LFTL Bab 6

Kemarin Gio sudah berusaha untuk bicara dengan Aruni, Namun ternyata tidak membuahkan hasil apapun. Bukannya semakin mendekat, Gio justru merasa Aruni menghindarinya.

Bagi Aruni kenangan yang mereka miliki seperti tidak berharga, padahal tiap kisahnya masih Gio kenang dengan sangat baik.

Beberapa puluh tahun lalu mereka adalah teman SMA, Aruni masuk ke sekolah elit berkat beasiswa yang dia peroleh.

Menjadi murid yang selalu masuk dalam ranking umum di sekolah nama Aruni selalu menarik perhatian semua orang, termasuk Gionino. Bocah playboy yang akhirnya berhasil menaklukkan gadis kutu buku tersebut.

Setelah lulus SMA mereka sudah berjanji untuk tetap bersama meskipun akhirnya harus kuliah di tempat yang berbeda.

Gionino sangat mencintai Aruni, mungkin saat itu seperti cinta mati, bahkan diusianya yang masih muda Gio sudah serius ingin menikahi Aruni.

Sudah, Gio hanya ingin mengenang sampai sana saja. Karena selebihnya hanya luka yang dia dapatkan.

Kini ditatapnya seorang anak laki-laki yang begitu mirip dengan Aruni, parasnya, hidungnya dan bahkan bibirnya. Anak laki-laki itu serupa jelmaan Aruni, Adrian namanya.

"Maaf, Bapak siapa?" tanya Adrian.

Gio langsung tersenyum saat mendengar suara anak tersebut, seolah dia sedang bicara dengan Aruni.

"Namaku adalah Gionino, bisakah kita bicara sebentar?"

"Silahkan."

"Bukan di sini, ada sebuah cafe di ujung jalan bisakah kita bicara di sana?"

Adrian mengerutkan dahinya sebab bingung, bahkan sebagian teman-temannya yang belum pulang pun menetap ke arah mereka berdua dengan tatapan bertanya-tanya. Semua pasti merasa bingung dengan kedatangan pria asing tersebut. Sebab di lingkungan mereka wajah pria ini benar-benar asing.

Apalagi nampak jelas jika pria ini datang dengan sebuah mobil mewah berwarna hitam di seberang jalan sana. Sejak tadi ada seorang pria menggunakan baju hitam terus menatap ke arah pria asing ini. Dia adalah Deni.

Melihat Adrian yang nampak bingung, Gio kembali bicara. "Aku adalah teman ibumu," ucap Gionino.

Seperti sudah menyebutkan sebuah password, Adrian tujuan untuk bicara di cafe ujung jalan sana. Tapi dia enggan untuk ikut naik ke dalam mobil tersebut dia lebih memilih untuk berjalan kaki dan kelak bertemu di sana.

Gionino menurut, dia duduk lebih dulu di dalam cafe dan melihat Adrian yang datang menghampiri. Gio tidak tahu apa minuman dan makanan kesukaan Adrian, jadi dia belum memesan apapun.

Bertemu dengan Adrian sedikit membuatnya gugup, hati-hati sekali jangan sampai salah bicara.

"Maaf, Bapak ingin bicara apa?" tanya Adrian, mengucapkan kata maaf sebagai pembuka.

"Kamu ingin makan apa? Kita pesan makanan lebih dulu."

"Maaf Pak, tapi saya juga harus segera pulang." Adrian sebenarnya merasa tidak nyaman, dari pembawaan dan penampilan pria asing ini nampak jelas jika dia bukanlah orang biasa.

Mungkin seseorang dari kalangan atas sana, tapi katanya pria ini adalah teman sang ibu. Karena itulah Adrian memberanikan diri untuk duduk di sini.

Gio lantas menganggukkan kepalanya kecil, paham jika Adrian pun harus segera pulang. Gio kemudian mengeluarkan kartu namanya, dari atas meja dia dorong mendekat ke arah Adrian.

Dengan canggung Adrian menerima kartu nama tersebut. Gionino Abraham CEO Abraham Kingdom.

Adrian tahu perusahaan Abraham Kingdom adalah satu satu perusahaan paling besar di kota ini. Bagaimana bisa sang ibu terhubung dengan orang paling berpengaruh tersebut.

Karena terkejut sampai ada keringat dingin yang keluar dari dahi Adrian, namun segera dihapus olehnya.

"Aruni adalah teman masa SMA ku dulu, kami sempat menjalin hubungan."

Deg! jantung Adrian makin berpacu dengan cepat, kedua tangannya sontak turun ke bawah meja. Diam-diam dia cubit tangannya sendiri untuk meyakini ini mimpi atau bukan.

Tapi rupanya cubitan itu terasa sangat sakit, membuatnya sadar bahwa ini bukanlah mimpi.

"Aku sangat terkejut saat mengetahui kehidupan Aruni sekarang, aku ingin membuatnya berpisah dengan Hendra," ucap Gio langsung.

Adrian ternganga.

"Tapi Aruni menolak ... Karena itulah aku menemui kamu. Bisakah kamu membantuku untuk membujuk ibumu?" tanya Gionino.

Terpopuler

Comments

Cici Sri Yuniawati

Cici Sri Yuniawati

untungnya Adrian tidak mirip bapaknya yg durjana...
masih penasaran dengan kelanjutan kisah masa lalu kalian Aruni Gionino... pasti sudah terjadi kesalah pahaman sehingga saling menyakiti dan berpisah

2024-11-10

9

Raden Roro Natasya

Raden Roro Natasya

semoga dengan cerita masa lalu mereka,dan kenyataan ibu nya di perlukan bak ATM berjalan ayahnya, Adrian mau membantu menyadarkan ibu nya tentang hak istri dan kewajiban suami yaitu ayahnya sendiri

2024-11-10

4

Dini Rachmawati

Dini Rachmawati

Gio langsung tancap gas minta bantuan ke Adrian agar Aruni mau berpisah dari Hendra.... masih banyak pertanyaan kenapa Hendra bisa jahat gitu pada Aruni dan Adrian, sebenarnya pernikahan mereka dulu karena apa atau bagaimana ya kok bisa sampai seperti itu ....

2024-11-10

1

lihat semua
Episodes
1 LFTL Bab 1
2 LFTL Bab 2
3 LFTH Bab 3
4 LFTL Bab 4
5 LFTL Bab 5
6 LFTL Bab 6
7 LFTL Bab 7 - Susah Untuk Didekati
8 LFTL Bab 8 - Ikan Bakar
9 LFTL Bab 9 - Pria Badjingan
10 LFTL Bab 10 - Yang Paling Terluka
11 LFTL Bab 11 - Pontang Panting
12 LFTL Bab 12 - Temani Aku Bertemu Ibumu
13 LFTL Bab 13 - Kita Hadapi Berdua
14 LFTL Bab 14 - Apa Aku Yang Salah
15 LFTL Bab 15 - Durian Runtuh
16 LFTL Bab 16 - Kuli Bangunan
17 LFTL Bab 17 - Cantik Sekali
18 LFTL Bab 18 - Mengekor Di Belakang
19 LFTL Bab 19 - Sosok Ayah
20 LFTL Bab 20 - Enak Sekali
21 LFTL Bab 21 - Mengikuti
22 LFTL Bab 22 - Semuanya Akan Baik-baik Saja Bagiku
23 LFTL Bab 23 - Menemukan Debarnya Lagi
24 LFTL Bab 24 - Mulai Darimana?
25 LFTL Bab 25 - Cinta
26 LFTL Bab 26 - Satu-satunya Orang
27 LFTL Bab 26 - Benang-benang Yang Telah Terputus
28 LFTL Bab 28 - Rumah Barumu
29 LFTL Bab 29 - Satu Nama
30 LFTL Bab 30 - Tak Mampu Dia Tebus
31 LFTL Bab 31 - Menyusuri Semua Luka Aruni
32 LFTL Bab 32 - Makin Banyak Bicara
33 LFTL Bab 33 - Membuka Setengah Jendela Kaca
34 LFTL Bab 34 - 19 Tahun
35 LFTL Bab 35 - Sedang Tidak Baik-baik Saja
36 LFTL Bab 36 - Pengacara
37 LFTL Bab 37 - Tak Pernah Usai
38 LFTL Bab 38 - Wanita Yang Merasa Hampa
39 LFTL Bab 39 - 1000 Alasan
40 LFTL Bab 40 - Diam-diam Tersenyum
41 LFTL Bab 41 - Satu Rahasia
42 LFTL Bab 42 - Petak Umpet
43 LFTL Bab 43 - Keceplosan
44 LFTL Bab 44 - Jalan Ini Sudah Benar
45 LFTL Bab 45 - Rerumputan Taman
46 LFTL Bab 46 - Wanita Karir
47 LFTL Bab 47 - Maukah Kamu Datang?
48 LFTL Bab 48 - Mulai Peduli
49 LFTL Bab 49 - Orang Yang Sama
50 LFTL Bab 50 - Nanti
51 LFTL Bab 51 - Terasa Ingin Meledak
52 LFTL Bab 52 - Tiga Hari Kemudian
53 LFTL Bab 53 - Kita Masih Punya Waktu
54 LFTL Bab 54 - Bahagia Atau Sedih
55 LFTL Bab 55 - Tidak Mau Mendengar Apapun
56 LFTL Bab 56 - Belajar Ikhlas
57 LFTL Bab 57 - Mengakhiri Semuanya
58 LFTL Bab 58 - Kenapa Memanggil Adrian Dengan Sebutan Tuan?
59 LFTL Bab 59 - Tidak Akan Punya Kuasa Apa-apa
60 LFTL Bab 60 - Beri Aku Pertanda
61 LFTL Bab 61 - Satu-satunya Harapan
62 LFTL Bab 62 - Menerima Semuanya
63 LFTL Bab 63 - Sekutu Anak Sendiri
64 LFTL Bab 64 - Ayah Dan Anak
65 LFTL Bab 65 - Mas Tidak Bohong?
66 LFTL Bab 66 - Potret Keluarga
67 LFTL Bab 67 - Terlepas Dari Genggaman
68 LFTL Bab 68 - Belajar Untuk Tidak Bohong
69 LFTL Bab 69 - Datang Lebih Cepat
70 LFTL Bab 70 - Sampai Puas
71 LFTL Bab 71 - Naura Abraham
72 Adrian dan Ansara
Episodes

Updated 72 Episodes

1
LFTL Bab 1
2
LFTL Bab 2
3
LFTH Bab 3
4
LFTL Bab 4
5
LFTL Bab 5
6
LFTL Bab 6
7
LFTL Bab 7 - Susah Untuk Didekati
8
LFTL Bab 8 - Ikan Bakar
9
LFTL Bab 9 - Pria Badjingan
10
LFTL Bab 10 - Yang Paling Terluka
11
LFTL Bab 11 - Pontang Panting
12
LFTL Bab 12 - Temani Aku Bertemu Ibumu
13
LFTL Bab 13 - Kita Hadapi Berdua
14
LFTL Bab 14 - Apa Aku Yang Salah
15
LFTL Bab 15 - Durian Runtuh
16
LFTL Bab 16 - Kuli Bangunan
17
LFTL Bab 17 - Cantik Sekali
18
LFTL Bab 18 - Mengekor Di Belakang
19
LFTL Bab 19 - Sosok Ayah
20
LFTL Bab 20 - Enak Sekali
21
LFTL Bab 21 - Mengikuti
22
LFTL Bab 22 - Semuanya Akan Baik-baik Saja Bagiku
23
LFTL Bab 23 - Menemukan Debarnya Lagi
24
LFTL Bab 24 - Mulai Darimana?
25
LFTL Bab 25 - Cinta
26
LFTL Bab 26 - Satu-satunya Orang
27
LFTL Bab 26 - Benang-benang Yang Telah Terputus
28
LFTL Bab 28 - Rumah Barumu
29
LFTL Bab 29 - Satu Nama
30
LFTL Bab 30 - Tak Mampu Dia Tebus
31
LFTL Bab 31 - Menyusuri Semua Luka Aruni
32
LFTL Bab 32 - Makin Banyak Bicara
33
LFTL Bab 33 - Membuka Setengah Jendela Kaca
34
LFTL Bab 34 - 19 Tahun
35
LFTL Bab 35 - Sedang Tidak Baik-baik Saja
36
LFTL Bab 36 - Pengacara
37
LFTL Bab 37 - Tak Pernah Usai
38
LFTL Bab 38 - Wanita Yang Merasa Hampa
39
LFTL Bab 39 - 1000 Alasan
40
LFTL Bab 40 - Diam-diam Tersenyum
41
LFTL Bab 41 - Satu Rahasia
42
LFTL Bab 42 - Petak Umpet
43
LFTL Bab 43 - Keceplosan
44
LFTL Bab 44 - Jalan Ini Sudah Benar
45
LFTL Bab 45 - Rerumputan Taman
46
LFTL Bab 46 - Wanita Karir
47
LFTL Bab 47 - Maukah Kamu Datang?
48
LFTL Bab 48 - Mulai Peduli
49
LFTL Bab 49 - Orang Yang Sama
50
LFTL Bab 50 - Nanti
51
LFTL Bab 51 - Terasa Ingin Meledak
52
LFTL Bab 52 - Tiga Hari Kemudian
53
LFTL Bab 53 - Kita Masih Punya Waktu
54
LFTL Bab 54 - Bahagia Atau Sedih
55
LFTL Bab 55 - Tidak Mau Mendengar Apapun
56
LFTL Bab 56 - Belajar Ikhlas
57
LFTL Bab 57 - Mengakhiri Semuanya
58
LFTL Bab 58 - Kenapa Memanggil Adrian Dengan Sebutan Tuan?
59
LFTL Bab 59 - Tidak Akan Punya Kuasa Apa-apa
60
LFTL Bab 60 - Beri Aku Pertanda
61
LFTL Bab 61 - Satu-satunya Harapan
62
LFTL Bab 62 - Menerima Semuanya
63
LFTL Bab 63 - Sekutu Anak Sendiri
64
LFTL Bab 64 - Ayah Dan Anak
65
LFTL Bab 65 - Mas Tidak Bohong?
66
LFTL Bab 66 - Potret Keluarga
67
LFTL Bab 67 - Terlepas Dari Genggaman
68
LFTL Bab 68 - Belajar Untuk Tidak Bohong
69
LFTL Bab 69 - Datang Lebih Cepat
70
LFTL Bab 70 - Sampai Puas
71
LFTL Bab 71 - Naura Abraham
72
Adrian dan Ansara

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!