Episode 3
Ayisha
Kamu akan menikah dengan Ardan?
Olivia
Ayisha, kenapa diam?
Olivia
Apakah ada yang salah dengan undangannya?
Ayisha
In syaa Allah, aku datang.
Olivia
Aku senang mendengarnya.
Selama perjalanan, langkahnya seketika berusaha untuk membeku. Namun, dirinya tetap berjalan dan hanya fokus terhanyut ke dalam pikirannya itu.
Air matanya seketika tak kunjung berhenti menetes.
Hingga suara seseorang mengalihkan pandangannya itu.
Rian
(berlari menghampirinya)
Rian
Ternyata benar, itu kamu.
Ayisha
Kak Rian sendiri sedang apa disini?
Rian
Lho, suka-suka aku dong
Rian
Kebetulan hari ini aku libur
Rian
Oh ya, kebetulan juga kita bertemu disini
Rian
Aku butuh bantuan kamu
Ayisha
Maaf Kak, kebetulan hari ini aku sedang ada sedikit pekerjaan
Rumah sehat "Lentera Hijau"
Ayisha
Kenapa Kak Rian, ajak aku kemari?
Ayisha
(menatap bangunan minimalis yang terlukis indah)
Rian
Sebenarnya, di hari liburku ini aku mendapat tugas dari temanku yang kemarin kamu lihat di perpus
Rian
Tapi kamu tahu sendiri-kan, hari ini adalah hari liburku.
Rian
Jadi, aku butuh istirahat
Ayisha
Maksud Kak Rian, aku menggantikan tugas Kak Rian disini?
Affan
(berlari menghampiriku)
Hamzah
Kenapa kamu bisa bersama Rian?
Hamzah
Sejak kapan kamu punya asisten?
Hamzah
Kamu nggak ada niat untuk menghindar dari tugas kamu-kan?
Hamzah
(menatap sinis Rian)
Rian
Wah, ternyata Dokter Hamzah selain seorang dokter bisa juga baca pikiran orang
Hamzah
Jadi, kamu menyuruh dia untuk menggantikan tugasmu?
Ayisha
Nggak apa-apa kok, saya menggantikan tugas Kak Rian disini
Rian
Terima kasih banyak, kamu adalah peri kutu buku terbaik
Rian
Lagian kamu adalah pengunjung tetap perpustakaan kami
Rian
Jadi, itu adalah sebuah penghargaan dari aku pribadi
Hamzah
Sudah selesai basa basinya?
Rian
Ya sudah, aku pergi dulu
Rian
Good luck peri kutu buku
Rian
(berlari menuju taksi)
Hamzah
Jika kamu keberatan kamu bisa menolak permintaannya
Hamzah
Rian selalu seperti itu lari dari tanggung jawabnya
Ayisha
Lagian aku juga ingin mengenal tempat ini
Ayisha
Tempatnya terlihat tenang dan nyaman
Ayisha
(tersenyum menatap sekitar)
Hamzah
Bagaimana keadaanmu setelah kemarin hujan-hujanan?
Ayisha
Affan mau main apa dengan Kak Ayisha?
Affan
Kak Ayisha, jangan dekat-dekat dengan Dokter mzah
Ayisha
Apakah dia pemarah?
Affan
(menggelengkan kepalanya)
Affan
Dokter mzah baik sama seperti Kak Ayisha
Ayisha
Lalu, kenapa Kakak harus menjauhinya?
Affan
Nanti perawat itu akan marah dengan Kakak
Affan
(menunjuk ke arah seorang wanita)
Alisa
Sebaiknya kamu sarapan dulu
Alisa
Dari pagi kamu belum sarapan-kan?
Hamzah
Jangan bersikap seperti ini lagi denganku
Hamzah
Ingat, suamimu bekerja keras di luar sana
Alisa
Dia ada di luar kota dan dia juga nggak pernah peduli denganku
Alisa
Untuk apa aku harus meminta perhatiannya, sementara saat dia pulang nggak pernah sedikitpun menghargai kebaikanku
Hamzah
Apakah kamu tahu salah kamu dimana?
Hamzah
Ada pada kejujuranmu
Alisa
Maksud kamu, aku selalu berbohong kepada suamiku?
Hamzah
Itu urusanmu dan suamimu
Alisa
Satu hal yang harus kamu tahu Hamzah
Hamzah
(menghentikan langkah)
Alisa
Aku ingin semua ini selesai
Alisa
Aku lelah berpura-pura terus seperti ini
Alisa
Apa yang kamu ketahui tidak seperti apa yang aku rasakan selama ini?
Alisa
Apa kamu pernah kehilangan orang yang paling kamu cintai?
Alisa
Pasti pernah bukan, kita pernah merasakan hal yang sama
Alisa
Aku tahu rasanya pasti berat sekali
Alisa
Termasuk untuk diriku sendiri
Alisa
Kamu tahu-kan, aku sangat mencintai Kakakmu
Alisa
Lalu, ketika restu kedua orang tuamu tidak berpihak padaku
Alisa
Semuanya seketika hilang seperti debu
Hamzah
Jangan bahas itu lagi
Hamzah
Jika kedatangan kamu hanya untuk memperkeruh suasana disini
Hamzah
Lebih baik kamu pergi dari sini dan jangan pernah ganggu aku lagi
Ayisha
Aku bisa merasakan apa yang dokter Hamzah alami dulu
Ayisha
(berkata dalam hati)
Ayisha
Sayang, Kak Ayisha mau lihat keadaan dokter Hamzah dulu ya
Ayisha
Pasti mengingat kembali masa lalu yang menyimpan luka itu sesak
Ayisha
Seperti ada yang mencekik dan seakan-akan luka itu datang lagi
Ayisha
Apakah ini juga alasan kamu menjadi seorang dokter?
Hamzah
Kamu tahu apa tentang Kakak saya?
Hamzah
Saya sedang nggak ingin bercerita tentang masa lalu saya
Ayisha
Masa lalu biarlah berlalu, yang kita hadapi adalah masa sekarang
Ayisha
Saya nggak ingin dengar masa lalu dokter
Ayisha
Saya hanya ingin mengatakan bahwa seorang dokter tidak pantas terluka dihadapan semua pasiennya
Hamzah
(menatap anak-anak yang sedang berjemur)
Ayisha
Apakah dokter tahu? Saya juga pernah merasakan hal yang sama dengan dokter, tapi berbeda
Ayisha
Perjodohan saya dengan seseorang yang selama ini saya cintai, harus berhenti
Ayisha
Dan ternyata langit memberikan jawaban langsungnya kepadaku
Ayisha
Bahwa dia akan menikah dengan salah satu teman sekolahnya
Ayisha
Penuh teka-teki bukan?
Ayisha
Begitulah kehidupan, kita tidak tahu kemana langkah ini akan membawa kita
Hamzah
Apakah kamu seorang penulis?
Ayisha
Kenapa dokter mengatakan seperti itu?
Hamzah
Semua kata-katamu seperti seorang penulis
Ayisha
Aku hanyalah perempuan biasa yang tak punya pekerjaan apa-apa
Ayisha
Dan sedang fokus memperbaiki diri saja
Hamzah
Bahkan perempuan di luar sana sibuk bekerja kesana kemari
Ayisha
Terkadang juga aku ingin seperti mereka, tapi nggak bisa
Ayisha
Seketika aku sedang menutup diri dari kacamata dunia
Ayisha
Apakah dokter punya impian?
Hamzah
Semua orang pasti punya
Hamzah
Ada satu impian yang menjadi harapanku sekarang
Hamzah
Kakakku sadar dari komanya
Ayisha
Kakak dokter sedang di rawat di rumah sakit sampai sekarang?
Ayisha
Karena sudah bertanya tentang impian dokter
Ayisha
Impianku saat ini, aku harap semuanya berjalan dengan baik
Ayisha
Sepertinya air mata dokter sudah redup
Hamzah
Jadi, kamu bercerita seperti itu karena ini tujuanmu
Ayisha
Jika dokter merasa seperti itu
Ayisha
Alhamdulillah, ceritaku tadi sedikit mengubah suasana perasaan dokter
Ayisha
Kenapa berterima kasih?
Ayisha
Aku hanya asal cerita saja
Hamzah
Tapi ceritamu jujur
Hamzah
Sekali lagi terima kasih sudah membantuku disini
Ayisha
Kalau begitu saya pamit dulu
Hamzah
Kamu tidak ingin bergabung makan siang bersama kami disini?
Ayisha
Terima kasih tawarannya
Ayisha
Tapi saya harus pulang, kebetulan Abi sudah menelpon saya dari tadi
Hamzah
Kalau begitu saya akan mengantar kamu pulang
Ayisha
Sebaiknya dokter menemani semua relawan disini
Ayisha
Saya bisa pulang sendiri
Ayisha
Nggak biasanya busnya lama?
Ayisha
Apa aku pesan taksi aja?
Affan
(berteriak dari balik kaca mobil)
Hamzah
Kebetulan Affan ingin ikut denganku
Hamzah
(keluar dari mobil)
Comments
AngelaG👁💜
Bikin baper nih!
2024-11-15
1