Kehadiran Daffa

"Aku bangga padamu, Luis! Kau itu benar-benar anak yang pintar! Paman Rendra juga pasti sangat bangga padamu!" ujar Emmanuel.

"Han bilang kau memanggilku ke mari untuk memeriksa seseorang. Siapa orang itu, El?" tanya Luis.

"Oh yah. Aku sampai lupa apa tujuanku memanggilmu. Ke marilah!" Emmanuel menarik tangan Luis dan membawanya ke hadapan Silvia yang masih setia terduduk di atas sofa.

"Dia mendapat tamparan dari Rossa membuat pipinya jadi sedikit membengkak dan memerah. Tolong periksalah dia," ujar Emmanuel sembari menunjuk ke arah Silvia Silvia pun hanya bisa terdiam di tempatnya.

Luis yang mendengar itu pun seketika terkejut. "Rossa?"

"Ya. Tadi dia datang ke sini dan mengamuk seperti orang gila," jelas Emmanuel membuat Luis menggeleng-gelengkan kepalanya secara perlahan.

"Wanita liar itu memang tidak pernah berubah!" sungut Luis.

"Lupakan wanita itu. Dia tidak penting. Yang terpenting sekarang kau harus mengobati pipi Silvia," ujar Emmanuel dibalas anggukan kepala oleh Luis. Luis pun segera duduk di samping Silvia dan mulai mengobati luka di pipi Silvia dengan sangat teliti dan hati-hati.

Entah mengapa, di saat Emmanuel melihat itu, Emmanuel merasa sedikit terbakar. Ia merasa cemburu melihat tangan Luis menyentuh pipi Silvia. Namun sebisa mungkin ia menahan rasa cemburunya itu, ia harus mengingat bahwa Luis hanyalah seorang dokter yang sedang mengobati Silvia.

'Tahan, El. Kau harus mengingat kalau Luis hanyalah seorang dokter. Kau tidak boleh marah!' gumam Emmanuel dalam hatinya, berusaha menegarkan dirinya sendiri.

Beberapa menit kemudian.

"Lukanya sudah aku obati, El. Tinggal menunggu beberapa hari saja rasa perih dan sakitnya akan hilang dengan sendirinya," ujar Luis seraya berdiri dari duduknya.

"Bagaimana bekas lukanya?" tanya Emmanuel dengan nada khawatir.

"Kau tenang saja. Luka tamparan itu tidak akan meninggalkan bekas sama sekali," ujar Luis membuat Emmanuel baru bisa bernafas dengan lega.

"Baguslah jika begitu. Untuk bayarannya, aku akan transfer ke rekeningmu," ucap Emmanuel.

"Tidak perlu, El," ujar Luis begitu sungkan.

"Tidak usah sungkan padaku. Kita ini keluarga," ucap Emmanuel tersenyum simpul.

"Terimakasih, El. Kau memang yang terbaik," puji Luis ikut tersenyum.

"Han, antar Leo pulang!" titah Emmanuel pada Han.

"Baik, Tuan!" Han pun segera menuntun Luis untuk pergi dari sana.

"Bagaimana lukamu? Apa masih sakit?" tanya Emmanuel sembari duduk di samping Silvia.

"Rasa sakitnya langsung hilang ketika Dokter itu mengobatiku," jawab Silvia sembari memegangi pipinya yang kini tidak sakit lagi.

"Syukurlah." Emmanuel menghebuskan nafasnya secara panjang.

Di sisi lain.

Han dan Luis terlihat memasuki lift untuk menuju ke lantai utama. "Han ...." seru Luis.

"Iya, Tuan?" sahut Han langsung menoleh.

"Emmanuel sangat bucin ya, Han. Hanya karena bekas tamparan itu dia sampai memanggilku ke mari. Kau lihat kan tadi raut wajahnya seperti apa? Dia terlihat sangat khawatir pada gadis itu. Ini pertama kalinya aku melihat Emmanuel khawatir seperti itu pada seorang wanita," ujar Luis tersenyum penuh arti.

"Saya pun berfikir seperti itu, Tuan. Sepertinya Tuan Emmanuel sedang jatuh cinta pada Nona Silvia," ujar Han ikut sependapat dengan Luis.

"Mungkinkah sebentar lagi Kenzie akan mendapatkan ibu baru, Han?"

"Kita doakan saja, Tuan. Semoga itu beneran terjadi. Kasihan Kenzie. Sejak kecil dia tidak mendapatkan perhatian dari seorang ibu," ujar Han.

"Kau benar, Han."

Tin!

Pintu lift terbuka. Han dan Luis hendak keluar dari lift tersebut tetapi langkah keduanya langsung terhenti ketika mereka melihat seseorang di hadapan mereka.

"Kau?!" pekik Han dan Luis bersamaan.

"Hai, Bro!" sapa Dafa seraya tersenyum licik.

Episodes
1 Di Minta pulang
2 Rossa Selingkuh?
3 Pulang Ke Mansion Utama
4 Permintaan Kenzie
5 Silvia
6 Emmanuel Menyukai Han
7 Pertemuan Silvia dan Kenzie
8 Kenzie menghilang
9 Emmanuel merasa Kecewa
10 Silvia marah
11 Silvia ikut ke kantor
12 Pertemuan Silvia dan Rossa
13 Kekhawatiran Emmanuel
14 Kedatangan Dr. Luis
15 Kehadiran Daffa
16 Ajakan Menikah
17 Kemarahan Emmanuel
18 Daffa Bersaing dengan Emmanuel
19 Berangkat ke Singapura
20 Nenek Sudah Tiada
21 Bermalam Di Hotel
22 Silvia Jadi Rebutan
23 Emmanuel marah
24 Pulang Ke Indonesia
25 Daffa dan Emmanuel Bertengkar
26 Emmanuel Cemburu
27 Daffa Menabrak Seseorang
28 Daffa Akan mewarisi Perusahaan, Emmanuel Tidak Terima
29 Silvia Dan Rossa Kembali Bertemu
30 Pertanyaan Silvia Pada Nyonya Lenny
31 Makan Malam
32 Penolakan Silvia Membuat Emmanuel Marah
33 Emmanuel Mabuk Mabukan
34 Silvia Cemas
35 Emmanuel Menjadi dingin
36 Han Membodohi Tuan El
37 Emmanuel marah pada Silvia
38 Kebenaran?
39 Emmanuel Dan Kenzie berantem
40 Senja
41 Pemanis Cerita
42 42
43 Kemarahan Ratna
44 Syarat
45 Menangkap jangkrik
46 Jengkol
47 Mengetahui Kebenarannya
48 Bertani
49 Kedatangan Raja Dan Almira
50 Dua Ratus Miliar
51 Resmi Menjadi CEO V'T
52 Rida dan Kanza
53 Adelina Dan Luis
54 Kisah Charles Dan Lenny
55 Kemarahan Daffa
56 Suasana Jadi kacau
57 Paman Victory Dan El Bertengkar?
58 Silvia menangis
59 Kemarahan Tuan Charles
60 Emmanuel Yang Licik
61 Silvia ngambek
62 Kenzie penghianat
63 Luis Resah
64 Resmi Menikah
65 Kenzie Mendengarnya
66 Salah Jawab? Gigit!
67 Silvia menangis
68 Kenzie Marah
69 Kenzie yang Polos
70 Kemarahan Nyonya Lenny
71 Mama Sayang Kenzie
72 Han Bersama Kenzie?
73 Silvia ditemukan
74 Membawa Silvia ke rumah sakit
75 Kesedihan Emmanuel
76 Kematian Silvia
77 Emmanuel Terpuruk
78 Kondisi Silvia kembali Normal
79 Silvia Terkena marah
80 Hadiah Ulang tahun Kenzie
81 Emmanuel Kena Marah
82 Silvia sakit
83 Ngidam Yang aneh
84 Silvia Hamil
85 Kenzie Marah punya adik?
86 Kedatangan Senja dan Adelina
87 Adelina tidak hamil
88 Luis Dan Adelina Akan bercerai
89 Pernyataan Luis
90 Gagal enak enakan
91 senja melahirkan
92 Silvia melahirkan
93 kelahiran bayi laki-laki
94 Kenzie dan Han dalam bahaya
95 kematian han
96 ending
Episodes

Updated 96 Episodes

1
Di Minta pulang
2
Rossa Selingkuh?
3
Pulang Ke Mansion Utama
4
Permintaan Kenzie
5
Silvia
6
Emmanuel Menyukai Han
7
Pertemuan Silvia dan Kenzie
8
Kenzie menghilang
9
Emmanuel merasa Kecewa
10
Silvia marah
11
Silvia ikut ke kantor
12
Pertemuan Silvia dan Rossa
13
Kekhawatiran Emmanuel
14
Kedatangan Dr. Luis
15
Kehadiran Daffa
16
Ajakan Menikah
17
Kemarahan Emmanuel
18
Daffa Bersaing dengan Emmanuel
19
Berangkat ke Singapura
20
Nenek Sudah Tiada
21
Bermalam Di Hotel
22
Silvia Jadi Rebutan
23
Emmanuel marah
24
Pulang Ke Indonesia
25
Daffa dan Emmanuel Bertengkar
26
Emmanuel Cemburu
27
Daffa Menabrak Seseorang
28
Daffa Akan mewarisi Perusahaan, Emmanuel Tidak Terima
29
Silvia Dan Rossa Kembali Bertemu
30
Pertanyaan Silvia Pada Nyonya Lenny
31
Makan Malam
32
Penolakan Silvia Membuat Emmanuel Marah
33
Emmanuel Mabuk Mabukan
34
Silvia Cemas
35
Emmanuel Menjadi dingin
36
Han Membodohi Tuan El
37
Emmanuel marah pada Silvia
38
Kebenaran?
39
Emmanuel Dan Kenzie berantem
40
Senja
41
Pemanis Cerita
42
42
43
Kemarahan Ratna
44
Syarat
45
Menangkap jangkrik
46
Jengkol
47
Mengetahui Kebenarannya
48
Bertani
49
Kedatangan Raja Dan Almira
50
Dua Ratus Miliar
51
Resmi Menjadi CEO V'T
52
Rida dan Kanza
53
Adelina Dan Luis
54
Kisah Charles Dan Lenny
55
Kemarahan Daffa
56
Suasana Jadi kacau
57
Paman Victory Dan El Bertengkar?
58
Silvia menangis
59
Kemarahan Tuan Charles
60
Emmanuel Yang Licik
61
Silvia ngambek
62
Kenzie penghianat
63
Luis Resah
64
Resmi Menikah
65
Kenzie Mendengarnya
66
Salah Jawab? Gigit!
67
Silvia menangis
68
Kenzie Marah
69
Kenzie yang Polos
70
Kemarahan Nyonya Lenny
71
Mama Sayang Kenzie
72
Han Bersama Kenzie?
73
Silvia ditemukan
74
Membawa Silvia ke rumah sakit
75
Kesedihan Emmanuel
76
Kematian Silvia
77
Emmanuel Terpuruk
78
Kondisi Silvia kembali Normal
79
Silvia Terkena marah
80
Hadiah Ulang tahun Kenzie
81
Emmanuel Kena Marah
82
Silvia sakit
83
Ngidam Yang aneh
84
Silvia Hamil
85
Kenzie Marah punya adik?
86
Kedatangan Senja dan Adelina
87
Adelina tidak hamil
88
Luis Dan Adelina Akan bercerai
89
Pernyataan Luis
90
Gagal enak enakan
91
senja melahirkan
92
Silvia melahirkan
93
kelahiran bayi laki-laki
94
Kenzie dan Han dalam bahaya
95
kematian han
96
ending

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!