Episode 14
Ayah Hamzah
Kak Ayisha bukan Ibu Affan
Ayah Hamzah
Jadi, Affan nggak boleh panggil siapa pun dengan sebutan Ibu atau Bunda
Affan
Kak Ayisha bukan orang lain
Affan
Kak Ayisha sudah menikah dengan dokter mzah
Hamzah
Dokter Hamzah mengizinkan Affan panggil Kak Ayisha "Bunda"
Affan
Wah, yang benar dokter mzah?
Affan
Sekarang Affan punya Ibu
Ayisha
Apakah Affan bahagia?
Affan
(menggangguk dengan senang)
Ayisha
Kalau begitu Kak Ayisha juga bahagia
Hasan
Hasan berangkat dulu
Ayah Hamzah
Kunjungilah klinik Hamzah sebelum ke rumah sakit
Hamzah
Apakah Hamzah boleh membatalkan rencana perjalanan Hamzah itu?
Ayah Hamzah
Alasan apa yang membuat kamu membatalkannya?
Hamzah
Hamzah ingin fokus dulu dengan klinik baru Hamzah
Ayah Hamzah
Jika itu alasanmu
Ayah Hamzah
(melangkah pergi)
Ayisha
Apakah kamu baik-baik saja?
Hamzah
Kalau begitu aku juga berangkat
Ayisha
Jangan lupa dengan bekalmu
Ayisha
(menunjuk ke arah sudut meja)
Hamzah
Terima kasih sudah membuatkan bekal untukku
Hamzah
Sepulang dari rumah sakit aku akan menjemputmu pulang
Hamzah
Jaga Bunda kamu dengan baik ya
Affan
(mengganggukan kepala)
Affan
Affan boleh ya main ke taman dengan Bunda
Hamzah
Jangan jauh-jauh dari rumah
Affan
(menganggukan kepala)
Hamzah
Kalau begitu aku pergi sekarang
Affan
(menarik salah satu tanganku)
Ayisha
Pasti Ibu kamu bahagia disana, melihat perkembanganmu Affan
Ayisha
(berkata dalam hati)
Affan
Affan mau beli es krim
Affan
(menatap ke arah tukang es)
Ayisha
Dokter Hamzah belum mengizinkan Affan makan es krim dulu
Affan
(menatapku tersenyum)
Ayisha
Ayo kita beli es krim
Ayisha
(menatap ke arah sumber suara)
Ayisha
Kamu sedang apa di daerah sini?
Olivia
Akan pergi ke luar kota
Olivia
Kamu lihat sendiri-kan?
Olivia
Sejak pernikahanku hari itu
Olivia
Dia lebih mementingkan penggemarnya daripada aku
Olivia
Dan sekarang dia akan meninggalkanku untuk menyapa penggemarnya itu
Olivia
Anak kecil ini siapa Ayisha?
Ayisha
Dia keponakan Hamzah
Olivia
(mengulurkan salah satu tangannya)
Affan
(bersembunyi dibelakangku)
Ayisha
Dia nggak terbiasa bertemu orang baru
Olivia
Kakak orang baik kok
Ayisha
Kak Olivia adalah teman Bunda
Ayisha
Affan menganggapku adalah Ibunya
Olivia
Emang Ibunya ada dimana?
Affan
(menunjuk ke arah langit)
Affan
Ibu Affan ada disana
Olivia
Kebetulan kita bertemu disini
Olivia
Ada yang ingin aku tanyakan?
Olivia
Apakah Zayn datang ke acara pernikahanmu?
Olivia
Saat itu Zayn masuk rumah sakit
Ayisha
Dan kenapa baru memberitahuku sekarang?
Olivia
Zayn melarangku untuk memberitahumu
Olivia
Karena dia tahu, pasti kamu akan khawatir dengan keadaannya saat itu
Olivia
Maaf aku memberitahu Ayisha
Ayisha
Apakah keadaanmu sudah membaik?
Ayisha
Apa yang terjadi denganmu?
Ayisha
Kenapa bisa berada disini?
Zayn
Aku tidak ingin mengingat kejadian itu lagi
Ayisha
Dengan keadaanmu yang masih seperti ini, kenapa kamu masih bisa tersenyum?
Ayisha
(berkata dalam hati)
Zayn
Nabila dan Naufal mencarimu
Zayn
Aku belum sempat datang kesana sejak kejadian itu
Zayn
Dan ini hadiah untukmu dari Naufal
Zayn
(memberikan sebuah gantungan kunci)
Ayisha
Apakah ini semua karena aku?
Ayisha
(berkata dalam hati)
Ayisha
(menatap gantungan kunci pemberian Naufal)
Hamzah
(berdiri tepat dihadapanku)
Hamzah
Apa yang sedang kamu pikirkan?
Ayisha
(menatap ke arah Hamzah)
Hamzah
Kenapa kamu melangkah, tapi pandanganmu tidak melihat ke depan?
Hamzah
Dan sedang apa kamu disini?
Hamzah
Bukankah Affan mengajakmu ke taman tadi
Ayisha
Aku sudah mengantar Affan pulang sebelum kemari
Ayisha
Sebenarnya Olivia tadi memberitahuku jika Zayn masuk rumah sakit
Ayisha
Jadi, aku ada disini untuk menjenguknya
Ayisha
Aku sudah menelponmu berkali-kali dan mengirim pesan kepadamu
Ayisha
Nggak ada balasan dan jawaban darimu
Hamzah
Tadi aku sedang rapat
Hamzah
Aku akan mengantarmu pulang
Ayisha
Lagian jam praktek kamu sebentar lagi bukan?
Hamzah
(menatap jam tangannya)
Hamzah
(menggenggam salah satu tanganku)
Ayisha
(menatap ke arah genggaman tangannya)
Hamzah
Kita adalah suami istri
Hamzah
Jadi, wajar saja aku menggandeng tanganmu
Ayisha
Tapi sekarang kita berada di rumah sakit
Ayisha
Aku nggak ingin ada berita apapun yang menganggu pekerjaanmu nanti
Hamzah
Semua dokter, perawat, dan staf di rumah sakit ini tahu
Hamzah
Jika kamu adalah istri dari dokter Hamzah
Hamzah
Aku nggak ingin mendengar alasan apapun lagi dari kamu
Hamzah
Kita pulang sekarang
Hamzah
Sebenarnya apa yang menganggu pikiranmu dari tadi?
Hamzah
Aku tahu kamu bisa menyelesaikannya sendiri
Hamzah
Sekarang aku adalah suamimu
Hamzah
Jadi, aku bertanggung jawab penuh untukmu
Ayisha
Aku merasa bersalah dia masuk rumah sakit
Hamzah
Kenapa kamu merasa bersalah?
Hamzah
Apakah kamu yang membuatnya masuk rumah sakit?
Ayisha
Aku pernah cerita kepadamu
Ayisha
Sebelum kamu kembali dari luar kota
Ayisha
Ada kejutan tak terduga menyapaku
Ayisha
Dan kejutan itu datang darinya
Ayisha
Dia menyatakan cinta padaku
Ayisha
Saat kamu sudah melamarku
Ayisha
Aku takut membuat perasaannya terluka saat itu
Hamzah
Dia juga nggak salah
Hamzah
Hanya saja saat itu dia belum mengetahui lamaranmu
Hamzah
Dan sekarang fokus saja dengan tugasmu sebagai seorang istri
Hamzah
Jangan terlalu merasa bersalah dengan sesuatu yang bukan salahmu
Hamzah
Bagaimana jika sepulang aku dari rumah sakit kita makan diluar?
Hamzah
Aku kembali ke rumah sakit sekarang
Hamzah
Apakah kamu suka dengan tempatnya?
Ayisha
Terima kasih Hamzah
Ayisha
Sudah mengajakku ke tempat ini
Hamzah
Aku sengaja sewa satu tempat ini
Hamzah
Aku tahu kamu membutuhkan ketenangan dari pikiranmu
Hamzah
Aku hanya ingin melihatmu bahagia
Hamzah
Karena aku belum sempat membuat Ibuku bahagia
Hamzah
Hanya kamu satu-satunya letak kebahagiaanku
Hamzah
Jadi, jangan pernah tinggalkan aku Ayisha
Hamzah
Tetaplah bersamaku hingga waktu yang menjauhkan kita kembali kepada-Nya
Hamzah
(menggenggam kedua tanganku)
Ayisha
Aku akan selalu mengingat pesanmu Hamzah
Pelayan
Atas nama Hamzah Al Fatih
Pelayan
Silakan menu utamanya sudah siap
Pelayan
(meletakkan beberapa makanan)
Ayisha
(menatap makanan dihadapanku)
Hamzah
Apakah makanannya tidak sesuai dengan seleramu?
Hamzah
(melangkah ke arahku)
Hamzah
Hidung kamu berdarah
Hamzah
(meletakkan tisu ke salah satu lubang hidungku)
Hamzah
Apakah kamu merasa pusing?
Hamzah
Penglihatanmu baik-baik saja?
Hamzah
(kembali ke tempat duduk)
Ayisha
(menatap aneh Hamzah)
Comments