benar-benar sangat panjang untuk penyembuhan di Priscilla, dengan sabar Arvin melewati semuanya.

Terpopuler

Comments

Lydia

Lydia

Lanjut Author... terima kasih 😁

2024-11-21

0

Sari Nabila

Sari Nabila

lanjut.. makin kesini makin seru

2025-01-26

0

Dewi Anggya

Dewi Anggya

semangaaaat Pricilla 💪🏻💪🏻💪🏻

2024-11-21

1

lihat semua
Episodes
1 Awal Pertemuan
2 Hasil Tes Laboratorium
3 Tidak Terima
4 Rasa Peduli
5 Berulah Lagi?
6 Tahap Pertama
7 Sesuatu
8 Ingin Tau
9 Lepas Kendali
10 Tenanglah, Aku Disini
11 Terbongkar
12 Kau Adalah Milikku
13 Hukuman
14 Harus Pergi
15 Saat Di Paris
16 Cemburu
17 Lepas Dari Hukuman
18 Apakah Itu Karma?
19 Pengganti
20 Tentang Artikel
21 Bertengkar
22 Mental Yang Drop
23 Tempat Tenang
24 Terasa Hangat
25 Frustasi
26 Tidak Punya Pilihan Lain
27 Dua Pilihan
28 Khawatir Dan Bingung
29 Melelahkan
30 Apa Lagi Ini?
31 Menolak
32 Terus Menolak
33 Hari Yang ditunggu
34 Kehidupan Baru
35 Ingin Lebih Lama
36 Hal Yang Aneh
37 Tidak Ingin
38 Hasil Pemeriksaan
39 Membuat Masalah
40 Pemarah
41 Perasaan Apa Ini?
42 Salah Tingkah
43 Rasa Peduli
44 Tidak Tau Terima Kasih
45 Benar-benar Frustasi
46 Terlalu Gengsi
47 Pov Dicky Dan Dhea
48 Pov Dicky Dan Dhea 2
49 Rasa Cemburu
50 Licik
51 Bertengkar
52 Ungkapan Hati
53 Merasa Canggung
54 Tidak Pernah Akur
55 Terlalu Posesif
56 Selalu Mencari Masalah
57 Tidak Menyangka
58 Begitu Khawatir
59 Kembali
60 Mengalah
61 Ternyata Kau Orangnya
62 Mengancam
63 Apa Yang Terjadi?
64 Lepas Tanggung Jawab
65 Tidak Ada Habisnya
66 Merasa Lelah
67 Orang Baru
68 Orang Tidak Beres
69 Tindakan Yang Benar
70 Pengganti
71 Tidak Mungkin
72 Rasa Sakit
73 Tentang Semuanya
74 Begitu Aneh
75 Terasa Pusing
76 Semakin Merasa Aneh
77 Asal Mulanya
78 Keadaan Dirumah Sakit
79 Kali Ini Apa Lagi?
80 Tanggung Jawab
81 Pengakuan
82 Ingin Bertemu
83 It's Okey
84 Tidak Disangka
85 Waktu Dulu
86 Bukan Pembunuh
87 Dunia Sangat Kejam
88 Seseorang
89 Keluarga Yang Sebenarnya
90 Trauma
91 Yang Tak Disangka
92 Kelahiran Seseorang
93 Sebuah Nama
94 Rencana
95 Meminta Restu
96 Hal Yang Spesial
97 Terasa Kesal
98 Melamar
99 Hari Bahagia
100 Pengantin Baru
101 Menunggu Jawaban
102 Drama Apa Lagi Ini?
103 Melawan
104 Mood Hancur
105 Masalah Belum Terselesaikan
106 Ingin Kembali
107 Mendadak
108 Memulai Dari Awal Kembali
109 Semakin Parah
110 Siapa Dia?
111 Berlalu Dengan Cepat
112 Frustasi
113 Semuanya Menjadi Rumit
114 Bertindak
115 Pembahasan
116 Terasa Damai
117 Drama Di Paris
118 Tidak Suka
119 Merasa Takut
120 Begitu Tidak Menyangka
121 Hari Itu Tiba
122 Bahagia Yang Sebenarnya
Episodes

Updated 122 Episodes

1
Awal Pertemuan
2
Hasil Tes Laboratorium
3
Tidak Terima
4
Rasa Peduli
5
Berulah Lagi?
6
Tahap Pertama
7
Sesuatu
8
Ingin Tau
9
Lepas Kendali
10
Tenanglah, Aku Disini
11
Terbongkar
12
Kau Adalah Milikku
13
Hukuman
14
Harus Pergi
15
Saat Di Paris
16
Cemburu
17
Lepas Dari Hukuman
18
Apakah Itu Karma?
19
Pengganti
20
Tentang Artikel
21
Bertengkar
22
Mental Yang Drop
23
Tempat Tenang
24
Terasa Hangat
25
Frustasi
26
Tidak Punya Pilihan Lain
27
Dua Pilihan
28
Khawatir Dan Bingung
29
Melelahkan
30
Apa Lagi Ini?
31
Menolak
32
Terus Menolak
33
Hari Yang ditunggu
34
Kehidupan Baru
35
Ingin Lebih Lama
36
Hal Yang Aneh
37
Tidak Ingin
38
Hasil Pemeriksaan
39
Membuat Masalah
40
Pemarah
41
Perasaan Apa Ini?
42
Salah Tingkah
43
Rasa Peduli
44
Tidak Tau Terima Kasih
45
Benar-benar Frustasi
46
Terlalu Gengsi
47
Pov Dicky Dan Dhea
48
Pov Dicky Dan Dhea 2
49
Rasa Cemburu
50
Licik
51
Bertengkar
52
Ungkapan Hati
53
Merasa Canggung
54
Tidak Pernah Akur
55
Terlalu Posesif
56
Selalu Mencari Masalah
57
Tidak Menyangka
58
Begitu Khawatir
59
Kembali
60
Mengalah
61
Ternyata Kau Orangnya
62
Mengancam
63
Apa Yang Terjadi?
64
Lepas Tanggung Jawab
65
Tidak Ada Habisnya
66
Merasa Lelah
67
Orang Baru
68
Orang Tidak Beres
69
Tindakan Yang Benar
70
Pengganti
71
Tidak Mungkin
72
Rasa Sakit
73
Tentang Semuanya
74
Begitu Aneh
75
Terasa Pusing
76
Semakin Merasa Aneh
77
Asal Mulanya
78
Keadaan Dirumah Sakit
79
Kali Ini Apa Lagi?
80
Tanggung Jawab
81
Pengakuan
82
Ingin Bertemu
83
It's Okey
84
Tidak Disangka
85
Waktu Dulu
86
Bukan Pembunuh
87
Dunia Sangat Kejam
88
Seseorang
89
Keluarga Yang Sebenarnya
90
Trauma
91
Yang Tak Disangka
92
Kelahiran Seseorang
93
Sebuah Nama
94
Rencana
95
Meminta Restu
96
Hal Yang Spesial
97
Terasa Kesal
98
Melamar
99
Hari Bahagia
100
Pengantin Baru
101
Menunggu Jawaban
102
Drama Apa Lagi Ini?
103
Melawan
104
Mood Hancur
105
Masalah Belum Terselesaikan
106
Ingin Kembali
107
Mendadak
108
Memulai Dari Awal Kembali
109
Semakin Parah
110
Siapa Dia?
111
Berlalu Dengan Cepat
112
Frustasi
113
Semuanya Menjadi Rumit
114
Bertindak
115
Pembahasan
116
Terasa Damai
117
Drama Di Paris
118
Tidak Suka
119
Merasa Takut
120
Begitu Tidak Menyangka
121
Hari Itu Tiba
122
Bahagia Yang Sebenarnya

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!